The first 200 lines.
KEPOLISIAN KOTA TAIPEI
Tulis yang benar.
- Chun-kai. - Wen-cheng
- Tolong gantung mantelku. - Baik.
Tn. Chiang.
Tinggalkan barang pribadimu di sini.
Setelah itu masuk.
Cepatlah.
Ada apa?
Wen-cheng menunggu.
Tolong gantung ini.
Malam itu,
aku mendengar suara keras.
Ternyata itu suara kaca pecah.
Aku membuka jendela.
Lalu aku lihat seorang pria mendorong Nn. Sue ke dinding.
Kau yakin itu Nn. Sue dari Cahaya?
Ya.
Aku tinggal di sana lebih dari lima tahun.
Aku kenal semua orang di kelab itu.
Malam itu, khususnya, aku melihatnya dengan jelas.
- Dia… - Ini cermin satu arah.
Tenang, dia tak bisa melihat kita.
Baiklah.
Katamu kau melihatnya dengan jelas hari itu?
Ya.
Kukira itu pelanggan yang mabuk.
Pada akhirnya, badainya terlalu kuat dan air masuk.
Aku harus menutup jendela.
Wen-cheng.
Inikah pria yang kau lihat di pagi hari tanggal 6 Oktober?
Baiklah.
Ini.
Tn. Chiang,
aku akan merekam percakapan kita nanti.
DAYA
Kau berteman dengan Su Ching-yi?
Kau punya rokok?
Ya.
Ini.
Kekasih?
Pada akhirnya, kami berteman.
Dia menyukaiku.
Kami berkencan.
Begitulah hubungan. Datang dan pergi.
Kau mengatakan hal yang sama kepada Lo Yu-nung?
Apa semua penulis naskah
perlu memiliki kehidupan cinta yang penuh gairah?
Apa itu membantumu menulis?
Aku tak wajib menjawab itu.
Aku hanya penasaran.
Apa kau menemui Su Ching-yi
karena dia mengirim surat cinta ini ke stasiun penyiaran
dan mengancam pekerjaanmu?
Mengancam?
Kau mencari motif pembunuhan?
Chiang Han.
Pada malam saat topan melanda, kau menemukan Su Ching-yi tahu
soal perselingkuhanmu dengan Hsiao Wan-jou.
Jadi, kau bawa surat cinta ini
dan menemuinya di Cahaya.
Saat kau tahu dia memfotokopi
dan mengirimkannya dalam jumlah besar,
kau membunuhnya karena marah.
Apa itu benar?
Imajinasimu sangat liar.
Kami punya saksi yang melihatmu mendorong Su Ching-yi ke dinding
dan mengancam akan membunuhnya malam itu.
Saksi?
Di mana saksinya? Di luar?
Suruh orang itu masuk.
Apa orang itu melihatku membunuh seseorang?
Pak Pan, aku tak punya uang untuk pengacara.
Tapi aku tahu dasar-dasar hukum.
Kau mau apa?
Apa kau akan menyiksaku?
Imajinasimu juga cukup liar.
Tidak, kami hanya ingin bicara.
Kami hanya ingin tahu
kejadian malam itu.
Terima kasih atas kerja samamu.
Boleh aku pergi?
Silakan.
Terima kasih rokoknya.
Jika nanti kami butuh bantuanmu, pastikan kami bisa menemukanmu.
Hei.
Di mana barangku?
Ambil sendiri.
Hei, jangan ambil yang bukan milikmu.
Sampai jumpa.
Wen-cheng, dari mana saja kau?
Apa?
Kami dapat informasi pagi ini
bahwa Nn. Rose memiliki narkoba di rumahnya.
Kami menggeledah rumahnya.
Kenapa aku tak diberi tahu?
Pak Ko.
Surat perintahnya dikeluarkan sangat cepat. Kedaluwarsa lebih cepat.
Aku mengulur waktu selama mungkin.
Jangan salahkan Ah-ta.
Atasan yang memerintahkan.
Kau mau gula?
Kami terpaksa mengikuti perintah.
Kau setuju, bukan?
Kenapa kau pindah ke bawah rumah Lo Yu-nung?
Sekadar mengingatkan.
Ada banyak tekanan pada kasus narkoba ini.
Kuharap kita bisa saling mengabari.
Aku akan melaporkan hal yang relevan. Jangan lakukan itu lagi.
SERIAL NETFLIX
Beraninya kau datang ke sini.
Bisa kita bicara di dalam?
Mulai kini, cuci pakaianmu sendiri.
Kau boleh pergi.
Kau ingin aku menelepon polisi?
Kau pikir aku mudah dirundung?
Kau pindah ke bawah hanya untuk menyelidikiku.
Meski kau tak ikut, aku tak bodoh.
Kau sudah selesai?
- Apa ini? - Beri tahu aku.
Narkoba kelas satu, nilainya ratusan ribu dolar.
Aku menemukannya di rumahmu.
Haruskah aku tetap memercayaimu?
Kau menemukannya?
Kotak P3K berwarna hitam.
Ya.
Ini hari liburmu.
Kau masih membaca?
Rajin sekali.
Tak bertemu dengan teman-temanmu?
Akan kubawakan Nintendo untukmu lain kali.
Tidak perlu.
Ibu Angkat memberiku satu sebelum dia pergi ke Jepang.
Tapi dia…
Jadi, aku tidak mau memainkannya lagi.
Ibu angkatmu memberikannya.
Aku yakin dia ingin kau menggunakannya.
Aku belum pernah main itu. Pinjami aku.
Aku harus menunggu cucianku.
Baiklah.
Ada di koper Ibu Angkat. Akan kuambil.
Biar aku saja.
Yang mana?
Ada di sudut.
Yang biru.
Di sebelah sini?
Kau melihatnya?
KOMPUTER KELUARGA
MEREK HARIMAU, 100 PERSEN MURNI
Tzu-wei.
Kau bilang koper ini milik ibu angkatmu?
Dia bilang akan mengembalikannya kepada ibuku.
Tapi ibuku tak pernah membukanya.
Mengembalikannya kepadaku?
Kurasa dia berusaha menjebakmu.
Kenapa dia melakukan itu?
Aku tak tahu rumahmu digeledah kemarin.
Seseorang sengaja melangkahiku dan memberi tahu atasanku.
Siapa?
Kurasa pria yang ingin membunuhmu.
Ma Tien-hua.
Hinoki.
MA TIEN-HUA
Jika aku tak menemukan ini lebih dahulu tempo hari,
kau sudah duduk di kantor polisi.
Tak ada yang ingin kau katakan kepadaku?
Aku bisa mendengar detak jantungmu.
Cepat sekali.
Kau tahu apa artinya?
Itu artinya
kau membohongiku.
Kita hanya bertemu
karena kebetulan saling membutuhkan selama masa ini.
Jangan khawatir.
Meskipun kau tak ada di hidupku,
aku masih bisa hidup dengan baik.
Baik, ganti lampu.
Lampu sorot mati.
Saat itu,
aku hanya merasakan betapa dinginnya dirimu.
Tak pernah terpikir olehku
kau menggunakan cara paling menyedihkan
untuk mengantarku dengan tenang.
Kebenaran tersembunyi
tak bisa dibedakan hanya dengan mata.
Hari itu, jika aku tidak mendengarkan dengan hatiku,
kurasa
aku mungkin takkan pernah memahami
bahwa itu suara hatimu yang hancur.
Bagus.
Aktor, silakan beristirahat.
Lampu menyala.
Baiklah.
Semuanya, berkumpul.
Teddy, kau hebat tadi.
Teruskan.
Kelinci dan rubah, apa yang kalian bicarakan?
Di adegan sebelumnya
selama ada nada,
aku ingin kalian bicara sedikit lebih lembut.
No comments yet. Be the first to leave one.