Specials

Release info

[Kekkai-Subs] Suki tte Ii na yo - 05 [Sub Indo][TV]
A Commentary by Anto_Yukimura
TGW™ Team Fansub Present! | Download

Tags

other
Published on: 2014-12-23
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ada apa, Mei?

Kucing...

Lucunya.

Kucing ini dibuang.

Aku ingin membawanya pulang tapi kami sudah ada kucing di rumah...

Tapi kalau dibiarkan saja, dia akan dibawa ke tempat penampungan hewan.

Tenang saja.

Dia itu kucing yang lucu.

Pasti nanti ada yang mau memelihara—

Kenapa kau dingin sekali?

Ini menyangkut hidup dan mati kucing ini.

Dia berusaha menangis meminta pertolongan kita.

Jadi jangan berkata seolah kau tidak peduli padanya...

Mei...

Maaf.

Itu bukan salahmu, aku hanya...

Mei, tolong aku!

A-Ada apa?

Kumohon, aku... ah, bagaimana ini...?!

Te-Tenanglah!

Tenang lalu katakan perlahan-lahan!

Dia tidak mau minum apapun selain susu!

Susu?

Ini soal kucing, ya?

Ya, kucingnya tidak mau minum apapun selain susu,

tapi sepertinya dia mau sashimi yang sedang kumakan, jadi kuberi saja.

Lalu?

Dia memakannya, tapi dimuntahkan.

Terus sekarang, dia mau minta lagi!

Dengar! Dia terus mengeong, kan?

Jadi aku harus bagaimana?

Sashimi apa yang kauberikan?

Sepotong tuna, tapi panjangnya dua sentimeter.

Besar sekali.

Harusnya, dipotong dulu jadi kecil sebelum dikasih.

Ah, dia memakannya!

Asyik! Tidak dimuntahkan lagi!

Wah, lucunya!

Omong-omong, dia belum BAB dari tadi.

Hah?

Itu hal yang penting sekali, bodoh!

Bodoh?

Oh, dia mengejan, dia mengejan...

Akhirnya! Syukurlah!

Terima kasih. Terima kasih banyak, Mei.

Untung saja ada Mei.

Ta-da! Coba lihat!

Wah.

Lucunya!

Iya, kan?

Karena bulunya hitam berkilap, jadi aku namai...

Kuro!

Kuro, ya? Nama yang lucu!

Tidak kreatif.

Matanya besar!

Kalau mau minta makan, dia akan menatapku dengan mata berbinar.

Pokoknya, lucu sekali.

Wah.

Ah, kau mau fotonya?

Iya.

Akan kupakai untuk gambar latar HP.

Ada apa ini, Asamicchi?

Pasangan itu harusnya memasang foto mereka di HP-nya!

Tapi, dia lucu, kan?

Kita juga lucu, kok!

Benarkah?

Ya ampun, berisik...

Tentu saja, malaikatku tercinta!

Banyak sekali pasangan bodoh di sini.

Te-Terima kasih.

Eh?

Untuk apa?

Kucing...

Aku senang kau mau memeliharanya.

Tapi... entah kenapa aku merasa telah memaksamu...

Tidak, kok.

Berkatmu, sekarang kami bisa menjaganya.

Menjaganya?

Tentu saja.

Dia bukan peliharaan, tapi bagian dari keluarga kami.

Meski pemilik sebelumnya ingin meminta kembali, aku takkan memberikannya.

Begitu, ya.

Habisnya, dia lucu sekali, kan?

Coba lihat!

I-Iya.

Syukurlah, Kurosawa menyukai kucing.

Oh iya, Mei,

mau berkunjung lain kali?

Ke rumah Kurosawa?

Kita bisa memperkenalkan Kuro ke Mashimaro!

Ya.

"Berkunjung"...

Dia mengundangku...

Meski kau ikut denganku tapi tetap saja itu rumah Kurosawa...

Ti-Tidak! Bukan seperti itu!

Mashimaro!

Kurosawa bilang, dia ingin menemuimu.

Jadi apa boleh buat, aku akan membawamu padanya.

Kenapa ribut sekali, Mei?

Bu-Bukan aku! Mashimaro yang diundang!

Hah?

Mei!

Besar...

Eh?

Ayo, masuk.

Ya.

Kakak!

Kakak lupa ngasih makan Kuro, kan?!

Padahal, dia sudah mengeong minta makan!

Eh? Maafkan aku, Kuro!

Kakak, siapa dia?

Tachibana Mei.

Akan kukenalkan.

Ini adikku. Nagi.

Se-Selamat siang...

Apa ini pacar Kakak?

Mengecewakan!

Hei, Nagi! Jaga sikapmu!

Ya ampun...

Maaf.

Tidak apa-apa.

Sungguh.

Ayo, masuk.

Ya.

Silakan.

Permisi...

Ini pertama kalinya aku masuk ke kamar laki-laki...

Semoga ini enak.

Gawat! Kami ada di ruangan tertutup.

Mei, kau memikirkan hal-hal aneh, ya?

I-Itu...!

Tenang saja.

Aku tak akan melakukan apapun padamu.

Santai saja.

Ayo, ke sini.

Mei agresif sekali, ya.

Tidak! Lepaskan aku!

Bercanda, kok.

Bagaimana kalau kita seperti ini seharian?

A-Apa yang kaukatakan?!

Ayolah...

Aku bisa mencium aromamu.

B-Bau, ya?

Apa maksudmu?

Tangan Kurosawa hangat sekali.

Apa dia juga merasa gugup?

Hei, Mei.

Ya?

Kau masih saja memanggilku Kurosawa...

Bagaimana kalau kau memanggil nama depanku?

Kita ini pacaran, kan?

Ka-Kalau begitu...

Kurosawa.

Kenapa? Itu bukan nama depanku, kan?

Kau ini keras kepala sekali.

Tidak, tidak, tidak! Itu sebuah langkah besar bagiku.

Aku belum pernah memanggil nama depan siapapun sebelumnya!

Jadi hanya itu yang bisa kukatakan sekarang!

Ya, sudahlah.

Kita bertahap saja.

Tapi...

Suatu hari nanti, aku ingin dengar kau bilang:

"Aku suka padamu."

Aku masuk, ya, Kak!

A-Apa yang...?

Tidak! Kakak...

Hei—, tunggu!

...diserang oleh gadis aneh!

Sudah kubilang, tidak terjadi apa-apa.

Bohong! Kakak tadi diserang!

Kau itu salah paham...

Aku tidak salah paham...

Jangan besar kepala, ya!

Aku tidak setuju kalau orang sepertimu jadi pacar kakakku!

Nagi! Hentikan!

Ayo, minta maaf.

Tidak mau...

Kalau begitu, kembali ke kamarmu.

Maaf, ya.

Tidak apa-apa.

Sebenarnya, Nagi itu gadis yang baik,

tapi dia jadi seperti itu sejak setengah tahun lalu.

Dia juga tidak mau pergi ke sekolah lagi.

Biasanya, dia membawa teman-temannya ke sini,

tapi dia sudah tidak melakukannya lagi.

Nagi.

Boleh kami main ke rumahmu hari ini?

Iya, boleh.

Asyik!

Kami semua boleh ikut, kan?

Ayolah! Ayolah!

Rumah Nagi bagus sekali.

Sangat besar dan indah.

Boleh aku ikut juga?

Boleh, kan? Semakin banyak yang ikut jadi semakin seru.

Ya, tentu saja.

Aku selalu dikelilingi banyak teman...

Dan mereka selalu datang ke rumah untuk bermain...

Maaf lama menunggu.

Hore!

Say "I Love You." subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Say "I Love You."

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left