The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: Lebah Jelek
Dulu aku ingin menyelamatkan dunia.
Tempat yang indah ini.
Tapi saat itu belum banyak yang kuketahui.
Ia adalah negeri sihir dan keajaiban.
Pantas untuk dicintai dalam berbagai cara.
Tapi semakin kau mendekatinya,
...semakin kau melihat kegelapan besar yang membara di dalamnya.
Dan umat manusia?
Umat manusia adalah kisah yang sama sekali berbeda.
Apa yang seseorang lakukan saat menghadapi kenyataan, lebih sulit daripada yang kau kira.
PERUSAHAAN WAYNE
Aku mengetahuinya melalui kesulitan dan penderitaan.
Dulu sekali.
Dan sekarang,
...aku tak akan pernah sama.
Terima kasih.
Perusahaan Wayne AKU TEMUKAN FOTO ASLINYA. MUNGKIN SUATU HARI KAU AKAN CERITAKAN KISAHMU.
Halo, Diana.
Halo, Diana. / Halo.
Diana!
Diana!
Kembali!
Tampak sangat bagus. / Sangat bagus.
Bagaimana kemajuannya?
Dia bagus.
Tetap latih dia. / Baik.
Naomi.
Diana!
Diana, aku melihatmu.
Kau ke mana? Pelan-pelan!
Halo, Ibu.
Apa kabar Ibu hari ini?
Ayo kembali ke sekolah sebelum pembimbingmu berhenti lagi.
Tapi tidakkah Ibu pikir ini saatnya aku mulai berlatih?
Menurut Antiope aku sudah siap.
Benarkah?
Aku bisa mulai dengan menunjukkan sesuatu padanya.
Setidaknya dia mampu mempertahankan diri.
Dari siapa?
Pada saat penyerbuan.
Bukankah itu sebabnya aku punya kesatria terhebat dalam sejarah kita...
...yang memimpin seluruh pasukan, Jenderal?
Aku berdoa agar hari itu tak pernah datang, di mana dia harus bertempur.
Tapi kau tahu, kalajengking harus menyengat,
...serigala harus berburu... / Dia masih anak-anak.
Satu-satunya anak di pulau ini. Tolong biarkan dia begitu.
Tapi, Ibu...
Tak ada latihan.
Bagaimana kalau aku berjanji akan hati-hati?
Saatnya tidur.
Bagaimana kalau aku tak gunakan pedang?
Bertempur tak membuatmu jadi pahlawan.
Kalau begitu tameng saja. Tak ada benda tajam.
Diana, kau adalah hal paling berharga di dunia ini bagiku.
Aku begitu mendambakanmu, sehingga aku sendiri yang membentukmu dari tanah liat...
...dan memohon pada Zeus untuk memberimu nyawa.
Ibu sudah pernah ceritakan kisah ini.
Itu sebabnya malam ini akan Ibu ceritakan kisah baru.
Kisah kaum kita, dan hari-hari pertempuranku.
Bagus!
Sehingga akhirnya kau bisa mengerti kenapa perang tak dapat diharapkan.
Dahulu kala, saat waktu baru tercipta...
...dan seluruh sejarah masih merupakan mimpi,
...para dewa memerintah Bumi, dan Zeus, raja di antara mereka.
Zeus menciptakan makhluk yang akan diperintah para dewa.
Para makhluk yang terlahir dalam citranya,
...rupawan dan baik, kuat dan penuh kasih sayang.
Dia menamakan ciptaannya "manusia". Dan saat itu umat manusia baik.
Tapi putra Zeus menjadi iri pada manusia...
...dan berupaya merusak ciptaan ayahnya.
Dialah Ares, Sang Dewa Perang.
Ares meracuni hati manusia dengan rasa iri dan curiga.
Dia membuat umat manusia saling bermusuhan...
...dan perang berkecamuk di Bumi.
Jadi, para dewa menciptakan kita, kaum Amazon,
...untuk mempengaruhi hati manusia dengan cinta...
...dan mengembalikan kedamaian di Bumi.
Dan untuk sejenak, ada kedamaian.
Tapi ia tak bertahan lama.
Ibumu, Ratu Amazon, memimpin pemberontakan...
...yang membebaskan kita semua dari perbudakan.
Saat Zeus memimpin para dewa mempertahankan kita,
...Ares membunuh mereka satu per satu...
...sampai hanya Zeus sendiri yang tersisa.
Zeus menggunakan sisa-sisa kekuatannya untuk menghentikan Ares.
Terkena pukulan yang luar biasa, Sang Dewa Perang terpaksa mundur.
Tapi Zeus tahu...
...bahwa suatu hari kelak, Ares pasti kembali untuk menyelesaikan misinya.
Sebuah perang tanpa akhir,
...di mana umat manusia akhirnya menghancurkan dirinya sendiri...
...dan perang antara kita dan mereka.
Jadi Zeus meninggalkan kita senjata,
...senjata yang cukup kuat untuk membunuh seorang dewa.
Dengan sisa napas terakhirnya, Zeus menciptakan pulau ini...
...untuk menyembunyikan kita dari dunia luar,
...di suatu tempat di mana Ares tak bisa temukan kita.
Dan sejak saat itu, semuanya tenang.
Kita bersyukur pada para dewa yang telah memberikan kita surga ini.
Dan Pembunuh Dewa?
Pembunuh Dewa?
Senjata yang cukup kuat untuk membunuh seorang dewa.
Boleh kulihat?
Para dewa memberi kita banyak anugerah.
Suatu hari, kau akan mengetahui semuanya.
Di menara besar inilah tempat kita menyimpannya.
Pembunuh Dewa.
Indah sekali.
Siapa yang akan memakainya?
Aku berdoa agar ia jangan sampai pernah digunakan.
Tapi hanya yang tergarang di antara kaum kita yang bisa.
Dan itu bukan kau, Diana.
Kau lihat? Kau aman,
..dan tak ada yang perlu kau khawatirkan.
Kau terus meragukanmu dirimu, Diana.
Tidak. / Ya.
Tidak.
Kau lebih kuat daripada yang kau yakini.
Kau punya kekuatan yang lebih dahsyat daripada yang kau tahu.
Tapi jika kau tak berlatih keras... / Diana!
Kau terluka?
Tidak, Ibu, aku baik-baik saja.
Aku hanya... / Berlatih.
Tampaknya aku tak seperti Ratu yang seharusnya dihormati.
Tidak dipatuhi dan dikhianati oleh saudariku sendiri...
Tidak, Ibu. Akulah yang memintanya untuk...
Bawa dia ke istana.
Pergilah.
Kau tak memberiku pilihan, Hippolyta.
Kau mengabaikan tugasmu jika dia tak bisa bertempur.
Kau membicarakan masa yang mungkin tak pernah tiba.
Dia mungkin tak akan pernah kembali.
Dia mungkin sudah mati karena lukanya.
Ares masih hidup.
Kau merasakannya, sepertiku, dalam tulang-tulangmu.
Hanya soal waktu dia akan kembali.
Semakin Diana kuat, semakin cepat Ares menemukannya.
Hippolyta, aku menyayanginya seperti kau menyayanginya.
Tapi ini satu-satunya cara untuk benar-benar melindunginya.
Kau harus melatihnya lebih keras daripada Amazon mana pun sebelumnya.
Lima kali lebih keras,
...sepuluh kali lebih keras.
Bahkan sampai dia jadi lebih unggul daripada kau.
Tapi dia tak boleh pernah tahu yang sebenarnya tentang siapa dia...
...atau bagaimana asal-usulnya.
Lebih kuat.
Kau lebih kuat daripada ini, Diana.
Lagi.
Jangan pernah lengah.
Kau berharap pertempuran akan adil.
Pertempuran tak akan pernah adil.
Antiope!
Tetap berbaring.
Kau berdarah.
Maafkan aku... / Tunggu, Diana, tunggu.
Apa yang telah kulakukan?
Maafkan aku.
Dari mana kabut ini datang?
Di sana. Maju!
Itu dia! Pilot itu! Aku melihatnya.
Dia di sana!
Kau seorang pria.
Ya. Maksudku...
Apa aku tak seperti pria?
Di mana kita?
Themyscira.
Therma apa?
Siapa kau?
Aku salah satu orang baik, dan mereka itu orang jahat.
Apa?
Orang-orang Jerman. Ayo, kita harus pergi dari sini.
Orang-orang Jerman? / Diana!
Jauhi dia sekarang juga!
Siapkan busur kalian!
Mereka punya pistol, kan?
Tembak!
Tembak!
Ayo!
Tetap di sana!
Perisai!
Tidak!
Tidak!
Tidak.
Tidak, tidak. Antiope. Antiope.
Antiope, hei, hei.
Hei.
Diana. / Jangan bergerak.
Waktunya sudah tiba.
Kau... Kau harus...
Apa? Apa, Antiope?
Pembunuh Dewa.
Diana, pergilah... / Pergi ke mana?
Pergi ke mana? / Pergilah...
Tidak, kumohon. Tidak, tidak!
Tidak, tidak!
Tidak! / Antiope!
Tidak!
Kau. / Tidak.
Tidak, Ibu, tidak.
Dia bertempur di sisiku melawan para penyerbu.
No comments yet. Be the first to leave one.