Diary of a Future President

Diary of a Future President

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Diary of a Future President S01E10 Two Party System-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝘿𝙞𝙨𝙣𝙚𝙮 𝙃𝙤𝙩𝙨𝙩𝙖𝙧

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-02-17
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Buku Harian, situasi telah berubah.

Ibuku baru mengakhiri hubungan pertamanya setelah ayahku wafat.

Aku tak menghindarinya.

Aku baik saja.

Kakakku punya teman baru yang disertai perasaan yang tak terduga.

Terkadang, kurasa kau lebih memedulikan Liam daripada pacarmu.

Kurasa kita harus putus.

Tahun pertama SMP-ku memiliki banyak hal pertama.

Mantan sahabat pertamaku.

Melissa bisa berteman dengan siapa pun di seluruh SMP, tapi dia memilihku.

-Pertengkaran pertamaku dengan Sasha. -Maaf.

Tapi kami bersatu kembali pada karyawisata kelas.

Satu panggilan untuk membangunkan sebab aku hanya menginap semalam.

Satu untukku juga

sebab ibuku takkan membangunkanku.

Sasha, kita 775,7 km dari rumah. Kita hampir ada di Georgia.

Juga, kita hanya berjarak beberapa pintu dari anak lelaki.

Artinya Joey Feldstein ada di dekat sini bersama perlengkapan mandinya.

Aku hampir lupa memberitahumu.

Akan ada pesta yang luar biasa...

Kita siap berpesta. Banyak sekali mesin penjual otomatis di hotel ini.

Kau di sini.

-Apa kalian berteman lagi? -Ya! Itu hebat, 'kan?

Tentu. Keren.

Tunggu. Pesta apa?

Kami akan mengadakan pesta di sini besok malam. Namanya Klub 204.

-Apa itu ulang tahun seseorang? -Justru itu. Bukan.

Kau boleh hadir, kurasa.

Ya! Kita akan mengundang semua orang.

Ini pesta "pesta sungguhan" pertama kita!

Aku membawa kemeja berkilau.

Hore! Baiklah.

Kami menciptakan gim bernama Kegilaan Kulkas Mini. Itu amat rumit.

Sasha dan aku kembali berteman, Jessica bersikap agak baik

dan agenda besok termasuk sidang Senat dan pesta.

Situasi menjadi seperti kata Sasha, "Talla-luar biasa."

PROPERTI ELENA CARENO-REED

ELENA CANERO-REED

Hei, Liam.

Aku hanya ingin berkata aku...

Tidak. Sejak kau mulai sekolah di sini, aku sudah...

Sesuatu. Astaga.

Apa kau merasakan sesuatu seperti yang kurasakan tentang...

Siapa yang berbicara seperti itu?

Ya, aku akan mengirim pesan teks. Ini gila.

Hei, Liam, aku perlu bicara.

Kau dan Sam hanya saling menghindari?

Bisa dikatakan hubungan kami sudah terpanggang.

Gabi, itu permainan kata yang amat buruk.

Kau punya yang mentega?

Aku mengerti. Kau merindukan Sam.

Apa? Karena aku mengucapkan lelucon buruk?

Kutelepon dia, kami bicara. Inilah mauku, putus secara baik-baik.

-Apa? -Maaf.

Tapi kau membuka hati setelah tiga tahun "Aku tak siap" dan "Tak bisa melanjutkan."

Kau menemukan orang yang mencintaimu, mencintai anak-anak,

yang bisa menerima semua sifatmu.

Saat kau bersama Sam, kau bak kembali bersinar, Gabi.

Kini, kau ingin, "Putus secara baik-baik"?

-Aku tak percaya. -Camila, aku paham.

-Apa? Aku hanya... -Jangan mengatakan perasaanku. Aku baik.

-Aku tak ingin memberitahumu apa pun. -Cukup.

Baiklah.

NEGARA BAGIAN FLORIDA DIDIRIKAN PADA TAHUN 1845

Undang-undang di Florida gila.

Tahukah kalian bernyanyi di muka umum memakai baju renang ilegal?

Tunggu. Aku mengadakan pesta kolam karaoke saat usiaku sepuluh tahun.

-Apa kita akan ditangkap? -Astaga.

-Tidak. Aku tak mau dipenjara. -Jessica.

Kami dengar kau mengadakan sebuah acara.

Ya! Pesta malam ini di kamar nomor 204.

Itu disebut Klub 204.

-Khusus tamu di daftar tamu? -Daftar tamu?

Jangan katakan kalian amat menyedihkan hingga mengundang semua orang.

-Tentu kami akan mengundang... -Hanya tamu terdaftar.

Amat eksklusif. Kami bisa memasukkan nama kalian.

Kami akan mempertimbangkan untuk datang.

Khusus undangan?

Semua orang tahu pesta hanya keren jika eksklusif.

-Tapi itu tak adil. -Hei, Jessica.

Kami ingin tahu pukul berapa Klub 204 dimulai.

Aku harus minum obat alergi 30 menit sebelum acara sosial.

Maaf, ini khusus undangan.

Baiklah. Tentu.

Jessica, bukan ini rencana kita.

Ya. Kukira pesta ini untuk semua orang.

Kalian tahu apa tentang pesta?

-Maaf, pesta kolam karaokeku... -Ilegal.

Dengar, jika kalian tak setuju, kalian tak perlu datang.

Buku Harian, setidaknya ada sidang Senat untuk kami nantikan.

Maksudku untuk kunantikan.

Senator Morales, silakan bicara.

Seperti mayoritas kalian, saya beruntung tumbuh dalam sistem sekolah umum Florida.

Bukan sombong, di sana saya memenangkan lomba mengeja distrik

dengan kata "imperatif".

"Imperatif" termasuk dalam kosakata, ingat?

Ya. Keren.

Pendidikan memberi saya peluang untuk berdiri di sini

dan berkata adalah imperatif kita menggunakan kekuasaan kita

untuk memastikan tiap siswa mendapat pendidikan yang layak bagi mereka.

Kepemimpinan kita disertai tanggung jawab dan tanggung jawab kita adalah bertindak.

Ini bukan soal partai.

Ini bukan soal memenangkan nilai politik atau menanjak dalam pol.

Ini soal menyediakan peluang kepada semua orang,

siapa pun Anda dan dari mana Anda berasal.

Tiap siswa layak disertakan.

-Buku Harian, Senator Morales benar. -Terima kasih.

Ada ketakadilan di ibukota negara bagian kami dan aku harus bertindak.

-Sasha, kau mendengar ucapan Senator tadi? -Tidak.

Bagaimana jika kita mengadakan pesta sendiri?

Maksudmu untuk semua orang?

Untuk semua siswa di Florida.

Kelas enam kita.

Hei, Sam. Ada apa?

Aku ingin tahu bolehkah aku ke rumahmu untuk mengambil barang-barangku.

Kemeja berkerah kancing, pelindung matahari, pelat nomor hiasanku.

Jangan lupakan "Piring akan Menyajikan".

Kau boleh ke sana sekarang. Tak ada orang di rumah.

Aku akan masuk sebentar dan meninggalkan kunciku di meja. Bagaimana?

Ya, itu bagus.

Terima kasih, Sam.

Kedengarannya bagus.

Hei, Liam, aku perlu bicara. Tentu. Setelah sekolah?

Aku hendak ke sekolah, lalu aku pergi.

-Baiklah. -Jangan beri tahu ibuku.

Dia takkan bertemu denganmu di sini, 'kan?

Tidak. Aku takkan memberi tahu dia.

-Baiklah. -Aku hanya hendak mengambil payungku.

-Akan hujan selama 20 menit hari ini. -Kau mendengar dentingan?

-Aku bersumpah aku mendengar dentingan. -Aku tak dengar.

Baiklah.

Apa ada yang perlu kau bicarakan?

Tak diundang ke Klub 204?

Untuk apa menonton saluran tamu hotel sendirian jika kau bisa...

-Berpesta di kamar 206! -Di mana semua orang diundang.

Daftar tugas pesta.

Setelah kembali ke hotel, aku akan menaruh kemeja di atas lampu

sementara kau mengambil boks bubur gandum mini.

Tapi itu bukan waktu sarapan.

Bicaralah kepada Josie sang resepsionis. Dia mengurus pendaftaranku yang terlambat.

-Dia baik. -Baiklah.

Juga, Calvin mendapat tujuh kantong berondong dari ayahnya.

Dia mau menyumbang empat, tapi bisa kurayu menjadi enam.

Pesta ini akan meletup.

Bagus. Tak ada daftar tamu di kamar 206.

Pesta kami untuk semua orang.

Permisi. Apa yang kalian lakukan?

Kami mengadakan pesta untuk semua.

Amat banyak yang dikecualikan dari Klub 204.

Kudengar ada bak es di pesta kalian.

Claude akan membawa pemanjang bak.

Temanku, Claude berhasil.

Kau tahu, ibu kita berteman.

Kalian menyedihkan.

Gabi! Hei!

Hei, Esteban.

Apa pendapatmu tentang roti lapis nomor sembilan?

Aku menyukainya.

-Gabi, apa kau baik saja? -Tidak.

Sam dan aku putus.

Gabi, aku turut sedih.

Ini mengingatkanku akan laguku, "Unwrap Mi Corazon".

Kata iparku, Gloria Estefan, lagu itu berpotensi.

Esteban, aku mencintai Sam, tapi aku masih mencintai Robert.

Kini, aku tak memiliki satu pun dan semua berantakan.

Maaf, aku tahu kau sibuk dengan roti lapis dan lagu.

Aku merasa harus tegar demi semua orang sepanjang waktu.

Aku benci aku membentak Camila.

Tapi melihat Sam di kantor amat sulit.

Itu terlalu sulit.

Kau menyesal mengirim pesan teks kepada orang ini?

Ya, karena kini kami harus bicara.

-Benar. Bicara. Amat sulit, -Benar.

Belum lagi soal perasaan.

Ya. Aku tak tahu itu...

-membingungkan. -Hei, aku paham.

Aku bersembunyi di balik lelucon yoghurt bodoh dengan ibumu.

Lebih mudah membuat permainan kata berbudaya daripada jujur.

Aku bahkan tak tahu akan mengatakan apa.

Jika ada sesuatu yang perlu kau katakan kepada seseorang,

meski kau belum mengetahui seluruhnya, terkadang, lebih baik mulai bicara.

Jika orang itu penting bagimu dan kau jujur kepada mereka,

itu akan keren.

Itu kata yang tepat, 'kan?

Ya.

Kurasa kau benar.

Hei, Liam, aku perlu bicara. Tentu. Setelah sekolah?

Buku Harian, aku berbesar hati atas kemajuan pesta kami saat...

Dia di sana.

Kurasa pemimpin negara bagian sama seperti kita.

-Kau Senator Morales. -Benar.

Maaf. Aku agak gugup.

Namaku Elena Canero-Reed.

Menurutmu RUU-mu akan lolos? Itu tampak amat imperatif.

-Sulit dikatakan. -Aku paham.

Aku sendiri sedang memperjuangkan keadilan.

Ini tentang keinklusifan, sama sepertimu.

Sepertinya ada calon pemimpin.

Menurutmu aku bisa menjadi pemimpin?

Jika kau sudah memperjuangkan keadilan, jalurmu sudah benar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left