BLUE LOCK

BLUE LOCK (ブルーロック)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

BLUE LOCK S01E14 WEB-DL CR ind Crunchyroll
A Commentary by Crunchyroll

Tags

webdl
Published on: 2026-07-22
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Baiklah, mau merebut siapa?

Sejujurnya, otakku tak bisa memproses situasi sekarang.

Kurasa dia lumayan.

Kebetulan sekali. Aku juga menginginkan dia.

Aku masih tidak mengerti, apa makna yang hilang saat ini.

Kemarilah, Meguru Bachira.

Cepat mulai babak berikutnya.

Mengapa melamun di sana, Kepala Kappa?

Aku sangat ingin bermain sepak bola dengan Isagi sampai akhir.

Aku pergi dulu. Bagaimanapun, ini aturan permainannya.

Namun, aku tidak akan menunggumu, Isagi.

Kalau kau menginginkanku, rebutlah aku.

Selanjutnya, hanya bisa berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan

demi merebut kembali hal penting yang telah direbut dariku.

GENIUS DAN MANUSIA FANA

LEVEL KEDUA PERTEMPURAN DUA LAWAN DUA, RUANG MENCOCOKKAN

Setelah kalah tiga lawan tiga, akan tiba di ruangan ini.

Sepertinya, kita tiba paling awal.

Ya.

Bagaimana?

Sepertinya ada ruang istirahat, mau pergi melihatnya?

Tidak ada waktu untuk beristirahat.

Jika nanti kalah, semuanya akan berakhir.

Selanjutnya akan menang.

Kali ini, musuhnya yang terlalu kuat.

Bukan itu masalahnya.

Aku tidak sama denganmu.

Aku... menghadapi mereka dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Apa yang kau bicarakan, Isagi?

Kau juga sudah mencetak satu gol.

Itu karena hasil kerja sama tiga orang.

Bukankah sepak bola memang seperti itu?

Tidak.

Maksudku, saat kerja sama tidak berhasil, maka aku tidak berguna.

Aku tidak memiliki kecocokan seperti dirimu dengan Meguru Bachira.

Memang sekejam itu.

Jika kalah bertanding lagi, kau akan diambil orang lain.

Tidak ada yang bersedia memilihku.

Kalau aku adalah musuh, aku juga tak mau pemain seperti diriku.

Apa kau sedang bercanda, Isagi?

Kalau kau tidak putus asa, lalu aku harus bagaimana?

Aku ikut timmu karena merasa bermain bersamamu akan jadi kuat.

Kau malah bersikap selemah ini, ini sungguh menggangguku.

Bersemangatlah, Bodoh!

Bicaramu seperti ingin melimpahkan tanggung jawab.

Bersemangatlah!

Reo Mikage tidak akan mengatakan hal menyedihkan seperti ini.

Apa maksudmu?

Kalau begitu, pergi saja ke Tim Reo Mikage!

Berhentilah memaksakan cita-citamu kepada orang lain.

Tak ada cara lain. Selain denganmu, aku tak pernah main bola dengan yang lain.

Jika Reo Mikage tidak ada, kau tidak bisa melakukan apa pun?

Bukankah kau juga sama?

Jika Meguru Bachira tidak ada, kau tidak bisa melakukan apa pun.

Berisik! Ucapanmu benar.

Itu sebabnya aku begitu kesal. Sial!

Kalau kau menginginkanku, rebutlah aku.

Aku hanya mendengarkan monster dalam diriku.

Apa maksudnya?

Akan kubuktikan, meski kau tidak ada, aku juga bisa berjuang sendirian.

Apakah... seleksinya seperti ini?

Meski aku belum begitu paham sepak bola,

tapi alangkah baiknya membiarkan orang yang membuat 0 jadi 1

bekerja sama dengan tim lain untuk menjadi 100.

Namun, peserta di seleksi kedua lebih sedikit dan tempat juga kecil.

Kemampuan setiap orang akan memengaruhi situasi keseluruhan.

Jadi, seleksi kali ini menguji "kemampuan individual".

Begitu rupanya.

Pantas saja gaya mengoper bola sebagai kuncinya tidak berhasil.

Mungkin akan berhasil melawan musuh yang lebih lemah dari kita.

Namun, dalam pertandingan,

syarat minimum lolosnya adalah jika orang itu mampu satu lawan satu.

Tidak peduli siapa rekannya, siapa lawannya,

harus bisa menang "satu lawan satu".

Inilah kunci untuk lolos seleksi kedua.

Hei, Isagi.

Bagaimana cara menenangkan perasaan tidak relaku ini?

Sangat disesalkan, Nagi.

Hanya kemenangan yang bisa memadamkan api emosi itu.

Barou?

Apa yang kau lakukan?

Rekan timku terlalu lemah, sehingga aku dipaksa masuk ke ruang amburadul ini.

PENCETAK 10 GOL DI SELEKSI PERTAMA, SHOUEI BAROU

Apa ada orang kuat di sini?

Kunci untuk lolos seleksi kedua adalah

orang yang mampu satu lawan satu.

- Harus mampu mengalahkan Barou - Minggir, Sampah.

- baru bisa tetap di sini. - Jangan berdiri di hadapanku.

Namun, bagaimana caranya agar bisa mengalahkan Barou?

Sungguh mengejutkan kau bisa datang ke ruangan ini.

Bukankah kau yang terkuat?

Maukah bertanding dengan kami?

Seharusnya kami bisa mengalahkanmu sekarang.

Maksudmu siapa yang mengalahkan siapa?

Aku dan Isagi bisa mengalahkanmu.

Beraninya amatir yang bisa stopping

berangan-angan untuk mengalahkanku yang seorang raja.

Raja yang sudah kalah bertanding masih berani membual.

Aku akan mengalahkanmu, lalu menjadikanmu seorang pelayan.

Tunggu, Nagi. Jangan provokatif!

Kurasa aku belum bisa mengalahkan Barou.

"Harus ada jeda 24 jam untuk bermain di pertandingan berikutnya."

Hei, Kalian, aturannya tertulis seperti itu.

"PERINGKAT BARU BL KE-38, ASAHI NARUHAYA" Naruhaya?

Siapa dia?

Awalnya dia adalah rekanku.

Ternyata kau satu tim dengan Barou?

"PERINGKAT BARU BL KE-29, NISHIOKA HAJIME" Satunya lagi Messi dari Aomori, Nishioka.

Namun, di awal pertandingan, Barou mencetak empat gol sendirian.

Akhirnya, lawan mencetak lima poin dan kalah dalam pertandingan.

Barou tak dipilih karena terlalu diktator dan akan mengacaukan tim.

Jadilah hanya kami yang tersisa.

Kita kalah karena kalian tidak berguna.

Kau masih berani tertawa.

Sudah. Tenanglah dahulu.

Tidak perlu terlalu cepat memutuskan untuk melawan mereka.

Jika kalah lagi, berakhirlah semua.

Benar, Isagi?

Ah, iya.

Aku tidak melarikan diri.

Jika ingin bertanding denganku, datanglah kapan saja.

Dasar dua orang pecundang.

Sampai jumpa, Isagi!

Isagi, lihatlah.

"SELEKSI KEDUA, RUANG ISTIRAHAT DUA ORANG" Hampir seperti penjara.

Bagaimanapun, di sini adalah "Blue Lock".

Di sini ada kantin dan pemandian besar.

Ini hanyalah versi lebih kecil dari fasilitas sebelumnya.

Perbedaan terbesarnya adalah

bisa melawan Manusia Blue Lock di ruang latihan.

Isagi.

Mengapa tidak bertanding dengan Barou?

Jika harus memilih rekan, menurutku dia lumayan.

Menurutku juga begitu.

Namun, kita sekarang...

Kalau begitu, apa yang masih kurang darimu dan dariku?

Setelah bertanding dengan Rin, aku telah menyadari...

bahwa keahlian kita baru bisa digunakan jika ada yang mengoper bola.

Begitu rupanya.

Keahlianku adalah Stopping

dan kau ahli Tendangan Lurus.

Benar, pemain seperti Bachira dan Reo

telah memahami keahlian kita.

Tanpa orang yang ahli mengoper bola,

keahlian kita tak bisa efektif.

Bagaimana cara memakai keahlian kita saat tidak ada pengoper bola?

Pemain yang ahli menggiring bola memiliki refleks yang kuat.

Bocah berkaki panjang itu kuat dan kekar seperti momok.

Satu lawan satu dengan mereka, kita hampir tidak berpeluang menang.

Inilah kekurangan kita.

Bagaimana menang satu lawan satu dari pemain lain tanpa pengoper bola?

Tingkat kesulitannya sangat tinggi.

Maaf, terlalu merepotkan.

Besok baru dipikirkan lagi.

Benar juga.

Mumi?

Bagaimana baru bisa menang?

Apa yang dimaksud orang yang mampu berhadapan satu lawan satu?

SELEKSI KEDUA, KANTIN

Tempat ini penuh dengan orang yang kalah dalam pertandingan.

Itu tidak penting, Isagi. Sungguh tragis.

Di kantin lauknya hanya ada natto dan asinan lobak.

Dasar bodoh, aku sudah terbiasa.

Isagi, sekarang harus bagaimana?

Kita akan melawan tim mana?

Memang mudah melawan tim yang lebih lemah daripada kita.

Namun, meski bertanding dengan tim yang lebih lemah,

kita tetap akan kembali lagi ke sini setelah kalah di babak berikut.

Saat itu, kemungkinan besar Nagi akan diambil orang.

Bertanding dengan tim yang lebih kuat,

kalahkan mereka dan jadi satu tim, itu adalah pilihan terbaik.

Namun, risiko kalah akan tinggi dan sulit menemukan pemain yang tepat.

Jadi, semuanya berpikiran sama dan tetap di sini untuk mengobservasi.

Ini adalah pertandingan perebutan lawan.

Tidak hanya harus menang,

harus berpikir hati-hati dengan siapa harus membentuk tim.

Jika tidak, mustahil untuk maju.

Tendangan lurusku makin berkembang, tetapi di pertandingan...

"SISTEM MANUSIA BLUE LOCK. RUANG LATIHAN" sebenarnya aku tak bisa apa-apa.

Mereka ciptakan peluang untuk memakai keahlian dalam satu lawan satu.

Aku harus melampaui para pemain level monster itu.

Kemampuan menciptakan peluang dalam situasi satu lawan satu,

mungkin hanya petunjuk hanya bisa ditemukan dengan tubuh

dalam pertarungan yang sebenarnya.

Ketemu juga. Isagi, ternyata kau masih berlatih.

Naruhaya.

Apa kau sudah memutuskan akan bertanding dengan siapa?

Tidak, belum memutuskannya.

Sudah kuduga.

Bagaimanapun, semua berakhir jika kalah. Kau merasa takut, bukan?

Ya.

Karena itu, aku tak ingin mencari rekan yang lemah.

Betul, jadi aku juga sudah memikirkannya dengan saksama.

Ternyata kita masih harus mengambil risiko.

Apa maksudnya?

Karena jika kita kalah lagi, kita tidak akan terpilih.

Situasi kita sama.

Sangat takut, bukan?

Rekanku adalah Barou.

Rekanmu adalah Nagi.

More Indonesian subtitles for BLUE LOCK

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left