Release info

발칙한 동거 빈방 있음 Outrageous Roommates E 19
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIU Version] Perfectly synced for all versions || House owner: DinDin

Tags

other
Published on: 2017-08-27
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Trio 1970 ini mengisi waktu dengan bermain Go-Stop"

Bagaimana jika kita bermain Go-Stop?

Aku akan membagikan kartunya.

Kami bermain Go-Stop.

Begitu rupanya. - Kita harus bertaruh.

Apa yang dipertaruhkan?

Bagaimana jika yang kalah membelikan kopi besok pagi?

Gu Ra memang suka kopi. - Kopi pagi?

Di tengah gunung?

Pasti ada tempat membelinya jika pergi ke kota.

Bagaimana jika Hyeon Gyeong yang kalah bertaruh?

"Bagaimana jika Hyeon Gyeong yang kalah bertaruh?"

"Kisah cinta 'Summer Sonata' Sang Ryeol yang tanpa akhir"

"Dia menjadi bodoh karena Hyeon Gyeong"

Apa masalahnya? Kemenangan tetaplah kemenangan.

Kita bertaruh. Jangan biarkan dia lolos.

Itu tidak adil. Apa gunanya bermain?

Kamu tidak keberatan?

Entahlah. Ayo kita main saja.

Mari kita mulai. - Kamu terlalu banyak bicara.

Permainannya tidak bisa dimulai. - Aku hanya duduk di sini.

Dia yang banyak bicara. Jangan berkata begitu kepadaku.

Dia hanya tidak memercayaimu.

Aku tidak pernah memintamu bertanggung jawab atasku.

Dia lebih menghormatiku.

Kulihat Hyeon Gyeong menghormatiku.

Aku harus mengocok kartu ini hingga teracak.

"Komedi Situasi Paruh Baya, Tiga Sekawan"

"Penipu, Bagian Satu. Si Buta Go-Stop"

Kapan aku menjadi penipu?

"Penipu, Bagian Satu. Si Buta Go-Stop"

Aku harus mengocoknya dengan benar.

"Tanpa sadar, sang pemula, Sang Ryeol"

"Terjebak di tengah-tengah 'Flower Battle'"

Akan kuacak dengan baik.

"Dia tidak sadar telah terjebak dalam hutan penuh tipu dayanya"

Kamu tidak menandai kartu - Tidak.

seperti penipu, bukan? - Jangan khawatir.

"Sang Ryeol gugup, resah, dan gelisah"

"Dia mulai menggerakkan matanya seperti elang"

"Akhirnya, kartunya dibentangkan"

Pemenangnya yang dapat tiga poin dahulu, bukan?

Tidak, sebentar. - Itu akan jadi akhir permainan.

Itu saat kamu tidak mengatakan "Go".

Jika dapat tiga Go, kamu dapat poin ganda dan menang dua kali.

Anggap saja aku dapat tiga poin dan berhenti, jadi, aku menang satu.

Tentu saja, itu terserah kamu. - Kita sepakat?

Ya. - Baiklah.

"Sepertinya dia pemula"

Ada kartu "bom" juga.

Apa itu "bom"? - "Bom".

Jangan buat peraturan baru. Itu membingungkan.

Itu bagian dari permainan. - Mari tetap pakai aturan dasar.

Kamu bisa memainkan ketiga kartu dalam satu giliran.

Itu bagian dari permainan. - Benarkah?

Mana bisa tidak ada bom dalam pertempuran?

Tidak perlu menyebut pertempuran.

Kita tidak bisa melupakan "bom".

Go-Stop dikenal sebagai "Flower Battle", bukan?

"Sang Ryeol mengambil langkah pertama"

Kamu tidak membanting kartumu.

Sang Ryeol, kamu terlalu lembut.

Bantinglah kartumu seperti ini.

Ini gayaku. - Baiklah.

Seharusnya begitu caranya.

Begitulah cara melakukannya.

Kamu harus menghantamnya. Hantamlah seperti ini.

Kamu harus menghantamnya. - Hebat.

Aku suka suara itu. - Gu Ra andal.

Hantamlah seperti ini. Seperti ini caranya.

Dia membuat "ppeok".

Ada yang namanya "ja-ppeok". Kamu harus menarik dua kartu.

Apa itu "ja-ppeok"?

Jika kamu melakukan "ppeok", kamu harus ambil dua kartu.

Kenapa kamu terus menambahkan aturan baru?

Harus ada aturan itu.

Tidak ada "Go-Stop" tanpa "ja-ppeok".

Kita harus meluruskan aturannya.

Buat peraturannya sebelum memulai permainan.

Itu tidak bisa dilupakan. - Ya, "ja-ppeok" itu wajib.

"Ja-ppeok" tidak bisa dilupakan. - Dua kartu untuk "ja-ppeok".

Itu aturan dasar.

Jika buat kartu sama berurutan, aku harus ambil dua kartu?

Baiklah, aku paham. - Ini seperti pendingin udara

seandainya ini dibandingkan dengan pilihan mobil.

Apakah salah jika aku tidak bisa berjudi?

Ini bukan berjudi. Ini aturan dasar permainan.

Kita tidak berjudi. - Ini hanya permainan.

Tentu saja.

"Mari lihat langkahnya"

"Mereka meneruskan 'Flower Battle'"

Bagus.

Astaga. - Itu kartu Terang.

"Hyeon Gyeong mengambil kartu terbaik"

"Sang Ryeol cemas"

Kamu bisa dapat lebih dari tiga poin.

Aku jadi sangat beruntung menjelang paruh kedua permainan.

Mari kita lihat. Ini dia. - Dia berhasil.

Benarkah?

Aku dapat. - Itu tiga poin.

Berapa jumlah poinnya?

Aku dapat tiga poin. - Kamu dapat tepat tiga poin.

Ya, tepat tiga poin. - Benar.

"Koleksi kartu Sang Ryeol sangat sederhana"

Itu sudah pasti menang. - Aku menang sekali.

Satu kemenangan untukku.

"Penipu, Bagian Dua. Pasangan Penipu"

Kita mulai.

Aku suka musiknya.

Ini kartuku.

Aku tidak tahu sudah menaruh delapan kartu terbuka.

Tapi tidak ada yang menentang. - Mereka tidak tahu.

Keduanya bodoh.

Kartunya sama lagi? - Ya.

Kartu ini menyelamatkanku.

Ini menyelamatkanku. Kartu ini penyelamat.

Ini memang penyelamat.

Kenapa kartuku banyak sekali?

Kartu ini penyelamat. Ini memang penyelamat.

Gu Ra berisik.

Aku berniat membuat mereka kesal. Aku sengaja berisik.

Kuharapkan yang terbaik dengan kartu ini.

"Dia dapat kartu yang sama dengan kartu Hyeon Gyeong"

Apa ini?

"Pasti ada aturan untuk ini"

Ini tidak ada artinya.

Kamu mempermainkanku. - Aku juga mengalaminya tadi.

Tidak ada "ttadak" di sini. - Kamu bisa dipercaya, bukan?

Aku jamin. Tidak ada "ttadak" dalam permainan ini.

Jika memakai aturan itu, permainannya nanti terlalu rumit.

"Dia membanting kartunya dengan keras"

Ini "cheong dan".

Ini "cheong dan".

Ini memang "cheong dan".

"Dia hanya fokus pada kartunya"

Ini mulai menarik.

Ini "cheong dan".

Biarkan saja kartunya. Kamu membuatku bingung!

Aku ingin menang dengan kartu ini. Kenapa kamu mengacaknya terus?

Aku hanya merapikan kartunya untukmu.

Kamu hanya membingungkanku. - Baiklah.

Baiklah. - Kupikir kartunya menghilang.

Tadi ada di sini, tapi setelah melihat kartuku, kartunya hilang.

Aku merapikan kartu ini untukmu.

Aku mengincar kartu yang ada di sini tadi.

Kamu terlalu sering ribut tanpa sebab.

"Dia mulai lagi"

Dia bilang Gu Ra pembawa sial.

Astaga. Kamu membawa sial!

"Tertawa"

Kamu membawa sial! - Tidak masuk akal.

Ini yang menarik dari permainan. - Ini sungguh menyenangkan.

Aku sudah berkonsentrasi untuk mendapatkan kartu itu.

Jangan menyalahkan orang lain.

Sepertinya ini akan menjadi "ja-ppeok".

"Giliran Gu Ra lagi"

Apa yang terjadi? - Hei.

Apa yang kamu lakukan?

Aku tidak bisa apa-apa. - Aku kurang tahu aturannya.

Kenapa kamu beruntung sekali? - Aku sudah dapat 60 poin.

"Gu Ra tampak sangat puas"

"Dia sudah mengumpulkan banyak kartu"

Astaga. Enaknya.

Di mana kamu belajar tata krama yang buruk itu?

Ini permainan pikiran.

Benar-benar permainan pikiran.

Gu Ra sungguh hebat.

Tahu cara memainkan permainan pikiran itu penting.

"Dia tidak berbaring karena lelah atau angkuh"

Ini permainan pikiran. Kamu boleh gunakan semua metode untuk menang.

Ini permainan pikiran.

"Tapi dia tetap tenang"

Astaga. Lihat itu.

Sepertinya ada yang akan terjadi.

"Firasatku bagus"

Aku akan mengambil risiko.

Aku dapat.

Dia dapat empat kartu. - Aku dapat.

Kurasa aku bisa dapat tiga poin.

Aku dapat tiga poin. - Tidak.

Aku hanya punya kartu yang tidak berguna.

"Sang Ryeol dapat cukup poin dengan membuang semua kartu"

Katakan "Go". - Ya. Katakan "Go".

Berapa poin yang kuperlukan agar menang dua?

Jika kamu mengatakan "Go" tiga kali, skornya bisa digandakan.

Tapi aku masih tidak dapat menyelamatkanmu nanti.

Kenapa kamu ingin aku mengatakan "Go"?

Dia hanya ingin menghancurkanmu.

Kamu pikir dia melakukan itu demi kamu?

Kalian bersekutu, ya?

Bukan begitu.

Astaga. Rupanya di sini kartunya.

Begitu rupanya. - Itu kartu yang kuincar.

"Mungkin mereka memang saling membantu"

Seharusnya kamu mengambil ini. - Itu yang ingin kulakukan tadi.

Tidak kusangka. Kenapa kalian tidak menjadi satu tim saja?

Hei, dengar. - Biasanya...

Kamu bermain dengan 14 kartu dan aku akan bermain dengan 7 kartu.

Ayo bermain dengan 14 kartu. Bagaimana?

"Sang Ryeol mengacaukan kartunya dan lupa bahwa dia menang"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left