The first 200 lines.
San Ha.
Cucu Ibu diadopsi?
Maksud Ibu...
Apa maksud Ibu
Gun?
Ibu tidak punya cucu.
Satu-satunya cucu Ibu adalah
Gun yang tewas saat bayi.
Itukah?
Apa yang dia maksud Gun?
Ibu.
Apa Gun tidak tewas saat itu?
San Ha.
Ibu.
Tunggu!
Tidak.
"Episode 57"
Maaf.
Tolong bicara denganku.
Aku tidak tahu apa-apa.
Tanya nenek Gun.
Nenek Gun?
Dia pergi ke mana?
Dia baru saja di sini.
Ayah jelas-jelas bilang
dia akan menemui Anda.
Lalu dia meninggal.
Saat dia melukis di gedung
tempat dia bisa melihat galeri tempat Anda bekerja,
tali yang menyangganya putus.
Hanya ada satu orang yang tahu
soal Myung Woo.
Mendiang ayahku.
Hai, ini Ae Ra.
Apa kabar?
Aku sedang ke sana.
Baik.
Aku datang karena ingin bertanya.
Baik.
Kim Myung Woo
Anda pernah mendengar nama itu, bukan?
Siapa?
Anda tangan kanan ayahku,
jadi, Anda tahu semuanya.
Bagaimana bisa aku mengenal orang itu?
Aku tahu semuanya, jadi, jangan berusaha berbohong lagi.
Aku harus kembali.
Tali itu...
Apa Anda memotongnya?
Ayahku yang menyuruh Anda, bukan?
Menteri Cho tidak punya pilihan.
Dia tidak bisa memaafkan siapa pun
yang menghalangi
masa depan atau kebahagiaan putri tunggalnya.
Pria itu
mengancam akan mengirim anaknya kepadamu.
Tetap saja, bagaimana bisa dia membunuh seseorang?
Permintaan terakhirnya adalah
memastikan kamu tidak pernah tahu.
Maaf.
Bagaimana rasanya
kehilangan orang yang Anda sayangi?
Rasa marah, sengsara, dan putus asa
yang kurasakan saat aku kehilangan ayahku...
Anda merasakannya sebagian sekarang, bukan?
Ayah.
Yang Ayah lakukan untuk kebahagiaanku
malah menjadikan anaknya monster.
Ayah membuatnya mengkhianatiku.
Ini enak dan hangat.
Bagus.
Bu Tiffany membelikannya sebagai ucapan terima kasih.
Itu tidak perlu.
Sudah sewajarnya saling membantu saat dibutuhkan.
Ayah bilang punggung Ayah belakangan sakit.
Hei, Seul Ha. Cobalah.
Punggungmu pasti sakit karena duduk seharian
mempelajari ujian PNS.
Ini. Cobalah.
Sial. Matilah aku.
Ibu!
Apa itu ibumu?
Tidak. San Ha tahu segalanya.
Ada apa?
Ada apa?
Jika San Ha mencariku, bilang aku tidak ada di sini.
Bilang kamu tidak melihatku.
Di mana Ibu? Dia di kamarnya?
Ya, ada apa?
Kakak dan Ibu bertingkah aneh. Ada apa?
Ibu, buka.
Ibu harus menjelaskan sesuatu.
Ibu!
Ada apa?
San Ha, ibu mohon.
Ibu berjanji akan menemukan Gun.
Gun?
Mendiang anak San Ha?
Cucu kita?
Ayah, buka pintunya. Tolong.
Buka pintunya.
Sayang.
Kenapa kamu...
Lepaskan pintunya!
- Ibu. - San Ha.
Ibu, di mana Gun?
Apa yang terjadi padanya?
Hei, apa maksud San Ha?
Bukankah Gun sudah mati?
Katamu cucu kita
mati karena gagal jantung.
Itu bohong!
Aku menyerahkannya untuk diadopsi!
Kenapa? Kenapa Ibu melakukannya?
Kenapa Ibu memberikan anakku kepada orang lain?
Kenapa Ibu melakukannya?
Menurutmu kenapa?
Ibu melakukannya untuk menyelamatkannya.
Bisnis kita gagal dan kita berutang.
Ayahmu kolaps dan buta, serta dirawat di rumah sakit.
Kamu berjuang hidup berhari-hari setelah melahirkan.
Serta
kita tidak tahu Soo Ho masih hidup atau sudah mati.
Dia prematur dan sakit jantung.
Bagaimana bisa ibu menyelamatkannya?
Tetap saja!
Kamu setidaknya harus membahasnya denganku!
Bagaimana bisa kamu mengambil keputusan sebesar ini sendiri?
Kamu terbaring di IGD.
Bagaimana bisa aku membahas apa pun denganmu?
Tahukah kamu betapa beratnya itu bagiku?
Aku harus membuat keputusan cepat untuk menyelamatkan cucu kita.
Gun sudah mati jika aku tidak cepat bertindak!
Ibu tahu ibu salah
berbohong kepadamu dan bilang dia sudah mati,
tapi ibu tidak menyesal menyerahkannya untuk diadopsi!
Siapa yang bilang Ibu berhak melakukan itu?
Gun itu anakku dan Soo Ho.
Mereka berjanji memberinya operasi jantung.
Mereka kaya, jadi, mampu.
Prioritas ibu adalah menyelamatkannya.
Setidaknya kita bisa menemuinya nanti.
Itu menyenangkan.
Chan!
Ibu!
- Astaga, anak ibu. - Nenek.
- Halo. - Halo.
Anda neneknya No Ah?
Ya, kamu ibunya Chan?
Aku tidak sempat berterima kasih
karena sudah mengawasi Chan waktu itu.
Aku ibunya Chan, Tiffany.
Tiffany?
Aku tinggal di Amerika,
jadi, lebih nyaman memakai nama Inggris daripada nama Korea.
Begitu rupanya.
Lantas, Chan pasti lahir di Amerika.
Begitulah.
Kami ke Amerika segera setelah dia lahir.
Begitu rupanya.
Aku tidak sempat berterima kasih karena sudah mengawasi Chan
waktu itu.
Terima kasih banyak.
Tidak perlu sungkan. No Ah senang dapat teman.
Apa No Ah tidak punya ibu?
Aku belum pernah melihatnya.
Kami harus pergi.
Sampai jumpa.
Ayo.
Dah. Ayo.
Tetap saja.
Bagaimana bisa kamu merampas seorang anak dari ibunya?
Bagaimana denganku? Kamu kira aku senang?
Kamu kira aku senang dan tenang
sudah menyerahkan anak itu?
Aku berusaha yang terbaik
untuk putriku dan Gun!
Jadi, kenapa?
Kenapa setelah lima tahun
Ibu akhirnya berniat menemukannya?
Ibu seharusnya memberitahuku lebih awal.
Lantas, aku akan mencarinya lebih awal juga!
Karena ibu kira Soo Ho sudah tiada!
Karena ibu ingin kamu melupakannya dan memulai hidup baru!
Ibu!
Apa?
Jika Kak Soo Ho tidak kembali,
Ibu tidak akan memberi tahu kami
bahwa Ibu menyerahkan Gun untuk diadopsi?
Kamu tidak akan bilang apa pun?
Kamu tidak berniat mencari Gun, bukan?
Aku mau putriku yang baik
hidup bahagia seperti orang lain.
Aku mau dia memulai baru,
dicintai suaminya,
dan hidup bahagia.
Aku mau Gun hidup nyaman
tumbuh di keluarga kaya.
Jadi? Apa aku bahagia?
Apa aku bahagia?
No comments yet. Be the first to leave one.