The first 200 lines.
Ada suara ledakan yang besar.
Tiba-tiba, anak kecil teriak dan meraung.
Apa kejadian seperti ini pernah dialami?
Daerah dekat klinik terkena ledakan bom.
Tiba-tiba, seluruh tempat...
Itu PTSD.
Kelainan yang menyebabkan rasa gelisah.
Disebabkan trauma masa lalu.
Gejalanya termasuk mengingat masa lalu.
Orang biasa tidak akan terganggu.
Tapi penderita PTSD lebih rentan.
Apa ingatan itu akan terus berlanjut?
Mungkin saja.
Tidak mungkin menghapus seluruh ingatan itu.
Tapi...
Nanti pasti...
akhirnya akan memudar.
Selamat!
Selamat!
Selamat!
Selamat!/ Selamat!
Lihat kemari!
Tn. Saeki, bisa ke ruang tunggu?
Pengantin Anda...
Sulih bahasa: Alph Abu Abu
Episode 5
Pengantin Yang Hilang
Bu Hatano sedang lihat apa?
Yang mana yang harus aku hadiri.
Biro jodoh?
Untuk senior juga ada.
"Untuk janda yang berkabung akan suami tercintanya."
Itu tipu daya.
Seluruh perempuan yang kehilangan suaminya itu kesepian.
Itu anggapan saja.
Beberapa orang benci mengurus suaminya.
Akhirnya mereka bebas mengendalikan hidupnya lagi.
Memang ada juga orang yang seperti itu.
Tapi orang yang bahagia karena menikah juga banyak, `kan?
Saling mencintai, berbagi senang dan duka.
Beberapa yang ikut mungkin pernah membunuh suaminya.
Kau sedang apa?
Toner. Untuk Bu Hatano.
Toner buatan Sherlock itu mujarab.
Bisa memudakan kulit.
Mentimun?
Awas, minggir.
Ayo, ayo, ayo.
Lo? Ada yang lihat ponselku?
Ponsel, ponsel...
Ponsel?
Ah, ketemu!
Apa?
Pengantinnya hilang?
Pengantin itu model yang bernama Mashima Risa.
Dia hilang setelah resepsi pernikahan.
Dia kabur dengan orang lain? Seperti di film?
Tidak, tidak ada tanda-tanda penculikan.
Shibata.
Pengantin prianya adalah perancang perhiasan terkenal, Saeki Kazuma.
Berhasil mengukir namanya di Mazarin Awards,
kliennya ada di seluruh dunia.
Orang ini pernah kulihat di TV.
Eh, kenapa kau ambil kasus orang hilang?
11 tahun lalu, aku menikah dengan istriku di sini.
Hah?
Tempat ini penuh kenangan kami.
Tak bisa kubiarkan kalau tidak terpecahkan.
Ditambah lagi kasus ini tetap akan jadi milik kami kalau dia tetap hilang.
Kalau begitu, kumpulkan setiap foto yang diambil saat pernikahannya.
Sudah dikumpulkan.
Wah, kau sudah mulai berkembang, ya?
Detektif konsultan tidak mampu melakukan itu, `kan?
Terima kasih atas bantuannya!
Shibata, ayo.
Kalau begitu, mohon bantuannya.
Tempatnya bagus, `kan?
Betul.
Enaknya. Aku mau pakai gaun seperti ini nanti.
Aku tidak mengerti.
Banyak tamu justru makin sulit cerainya nanti.
Lagi-lagi pikiranmu gelap sekali.
Maaf membuat Anda menunggu.
Anda detektif konsultan itu?
Sudah saya tunggu. Saya Tachikawa, manajer di sini.
Dia perencana pernikahannya./ Saya Yokokawa.
Ruangannya ada di sini.
Maaf.
Pengantin wanitanya pingsan saat penaburan kelopak bunga...
Lalu saya bawa ke kamar ganti pengantin.
Di sana, dia meminta jus jeruk.
Maaf!
Tidak apa-apa. Akan segera saya bersihkan.
Saya ambil penyedot dan mulai membersihkan lantai.
Di gaunnya, saya melihat ada noda jus itu.
Gaunnya terkena jus. Akan saya ambilkan pembersih noda.
Maaf merepotkan.
Lalu, saya mengambil pembersih noda.
Saat kembali...
Dia sudah tidak ada.
Betul.
Saya ada di lobi, tapi tidak melihat dia pergi.
Ada kemungkinan dia pergi lewat sini?
Saya rasa tidak. Jendelanya terkunci dari dalam.
Lalu bagaimana caranya dia keluar?
Ada hal ganjil dari pasangan itu?
Kalau tidak salah, dua hari sebelum pernikahan,
Ada wanita menerobos saat kami sedang persiapan.
Nona...
Yang benar saja! Kazuma itu tunanganku!
Apa maksudnya ini?!
Sedang apa kau?
Kau kenal dia?/ Tidak kenal.
Tidak kenal?! Apa maksudnya...
Nona, tolong keluar.
Kenapa?/ Nona, silakan lewat sini.
Apa hubungan wanita itu dengan Saeki Kazuma?
Saya tidak tahu.
Kanzaki Nanami?
Dia bekerja di bar yang biasa kukunjungi.
Bar?
Taruh lagi.
Taruh.
Mari.
Di sana saja.
Apa hubungan kalian?
Dia penguntit.
Tolong hentikan.
Dia itu penguntit.
Penguntit?
Dia mengikutiku setiap hari.
Kalau terlihat dengan wanita lain, aku akan diancam.
Bar itu ada di mana?
Sudah tidak buka.
Hm?
Sudah tidak buka.
Aku merancang cincin pernikahan ini untuk Risa.
Mengingatkan padanya setiap dilihat.
Tolong cepat temukan Risa. Mohon bantuannya.
Hentikan!
Maaf lancang.
Risa hilang ke mana, ya?
Sepertinya Pak Saeki sangat mencintainya.
Mungkin saja cuma di mulut.
Lagi-lagi bicara begitu!
Aku punya janji. Sampai nanti.
Kau teringat masa lalu?
Ya.
Fotoku mungkin yang memicunya.
Bukan salah Mas Moriya.
Sejak saat itu belum kambuh lagi. Tidak apa-apa.
Mas Moriya pasti pernah ke tempat selain zona perang, `kan?
Ya.
Apa kesan terkuat yang diingat?
Ada banyak, tapi...
festival Thai Loy Krathong yang paling berkesan.
Yang melepas lentera kertas ke langit, `kan?
Ya, tahu, ya?
Aku juga pernah!
Kapan?
Delapan tahun lalu. 2010?
Benarkah? Aku juga ke sana tahun 2010.
Tidak bisa dipercaya!
Kita di Thailand pada festival yang sama,
cuma dua orang yang tidak saling kenal,
delapan tahun kemudian bertemu di Tokyo.
Kebetulan sekali!
Mungkin ada artinya.
Kita ditakdirkan bertemu setelah delapan tahun.
Seperti kutub magnet.
Apa itu terlalu berlebihan?
Maaf. Aku mabuk.
Aku tidak enak badan.
Silakan.
Ini.
Terima kasih.
Kau tidak apa-apa?
Maaf tempatku berantakan.
Aku juga maaf.
Kalau begitu, sampai nanti lagi.
Maaf.
Sherlock, foto ini bagaimana?
Lo? Sherlock!
Oh, ada di sini? Ada apa?
Foto ini bagaimana?
Apanya yang bagaimana?
Komposisinya? Kualitasnya? Kertasnya? Subjeknya?
Akunya! Akunya! Enggak jelek?
Ya, enggak jelek.
Tidak, fotografernya payah sekali.
Ada kenalan tukang foto?
Aku pulang.
Wato! Wato!
Coba lihat! Lihat foto ini.
Bagus. Ibu cantik sekali.
Benarkah?
Senyumannya manis.
Ada yang tidak beres.
Cuma gaun pernikahan?
Shibata.
No comments yet. Be the first to leave one.