The first 200 lines.
= Tayangan Ulang Episode Sebelumnya =
Di sini tempatnya.
Mumu, kamu ini...
Dengan mengakhiri kontrak pertunangan
kita baru bisa memulai pernikahan bukan?
Karena pertunangan adalah muslihatmu,
maka saya akan mewujudkan muslihatmu menjadi kenyataan.
Pernikahan bagiku
bagaikan sebuah babak pertaruhan.
Berani tidak bertaruh denganku?
Berani.
Selama taruhannya bukan kamu,
saya berani bertaruh apapun.
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti bunga yang sedang menanti datangnya musim semi.
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti kumpulan awan yang tidak tahu arah pergi
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti tetesan hujan yang jatuh di atas hati lembut ini.
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti kehangatan dan kenyamanan api di musim dingin
Dalam matamu, tersimpan bintang-bintang,
tersimpan seluruh galaksi Bimasakti.
Bersinar dalam hatiku, dalam seluruh kehidupanku.
Menjagamu adalah sebuah rahasia,
adalah satu-satunya kekuatan bagiku.
Waktulah sebagai bukti bagi diriku
alasan untuk mencintaimu.
Saya masih tetap menyukaimu,
seperti bunga yang sedang menanti datangnya musim semi.
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti kumpulan awan yang tidak tahu arah pergi
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti tetesan hujan yang jatuh di atas hati lembut ini.
Saya masih sangat menyukai dirimu,
seperti kehangatan dan kenyamanan api di musim dingin.
Tujuan Cinta S2
Episode 9
Nona Jiang.
Pak Ling, apa tidak menunggu Xia Lin?
Saya sudah pernah memperingatkanmu masalah kontrak bukan?
Saya tidak mengerti maksudmu.
Saya tidak memperlihatkannya pada orang lain.
Saya peringati kamu untuk terakhir kali,
Mumu adalah batas kesabaran saya.
Kamu harus tahu diri.
Semuanya, kalian ada masukkan apa dengan
proposal saya tadi?
Xiaoyan,
transformasi yang kamu usulkan
saya setuju.
Perusahaan sekarang mau tidak mau harus bertransformasi.
Tapi beberapa projek yang kamu sebut tadi,
saya rasa terlalu berisiko.
Tadi saya juga sudah mengatakannya,
ini hanyalah sebuah percobaan.
Pada tahap memasuki bisnis,
masih memerlukan dukungan intensif dari bisnis profesional.
Bisnis profesional kita
sama sekali tidak bisa menanggung transformasinya.
Saya masih tetap mengira harus setahap demi setahap.
Xiaoyan,
kamu berhasil membicarakan kontrak dengan Puhua,
kami sangat mengakui kemampuanmu.
Tapi bagaimanapun juga,
kamu baru memegang perusahaan,
masih ada banyak hal yang harus dipelajari.
Bagaimana kalau begini saja,
setelah kami kembali,
kami pasti akan mempertimbangkan proposalmu dengan baik,
juga berharap kamu pertimbangkan masukkan kami.
Kalau begitu kami pergi dulu.
Kak Jiang, ada apa denganmu? Apakah kamu tidak enak badan?
Tidak. Oh ya, bagaimana?
Cukup lancar, hari ini seharusnya bisa selesai bekerja lebih awal.
Oh ya, Kak Jiang, besok malam saya tidak ada rencana bukan?
Apa ada urusan?
Besok malam saya ada reuni SMA,
dan saya sudah bertahun-tahun tidak ikut reuni teman sekolah.
Saya sangat ingin berkumpul dengan mereka.
Teman SMA?
Saat SMA hubungan kami semua sangat bagus.
Baik, bersenang-senanglah. Saat kembali, berkerjalah dengan baik.
Mengerti, kalau begitu saya pergi dulu.
Pergilah.
Bos,
ini disiapkan Ayahmu untuk kamu.
Informasi tentang pasangan kencan buta.
Buang saja. Kalau lain kali dia memberikannya lagi padamu,
kamu langsung buang saja.
Baik.
= Huang Aixi =
Huang Aixi ini
adalah putri dari Direktur Huang?
Ya, dengar-dengar Nona Huang juga baru saja kembali ke Tiongkok.
Dia saja.
Bos, bukankah kamu paling benci kencan buta?
Benar, tapi takut si Tua cerewet.
Karena harus memilih,
jadi pilih yang paling tidak mungkin.
Baik.
Nyaman tidak, Mumu?
Nyaman.
Mumu,
hari ini kamu sangat hebat.
Zhen Baohui itu,
mau mengadu domba hubungan kita.
Saya sama sekali tidak akan percaya padanya.
Makanya tadi saya bilang Mumu saya sangat hebat.
Kamu jangan membungkam saya dengan omong kosong manismu.
Kita harus menyepakati,
agar kedepannya tidak terjadi hal seperti ini lagi.
Mumu,
saya jamin,
kedepannya tidak akan terjadi masalah seperti ini lagi.
Bagaimana kamu menjaminnya?
Menjamin dengan cara ini.
Ling Yizhou, saya ingin mengatakan sesuatu padamu.
Katakanlah.
Saya... Lapar.
Si Rakus. Saya masakkan mie untukmu.
Baik.
Oh ya,
besok malam saya mau ikut reuni teman sekolah.
Baiklah, kalau begitu besok saya pulang lebih awal
untuk menemanimu.
Tidak perlu, reuni teman sekolah tidak memperbolehkan membawa keluarga.
Kamu urus pekerjaanmu saja.
Kenapa tidak boleh?
Apa kau tahu? Kalau begini,
saya sama saja dengan kehilangan sekali
kesempatan untuk menunjukkan kekuasaanku.
Saat kamu sekolah pasti banyak yang mengagumimu bukan?
Benar, saat itu saya sangat disambut.
Kamu cemburu?
Tidak, saya tidak cemburu.
Dengar dari dari Ayah,
Tuan Chu baru saja memegang perusahaan.
Direktur Huang dan putrinya sungguh bisa membicarakan apa saja.
Hubungan saya dengan Ayah sangat baik.
Bagaimana denganmu?
Apakah kamu tidak membicarakan segalanya dengan keluarga?
Saya pribadi merasa membawa urusan pekerjaan ke rumah
adalah perilak yang tidak menghormati keluarga.
Saya baru kembali ke Tiongkok,
di kampus mempelajari tentang desain perhiasan.
Kalau begitu Nona Huang sangat hebat,
sangat mirip dengan wibawa Ayahmu.
Kamu berlebihan.
Siapa tahu hal yang saya pelajari
bisa membantu Chu Group.
Tidak,
perusahaan kami juga tidak ada bisnis terkait.
Tuan Chu, apa zodiak Anda?
Kamu percaya pada zodiak?
Hanya sembarang mengobrol.
Siapa tahu bisa melihat tingkat kecocokkan.
Aries.
Aries?
Aries sangat ramah dan ceria,
tapi mudah tergesa-gesa,
lebih mementingkan diri sendiri.
Saya virgo,
adalah seorang perfeksionis.
Kalau berdasarkan yang kamu katakan,
kita berdua tidak cocok?
Maaf, tidak mengganggu kalian kan?
Mari, Kak Fei.
Terima kasih.
Tenang saja,
kesempatan pasti ada untuk orang yang punya persiapan.
Kamu tenang saja, Kak Fei.
Kali ini saya sudah mempersiapkan segalanya.
Saya harap Kak Fei kali ini bisa memberi saya sebuah kesempatan.
Saya usahakan, usahakan.
Terima kasih.
Kamu memiliki kemampuan, harus percaya pada diri sendiri.
Feifei.
Kenapa kamu datang?
Saya membeli ikan yang paling kamu suka.
Nanti malam saya buatkan ikan rebus untukmu.
Bukankah sebelumnya kamu bilang,
selera saya terlalu pekat,
jadi belakangan ini harus makan yang lebih ringan?
Kenapa hari ini begitu baik?
Terkadang tidak apa-apa.
Karena ikan rebus saya sudah datang, kamu...
Saya... saya... saya... Apakah saya harus pergi dulu?
Baik, sampai jumpa.
Ayo pergi.
Kalau begitu, Kak... Kak Fei, sampai jumpa besok.
Sampai jumpa.
Cepat pergi.
Nona Huang biasanya melakukan apa?
Saya suka seni,
jadi terkadang pergi melihat pameran.
Juga suka bertamasya dan olahraga.
Cukup tinggi juga seleranya.
Kalau begitu Nona Huang biasanya suka berkeliaran,
tidak suka berada di rumah?
No comments yet. Be the first to leave one.