The first 200 lines.
Bangun, anak manis.
Kita berhasil menghindar dari masalah kita.
Sekarang waktunya bersenang-senang.
Apa kau sempat melihat apa yang terjadi disana?
Yah, bagian dimana kita berhasil melewati bencana dan memunculkan kemenangan?
Aku berhasil. Gertakan untuk kita.
Dan inilah dia.
Kita berhasil keluar dari sana.
Ah, rinciannya.
Kita menang. Nightwing kalah.
Kau belum mengenalnya.
Dia takkan berhenti. Apalagi setelah yang menimpa Hawk.
Hawk? Siapa Hawk?
Oh, betul. Si lelaki besar.
Dengan bom itu.
Sangat sulit untuk membedakan masing-masing kalian.
Banyak sekali dari kalian gunakan nama burung.
Dick tahu semuanya sekarang.
Oke? Habislah kita.
Hei!
Kau harus meyakinkan ku bahwa kau punya rencana.
Kau harus berhenti takut pada Dick Grayson.
Aku tidak takut padanya!
Tentu saja kau takut. Kau bertahan pada rasa takut itu.
Gunakanlah
-Aku seharusnya membunuh mu saat ini juga.
Banyak orang seharusnya membunuh ku.
Aku perlu tahu rencananya!
Rencananya sederhana.
Kita tenggelamkan warga kota Gotham yang baik di dalam ketakutan dan teror,
dimana tidak ada seorang pun yang akan melindungi mereka.
Dan saat mereka merasa bahwa semua harapan telah habis, kita masuk
dan menjadi jawaban rasa takut mereka.
Eh, kau beri makan pada seekor anjing lapar,
dia selalu berada di sisi mu.
Bagaimana kalau kita beri kau sedikit bagian dari jus gembira mu dan kemudian kita pergi?
Ini terimalah.
itu dia.
Terasa lebih baik sekarang?
Tidak.
Anak pintar.
Jason!
Jason.
Jason.
Jason.
Jason! Stop!
Donna...
Jangan pergi.
Kau masih punya waktu, Jason.
Jason...
Jason.
Jason!
Kau tidak apa-apa.
Kau aman.
Jason, kau sudah di rumah.
Aku baik-baik saja.
-Aku baik-baik saja. -Kau berteriak.
kau harus bertemu seseorang di kota.
Aku sudah alami mimpi ini berminggu-minggu.
Kau yakin kau baik-baik saja?
Kau seharusnya tidak bertanya pada orang apa mereka baik-baik saja.
Kau belum ahli melakukannya.
Bruce, Aku tidak bermaksud...
Orang-orang mengalami mimpi buruk.
Itu bukan masalah besar.
Aku mau kau menemui seorang teman lama ku.
Dr. Leslie Thompkins.
Dokter bidang apa?
Seorang psikologis.
Kau mengirim ku pada seorang ahli jiwa?
Karena aku bermimpi?
Dia bukan sekedar seorang psikologis biasa.
Dia tahu semua hal tentang aku.
Dia mengerti pekerjaan yang kita lakukan.
Aku sudah cukup berurusan dengan ahli jiwa.
Aku tidak bakal ke sana.
Kau tak boleh menjadi Robin sampai kau menemui nya.
Apa?
Sudah ku atur janji untuk besok.
Bruce, tolong jangan lakukan ini.
Aku baik-baik saja.
Kalau Leslie setuju dengan mu, kau bisa kembali jadi Robin.
Tapi sampai aku dengar pendapatnya, kau dinonaktifkan.
-Hei. -Maaf aku telat. Molly.
Nyantai. Aku sudah pesankan untuk mu.
Ya Tuhan, kau kelihatan lelah.
Apa kau pernah tidur?
Kau masih mencoba selamatkan aku?
Selalu.
Apa yang sedang kau kerjakan?
Diego dari tempat penampungan menghilang.
Kabarnya, si Joker mengambil pemuda-pemuda yang berkeliaran dijalanan.
Diego miskin dan dia kulit berwarna, jadi, kau tahu polisi tidak akan perduli.
Batman akan mengurus dia.
Batman melindungi orang-orang kaya.
Hati-hati, J.
Tinggal di dalam rumah kepalsuan itu membuat mu terlena.
Seharusnya kau tetap di San Francisco.
Persetan San Francisco.
Semua hal itu adalah kesalahan.
Gotham lah tempat yang aku butuhkan.
Kau sudah jadi berbeda sejak kau kembali.
-Berbeda bagaimana? -Entahlah.
Seolah sesuatu terjadi disana.
Tak terjadi apapun.
Aku bosan, jadi aku pergi.
Oke.
Dengar, kalau kau tak mau membicarakannya--
Dimana pria ini yang membawa anak-anak jalanan?
Aku dengar dia berada di dekat tempat penampungan di Dunsmuir.
Tunjukkan pada ku.
O ya betul.
- Karena kau seorang polisi sekarang. -Aku serius.
Mari kita lihat apa dia ada disana.
Dan selanjutnya apa?
Kita mengambil photo.
Menunjukkannya pada polisi.
Itu layak untuk dicoba.
Aku hafal tatapan itu.
Tatapan apa?
Tatapan yang biasanya membawa ku dalam masalah.
Kau masih dengan, siapa namanya?
Sheila?
Nggak.Sheila adalah orang yang salah.
Aku bahkan mungkin mengencani cowok lagi.
Sebelah sana.
Itu pasti dia.
Dapat photonya?
Tunggu dulu.
Namanya Pete Hawkins.
Si brengsek itu sudah keluar dan masuk Blackgate.
Bergabung dengan Joker tahun lalu.
Bagaimana kau tahu?
Sudah ku bilang.
Aku tetaplah diri ku.
Benar. Hal yang terdengarnya seolah masih hebat,
tapi sebenarnya tidak punya arti apapun.
Mari kita saling berkenalan.
-J-- -Sekedar ngobrol.
Itu saja.
Ayolah.
Apa isinya ini? Ini benar-benar kuat.
Kau sepertinya bisa menahannya.
Aku suka senyum mu.
Bagaimana kalau aku bilang
Aku bisa kenalkan kau pada seseorang yang akan buat kau tersenyum,
sepanjang waktu?
Tidak akan berhasil seperti itu.
Beri kami waktu sebentar.
Bawa saja minumannya.
Apa kita ada masalah?
Agak terlalu muda untuk mu, benar kan, hoss?
Dia cukup dewasa untuk membuat pilihannya sendiri.
Apa aku mengenal mu?
Aku "Cepat." Dia "Pergilah."
Kami benci badut.
Badut?
Mungkin kau ada lihat seorang anak ?
-Diego. -Martinez.
Kau kenal dia?
Kau pasti salah mengenali ku dengan orang lain.
Kau belum melakukannya cukup lama
untuk menatap ku seperti itu.
Kau belum tahu siapa aku.
J, ayo kita pergi dari sini.
Dimana lagak sombong mu, koboi?
Jason!
Tutup mulut mu, dasar jalang!
Hentikan!
Hentikan!
Hentikan, ku mohon.
Hanya untuk mu, manis.
Sampai ketemu lagi.
Jason!
Jason.
Menyingkir dari ku!
Lihat, kau terluka.
Kita harus membawa mu ke Rumah Sakit--
Aku tidak apa-apa. Aku tidak apa-apa.
Katakan saja apa yang bisa Aku bantu--
Enyahlah dari hadapan ku, oke?
Pergilah! Menjauhlah dari ku!
Aku bilang pergi!
Baunya seperti bau Kentang Goreng disini.
Hari Rabu adalah "Hari Curang" ku.
Duduklah.
Kau ingin aku jadi mengumpat secara emosional dan kemudian aku boleh pergi, iya kan?
Aku penggemar mengumpat secara emosional.
Ibuku sering mendapatkan penyiksaan dan itu membunuhnya.
Ayah ku dibunuh oleh Two-Face.
Ditambah tiga tahun lagi dalam rumah asuhan dan mungkin aku akan jadi gila, oke?
Dengar, Aku mengalami mimpi buruk, Aku diminta menghentikan kegiatan ku.
Berikan saja aku pilnya.
-Pil? -Itu yang kau lakukan, iya kan?
Kau buat orang untuk menceritakan masalah mereka dan kau beri mereka pil.
Terjadi pada ku saat aku kelilingi negara bagian.
Ritalin.
Adderall. Dexedrine.
Dan yang lainnya yang aku tidak bisa ingat.
-Apa pil itu menolong? -Aku tak pernah meminumnya.
No comments yet. Be the first to leave one.