The first 200 lines.
Aku rasa kita di jalur yang benar.
Astaga!
Jujur, aku sangat terkesan dengan...
Siapa sopirmu?
Tunggu, aku harus keluarkan surat dari Bear.
"Bobby dan Caitlin, selamat atas pertunangannya."
Indah sekali.
"Siap untuk pelatihan pernikahan di alam liar?"
Tokoh radio dan TV, Bobby Bones...
...telah menghibur kita selama bertahun-tahun.
Pemenang dan juara baru Dancing With the Stars...
...Bobby dan Sharna!
Kali terakhir kami bertualang adalah di Norwegia.
Di mana dia menghadapi ketakutannya.
Aku harus peregangan.
Ketakutan terbesarku adalah ketinggian...
...bahaya, dan komitmen.
Selain dari membawa gadis untuk dilamar, aku tidak protes.
Tapi setidaknya, dia mengatasi salah satu ketakutannya.
Ada di kiri. Lihat petanya.
-Kiri? -Ya, putar petanya.
Kini, dia bertunangan dengan wanita luar biasa...
...yang bernama Caitlin Parker.
Aku rasa harus lewat sini.
-Apa kau yakin? -Tidak.
Bagiku, pertama, semoga Caitlin senang berpetualang.
Kedua, semoga ini menyatukan kami...
...dengan cara yang benar-benar baru.
Aku rasa ini akan memberikan tekanan menarik pada kami.
Semoga kami pulang lebih kuat dari sebelum datang.
Ini dia!
Mereka bergabung denganku di Gurun Sierra Nevada...
...karena jika pernikahan dapat bertahan di alam liar...
...itu dapat bertahan dari apa pun.
Di bawahku adalah Gurun Sierra Nevada.
Tinggi, gersang, dan berbahaya.
Dengan bahaya dan kesulitan di setiap sudut...
...sama seperti pernikahan.
Tidak, tunggu. Aku tak boleh berkata begitu.
Shara, istriku, akan menghajarku.
Mereka akan segera muncul.
Aku harus mendarat, dan bertemu mereka.
Baiklah, petualangan ini baru saja dimulai.
Ini saatnya.
Baik, sudah mendarat.
-Tidak. -Itu dia.
Apa yang terjadi?
Bobby Bones dan Caitlin.
Ya ampun.
Kerja bagus.
-Halo! -Kami hampir berhasil.
Ambil barang-barangmu.
-Ikuti aku. -Baik.
Baik, mari bergegas. Inilah dia.
Aku sudah hampir jatuh.
Pertama, selamat datang di Running Wild.
-Kami senang kau bergabung. -Terima kasih.
Ini pasti seru. Ikuti aku.
Ya ampun!
Dia tidak pernah melakukan hal seperti ini!
Mari pergi!
Astaga!
Pegangan erat dan jangan lihat ke bawah!
Inilah dia!
Helikopter membawa kami mendalami gurun...
...dan akan menurunkan kami di salah satu puncak tinggi...
...yang mendominasi wilayah ini.
Bobby dan Caitlin belum tahu...
...tapi ada misi yang harus diselesaikan.
Ini satu-satunya cara mencapai tujuan kami.
Kita mencari tempat untuk mendaratkan helikopter.
Aku melihatnya. Turunkan kami.
Siap untuk turun.
Kita siap turun.
Turun.
Pelan-pelan.
Baik, dia melepas kait.
Baik, kaitan sudah lepas.
Sudah selesai.
-Kerja bagus. -Kita boleh pergi.
Ini selalu terasa seru.
-Adrenalin, suara, dan lainnya. -Gila sekali.
Kembali dengan Bear sepertinya seru secara teori...
...tapi saat diseret dengan helikopter...
...yang diikat dengan pengaman...
...seolah semua ketakutan kembali padaku.
Selain pada diri sendiri, aku juga cemas padanya...
...tapi aku lihat ke atas, dia bilang, "Aku tak apa-apa!"
Aku ketakutan setengah mati. Bagaimana perasaanmu?
Itu gila, tapi seru.
Jika seru baginya, selalu mengerikan bagiku.
Jadi, berikut misinya...
...kita akan membantu instansi pemerintah setempat...
...dengan pelacakan satwa liar.
Ada laporan tentang keluarga singa gunung.
Di musim ini, singa turun dari pegunungan bersalju.
Mereka mencari makanan dan minuman.
Ini juga tempat tinggal domba tanduk besar...
...yang terancam punah.
Tentu, domba tanduk besar adalah mangsa singa gunung.
Jadi, kita akan pasang beberapa jebakan kamera...
...yang memicu dengan gerakan...
...dan jika merekam singanya...
...agensi tahu lokasi keluarga singa gunung ini.
-Siap? -Aku siap.
Mari mulai. Lewat sini, Kawan-kawan.
Kami akan pergi 13 km ke barat laut...
...ke wilayah Domba Tanduk Besar.
Mereka spesies rentan dan jumlahnya semakin berkurang.
Kami akan menyiapkan kamera jejak...
...untuk memantau populasi mereka...
...tapi juga mengawasi predator utama mereka...
...yaitu singa gunung.
Lanskap ini bukan masalah bagi domba dan singa gunung...
...tapi bagi kami...
...ini akan jadi petualangan dua hari melelahkan...
...melintasi beberapa medan yang sulit.
Kalian bisa lihat satu sama lain saat melewati ini.
Di sini dengan Caitlin terasa mendebarkan dan mengerikan.
Aku semangat akan yang akan dihadapi bersama...
...karena tak ada kegiatan seperti ini sampai sekarang.
Aku juga merasa ngeri, karena takut akan segalanya.
Aku akan banyak bergantung padamu.
Aku akan lebih lemah denganmu...
...dibandingkan selama hubungan kita.
-Aku menantikannya. -Aku tidak! Itu masalahnya.
-Itu pasti seru. -Baiklah.
Inilah tujuan kita.
-Turun ke bawah? -Ya, itu rute kita.
Setidaknya kita tahu bahwa ada retakan di sini.
Medannya benar-benar curam...
...dan menyebabkan penurunan yang tajam dan curam.
Kita akan cari jalan untuk melaluinya.
Membuat kemajuan...
...akan terasa seperti ular yang naik dan turun.
Namun, kami punya tali, satu sama lain...
...dan kami punya misi.
Tempatnya sangat sempit.
-Kerja bagus, Sayang. -Aku akan menyusul.
Apa kau berhasil?
Baik, bagus, Bobby.
Kau berhasil.
Kau seperti bayi yang keluar dari jalan lahir.
Aku berhasil. Ya ampun.
Ayo maju.
Entah bagaimana, kita harus turun ke sini.
Ya ampun.
Baiklah, Bobby.
Entah kau mau lihat atau tidak.
Tidak perlu.
Aku harus melewatinya juga, maka tidak perlu.
Kita perlu sesuatu untuk mengikatnya.
Bagaimana jika meratakan pijakanmu, Caitlin?
Ya.
Kami menarik tali melalui batuan ini...
...dan aku harus memercayainya.
Kau harus sering percaya pada Bear.
Ya, itu memang terlihat agak berbahaya.
Ya.
Mari mulai.
Kami kini berada di antara dua tebing.
Ada turunan besar di ujung jalan ini...
...dan kurasa Bear mengirimku sebagai yang pertama.
Bagian ini membuatku gugup.
Kami bergantung pada rasa percaya.
Benar.
Caitlin, lewati bawahku.
Kau pasti bisa, Sayang.
Apa?
-Yang benar saja? -Ya, kau akan baik-baik saja.
Kau hanya perlu bersandar dan percaya pada talinya.
Aku menjagamu.
-Aku percaya padamu, Bear. -Mundur. Tidak masalah.
Aku jarang mudah percaya dengan orang.
Ya Tuhan.
-Kenapa aku melakukan ini? -Kami akan mengirimmu ke sana.
-Kenapa aku melakukan ini? -Ini sudah siap.
Kau pasti bisa, Sayang.
-Aku tak bisa berpijak di sini. -Tidak masalah.
Jangan cemaskan itu. Percayakan talinya saja.
Ini saatnya. Aku akan melepaskanmu.
Itu akan lebih mudah.
-Mari mulai. -Ya, Tuhan!
-Ada yang jatuh. Apa itu? -Jangan cemas.
-Tidak, aku rasa... -Itu GoPro. Tidak masalah.
-Kau yakin? -Tidak masalah.
Aku di Gurun Sierra Nevada...
...dengan pasangan yang baru bertunangan...
...Bobby Bones dan Caitlin Parker.
Ini pertama kalinya Caitlin turun tebing...
...dan dia memang berjuang untuk mengatasi ketakutannya.
-Aku akan turunkan perlahan. -Kenapa aku melakukan ini?
Siap? Lebarkan kaki.
Aku tidak suka ini.
Melihatnya gugup, mengerikan sekali.
Aku juga gugup...
...tapi melihatnya ketakutan sangat mengerikan bagiku...
...dengan cara berbeda yang tak pernah kualami.
Kini, mantapkan pijakan. Benar begitu.
-Sudah stabil? -Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.