The first 200 lines.
"Suatu Hari di Bulan Juni Saat Musim Panas Makin Dekat"
Senang melihatmu.
"Senang melihatmu"
Lama tidak jumpa, Yunho,
pria penuh semangat. - Halo.
Kurasa sudah hampir setahun. - Benar.
Tapi
bukankah rasanya kita sering bertemu?
Benar. Rasanya kita bertemu setiap pekan.
Kamu selalu melakukan ini.
Ini.
"Ini waktu Yunho"
"Itu lucu untuk ditonton lagi"
Aku tidak bisa berhenti berlatih.
Aku tidak tahu tentang acara lain,
tapi meskipun aku tidak tampil di I Live Alone,
aku dapat telepon.
"Hei, kamu tampil lagi."
Jadi...
Kamu tampil setiap pekan tanpa disadari.
Benarkah? - Ya.
Kamu tahu betapa populer memenya
di media sosial, bukan?
Setiap kali mereka merasa letih,
mereka akan berkata, "Aku Yunho."
"Aku tidak jadi letih."
Itu seperti...
Ada satu lagi. - Benar.
"Hal terburuk yang bisa dilakukan seorang manusia
adalah melakukan hal-hal dengan kasar."
"Tertawa"
Kalau begitu,
apa kamu punya hal lain hari ini?
Benar. Untuk menghibur kami. - Ada pepatah bijak?
Kamu tahu tiga hal paling berharga dalam hidup?
Apa saja itu?
"Apa yang dia bicarakan?"
"Mendengarkan dengan penuh perhatian"
Apa saja itu?
Emas, garam,
dan saat ini.
"Emas, garam, dan saat ini"
Apa kamu membacanya di buku?
Itu mendadak terlintas di benakku. - Baru saja?
Itu mendadak terlintas di benakku.
Tapi itu sudah berubah sekarang. - Apa itu sekarang?
Uang tunai, deposito, dan saat ini.
"Uang tunai, deposito, saat ini". - Aku bisa menyetujui itu.
Kita punya seorang pengarang di sini.
Bisakah kamu mengatakan sesuatu yang bijak
tentang semangat?
Pada akhirnya,
segalanya kembali ke debu.
Apa yang kamu bicarakan?
"Tertawa kecil"
Jumlah kekayaan dan kehormatan yang bisa kamu nikmati terbatas.
Jangan terlalu tamak. - Ya.
Itu lebih baik untuk kesehatan mentalmu.
Bagaimana kalau kita meneriakkan yel sebelum kita lanjut?
Apa? - Yel itu.
Yang ini.
Jika kamu bisa melakukannya, itu akan sangat menghibur kami.
"Tertawa"
"Menantikan"
Pertama... - Jangan lakukan dengan kasar.
Baik.
"Aku tidak melakukan apa pun dengan kasar"
Sekarang!
"Penuh semangat"
"Dia yang terbaik"
Itu keren.
Itu keren.
Itu sangat energik.
Kurasa sedikit perbedaan mengubahnya.
Pada saat itu, - Benar.
jika aku merasa malu
di panggung,
aku akan sungguh merasa malu.
Tapi
jika aku memutuskan untuk melahap semuanya,
aku akan dapat respons bagus.
Itu hasil dari berlatih di depan boneka.
"Itu hasil dari berlatih di depan boneka"
Kamu melahap boneka.
"Pak Semangat Yang Membalas Budi"
Aku merindukan rumah itu. - Rumah itu.
Rumah sang ketua. - Rumah itu.
"Dia tampak sangat letih di rumah sang ketua"
"Gemeretak"
Astaga, aku tidak bisa tetap fokus.
"Tepat saat itu"
Apa kamu akan menari sekarang?
Sungguh?
"Aku mulai"
"Dia bersiap-siap dengan meregangkan sendinya"
"Sekarang"
"Bangunlah, semangatku"
"Ini waktu Yunho setiap pagi"
Itu benar-benar keren. - Benar.
"Ini waktu Yunho sekarang!"
"Kagum"
"Meskipun itu hanya ruang tamunya"
"Rasanya seperti Kubah Langit Gocheok"
"Dia sangat antusias seolah-olah itu konsernya"
Tarian itu berbeda.
"Dia membawa tarian itu ke level lain"
"Berseru"
"Penari berbakat"
"Seksi, provokatif"
"Akulah"
"Yunho"
"Berseru"
Itu bagus.
Sekarang aku merasa lebih baik.
Itu tidak membuatmu merasa lebih buruk?
Kamu merasa lebih baik?
Apa tetanggamu tidak mengeluh?
Gedung itu punya
sistem pembakaran yang cukup bagus.
Apa katamu pembakaran? - Pembakaran?
"Semangatnya mengoperasikan sistem pembakaran?"
Apa katamu pembakaran?
Astaga.
Sistem pembakaran? - Bukan.
Kedap suara. - Sistem kedap suara.
Kamu mengejutkanku.
Kurasa aku lelah.
Maksudku sistem kedap suara.
Aku perlu bergegas.
Agar tepat waktu...
"Bersenandung"
Zukini?
"Zukini, jamur"
"Lobak"
Katamu kamu hendak keluar, tapi kenapa mengambil itu?
"Dan pendingin"
Apa kamu akan pergi piknik?
Pertama,
ada seseorang yang kepadanya aku berutang budi.
Utang budi? - Ya.
Pak Lee Soo Man?
"Utang budi? Pak Lee Soo Man?"
Aku ingin
melewatkan hari yang istimewa dengan orang itu.
Jadi, aku membuat persiapan.
Daging.
Daging.
"Tiga pak daging"
Untuk barbeku? - Benar.
Itu kedengarannya lezat.
Kutebak kamu akan pergi piknik.
Tantangan hari ini,
doenjang jjigae. - Doenjang jjigae.
"Lengannya penuh"
Pertama, iris zukini
menjadi potongan-potongan besar.
Bahan-bahan kamu siapkan sebelumnya?
Waktuku tidak cukup.
Jadi, hanya yang dasar. - Itu besar.
Itu sangat besar. - Semuanya tentang semangat.
Bahkan nadi di tangannya menunjukkan betapa penuh semangatnya dia.
Itu artinya dia akan melahap semuanya.
Tapi itu terlalu tebal.
Ini cukup bagus.
"Dia mengemasnya seperti itu saja"
Kamu sungguh akan membawanya seperti itu saja?
Aku belum pernah melihat itu.
"Kali ini, lobak"
Lobak juga?
Bahkan cara dia memotongnya tampak penuh semangat.
Aku sangat buruk dalam memasak.
Menurut resep aku harus memotongnya dadu.
Apa itu memotong dadu?
Itu mirip Jenga. - Aku tahu ini tidak pantas,
tapi kamu memotongnya sebesar itu hanya saat memberi makan sapi.
Itu terlalu besar untuk dimakan orang.
Itu bisa cukup untuk 10 orang.
Memasak sepenuhnya soal hati.
Aku hanya akan memotongnya besar-besar.
"Dia menyiapkan bahan-bahan dengan cinta"
Tetap saja, fakta bahwa dia melakukan ini
sangat berarti bagi siapa pun yang akan dia temui.
"Dengan kombinasi cinta itu"
"Dia pergi ke luar"
Apa ini terlalu banyak?
Ini terlalu berat.
Apa kamu akan pergi selama tiga hari atau semacamnya?
Ini harus kutaruh dahulu di bagasi.
Itu hanya untuk sekali makan.
Apa katamu sekali makan?
Ya, kalau-kalau itu buruk,
aku bisa mencobanya lagi.
"Dia sepenuhnya siap"
Mari pergi, mari pergi.
Mari pergi sekarang.
Biar kuputar musik yang seru.
"Apa tipe musik seru Pak Semangat?"
"'Warning of the Eve' oleh Park Mi Kyung"
Musik era 1990-an ceria. - Ya.
Aku menyukainya.
No comments yet. Be the first to leave one.