The first 147 lines.
Kita selalu berpikiran sederhana saat itu.
Kita percaya bahwa esok...
...akan jadi hari biasa lain seperti hari ini..
Tidak perlu stress, cukup membaca situasi.
Kupikir itu satu-satunya peraturan yang perlu kau ketahui...
...mengikuti arus dunia ini.
Sampai hari itu...
Translate by HPriest.
SacredCultivator
Special thanks to furransu
Diterjemahkan oleh Jabet
Resync by salmanzz10.
Menuju bumi perkemahan... di Yamanashi...
bus pariwisata dengan 30 siswa SMA dari prefektur Kanagawa...
Lokasi terakhir mereka di persimpangan Otsuki...
Keberadaan mereka sekarang...
Bahkan sekarang keadaan mereka belum bisa dikonfirmasi...
Apa kau baik-baik saja?
Kau bisa berdiri?
Apa kau baik-baik saja?
Kau bisa berdiri?
- Sakura, selamat pagi! - Konno! Selamat pagi!
- Konno, tasmu lucu. - Bukankah itu kebanyakan?
Karena ini perjalanan 4 malam, aku perlu ini semua.
Perkemahan ini menyebalkan.
Kita semua tahu.
Tidak ada kesetaraan.
Superioritas, Keberpihakan, diskriminasi. Mereka ada dimana-mana.
Kau hanya beruntung jika kau cantik atau keren.
Guru atau orang tua adalah orang biasa.
Yang kuat selalu membuat iri semua orang.
Mereka menggunakan kekuatan minimal dan hidup enak.
Hinata-senpai! Selamat pagi!
Selamat pagi!
Astaga, aku baru saja menyapanya!
Hinata-kun, selamat pagi..
- Latihan pagi? - Hampir selesai.
Himesawa-san, ini jadwal perkemahan.
Aku taruh sini.
Dunia kecil yang disebut sekolah adalah...
... masyarakat dalam mikrokosmos yang akan pergi selamanya.
Tipikal masyarakat dalam mikrokosmos.
Ingat tujuan pertukaran perkemahan ini dan harus bertanggung jawab.
Apa kalian mengerti? Sekarang matikan ponsel kalian.
Lebih dari 2 hari tanpa Hp-mu? Apa itu mungkin?
Tidak mungkin. Maksimal setengah hari.
Mereka tidak perlu menyita semuanya.
Jangan mengeluh. Bisa kalian semua dengar sebentar?
Menurut kalian, kenapa kita pergi ke perkemahan ini...
...satu kelas tidak semua kelas?
Ini untuk lebih mengenal satu sama lain.
Oleh karena itu, kalian akan tinggal bersama selama 5 hari...
... menghabiskan waktu berharga kalian dengan teman bukan sibuk main Hp seharian.
Hey Igapi! Itu menggelikan!
Maaf, sebenarnya aku...
Igarashi-sensei tidak akan ikut dengan kita kali ini.
Seperti kalian lihat, dia sekarang flu.
Aku tahu aku seharusnya pergi sebagai wakil wali kelas kalian dan aku benar-benar ingin ikut,
...tapi lihat, aku tidak bisa menulari kalian semua.
Semua, baik-baik disana dan dengarkan Takeda-sensei.
- Aku tahu kalian akan berusaha yang terbaik. - Dasar!
Kami akan lanjutkan mengumpulkan Hp kalian sekarang!
- Sensei, jangan buka-buka Hp kami! - Tidak akan!
- Sensei, jangan buka-buka Hp kami! - Tidak akan!
- Benarkah? - Tentu saja.
- Aku yakin kau akan buka-buka. - Tidak akan. Kalian harus percaya guru kalian.
- Matikan. - Sudah.
- Tidak ada pengecualian. - Ini.
Oh! Sama. Itu lucu.
- Kita membelinya bersama.~ - Benar~
Kalian cukup dekat.
Haru? Ada apa?
Tidak ada.
Hey, apa yang kita lakukan sampai kita tiba di perkemahan?
- Ah, Aku bawa kartu. - Bagus, aku jago.
- Benarkah? - Bagaimana dengan perawan tua dengan kita bertiga?
Tolong duduk setelah memasukkan barang kalian.
Ini barang kita.
Belakang sudah ditempati.
- Ayo ke depan. - Baiklah.
Huh? Benarkah? Maaf merepotkan.
Eh? Apa ini? bel pencegah kejahatan?
Ah... ibuku... dia ingin aku membawanya...
...Itu saja.
- Usui manis sekali. - Patuh dengan ibumu.
Ayo pergi.
Lihat, kursi Hinata-kun sangat dekat.
Namaku Takeda, Aku yang bertanggung jawab dengan kelas ini.
Terima kasih mengantar kami hari ini.
Sensei!
- Apa parang ini yang kau inginkan? - Ya, benar yang ini.
Kelas sebelumnya merusaknya. Terima kasih.
Yamasaki-sensei, terima kasih mau menggantikan posisiku.
Kau lebih baik mentraktirku makan ketika kami kembali!
AKu akan menelpon sesampainya disana.
Baik, Hati-hati. Semoga perjalanan kalian menyenangkan.
Kami pergi. Semuanya sudah duduk?
Hati-hati! Selalu dengarkan guru kalian!
Dasar bodoh!
Sampai nanti! Selamat tinggal!
Selamat tinggal!
Perkemahan ini menyebalkan.
Aku senang aku terkena flu.
Baiklah, jangan lupa absen.
Pemimpin setiap kelompok harus melakukannya.
Di hari terakhir kita akan bersih-bersih ruamh penginapan.
Kelas kita akan pulang terakhir, jadi kita juga harus membersihkan kebun.
- Merepotkan sekali... - Tidak!
Ini mengganggu. Aku tidak pernah membersihkan kebun sebelumnya.
Aku juga. Digigit serangga hal terburuk bagiku.
Kenapa kita jadi kelas terakhir di tempat pertama...
Bukankah ini kesalahan orang kalah lotere yang memberikan perintah?
Kau benar. Ini karena orang itu mengacau di saat genting.
Hey Moriko! Kenapa kau mengabaikan kita?
Ini semua kesalahanmu!
Hey! Berhenti mengikutiku!
Kau sebaiknya bertanggung jawab dan menyiangi rumput sendiri.
Atau lebih tepatnya, kenapa kau tidak mulai hidup di gunung?
- Pergi terisolasi? - Terisolasi...?
- Morishige Moriko! - Itu sangat memalukan.
Ayolah! Apa kalian di belakang mendengarkan?
Aku akan menghajar kalian dengan parang ini jika kalian hanya main-main!
Takut!
Makan siang kita disiapkan di kanan paling akhir ketika kalian masuk gedung.
- Kita akan bertemu lagi dalam.... - 40 menit.
Tidak, 30 menit!
Apa? Shift berikutnya tidak bisa datang?
Aku menyetir sejak semalam.
Hampir tidak mungkin bagiku bekerja shift lain hari ini.
Aku akan berhenti setelah hari ini.
Karena ini perkemahan di gunung, kau akan menikmati pemandangan hujan meteor.
Aku penasaran apa kau ingat... Ketika kau masih TK.
Kita pergi melihat hujan meteor Leonid dengan seluruh keluarga.
Dingin dan semua memakai pakaian hangat dan halus.
Kapan kau pergi?
Besok...
Kenapa kau tidak datang berkunjung ke tempat kerja baruku?
Walaupun disebut Cosmo Hall, itu tempat kecil.
- ...tetapi kita memasang proyektor baru sekarang. - Egois, bukan?
Berhenti dari pekerjaan yang kau suka dan menyebabkan masalah buat ibu.
Bagaimana bisa kau bicara seperti itu.
Tampaknya berhenti dari klub sekolah tidak mengubah nafsu makanmu.
Luangkan waktu untukku di malam terakhir.
Aku kirim email padamu. Kau tidak membacanya?
- Apa aku... menyakiti perasaanmu? - Tidak.
- Kalau begitu kenapa kau mengabaikanku? - Tidak.
Iya!
No comments yet. Be the first to leave one.