The first 200 lines.
Jadi, di mana pelanggannya?
Kita dapat pelanggan!
Hore! -Hore!!
Aku mandiri
dan belum siap untuk diambil.
Jika kamu tidak ingin terluka,
jangan melewati batas.
Hei, apa yang kalian lakukan di sini?
Ada apa di antara kalian?
Dan kamu?
Kenapa kamu bersama Pat?
Apa maksudmu?
Aku menyukaimu.
"Unlock Your Love"
Aku tidak punya waktu untuk mencintai siapa pun.
Aku bahkan tidak tahu cara mencintai diriku sendiri.
Kamu tidak akan mengerti aku.
Biarkan aku membantumu.
Biarkan aku mencintaimu.
Jika kamu tak bisa mencintai diri sendiri,
tolong ambillah cinta yang kumiliki untukmu.
Ini 200 baht.
Bagaimana kamu bisa melakukan ini, Toh?
Kamu sangat mudah.
Kamu sudah jatuh cinta padaku.
Kukira akan lebih sulit.
Wanita jalang itu bodoh.
Dia hanya pandai belajar.
Tapi kalau soal cinta, dia benar-benar bodoh.
Toei,
bagaimana kamu bisa sebodoh itu?
Hei, Rain.
Itu berlebihan.
Tentu saja kamu sangat pintar dan pandai dalam segala hal.
Makanya aku terlihat sangat bodoh saat bersamamu.
Ayo pergi, sayang.
-Tolong. -Sudah berakhir. Kita sudah bicara.
Pergi saja!
Bas! Jangan tinggalkan aku.
-Aku bisa berikan apa saja... -Lepaskan aku!
Aku akan jujur demi kamu.
Aku tidak mencintaimu.
Aku hanya memanfaatkanmu untuk tugasku.
Kamu sangat menyebalkan.
Rain.
Kamu bisa pinjamkan aku uang bulan ini?
Keluargaku belum memberiku uang saku.
Ibuku sakit,
jadi aku memberikannya untuk pengobatan.
Jangan khawatir, Rain. Akan segera aku kembalikan.
Tolong.
Apa ini, Arm?
Dia temanku.
Bisakah kamu berhenti berbohong padaku?
Aku sudah memberimu segalanya. Bukankah itu cukup?
Aku tidak cukup atau apa? Katakan saja.
Rain, aku minta maaf.
Ini pertama kalinya bagiku.
Pertama kali, katamu?
Kamu akan membiarkannya terjadi untuk kedua kalinya?
Aku janji tidak akan terjadi lagi.
Tolong maafkan aku.
Tolong.
Oh...
Rain? Kenapa kamu di sini?
Kamu mau mandi?
Siapa di sana, Arm?
Rain!
Hai.
Aku turut prihatin mendengar kamu baru saja kehilangan pekerjaan.
Aku tidak ingin terluka lagi.
Aku janji aku tidak akan menyakitimu.
Ini bukan tentang kamu, Love.
Apa maksudmu?
Seharusnya bukan kamu yang membuat janji ini.
Tapi aku. Seharusnya aku tidak mencintaimu atau orang lain lagi.
Jika cinta tidak terjadi, aku tidak akan terluka.
Rain...
Aku harus pergi sekarang.
Hanya karena kamu pernah disakiti,
kamu melepas kesempatan untuk bahagia sekarang dan di masa depan?
Dan apakah kamu yakin
kebahagiaan akan bertahan selamanya?
Bisakah kamu mengatakan bahwa selamanya itu ada?
Tidak bisa, 'kan?
Itu tidak ada, Love.
Tapi perubahan ada.
Mereka terus menyakitiku.
Tapi...
Aku lelah, Love.
Aku tidak ingin terluka lagi.
Kamu mengerti?
Berhenti menggangguku.
Aku bahkan tidak cukup baik untuk membuatmu menyukaiku.
Rain!
Deane. -Ya?
Tidakkah menurutmu itu aneh?
Apa maksudmu?
Sepertinya...
mereka sedang berkencan.
Dan?
Aku tidak tahu!
Kamu senang mencampuri urusan orang lain, 'kan?
Kamu tiba-tiba menyalahkan aku?
Pergi saja.
Apa itu?
Aku lelah, Love.
Berhenti menggangguku.
Di mana remotenya?
Mau?
Terima kasih.
Kamu baik-baik saja?
Mau ke dokter?
Dukun?
Ibu!
Apa aku benar-benar putrimu?
Apa itu?
Mau memberitahuku?
Aku mendengarkan.
Rusak total, Bu.
Apa?
Kamu baru masuk ke dalam permainan.
Kamu sudah diusir?
Ibu!
Noob.
Itu kejam.
Dan apa yang kamu lakukan? Kenapa seperti ini?
Dia mungkin belum siap untuk jatuh cinta lagi.
Entahlah.
Kenapa?
Dia terluka oleh cinta masa lalunya, 'kan?
Bagaimana Ibu tahu?
Yah...
Menurutmu, apa orang yang tidak tahu cara mencintai dirinya
pernah merasakan cinta sejati?
Ada apa dengan Ibu?
Dan kamu? Apa selanjutnya?
Aku tadi bilang,
"Jika kamu tak bisa mencintai diri sendiri,
tolong ambillah cinta yang kumiliki untukmu."
-Apa yang lucu? -Kamu luar biasa.
Tidak heran kenapa dia bilang tidak.
Menurut Ibu begitu?
Tapi aku tidak menyakitinya.
Kenapa aku harus dapat konsekuensi dari hal yang tidak aku lakukan?
Love,
tidak sepenuhnya seperti itu.
Ini bukan waktu yang tepat.
Waktu yang tepat?
Ya.
Jika kamu terburu-buru,
kamu malah akan memaksanya, bukan bersikap baik padanya.
Aku bingung sekarang. Apa yang Ibu bicarakan?
Oke, jadi...
Jika aku sudah berjanji selama 10 tahun
untuk membawamu bepergian karena mendapat nilai ujian terbaik,
tapi tak pernah benar-benar melakukannya,
apa kamu akan percaya padaku
jika aku mengatakannya lagi hari ini?
Tidak, siapa yang akan percaya pada Ibu?
Tapi bagaimana jika kali ini aku bersungguh-sungguh?
-Tolong percaya padaku. -Ayolah, Bu. Aku tidak akan percaya.
Ibu selalu berbohong padaku.
Iya, 'kan?
Bagaimana mungkin orang yang selalu dibohongi dan dikecewakan
bisa percaya bahwa cinta ini tidak akan menyakitinya lagi?
Aku.
Tindakanku,
tata krama,
dan mata.
Semuanya dariku.
Sudah waktunya.
Waktu akan membuktikan semua yang kamu lakukan.
Waktu akan menunjukkan betapa mantap dan kuatnya cintamu.
Biarkan waktu bekerja dengan ajaibnya,
dan dia akan melihat
bahwa kamu berbeda
dan tidak akan mengecewakannya lagi.
-Oke. -Ayo makan malam.
-Aku buat telur rebus saus cokelat manis. -Ah, aku lapar sekarang.
Aku akan memberimu 3 butir telur.
Tidak ada yang lebih baik padaku atau mencintaiku lebih dari Ibu.
-Tentu saja. -Apa aku benar?
Peluk aku.
Aku datang.
Di mana dia?
Tempatnya gelap semua.
Dia sedang tidur siang di sini.
Astaga, wanita ini!
Oh, kamu panas.
Deane.
Deane...
Bagaimana kamu bisa biarkan separah ini?
Astaga.
Sulit sekali membukamu. Kamu istimewa sekali, ya?
Ini.
Untukmu.
Kenapa?
Karena kamu menangisi daging sapi busuk.
Menurutmu itu lucu?
No comments yet. Be the first to leave one.