The Devil Judge

The Devil Judge (악마판사)

Download Indonesian Subtitle

Release info

악마판사ㅡThe Devil Judge E03 iQIYI NEXT Ver
A Commentary by CliffEdge
Takarir oleh iQIYI. Re-timing/ mengatur ulang waktu. Menyinkronkan keterangan karena timing dari iQIYI-nya berantakan.

Tags

other
Published on: 2021-07-11
Downloads: 41
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun]

Jeulgoumen Kkeciobda TiViEn

[Drama ini berlatar di masa depan distopia Korea]

[Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa adalah fiksi]

Inikah yang kau cari?

Jadi, kau tahu.

[Mari tegakkan keadilan. Korea yang lebih aman akan bangkit]

Kenapa kau melakukan ini?

[Dengan DIKE, keadilan bisa ditegakkan dengan mudah]

Kenapa aku melakukan ini?

Ya.

Karena aku bisa.

Apa?

Potensi itu seperti narkoba.

Lari!

[Menegakkan keadilan dengan sentuhan jarimu]

Apa dia mati?

Tidak.

Apa kau membunuhnya, Yo-han?

Kubilang dia belum mati.

Apa? Dia belum mati.

Kau membosankan.

Apa maksudmu "membosankan"?

Di mana aku?

Bukan di surga. Itu sudah pasti.

Aku akan bersantai jika jadi kau.

Area ini aman.

Serangan teror di kantor hakim telah mengejutkan seluruh negeri,

dan kini semua orang khawatir

akan keselamatan Hakim Kang Yo-han.

Setelah serangan dilaporkan,

Polisi mulai melakukan penyelidikan,

dan menemukan rekaman CCTV dan daftar pengunjung.

- Tunggu! - Itu Kang Yo-han.

- Tunggu. - Tolong lihat kemari!

- Tunggu. - Kang Yo-han datang!

- Dia keluar. - Dia tampak sehat.

Hakim Kang, seberapa parah lukamu?

Bagaimana perasaanmu sekarang?

- Kau baik-baik saja? - Kau baik-baik saja, Hakim Kang?

Ya, semua berkat kalian.

Seberapa serius lukamu?

Masih bisa ditahan.

Siapa pelakunya?

Kami belum tahu.

Mungkinkah itu salah satu lawan

- yang menentang sidang langsung? - Ada kemungkinan.

Akankah sidangnya dihentikan untuk saat ini?

Aku ingin membuat pengumuman di sini.

Sepertinya ada yang takut.

Serangan teror pengecut tidak bisa menghentikan keadilan.

[Serangan Teror Tak Bisa Mengalahkan Kami, "Aku Akan Akhiri Korupsi"]

Sidang akan dilanjutkan sesuai jadwal.

Persidangan kali ini tentang apa?

Ini persidangan seorang anggota keluarga kaya dan berkuasa

yang berulang kali menyerang mereka yang kurang mampu.

Terdakwa dari Jungwon FNB,

Wakil presdir, Lee Young-min.

- Lee Young-min? - Lee Young-min?

Bukankah Menteri Kehakiman Lee Young-min,

- putra Cha Kyung-hee? - Apa katanya?

Benar.

Kau membawa putra Menteri Kehakiman ke pengadilan?

Kau pikir jaksa tidak akan bertindak?

Semua warga negara ini setara di mata hukum.

[Terdakwa Persidangan Langsung Berikutnya Adalah Putra Menteri Cha, Lee Young-min]

Bagiku, terdakwa adalah terdakwa.

Kang Yo-han, bedebah itu.

Tetap saja, akan ada perlawanan.

Sekeras apa pun anjing menggonggong, kereta tidak akan berhenti.

[Terdakwa Persidangan Langsung Berikutnya Adalah Putra Menteri Cha, Lee Young-min]

"Anjing?"

Kami mendukungmu!

Kau luar biasa!

Young-min.

Bu. Bu!

- Dia keren sekali. - Ayo.

Aku dari kepolisian.

Hakim Kang!

Apa Hakim Kim Ga-on baik-baik saja?

Siapa kau?

Yoon Soo-hyun dari RIU. Penanggung jawab kasus ini.

Begitu rupanya. Kuharap kita bisa akur.

- Hakim Kim Ga-on baik-baik saja? - Ya, benar.

Kau mengenal Pak Kim secara pribadi?

Apa dia kekasihmu?

Tidak. Dia temanku.

Aku tidak tahu Pak Kim punya teman detektif.

Di mana Ga-on?

- Aku tidak bisa memberitahumu. - Apa?

Saat ini, keselamatannya prioritas utama.

Jika ada serangan lain,

dia harus tinggal di tempat aman dan fokus memulihkan diri.

Di mana dia? Aku ingin bertemu!

Detektif Yoon.

Maafkan aku, Pak.

Tangkap pelakunya.

Dan serahkan Pak Kim kepadaku.

Siapa kau?

Maafkan aku.

Kenapa kau sangat terkejut?

Tuan Muda tidak mengatakan apa pun kepadamu?

Apa maksudmu?

Kalau begitu, tidak ada yang bisa kukatakan.

Aku akan membawakanmu makanan baru.

"Tuan Muda?"

Aku benci orang kaya.

Terlihat sangat tua. Aku penasaran berapa harganya.

- Itu harta nasional. - Apa?

Hanya bercanda.

Kau bodoh.

Berhenti berkeliaran dan kembali ke tempat tidur.

Siapa kau? Kenapa kau merendahkanku?

Elijah.

Eli. Itu namamu?

Elijah, kau bodoh.

Kau tidak baca Alkitab?

Baiklah, Elijah.

Omong-omong, apa aku membuatmu kesal?

- Wajahmu. - Apa?

Aku tidak suka wajahmu.

Beraninya kau.

"Beraninya kau?" Apa? Kenapa kau mengkritik wajahku?

Kenapa Kak Yo-han membawanya kemari?

Dia palsu.

Tunggu.

Hei.

Tempat apa ini?

Ayah, apa yang harus kulakukan?

Apa salahku? Kenapa aku harus disidang di depan semua orang? Dasar psikopat.

Ya. Dia memang psikopat.

Bagaimana bisa hakim bersikap tak stabil.

Jangan khawatir, Young-min.

Aku yakin ibumu akan mengurus ini.

Beraninya dia mengincar putraku.

Ayah.

Ada sesuatu yang belum kukatakan kepadamu.

Silakan.

Kurasa psikopat itu, Kang Yo-han, sengaja mengejarku.

Apa maksudmu?

Bagaimana aku menjelaskannya?

Young-min.

Young-min.

Sayang.

Ibu.

Kenapa kau mengecewakanku seperti ini?

Bagaimana? Bagaimana bisa?

Maafkan aku.

Tatap mataku.

Sekarang. Tatap aku.

Tatap mataku. Sekarang.

Jangan khawatir. Kau akan baik-baik saja.

Mengerti?

Ya.

Dia akan baik-baik saja. Benar, bukan?

Apa yang kau lakukan? Kenapa membiarkannya terlibat masalah seperti ini?

Aku sudah mengurus semuanya, jadi, tidak akan ada masalah kemudian.

Tapi ada kasus ini.

Itu tak berjalan sesuai harapan.

Dia akan baik-baik saja, bukan?

Jangan khawatir.

Persidangan itu tidak akan dilaksanakan.

Kau akan membiarkannya melakukan ini?

Halo.

Halo, Bu Cha.

Ada apa ini?

Siapa yang kau bicarakan tadi?

Aku pergi sekarang.

Sudah?

Mengingat pekerjaanku, kurasa rapat ini tidak boleh diadakan.

Aku tak bisa menemui keluarga terdakwa.

Ini bukan masalah pribadi denganmu.

Pekerjaan tak ada hubungan dengan koneksi pribadiku.

Aku juga. Bukan masalah pribadi.

Ingat itu apa pun keputusanku nanti.

Pak Kang?

Bu Jung?

Kau datang untuk menyampaikan pesan dari yayasan?

Ada banyak pesan yang ingin kusampaikan kepada banyak orang.

Omong-omong, Kau baik-baik saja? Kau terluka?

Ini cukup unik.

Apa?

Bomnya tak cukup berbahaya untuk membunuhku.

Tapi cukup serius untuk menarik perhatianku.

Itu batas bomnya. Menarik sekali.

Itu lebih seperti peringatan.

Astaga. Itu sangat menarik.

Atau mungkin, imajinasiku agak liar.

Kau benar. Ada orang yang bisa memahami peringatan.

Dan ada orang yang tidak menyadari peringatan dan penyesalan itu kemudian.

Aku mengerti maksudmu.

Aku setuju.

Ada orang yang tidak bisa menyadari peringatan ini.

Para sponsor yayasan kita sangat khawatir.

Kami akan mengumumkan proyek untuk Pangkalan Mimpi.

Mereka cemas ini akan menjadi katalisator provokasi publik.

Aku minta maaf sebelumnya, Bu Cha.

Publik sangat sensitif

jika menyangkut penyalahgunaan kekuasaan oleh kelas khusus.

Benar sekali. Ini waktu yang sensitif.

More Indonesian subtitles for The Devil Judge

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left