The first 200 lines.
"Episode 2"
Ada yang ingin Jagga-nim katakan padaku?
Ada apa ini?
Halo?
Ada apa ini?
Noona?
Noona, kau bisa mendengarku? Noona?
Ada apa ini? Astaga.
Pakaianmu bisa terkena noda.
Aku ingin minum secangkir kopi, lalu kembali.
Goo goo! Oppa, Ah Reum baru saja pulang dengan selamat.
"Park Ah Reum. Sesuai namanya, dia ahli tentang Pria"
Ya ampun, kau pulang lebih awal.
Ya.
Dimana kita akan ketemuan besok?
Hei, mau kemana? Aku membeli Sundae.
Apa ini semua?
Kau dipilih untuk seleksi akhir?
Ya ampun. Kau hebat.
"Hyung"
Awas saja kalau dikunci!
Aku akan masuk, meskipun harus mendobrak pintu.
Oh!
Katakan padaku! Kenapa aku bisa jadi seperti ini?
Kau pasti sudah melihat dan merasakan apa yang terjadi.
Apa Anda memakai narkoba...?!
Apa Anda memasukkan sesuatu seperti itu kedalam kopi? Meskipun kau tidak menyadarinya ketika meminumnya,
kudengar naga bisa melewatimu nanti.
Apa itu yang kulihat?
Bayar aku.
Anda tidak akan memberi tahuku?
Baiklah, aku akan melaporkanmu ke polisi. Siapa nama Anda?
Siapa Anda sebenarnya?!
Dengarkan aku baik-baik.
Aku dewa.
Dewa? Astaga!
Aku tidak tahu kalau Anda adalah dewa. Jadi Anda adalah dewa, ya?
Tapi apa ada Dewa yang membuka kafe seperti Anda?
Baiklah. Anda pasti dewa idiot. Pertama-tama, ayo hubungi polisi.
Kau melihat tempat-tempat yang telah ditandai, 'kan?
Itu semua tempat lokasi kafeku ini.
Dan ini adalah lokasi pertamaku di Korea.
Apa?
Dan juga, itu semua aku.
Saat aku berganti lokasi, penampilanku berubah sehingga aku bisa menyesuaikan diri dengan penduduk sekitar.
Oh, ini menyenangkan. Ceritakan lebih banyak.
Dan pelanggan pertama kafeku di Korea
adalah Lee Seul Bi. Itu kau.
Jadi itulah kenapa kopiku bekerja padamu. Seperti yang kukatakan.
Bagaimana Anda bisa tahu namaku? Aku tidak pernah mengatakannya.
Aku baru saja memberitahumu kalau aku adalah dewa.
Tapi, di mana semua sihir itu sekarang?
Oh! Itu pertanyaan yang bagus. Setelah kafein habis,
sihirnya juga habis.
Begitu rupanya. Dewa memberiku kopi ajaib.
Kau tidak perlu begitu terharu.
Tidak hanya mencampurkan obat ke dalam minumanku, Anda juga menggali info pribadiku?
Anda pikir akan aman setelah ini ?!
Baiklah, polisi tidak akan mempercayaiku meskipun aku melaporkan Anda, jadi aku akan membiarkannya.
Aku akan terus mengawasimu!
Dan kau pikir pakaian siapa ini?!
Seul Bi, tenangkan dirimu dulu sebelum kembali kesini. Kami akan baik-baik saja.
Aku sudah gila!
Aku dibodohi oleh penjahat itu!
Seul Bi.
Jagga-nim, aku minta maaf.
Aku belum merasa sehat.
Aku tahu. Bagaimana kondisimu sekarang?
Aku sudah pulih sepenuhnya sekarang!
Syukurlah. Semua orang mengkhawatirkanmu.
Maafkan aku.
Tapi bisakah aku bekerja di rumah hari ini,
dan mengirimkannya padamu besok pagi?
Tidak apa-apa, karena aku sudah mendengar suaramu. Jangan memaksakan diri, ya.
Terima kasih! Aku pasti akan menemui Anda besok.
Bukankah dia Jagga-nim yang menulis 'Resep untuk Temanku'?
Mungkin tidak akan menyenangkan.
Tidak ada yang bisa bajingan itu gambar jadi dia menggambar shoujo manhwa?
Entah itu bentuk iklan atau wawancara, mereka mempromosikan ini begitu sering.
Habiskan waktumu untuk melatih keterampilan ilusimu saja.
Astaga! Orang-orang ini!
Lim Jagga-nim juga sangat terkenal!
Setengah dari orang di luar sana mengilurtrasikan shoujo manhwa!
Keterampilan ilustrasi Lim Jagga adalah salah satu dari lima teratas di negara kita!
Tunggu sebentar. Biarkan aku menambahkan beberapa komentar lagi.
Ah, aku baru saja memberitahumu kalau aku sibuk! Astaga, Jagga...!
Kau sedang apa?
Ah, itu masalahnya. Kita bahkan belum merilis apa pun dan mereka sudah menulis komentar kebencian.
Apa aku menggajimu untuk bekerja atau menambahkan komentar di intenret?
Tapi tetap saja! Mereka masih saja menjelek-jelekkanmu.
Setiap kali ada komentar baru, apa kau akan membalas satu persatu? Apa kau akan menjelaskan satu persatu?
Tidak.
Yang harus kita lakukan adalah menghasilkan pekerjaan yang baik. Tolong jangan buang waktumu untuk ini.
Aku setuju.
Bawakan padaku apa yang kau kerjakan.
Apa kau serius?
Ya. Aku mengatakan kepada Hyun Woo juga.
Lim Hyun Woo tahu dan dia tidak mengatakan apa-apa?
Dia mengatakan kepadaku untuk menghilang.
Kau pikir hidup adalah permainan?
Kau memberikan surat pengunduran diri di sebuah perusahaan di mana orang mengantre untuk bekerja dan sekarang kau ingin menjadi aktor musikal?
Hidupmu pasti penuh dengan bunga.
Itu pasti bunga Moon Jung Won.
Mataku...
Kenapa kau diam saja? Putar aku.
Ya, Pak!
Aku penasaran kenapa Lim Hyun Woo tidak mau mengakui perasaannya padaku.
Apa karea aku terus menempel padanya?
Apa itu sebabnya dia merasa sangat ragu-ragu.
Hei, kau 'kan tahu kalau dia tidak memikirkan apa pun selain manhwa-nya.
Tapi tetap saja...
Aku sudah dekat dengan Lim Hyun Woo lebih dari sepuluh tahun.
Astaga, hentikan.
Aku bilang berhenti! Kau gila? Kubilang hentikan!
Apa ini?
Bayangan.
Siapa yang tidak tahu kalau itu bayangan?
Apakah bom jatuh di depan rumah sakit atau sesuatu? Kenapa bayangan itu sangat gelap, sebelum matahari terbit?
Ah... Ke samping.
Memperbaikinya. Dan Dong Goo...
Ya?
Kau melakukannya dengan baik.
Benarkah? Apa aku melakukannya dengan baik?
Ya, kau melakukannya dengan baik tapi dari mana kau menyalin ini?
- Apa? - Semua adegan rumah sakit untuk setiap webtoon sama.
Kau mengambil ini dari webtoon lain, 'kan?
Masalahnya, karena semua orang melakukan itu juga...
Ah, webtoon kita seperti itu?
Seperti webtoon orang lain?
Aku akan memperbaikinya.
Aku akan melihat keseluruhan bab pertama bersama skripnya. Kalian berdua dapat memperbaiki pekerjaan kalian dan mengirimkannya kepadaku lagi.
Tambahkan adegan di mana Joon Woo dan Go Eun bertemu lagi.
Seul Bi yang akan menambahkan detail dan mengirimkannya kepadamu.
Kenapa kamu menyebut nama Seul Bi di sini?
Bukankah kau yang bertanggung jawab atas detailnya? Bukan Seul Bi.
Masalahnya, karena latar belakang terus berganti...
Dong Goo, lakukan tugasmu dengan benar!
Pada akhirnya, itu akan menjadi kekuranganmu.
"Shim Koong Toon"
Aku satu-satunya yang terburu-buru dan frustrasi.
"Jagga-nim"
Oppa, jangan lakukan itu...
Apa dia manusia?
Bukan di sana.
Disini.
"Jagga-nim"
"Seul Bi, tenangkan dirimu dulu sebelum kembali kesini. Kami akan baik-baik saja."
Perutku sakit.
Baiklah.
Pegang ini.
Aku merindukanmu, Oh Go Eun.
Benar.
Pakaian cantik. Setidaknya kau harus mengenakan pakaian yang ingin kau kenakan.
Im Hyun Woo Im Hyun Woo Jagga-nim Im Hyun Woo Tampan Webtoon Baru Im Hyun Woo Im Hyun Woo Webtoon Webtoon Roman Im Hyun Woo
"Im Hyun Woo, Let's Meet at 11 o'clock"
"Penulis Terkenal Im Hyun Woo, Webtoon Baru 'Let's Meet at 11 o'clock'"
"- Tidak berkaitan, - Aku mungkin merasa lebih dekat dengannya karena aku sudah mengutuknya begitu banyak."
"Apa webtoonist bekerja dengan wajahnya?"
"- Seorang penulis yang hanya mempromosikan dirinya sendiri - Sampah."
Sampah?
Aku? Sampah?
Kepada semua orang di Shim Koong Toon: tolong jangan pedulikan orang yang memberikan komentar
tanpa membaca webtoon.
Berikutnya.
"- Untuk penulis yang tahu apa itu cinta sejati. Aku akan mencintaimu selamanya. - Woah. Cerita yang membuatmu fokus, ilustrasi yang jelas. Dia penulis terhebat di zaman kita."
"- Ini sangat menghibur! Jagga-nim, semoga kau sukses dan kuharap aku bisa segera mulai berkencan. - Tolong berikan tanda tanganmu. Aku sangat menginginkannya."
"- Jagga-nim, kau pasti sudah berpacaran lima milyar kali. Aku hanya membaca ini sambil berbaring !!! ha ha ha - Apa itu cinta sejati?"
Ya, ini adalah komentar yang realistis! Wow.
Samp...
Orang-orang seperti ini harus dimusnahkan.
"Kirim"
Ah, selesai. Ah!
Hei, aku sudah bilang untuk berhati-hati.
Wajahmu penuh dengan partikel debu.
Ah... aku merasa lebih baik.
Hei, di mana kantong sampahnya?
Kantong sampah?
Kita mungkin sudah menggunakan semuanya. Kenapa?
Kalau begitu aku akan membuangnya sendiri.
Jagga-nim, tolong katakan padaku bahwa pekerjaanku lulus kali ini.
Lulus, lulus, lulus!
- Ini, kau lulus. - Ah. Ow!
Kau baru saja memukulku, dan kau memukulku lagi?
Kau! Aku akan mengirimmu ke neraka hari ini.
- Hei! - Maafkan aku.
Katakan halo pada setan!
Tolong biarkan aku hidup.
"Pengeditan Tambahan untuk Bab 1 Let's Meet at 11 o'clock"
Aku sudah melarangnya bekerja.
Lihat, pekerjaanmu bisa jauh lebih baik jika fokus.
Ya ampun, wakil ketua tim Kang Ye Na.
Silakan duduk.
Ini dia.
Kau tampak sedikit murung hari ini. Apa PD Goo marah?
Aku melihat banyak asap di atas kepalanya.
Oh, banyak sekali asap.
Aku bisa menghajar pria juga.
Kudengar Lim Jagga akan bertemu dengan Direktur Jang.
Tapi bisakah Lim Jagga bekerja dengan Direktur Jang? Direktur Jang mempunya kepribadian yang lebih sopan.
Kurasa itu akan mudah.
No comments yet. Be the first to leave one.