Release info

On the Way to the Airport E06 161006 HDTV H264 NEXT-VIU-ID
A Commentary by prameshwari2004
[VIU VERSION] ♥ Please rate if you like the subtitle.

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2017-07-02
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Benarkah itu kamu?

Wanita dengan tiga hal yang dilarang?

Doh Woo!

Ayo lari.

Kenapa? - Ayo lari saja.

Kamu tahu jalannya?

Aku tidak peduli.

Kenapa kita bersembunyi?

Kita harus bersembunyi.

Kenapa? Kita punya aturan tiga hal yang dilarang.

Apa yang kita lakukan?

Entahlah.

Kenapa kita bersembunyi?

Apakah pertemuan kita ini benar-benar tidak disengaja?

Aku tidak ingin merasa bingung.

Tidak. Aku sengaja datang ke sini untuk mencarimu.

Kenapa aku harus berada di sini?

Untuk bekerja.

Katamu kamu melakukan pekerjaan arsitektur.

Tapi kenapa di sini?

Lihat, bukan? Perkataanmu tidak masuk akal.

Bagaimana kamu bisa menjelaskan keadaanku yang sedang minum?

Kenapa aku minum saat bekerja?

Kamu tahu kamu harus bekerja,

tapi cuacanya terlalu indah.

Kamu merasa sedih memikirkan tiga hal yang dilarang.

Jadi, kamu minum. Aku mengerti.

Baik. Jadi, itu alasanku minum.

Aku pergi mencarimu. Jangan menganggap ini sebagai takdir.

Kamu pergi mencariku dan menggandeng tanganku.

Bergandengan tangan berbeda dengan bersentuhan.

Kamu tahu perbedaannya, bukan?

Itu tidak disengaja.

Lupakan saja.

Kamu tidak sengaja menyentuhku. Aku mengerti.

Kurasa itu bergantung pada situasinya.

Kamu fleksibel.

Aku akan mengingatnya.

Kamu memberitahuku bahwa ibumu melakukan pekerjaan tradisional.

Aku pikir mungkin kamu ada di sini.

Aku berharap kamu ada di sini.

Aku tidak mengira kamu benar-benar ada di sini.

Aku terkejut.

Ternyata kamu benar-benar mencariku.

Itu sangat mengharukan.

Tempat apa ini?

Ini tempat yang tidak boleh dimasuki orang.

Mereka tidak bisa mendengar kita di luar walaupun kita berteriak.

Apa kamu diizinkan berada di sini?

Aku membutuhkan izin.

Usia rumah ini sudah lebih dari seratus tahun.

Synced & ripped by @prameshwari2004 Subtitles by VIU

"On the Way to the Airport"

Sering-seringlah bicara dengannya.

Doh Woo akan bekerja dengan lebih baik.

Dia tidak membutuhkan kantor.

Dia tidak membutuhkan uang.

Kamu tahu kami tidak bisa melakukan ini.

Kami hanya memiliki kehormatan dan aset budaya.

Kamu tahu itu lebih berharga.

Apa yang kamu lakukan di sana?

Aku hanya menemui sejumlah desainer.

Aku juga akan menghadiri beberapa pameran.

Ada banyak desainer Eropa di sini.

Desainer apa?

Perabotan dan barang-barang rumah tangga?

Aku juga bertemu dengan desainer interior.

Ini lumayan menyenangkan.

Laksanakan permintaan ibumu

dan kabari aku jika ada berita baru.

Apa Doh Woo berada di rumah lama?

Kurasa tidak.

Ji Eun, apa kamu tahu siapa ibunya Hyo Eun?

Kamu punya banyak teman. Apa dia salah satunya?

Ya? - Itu ibunya Hyo Eun, bukan?

Wanita yang ada di luar jendela. - Aku tidak tahu.

Hye Won luar biasa. Aku gugup sekali sekarang.

Berhentilah membayangkan yang bukan-bukan.

Doh Woo mengenal jutaan wanita.

Dia tidak pernah bermasalah dengan mereka.

Seharusnya aku mencegah Doh Woo menikah.

Hye Won sepertinya sangat menakutkan.

Wanita menyadari banyak hal dengan cepat.

Kamu sudah mencoba mencegahnya.

Kamu tidak melakukannya. - Sampai jumpa.

Hyun Woo. Aku sedang bersembunyi.

Jangan beri tahu Doh Woo bahwa aku menelepon.

Doh Woo.

Kamu di sini?

Kamu ingin menyapanya?

Lagi pula kamu akan berkenalan dengannya.

Doh Woo.

Ya, Seok.

Sudah kuduga kamu di sini.

Young Ji menelepon.

Kamu mengingatnya?

Dia magang di sini sebelum Hye Won.

Hye Won mulai bekerja di sini setelah dia berhenti.

Aku akan keluar. Mari kita bicara di sana.

Baik.

Kamu boleh tetap di sini lebih lama

setelah aku pergi.

Kamu bisa pergi lewat jalan yang sama saat kita masuk tadi.

Lalu

kenapa kamu berpikir bahwa aku ada di sini?

Kapan kancing bajuku lepas?

Coba kulihat.

Bisa beri aku waktu sebentar?

Tidak perlu.

Ini hanya sebentar.

Bagaimana menurutmu?

Kamu luar biasa.

Dahulu semua wanita bisa membuat ini.

Ini hal dasar.

Kancing yang dibuat dengan ornamen Korea.

Terima kasih.

Apa yang kamu lakukan?

Aku kehilangan kancingku.

Bagaimana menurutmu?

Aku mencari Hye Won.

Aku...

Ibu, ini putrinya Hye Won.

Bukankah kita pernah bertemu?

Ini kedatangan pertamaku ke sini.

Sungguh?

Senang berjumpa denganmu.

"Resume"

"Kepala rumah tangga, Kim Hye Won"

Dia tidak pernah mendaftarkan pernikahannya

dan Eun Woo juga tidak ada di kartu keluarga.

Mungkin dia sengaja tidak mendaftarkannya.

Itu yang terlintas di benakku, jadi, aku menelepon Young Ji.

Dia bahkan tidak tahu Hye Won mempunyai seorang putri.

Aku memberitahunya bahwa dia ibu tunggal.

Dia lebih terkejut daripada saat mendengar tentang pernikahanmu.

Bagaimana menurutmu?

Apa kamu memercayai Hye Won?

Kamu tidak pernah memedulikan perkataan orang lain.

Jika kamu percaya kepadanya, tidak ada masalah.

Kamu memercayainya, bukan?

Di sini.

Beres.

Ayo pergi. Sudah waktunya.

Nenek, beri aku lima menit lagi.

Kamu selalu meminta tambahan lima menit.

Kamu tidak akan pernah tepat waktu

saat sudah besar nanti.

Kamu harus belajar bertanggung jawab. Astaga.

Nenek, berikan bolanya kepadaku.

Kaki Ibu akan segera sembuh.

Ini bukan apa-apa.

Ini membutuhkan beberapa hari karena usia Ibu.

Jika usia Ibu masih lebih muda,

Ibu pasti cukup diobati dengan koyok saja.

Jangan khawatir.

Kami menghabiskan banyak waktu bersenang-senang

dan sepertinya dia merasa bersalah sekarang.

Dia mulai belajar sendiri.

Maafkan aku.

Jangan khawatir. Ini bukan salahmu.

Kamu sedang bekerja.

Ibu tahu kamu mengurus semuanya,

tapi apa kamu sudah melakukannya?

Maksud Ibu, bayaran bulanan Ibu.

Bukankah kamu ke kantor untuk mengganti nomor rekeningnya?

Aku sudah selesai.

Aku lupa.

Aku harus meminta salinan buku rekening Ibu.

Kenapa tiba-tiba kakiku sakit sekali?

Seharusnya kamu memintanya lebih awal.

Ibu berusaha sebaik mungkin untuk menjaganya di usia Ibu ini.

Kamu harus bergegas. Hyo Eun akan terlambat.

Aku tidak mau pergi. Aku sudah terlambat.

Kamu tetap harus pergi. Ini hari pertamamu.

Tidak. Aku tidak mau.

Kamu tidak mau merasa bersalah kepada Nenek.

Ibu yang seharusnya merasa bersalah.

Aku tahu Ibu sedang bersantai di suatu tempat.

Ibu bekerja.

Aku tidak pernah melihat Ibu memakai pakaian seperti itu untuk bekerja.

Ibu selalu memakai seragam Ibu.

Sesekali Ibu memakai gaun.

Jika Ibu akan berbohong kepadaku, setidaknya lakukanlah dengan baik.

Mari kita anggap impas. Aku tidak mau pergi.

Setidaknya bisakah Ibu membuat alasan?

Orang akan tahu Ibu berbohong jika Ibu diam saja.

Ibu harus lebih gigih lain kali.

Mengerti?

Pak Hong memutuskan berhenti membiayai bisnis kita.

Itu juga berlaku untuk studio ini.

Aku meminta maaf atas nama Ji Eun.

Seharusnya bukan kamu yang meminta maaf.

Jangan berlama-lama mengeluarkan semuanya...

Aku harus memikirkan

untuk menutup bisnis ini lebih dahulu.

Yayasan kami merencanakan sebuah proyek baru.

Bukankah menurutmu sekali saja sudah cukup?

Aku bahkan belum memutuskan apa-apa soal tempat ini.

Apa yang akan kamu lakukan?

Aku harus berbicara dengan Ji Eun dahulu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left