The first 161 lines.
600 tahun sebelum Columbus...
...Amerika Utara diserbu perompak kejam yang ingin menduduki pantainya.
Sesuatu menghentikan mereka.
Yang terjadi berikutnya adalah sebuah legenda.
Kami adalah Manusia Fajar.
Tanah ini telah menjadi tempat tinggal kami generasi demi generasi.
Ada sebuah ramalan yang menyebutkan suatu makhluk yang berlari cepat...
...putih seperti salju.
Bila ia terlihat, akan terjadi perubahan seperti badai.
Ia tak bisa tinggal bersama kita.
Kulitnya.... Matanya....
Seperti roh jahat yang belum pernah melihat matahari.
lblis.
la bukan iblis.
la seorang anak laki-laki.
Darah mengalir dalamnya.
la akan menjadi monster. Seperti ayahnya.
Kalau kita membiarkan anak ini kedinginan hingga mati...
...siapa yang kemudian akan menjadi monster?
la mengatakan yang sebenarnya.
Anak laki-laki itu...
...ditakdirkan untuk berada di tengah-tengah kita.
la tinggal.
Kau siapa, Nak?
Barbar Kecil.
Bunuh hama ini!
Kau bukan anakku!
15 tahun kemudian
Biar kubantu kau.
Hantu.
Ayo, pergi!
Ayo! Di sini!
Aku melihat anak-anak muda.
Selamat datang. Perjalananmu sudah berakhir.
Kau datang terlalu dini untuk perdagangan musim semi.
Sejak kapan Pencari Jalan datang untuk keperluan bisnis?
Aku datang lebih dari sekedar untuk bisnis.
Berikan padaku.
Lihat, itu si Pendiam.
Bermainlah untuk kami.
Itu punyaku!
Aku akan mengambilnya.
la cantik, bukan?
Terjadi longsor salju selama perburuan musim dingin.
Berapa yang mati?
Tiga dari empat kelompok pemburu.
Di antara mereka termasuk dia yang dimaksudkan mengambil tempatku.
Kau sudah memilih yang lain?
Satu di antara mereka.
Tapi yang mana?
Aku belum tahu.
Anak perempuanmu telah menjadi seorang gadis, Pencari Jalan.
Dan kita menjadi pria tua.
Kau sudah cukup lama menjadi pria tua.
Malam ini kita merayakan lingkaran para pemberani.
Mungkin kau bisa memimpin upacaranya?
Apa yang kau lihat?
Ramalan itu...
...akan terwujud.
Manusia Fajar selalu memiliki Pencari Jalan.
Tradisi kami mengharuskan orang-orang...
...untuk memilih penerus.
Nak...
...ia harus berjuang untuk mendapatkan haknya berada di sana.
Kau masih dihantui oleh iblis dari masa lalumu.
Sampai kau menghadapi mereka...
RESYNC BY BSpidey87
...kau tak akan pernah tahu siapa kau sebenarnya.
Aku akan menemukan jalanku sendiri.
Nak.
Kalau aku tak bisa menjadi seorang pemberani...
...siapakah aku kalau begitu?
Kau terlahir untuk Manusia Naga, tapi kau milik kami.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa tahun depan.
Lihat apa yang kupunya. Sebuah seruling.
Kau punya seruling.
Sampai jumpa, Anakku. - Sampai jumpa, Ayah.
Aku takkan pergi lama.
Cantik sekali.
Sampai jumpa, lbu.
Hati-hatilah, Anakku. - Hei, Hantu!
Tidak, pergi.
Ayo.
Selamat jalan, Anakku.
Jangan pergi terlalu jauh sendirian.
Kenapa kau begitu serius?
Aku di sini untuk menjagamu.
Maukah kau menjaga bonekaku juga?
Kalian berdua. Aku janji.
Pergi bersamanya.
Tidak!
Cepat, kumpulkan mereka!
Lari!
Tidak!
Tidak!
lbu.
Tunggu!
Tunjukkan rasa hormat pada tuan rumah kita.
Walaupun mereka barbar...
...mereka harus diperlakukan dengan hormat.
Mati oleh mata pisau!
Ayah!
Yang ini terlihat berbeda.
Mungkin yang ini bisa menggunakan pedang.
Singkirkan darinya sebelum ia melukai diri sendiri.
Bawa kepalanya padaku!
Orang barbar ini tahu jalan kita.
Di mana kepalanya?
Hilang.
Sialan kau!
la akan memimpin kami ke desa berikutnya.
Aku ingin membunuh mereka semua.
Bagus. Musnahkan mereka dan bersihkan tanahnya sebelum diduduki.
Di sana. - Aku juga mendengarnya.
Ayah, jejak itu.
Pergi.
la terluka.
Ayah!
la di sekitar sini.
la harus tidur.
Begitu juga aku.
Kau memimpikan apa?
Seharusnya tidak kita ambil dia. - Aku takut ia berbahaya.
Teman kita tidak perlu kita takuti.
Ini merupakan tanda Manusia Naga.
Merekalah yang memburunya.
Bagaimana jika mereka ke sini? - Mereka akan membunuh kalian semua.
Sampai ke pria, wanita dan anak terakhir.
Mungkin ada yang dibiarkan lari agar bisa diikuti ke desa berikutnya.
Tapi akan mereka potong lidahmu agar kau tak dapat memperingati siapapun.
Aku pernah melihat mereka melakukannya.
Bagaimana dengan desamu?
Mereka sudah mati.
Mereka akan mengikuti jejakmu kemari.
Sudah kukatakan padamu untuk meninggalkanku.
Seharusnya kau dengar.
Kalau begitu kita akan bertahan dan bertarung.
Mereka semua membawa senjata ini.
Dan mereka terbalut kulit yang tak bisa ditembus panah dari batu.
Lari dan kau mungkin bisa hidup.
Lawan mereka...
Periksa guanya!
Kalian berdua harus memimpin orang-orang kami menuju teluk.
Ke arah barat melalui pegunungan.
Bila kalian sampai pada persimpangan, ikuti jalur timur.
Musim semi datang dini...
...dan jalur barat tidak aman.
Ada bahaya longsor.
Sudah cukup nyawa yang melayang.
Berangkat.
Kita berangkat.
Apa yang akan kau lakukan?
Membunuh sebanyak yang kubisa.
Setelah itu?
Tidak akan ada "setelah itu".
Ayah...
...kau tak bisa membiarkannya pergi begitu saja.
la harus menemukan jalannya sendiri.
Hatinya penuh dengan dendam.
Bawa semua yang kau bisa. - la tahu apa yang terbaik.
No comments yet. Be the first to leave one.