The first 187 lines.
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Siapa yang mengganggu insomniaku?
"Pesan untuk Putri Tiabeanie."
- Kau Tiabeanie? - Ya.
Apa?
Ada lebih banyak lagi, Nona.
"Kuhujani kau dengan mawar."
Sekarang apa?
Ikutlah, Tiabean, dalam mesin terbangku
Lalu dia naik Dia naik
Naik dan naik lebih tinggi
Astaga, balon udara terbakar
Tunggu! Kami tahu dua lagu lagi!
PUSAT HIBURAN NEGERI UAP
RUMAH CERMIN MENYEBALKAN TETAPI ASYIK
PERJALANAN KE BULAN
PERMAINAN GELAP DREAMLAND
PERTUNJUKAN ANEH & MELONGOTORIUM P.T. MCGEE
Selamat datang di pertunjukan aneh terbesar di Dermaga 33!
Ingat moto kami. "Tanpa pengembalian!"
Temui Inky Winky.
Setiap tato ada ceritanya.
Biasanya, tentang mabuk dan bangun dengan tato lain.
Pasang itu!
Cukup!
Tersentaklah melihat hal terburuk kemanusiaan di Horor Pubertas!
Temui putraku, Petey.
Aku benci kau, Ayah.
Cepatlah, sebelum dia membanting pintu.
Aku tak punya pintu! Keluar dari kamarku! Aku mau tinggal dengan Ibu!
Kini, manjakan matamu dengan Mora yang rupawan,
satu-satunya putri duyung yang ditangkap.
Tetapi dia senang di sini. Benar, bukan, Mora?
Ini juga pertunjukan aneh dari posisiku.
Kini, tirai beludru menyingkap untuk memperlihatkan Edith,
peramal yang cantik dan misterius.
Trik yo-yo yang jadi kacau memenggal kepalanya,
namun, itu memberinya kekuatan meramal yang luar biasa.
Tetap hidup berkat keajaiban ilmu,
dia bisa meramal masa depan siapa pun yang punya 25 sen saja.
Berikutnya, yang terbaru dalam kumpulan keajaibanku yang beragam.
Elf kecil yang berjalan, berbicara, gembira, Elfo.
- Beri salam kepada para orang baik, Elfo. - Tak mau.
Ayolah, apa kata menarikmu?
Bukankah kau mau dapat biskuitmu?
"Hai."
Kurasa tidak.
"Hai, aku…"
Tak mau.
"Hai, aku Elfo."
Tak bisa, P.T.
Semuanya serempak. "Hai, aku Elfo."
- Hai, aku Elfo. - Lagi!
Hai, aku Elfo.
Ucapkan yang lantang.
Hai, aku Elfo!
Katakan, Nak!
Hai, aku Elfo!
Ini sangat memalukan.
Tidak!
Hennessy, Watkins, Yonji, kemari!
Lihat yang dia lakukan terhadap kartu buatan kalian!
Cari Putri Tiabeanie dan bawa dia kembali, hidup-hidup.
Tidak, jangan lewat tangga!
KINI MENAMPILKAN ELFO DAN SELANG AIR RAKSASANYA
Aku akan mengocok tiga kartu dan takdirmu terungkap.
Masukkan koin.
Ini lubang untuk 25 sen, Tolol!
Begitu.
Dasar penipu. Membodohi orang malang yang percaya takdir.
"Panda. Tinju. Sakit."
Kartu tarot itu bualan! Ramalan itu tak masuk akal.
Tuan, topimu jelek!
Sungguh? Cuma bisa begitu, Bocah?
Kau sok marah di luar,
tetapi dalam hati, kau merasa kesepian dan tak layak.
Itu sungguh benar!
Pergilah, dasar begundal kecil. Kecerdasan kalian hanya sampai TK!
Hai, aku tangan Elfo!
Sampai jumpa, aku beristirahat.
Kasihan kau.
Dia hanya menanggapi 25 sen.
Kucing ini berkutu! Semoga bukan berarti wabah bubonik!
Aku tak punya kutu, dasar bajingan rambut merah.
Malah, aku dapat kutu ranjang darimu. Kulakukan ini demi Bean.
Odval! Kucing sok perlu dimandikan!
- Turbish, kemarilah. - Ya, Sayang.
Maksudku, Paduka.
Sudah bersih! Sekarang dikeringkan!
Tidak.
Aku tahu apa yang asyik.
Tak bisa lebih buruk dari ini.
Ayo kita berjalan di antara rakyat kita yang memuja.
Hidup menyebalkan.
Ini penyiksaan.
Dan aku mengajar di TK Neraka selama 9.000 tahun.
Aku mirip pot bunga jantan.
Aku pernah dengar bencana mode, tetapi kau, Pak, adalah genosida.
Tunggu, kau kucing yang memang bisa bicara?
Ya, tampaknya aku dikutuk untuk jadi sempurna.
Aku akan rindu belaian perut.
RADIO SHACK KENTANG BUKA
Kini, untuk berbaur tanpa terlihat dalam massa.
APA KAU MELIHATKU?
HADIAH CIRI YANG MENONJOL
Apa?
Bean, kembalilah. Kumohon, aku bayar mahal untuk iklan ini.
Bean, kembalilah. Kumohon, aku bayar mahal untuk iklan ini.
Ayo naik, Cantik.
Ternyata kau! Kau menyelamatkanku!
Aku kesatriamu dengan zirah karatan.
Hei, ada apa?
Kuberi nomorku, kau tak hubungi.
Ya, aku masih belum tahu apa makna kata itu.
- Juga, aku sibuk. - Tak perlu menjaga perasaanku.
Tidak, sungguh. Aku dibakar di pasak dan sebagainya.
Kini aku coba temukan temanku, Elfo.
Baiklah.
Jelaskan Elfo ini.
- Dia pria kecil mungil… - Baiklah!
BALAPAN NEGERI UAP
Bukan, dia bukan joki.
- Dia hijau… - Baiklah!
PABRIK KLORIN NEGERI UAP
Dia bukan buruh anak.
- Dia elf kecil, hijau… - Baiklah!
PERMEN GAYA ELF IMPOR
Jelas dia tak di sini. Kau harus perbaiki kemampuan dengarmu.
SELANG AIR RAKSASA ELFO DITUTUP HARI INI UNTUK PERBAIKAN
Edith.
Edith.
Edith.
Edith!
- Ya? - Maaf, aku membangunkanmu?
Tidak, aku tak bisa tidur dengan semua isakan itu.
Itu kau, ya?
Ya, aku bukan terisak. Aku mengendus.
Aku punya alergi parah terhadap jerami, pupuk, dan kesepian.
Elfo, jangan katakan "kesepian" di pertunjukan aneh.
Itu ucapan terburuk, selain "pertunjukan" dan "aneh".
Aku paham. Karena kita di pertunjukan aneh yang sepi.
Sial.
Jangan salah paham, tetapi diamlah, Elfo.
Kau seperti teman-temanku di rumah.
"Rumah" adalah kata lain yang dihindari.
Aku sangat rindukan pulauku. Tetapi impianku besar.
Mora berenang ke Negeri Uap agar bisa jadi bintang film.
Aku ingin jadi bintang. Tetapi tak punya yang dibutuhkan.
- Bakat? - Bukan, kaki.
Kau melakukan suara itu untuk kartun Squalid Squirrel.
Ya. Impian terwujud.
Kulihat salah satu kartunmu kemarin!
Kau mengarang saat melakukannya? Kesannya seperti itu.
Tahukah kau, Elfo? Aku tak suka kau.
Aku juga tak suka kau. Kau mujur masuk bisnis hiburan.
Kalian makhluk aneh harus bersyukur kepadaku.
Kuberi tempat untuk tidur. Kuberi hot dog dingin tanpa batas.
Kuberi kalian keabsahan.
Ucapan itu lancang dari pria yang taruh balita dalam mantel
dan sebut dia Pria Menyusut Luar Biasa.
- Diam, Edith. - Ya, Edith.
Hei, jangan bicara kepadanya begitu, dasar penipu gendut!
Kau sebut aku apa?
Kupelajari itu dari kartun Squalid Squirrel.
Dan selang airku tak rusak, kau hanya belum isi ulang botolnya!
Satu makhluk anehku memberiku banyak ketegangan.
Apa dia semacam manusia listrik?
Tidak, maksudku secara kiasan.
Kau memulai resor perburuan di pulau
untuk orang kaya yang bosan, bukan?
Jika kami bisa kumpulkan cukup hewan eksotis, ya.
Kau mau elf yang sangat cepat?
Dia menjerit saat ditembak?
Ya, dia tukang menjerit.
Kau membelai mataku.
Apa… Kau bukan kucing kerajaanku!
Kini aku begitu, Gendut. Panggil aku… Jabrik.
Aku lebih suka kau dari kucing satunya. Dia ragukan kewarasanku.
Mungkin kau harus bunuh dia?
BARU! TONGKAT PENUSUK ELF SANGAT TAJAM
Elfo? Bangun!
Jangan menusukku! Aku akan menari!
Hai, Edith.
Terima kasih sudah membelaku. Kau pemberani.
Terima kasih tak katakan "Pria kecil."
Aku sering disebut itu oleh Bean, temanku.
P.T. memang layak ditinju.
No comments yet. Be the first to leave one.