Release info

바람피면-죽는다-Cheat-On-Me-If-You-Can-E29-E30-NEXT-VIU
A Commentary by ParkMinYoung
Tautan Telegram > t.me/ParkMinYoungSubs

Tags

other
Published on: 2021-01-28
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa fiktif"

"Sembilan tahun lalu"

Seharusnya kutembak kakimu.

"EPISODE 15"

Tapi ini kali pertamaku, jadi, entah apa yang akan terjadi.

Kenapa kamu tidak bekerja sama?

Siapa itu?

Aku tidak akan pernah bisa memberitahumu.

Bagaimana aku bisa memercayai kalian semua?

Kamu pasti si bodoh itu.

Kudengar kamu bertengkar dengan BIN.

Kantor pusat kacau karenamu.

Kamu mau bergabung dengan Jatanras?

Apa?

Park Jae Geun adalah pelobi kunci skandal bisnis Eulji.

- Park Jae Geun. - Dia memanfaatkan para aktris.

"Seorang aktris dari A Actors"

Baek Soo Jung salah satunya.

Para aktris sudah dikontrak dengan A Actors.

CEO-nya adalah Yoon Hyung Sook,

istri Park Jae Geun.

"Park Jae Geun"

Bagaimana menurutmu? Kamu mengerti?

Park dan Yoon bekerja sama dalam memaksa jenderal yang naif

dan menandatangani kesepakatan senjata ini.

Kemungkinan besar lobi

diadakan di gereja yang dikunjungi Park Jae Geun.

Dia punya kantor pribadi di lantai tiga.

Kita akan segera menangkapnya setelah masuk ke kantor itu.

Hei, Anak Baru. Kamu mengerti maksudku?

Baik, Pak.

Akan sulit mendapatkan surat penggeledahan untuk gereja.

Apa yang harus kita lakukan?

Aku punya rencana.

Rencana?

Operasi ini disebut Ruang Doa Rahasia.

Kang Yeo Joo yang menulis artikel tentang itu.

Dia orangnya?

Tapi bukankah reporter itu pria?

Kukira dia tewas karena ledakan mobil.

Dahulu mereka pacaran.

Menurut rumor, mereka bertunangan,

tapi itu tidak pernah dikonfirmasi.

Dia dan Baek Soo Jung sudah lama saling mengenal.

Tapi itu takdir yang buruk.

Berkat artikelnya,

Soo Jung diasingkan ke Amerika.

Menurutmu dia terkait dengan insiden Ruang Doa Rahasia itu?

Dia terlibat banyak kasus saat ini.

Apa dia tersangkut di dalamnya,

atau dia dalangnya?

Itu tugas kalian. Aku bukan polisi.

Ayolah. Bantu aku. Aku kesulitan.

Reporter berkemah di depan kantor polisi setiap hari.

Ketua tim kami mengomeli kami karena tidak menangkap pelakunya.

Aku tahu perasaan kalian.

Baiklah. Makanlah.

Ini. Pasti berat bagi kalian.

Makanlah lagi. Ini enak. Makanlah.

- Aku tahu ini enak. - Itu bagian terbaiknya.

Aku tahu.

Ini. Lihatlah kejunya.

Makanlah.

Ini enak. Benar.

Astaga. Se Jin, makanlah kue beras ini. Makanlah.

Terima kasih.

Tambah sausnya juga.

Kalian tampak serasi.

Kalian harus berkencan.

Apa?

Aku sudah menikah.

Sungguh?

Aku tidak tahu!

Selamat! Kamu lebih berbakat daripada dugaanku.

- Tidak. - Tidak.

Aku meneleponmu saat akan menikah.

Aku menikahi wanita lain.

- Benar. Aku masih lajang. - Benar.

Kenapa? Kalian seharusnya menikah.

Kalian serasi.

Cukup.

Seorang pria dan wanita harus seperti keju ini.

Kamu lihat ini?

Mereka harus lengket seperti ini untuk menikah.

Astaga.

Hei, jangan makan ini.

Tidak harus cinta.

Tapi setidaknya kalian harus bisa berciuman

jika kamu ingin menikah.

Tapi dengannya... Astaga.

Hei.

Kamu tidak boleh mencium pasanganmu.

Itu hukumnya.

Omong kosong apa itu?

Lalu kenapa menikah?

Agar kamu tidak mencium orang yang ingin kamu cium.

Kamu benar.

Tuangkan aku minuman.

Itu jawaban yang benar.

"Ayam Tumis Pedas Ilmiri"

Seiring berjalannya waktu, aku makin tidak memahaminya.

Sayang.

Parfum itu.

Kamu... Kamu menggunakan yang sama.

Nona Baek juga memberikan satu untukmu.

Kamu tidak asing dengan parfum itu?

Entahlah.

Jika aku memberi tahu mereka bahwa dia memberikan satu kepadaku,

mereka pasti akan salah paham.

Dia punya banyak rahasia.

Apa kamu

mengetahuinya?

Apa?

Tidak.

Tidak mungkin.

Apa yang tidak mungkin?

Pasangan menikah harus saling percaya.

Jangan mencurigainya semudah itu.

Jin Ho.

Kamu tahu sesuatu?

Tidak pernah.

Tidak.

Astaga. Aku yakin menaruhnya di sekitar sini.

Apa yang kamu cari?

Kenapa kekacauan ini masih di sini?

Bersihkan ini.

Dia yang meneleponku untuk muncul di mana-mana.

Dia pikir aku punya klona?

Dia tidak pernah memberiku waktu untuk membereskan kekacauan ini.

Mendekatlah.

- Ini rahasia. - Baiklah.

Maaf.

Sial.

Begini, Yeo Joo

dan asistennya...

Tidak mungkin.

Kapan aku selesai bersih-bersih?

Seharusnya aku tidak menyelamatkannya.

Hei. Tolong aku!

Dasar...

Apa matanya selalu besar?

Atau apakah dia seterkejut itu?

Astaga, panas.

Apa karena aku di rubanah?

"'Ruang Doa Rahasia Park Jae Geun dan Bayangan Pasar Senjata'"

"'Ruang Doa Rahasia Park Jae Geun dan Bayangan Pasar Senjata'"

"Ruang Doa Rahasia"?

Dia masih di sini?

- Yeo Joo - Ya?

- dan asistennya - Ya?

ada di gudang basemen...

Apa yang kamu lakukan?

- Apa? - Kenapa kamu bermalas-malasan?

Aku memikirkan cara merapikan buku.

Haruskah aku mengaturnya

oleh abjad Korea atau Inggris?

Kenapa tidak berdasarkan ukuran atau warna?

Astaga.

Kamu punya cara kreatif untuk membuang waktu bekerja.

Apa yang mereka lakukan di basemen? Apa?

Astaga.

Aku...

Kamu bisa menyiksaku sesukamu,

tapi aku tidak bisa memberitahumu apa yang kulihat. Maafkan aku.

Ayolah.

Hei.

Singkirkan ini juga.

Selesaikan malam ini bahkan jika kamu harus bergadang.

Sedang apa kamu di sini?

Aku tidak menemukanmu di ruang kerjamu.

Jadi, asistenmu masih di sini?

Ya. Dia menyusun ulang beberapa buku di rubanah.

Apa kalian berdua di sana?

Ya.

Bukankah ini sudah larut malam bagi asistenmu untuk bekerja?

Kenapa kamu tertarik dengan itu?

Aku tidak mau orang-orang berpikir kamu memanfaatkannya.

Mereka sudah berpikir begitu.

Dua puluh satu mantan asistenku menghinaku.

Bagaimana jika jumlahnya mencapai 22 orang?

Mungkin sudah.

"Di lantai tiga Gereja Keyakinan dan Ibadah,

ada ruangan yang bahkan tidak muncul di cetak birunya."

Ini model lama.

Orang-orang tidak memakai model ini lagi.

Asistenmu hanya melakukan tugasnya. Tidak ada yang lain, bukan?

Pria seusianya tidak punya pengendalian diri.

Apa dia hanya melakukan pekerjaannya?

Dia selalu melakukan sesuatu, kecuali pekerjaannya.

Aku mengerti. Kamu tidak akan membiarkannya.

Kenapa kamu berpikir begitu?

Bahwa aku tidak akan membiarkannya?

Kamu membiarkan wanita lain bersembunyi di lemarimu.

Tapi itu kesalahpahaman.

Jika kamu

terus membicarakan itu, aku tidak bisa tidur.

Baiklah. Tidur yang nyenyak.

"'Ruang Doa Rahasia Park Jae Geun dan Bayangan Pasar Senjata'"

"'Ruang Doa Rahasia Park Jae Geun dan Bayangan Pasar Senjata'"

Tentu, ayo.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left