The first 181 lines.
[SEMUA TEMPAT, TOKOH, FIRMA, DAN PERISTIWA DALAM TAYANGAN INI HANYALAH FIKSI.]
[LAMA TAK BERTEMU. INI LEE BU-JEONG. ENTAH APA KAU MENGINGATKU.]
[LAMA TAK BERTEMU. INI LEE BU-JEONG. ENTAH APA KAU MENGINGATKU.]
Hei, Saja.
Kau sudah pulang kerja?
Pekerja sif berikutnya terlambat.
Jadi, aku tetap di sini.
Di mana kau? Di rumah?
Ya.
kau tahu lagu yang kuputar
di pemakaman Jeong Woo? Lagu temanya?
Kau ingat?
Itu musik latar ponsel dan nada deringnya.
[Ponsel yang dia pakai sebelum mengganti nomornya.]
Halo?
Ya, teruskan.
Seorang pelanggan meninggalkan ponselnya di sini dan kembali
untuk mengambilnya. Aku jadi teringat pada sesuatu.
Orang itu?
Ya.
Lee Bu-jeong.
[INI LEE BU-JEONG. KURASA AKU TIDAK BISA DATANG HARI INI. PANGGILAN TIDAK TERJAWAB]
Astaga.
Aku takut kehilangan ini.
Kurasa kau mendapat pesan.
Ya?
[DUNIA TANPA RASA SAKIT KONSELING UNTUK PASIEN DEPRESI]
Ibu Tunggal yang kau temui...
Namanya Lee Bu-jeong, 'kan?
Bagaimana kau mengenalnya?
Kau sudah membaca pesanku?
Tidak.
Itu muncul saat aku memegang ponselmu.
Dia bukan si Ibu Tunggal.
Lalu siapa dia?
Dia wanita yang kukenal.
Kami bisa mati bersama.
Aku bercanda.
Kau menunggu telepon dari seseorang?
Tidak.
Haruskah kita membeli pengering?
Melihat hujan turun, menurutku kita membutuhkannya.
Kenapa tiba-tiba pengering?
Cucian di ruang tamu membuatmu gelisah.
Kau bilang ini seperti kamp sementara
ternyata kulkas
dan kulkas kimchinya terlalu besar untuk kamar yang kecil.
Kita membeli mesin cuci di balkon
Mari kita lihat.
Peralatan Rumah sedang diskon.
Selain itu, jika aku mendapat diskon pegawai...
Haruskah kita mengubah semuanya?
Bagaimana?
Akan lebih murah jika dibeli semuanya sekaligus.
Jika kita dapat diskon untuk pengantin baru
dan rencana cicilan 60 bulan,
kita akan membayar sekitar 130.000 won per bulan.
Apa?
Bagaimana dengan yang sudah kita miliki?
Dibuang?
Kenapa dibuang?
Kita bisa menyumbangkannya.
Aku tahu! Bagaimana kalau kita taruh di rumah Ibu?
Aku menyadari bahwa rumahnya
tampak kosong karena kita mengambil semuanya.
Kenapa? Apa Ibu menyuruhmu mengembalikan semuanya?
Tidak.
Aku bersumpah dia tidak mengatakan itu.
Lalu kenapa mengubah hal yang sudah bagus?
Semuanya baik-baik saja selama lima tahun. Lebih baik daripada kita.
Kenapa kau gelisah lagi?
Itu saran karena kau bekerja keras.
Kita sudah melunasinya bulan lalu.
Melunasi apa?
Cicilannya.
Kita membeli ini lima tahun lalu dengan diskon pengantin baru.
Dan rencana cicilan 60 bulan.
[Laman tidak ditemukan Silakan periksa lagi]
Ya?
Ini kali pertamaku...
[KEPADA PENULIS LEE BU-JEONG, TERIMA KASIH ATAS TULISAN YANG INDAH DAN SEMPURNA]
[AYAH, KURASA AKU BERPIKIR SAAT USIAKU LEBIH DARI 40 TAHUN...]
Aku sangat malu
sampai ingin mati sekarang!
[TANGGAL 29 DESEMBER 2020. PUTRIMU, BU-JEONG]
[AYAH, JEONG JEONG WOO, AKU, NAM MIN SU / IBU, NAM HEE SUN]
Jika sama seperti sebelumnya, awas saja.
Jadi,
naratama yang tak bisa kau ungkapkan adalah Jeong A-ran?
Kau sudah tahu?
Yang benar saja.
Kenapa merahasiakannya dariku?
Ini canggung.
Astaga, Gang-jae.
Bagaimana kau bisa tahu secepat ini?
Sudah kubilang dia bekerja di penerbitan.
Apa itu penting?
Yang penting adalah kau mencoba memberiku kode.
Aku tak memberimu kode.
Aku hanya berusaha melindungi klienku.
Buku?
Ya.
Aku harus mempelajari si naratama.
Aku butuh informasi untuk melakukannya.
Sepertinya kau tidak membelinya.
Bagaimana kau bisa tahu?
Tertulis, "tidak dijual". Jadi, tentu saja aku tahu.
Kau sudah pergi ke penerbitan?
Belum.
Lalu tahu dari mana?
Ya...
Aku dapat info dari seorang wanita kenalanku.
Wanita kenalanmu?
Siapa?
Kau tak mengenalnya.
Pokoknya wanita kenalanku.
Kau sudah besar, Gang-jae.
Kau tahu wanita yang tak kukenal.
Aku baru tiga tahun meninggalkan tempat ini.
Benar.
Lalu?
Sebanyak apa yang kau tahu?
Aku cukup tahu.
Aku menyembunyikan informasi
bukan karena tak memercayaimu.
Dunia zaman sekarang
berbeda dengan zaman dahulu.
Begitukah?
Sejujurnya,
orang memuja selebritas atau apalah itu
jika mereka pikir si Selebritas baik,
mengatakan si Selebritas "terbangun" dan punya karakter baik,
dan diagung-agungkan.
[mereka akan menginjak-injak dan menghancurkan hidup si Selebritas.]
Dia menjadi pemeran pendukung seumur hidupnya,
tapi dengan kesuksesan buku itu,
dia menjadi bintang
dengan citra orang dewasa yang "terbangun".
Jika skandal kecil muncul,
hidupnya akan berakhir.
Jadi, kau terbakar dengan rasa kesetiaan?
Kesetiaan apanya.
Hanya saja,
aku merasa kasihan karena
dia berjuang untuk bertahan hidup.
Jadi, apa yang kau inginkan dariku?
Jadi...
Pertama,
bagaimana jika kau
tidur dengannya?
Kita pikirkan langkah selanjutnya nanti.
Jika kau mendekat, akan lebih mudah mengawasinya.
Bagi wanita seperti dia, bertemu pria sepertimu
adalah kelemahan itu sendiri.
Pria sepertiku?
Kenapa kau sangat sensitif?
Baiklah, aku salah.
Bukan kau,
tapi kita.
Pria seperti kita.
Pria seperti kita apanya?
Astaga.
Sampai jumpa besok.
Kau harus mengisi ulang tisu basah.
Bus nomor 7728 akan segera tiba.
[INFORMASI TERKINI BUS TERAKHIR TIBA DALAM DELAPAN MENIT]
kau ingin minum ini karena tadi tidak bisa.
Maaf. Kembalilah tidur.
Jika kau ingin membelinya, silakan.
Pengering.
Jika kau mau kulkas baru, belilah juga.
Aku tidak marah.
Memang benar semuanya tidak sesuai.
Aku membuatmu frustrasi, bukan?
Apa maksudmu?
Aku hanya berpikir.
Hanya ada kita berdua di rumah.
[dan selalu mengatakan hal yang menyebalkan.]
Kau orang yang cerdas.
Jadi, kupikir
kau akan sangat frustrasi denganku.
No comments yet. Be the first to leave one.