The X-Files

The X-Files

Download Indonesian Subtitle

Season 6

Release info

606 How the Ghosts Stole Christmas (WebDL) 720p
A Commentary by observer320

Tags

webdl
web
720p
720
TS
WEBDL
Published on: 2019-04-07
Downloads: 45
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

(Malam Natal Di Suatu Tempat di Maryland)

- Aku hampir menyerah saja. - Maaf.

Antrean lebih panjang daripada jam sibuk di Jalur 95.

Jika "Silent Night" diputar lagi, aku sudah berniat mulai menyandera.

- Apa yang kita lakukan di sini? - Mengintai.

- Saat Malam Natal? - Ini tanggal yang penting.

- Yang benar saja. - Penting agar kita berada di sini.

Matikan mesin mobilmu dan akan kujelaskan.

Mulder, aku harus membungkus hadiah. Ini malam sebelum Natal.

Baiklah. Beri tahu aku.

Jika kau ada urusan Natal, aku tak ingin...

Mulder, aku sudah datang jauh kemari. Sebaiknya aku tahu saja.

Kupikir kau akan lebih penasaran.

- Siapa yang tinggal di rumah ini? - Tak ada.

- Lalu siapa yang kita intai? - Mantan penghuninya.

- Mereka kembali? - Begitulah ceritanya.

Baiklah.

Rumah mewah gelap bergaya gotik.

Kabut rendah yang selalu ada dan menyelimuti tumbuhan liar.

Tunggu, apakah itu lolongan anjing yang kudengar di ladang?

Bukan, itu bunyi kentut.

Mulder, katakan kau bukan membawaku kemari saat Malam Natal...

...untuk berburu hantu denganmu.

Secara teknis, mereka disebut bayangan.

Mulder, terserah kau sebut apa. Aku harus berbagi sukacita hari raya.

Aku harus berkumpul dengan keluarga di pohon Natal pada pukul 6.00.

Aku tak akan lama. Kuberi tahu perinciannya saja.

- Baiklah. - Natal tahun 1917.

Saat itu adalah suatu masa putus asa yang suram.

Para serdadu Amerika mati dengan cepat di Eropa yang dilanda perang.

Sementara itu, di tanah air, sejenis virus flu yang mematikan...

...menyerang orang muda dan tua.

Tragedi mendatangi setiap rumah.

Rasa putus asa dialami oleh setiap pria, wanita dan anak.

Saat itu adalah suatu masa putus asa yang suram.

Kau sudah katakan itu.

Tapi di Larkspur Lane nomor 1501, bagi sepasang kekasih,...

...tragedi datang bukan karena perang atau penyakit,...

...bukan karena injakan kaki atau pengebom,...

...tapi karena tangan mereka sendiri yang lugu.

- Teruskan. - Nama pria itu Maurice.

Dia pemuda yang murung tapi bagai pahlawan.

Dia adalah kekasih Lyda, wanita sangat cantik dengan cahaya...

...yang tampaknya mengikutinya ke mana pun dia pergi.

Mereka bagai dua malaikat yang turun dari langit,...

...yang para dewa tak bisa lindungi...

...dari kengerian yang melanda bumi yang dingin dan kelam ini.

Apa yang terjadi kepada mereka?

Didorong rasa takut akan perpisahan, mereka membuat kesepakatan kekasih...

...agar bisa menghabiskan selamanya bersama,...

...dan tak melewati satu pun Natal yang berharga terpisah.

Mereka bunuh diri?

Arwah mereka menghantui rumah ini di setiap Malam Natal.

Aku baru saja merinding.

Cerita yang bagus, Mulder, dan kau bawakan dengan baik.

- Tapi aku tak percaya. - Kau tak percaya akan hantu?

- Itu membuatmu terkejut? - Ya.

Kupikir semua orang percaya akan hantu.

Mulder, jika ini malam lain, aku mungkin akan bisa dirayu.

Tapi rumahku sudah siap, dan aku harus pergi.

- Sampaikan salamku kepada keluargamu. - Apa yang kau lakukan?

- Mulder, kau tak punya tempat tujuan? - Aku hanya akan melihat.

Aku tak akan lakukan. Itu resolusi Tahun Baruku.

Mulder?

Kau berubah pikiran?

- Kau ambil kunci mobilku? - Tidak.

- Ayolah, Mulder. Jangan bercanda. - Untuk apa aku ambil kunci mobilmu?

Mungkin kau...

- Mungkin kau salah ambil. - Mungkin itu perbuatan si hantu.

- Anginnya dingin. - Pasti ada jendela terbuka di atas.

Menurut laporan cuaca, ada 80 persen kemungkinan hujan.

Mungkin bahkan akan ada salju.

S-606

Kurasa ada arwah di antara kita.

Mulder, berhentilah membuatku takut dan bantu aku buka pintu.

Seolah ada orang yang berjalan di atas.

- Itu dia. Kau dengar? - Mulder, aku sungguh harus pergi.

- Tak ada yang harus ditakuti. - Aku tak takut.

Hantu adalah entitas yang baik.

Kebanyakan begitu.

Kau tak membuatku takut, Mulder.

Dengar, aku sungguh harus pulang.

Mulder...

Apa itu?

Ini trik yang dimainkan pikiran.

Hal-hal klise yang tertanam akibat banyak film horor.

Saat mendengar bunyi, kita akan merinding.

Saat melihat bayangan, kita membayangkan sesuatu...

...yang orang masuk akal pasti akan langsung tolak.

Maksudku, seluruh... Mulder?

Seluruh konsep entitas baik itu cocok dengan perkataanku ini.

Bahwa sebuah arwah akan muncul atau kembali tanpa alasan...

...selain menunjukkan diri saja sebenarnya sangatlah konyol.

Itu menunjukkan bahwa kita konyol dan bodoh karena percaya yang begitu.

Jika kita mengabaikan semua hukum alam tentang tubuh jasmani...

...sehingga melihat arwah yang mengenakan pakaian lusuh...

...dengan potongan dan gaya rambut lama yang sama,...

...tanpa menua, tanpa pernah mencari lingkungan yang lebih nyaman,...

...itu mengungkap lebih banyak tentang orang hidup daripada orang mati.

Tak butuh gelar dalam bidang psikologi...

...demi memahami keinginan bawah sadar yang bisa dipuaskan khayalan itu.

Keinginan akan keabadian.

Harapan bahwa ada sesuatu di balik kehidupan fana ini.

Bahwa kita tak akan pernah sendiri, tanpa orang yang dicintai.

Itu adalah keinginan yang sangat kuat.

Itu adalah inti dari hal-hal yang menjadikan kita manusia.

Bahkan itulah inti dari Natal.

Katakan bahwa kau tak takut.

Baiklah, aku takut.

Tapi ini rasa takut yang tak masuk akal.

- Aku melindungimu. - Terima kasih.

Mulder, apakah terpikirkan olehmu bahwa tak ada hantu di sini,...

...tapi ada orang yang mungkin sungguh tinggal di sini?

Tak ada yang tinggal di sini.

Tapi saat kita duduk di mobil, tak ada lampu yang menyala.

Kini lihatlah ini.

Pasti ada semacam kenaikan daya.

Mulder, kau lihat bahwa jam di bawah menunjukkan waktu yang tepat?

Benarkah?

Bagaimana itu bisa dijelaskan?

Api ini baru saja mati.

- Ya. - Jangan tampak kecewa begitu.

Untuk apa orang mau tinggal di rumah terkutuk?

Mulder, tak cukup bahwa rumah ini berhantu? Kini rumahnya juga terkutuk?

Setiap pasangan yang pernah tinggal di sini mati dengan tragis.

Tiga pembunuhan ganda dalam 80 tahun yang terakhir. Semua di Malam Natal.

Ada bunyi itu lagi.

Mulder?

Itu tak lucu!

Kurasa ada tempat persembunyian di bawah papan lantai.

Apa yang akan kau lakukan?

Mungkin ada orang yang terjebak di bawahnya.

- Mulder, jangan sekarang. - Kau punya senjata, bukan?

Sebenarnya kau pernah berada dalam keadaan yang lebih berbahaya.

Aku ada benarnya.

Astaga.

Hei, Scully.

Lihat ini.

Seorang wanita.

- Tampaknya mereka ditembak mati. - Ya.

- Kau tahu apa yang aneh? - Apa?

Mulder, dia mengenakan pakaianku.

Itu memalukan.

Kau tahu? Pria itu mengenakan pakaianmu.

- Scully? - Itu kita.

Hei, Scully...

Ini ruangan yang sama.

- Baiklah, aku mulai paham. - Ya.

Kau lewati pintu itu, dan aku...

- Aku keluar dari pintu ini. - Ya.

- Mulder? - Scully!

Scully!

Hei, Scully!

Scully, kau bisa dengar aku?

Hei!

- Kau siapa? - Seharusnya aku yang bertanya.

Karena kau berada di rumahku.

Apakah ini salah satu kejadian serangan di rumah?

- Bukan. - Bagus.

Kau mau kuantar ke pintu?

- Lucu sekali. - Aku bukan bercanda.

- Kau sudah lihat pintu? - Aku sedang melihatnya.

Katakan apa yang kau lihat.

Aku melihat pintu, dengan kunci yang ditembak putus.

Kau akan ganti rugi?

Itu pintu dengan tembok bata di baliknya.

Ya, baiklah.

Kau melakukan trik.

Jika begitu, maaf. Tapi aku tak bisa melakukan trik.

Itu sendiri adalah trik. Kalian menipu kami sejak kami tiba.

Maksudmu kita tak sendiri?

Lucu sekali jika itu diucapkan hantu.

Ya!

Awalnya pistolmu menipuku. Kau pemburu hantu, ya?

Kau mengira aku hantu?

Aku melihat banyak orang aneh datang kemari dengan peralatan.

Tapi kurasa kau orang pertama yang kulihat datang dengan senjata.

Orang aneh?

Seperti para orang di balik papan lantai itu?

- Bagaimana kau bisa lakukan itu? - Aku tak lakukan apa pun.

Tadi ada mayat di sini. Mayat dikubur di balik papan lantai.

Duduklah, Nak.

- Kau minum miras? Gunakan narkoba? - Tidak.

- Kau teler? - Tidak.

Kau dipenuhi keinginan membuat orang percaya kepadamu?

Aku bekerja di bidang kesehatan mental.

Kekhususanku adalah gangguan dan mania...

...sehubungan perilaku patologis yang menyangkut hal paranormal.

Aku tak tahu bahwa itu ada.

Kekhususanku adalah hal yang kusebut pendulang jiwa.

Klasifikasi silang-sumbu yang kususun...

...lewat interaksi ekstensif dengan tamu seperti kau.

Kudapati bahwa kalian semua masuk dalam kategori yang sama.

Kategori apa?

Egomania yang narsisis, bersemangat, dan membenarkan diri.

Itu adalah kategori?

Kau menganggap diri sebagai orang bertekad.

Tapi kau cenderung bersikap obsesif-kompulsif,...

...gila kerja, dan antisosial.

Itu tanah subur untuk terjadinya kemerosotan menuju ketidakwarasan.

More Indonesian subtitles for The X-Files

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left