The first 200 lines.
Dimas Daffa Yanuardi a.k.a Every Agent Visit Us : I D F L . M E
Bisa kau buatkan salinan pementasan ini sebagus mungkin?
Aku harus memikirkan bagaimana cara melakukannya saat semuanya selesai.
Aku hanya./Aku tahu.
Dan dia tidak senang karena, ya ampun, karena hal semacam itu mahal.
Oh, August. Apa yang harus kita lakukan.
Jangan khawatir, Mary. Dia menginginkanku.
Dia menginginkan diriku dan bukan orang lain.
Kau paham?
August, aku takut.
Aku tahu, Mary.
Apa kau takut?
Charlie melakukannya dengan baik.
Aku tidak takut.
Ya. Aku begitu terkejut mempertimbangkan menit-menit terakhir berubah, tapi terlihat bagus.
August. Cium aku.
Jangan, August, kumohon jangan.
Apa kau tahu yang mereka lakukan untuk pementasan musim semi ?
Tidak tahu.
Mereka melakukannya dengan bagus di "The Gallows".
Kejahatanmu terhadap Kota BradFord...
...termasuk pencurian, sumpah palsu, perzinaan dan bersahabat dengan kaum bangsawan musuh.
Dengan ini kujatuhkan, August Benjamin Redford...
...hukuman mati digantung pada...
...hari ke 29--
Oh.
Charlie. Charlie!
Ya ampun./Charlie.
Astaga./Charlie.
Angkat dia.
Panggil dokter!
Dia tidak bernafas. Panggil dokter!
* PROPERTI MILIK DEPARTEMEN POLISI BEATRICE * KASUS NO. BP-2013-1114__Rekaman Bukti
10/ 28/ 2013
Lampu menyala.
Baiklah, ayo kita lakukan, anak-anak.
Ya, ayo lakukan, Tn. Schwendiman.
Kau bisa.
Oh, August. Kau datang.
Jangan khawatir, cintaku.
Mereka...
Dia datang untukku. Dia menginginkanku.
Proyek "Baik dan keras" kembali lagi.
Ayolah, Reese./ Dia menginginkanku.
Dia datang untukku.
Apa dia akan muntah?
Apa kau paham?
Kau akan aman disini.
August, aku ketakutan.
Tidakkah kau juga?
Lebih dalam lagi. Keluarkan air mata itu.
Tidak lagi.
Apa yang...Bung.
August...
...berikan aku satu ciuman terakhir.
Apa dia akan melakukannya kali ini?
Ini dia, bro.
Matilah untuk anak teater itu.
Oh, tidak./ Cut.
Reese./Ya.
Kerja bagus, bung.
Pfeifer, kerja bagus. Terima kasih.
Dan semuanya, kerja yang bagus.
Astaga. Dia menjengkelkan.
Latihanlah sedikit lagi dalam berucap, Reese.
Ya, kau harus lebih berlatih./ Sedikit latihan...
...sebelum besok malam.
Ya, istirahatlah sekarang...
...dan lebih menghafal lagi, Pementasannya besok.
Wah.
Oh, Reese, kau merusak hatiku yang malang.
Ini bagus.
Bagi yang menonton video ini dirumah,...
...itu sebabnya pemain football tidak melakukan drama.
Ryan. Kau seharusnya ada di booth.
Tidak.
Hei, Reese. Boleh kupinjam blus-mu?
Kenapa, bung. Aku butuh pencerahan, bro. Bantu aku disini.
Tidakkah ini memalukan, bung?
Seperti, aktingmu lebih parah dari yang Charlie lakukan.
Bung, mereka akan menghabisimu disini.
Jangan lakukan./ Jangan bawa kamera kesini.
Ada lebih banyak payudara disini daripada di locker perempuan.
Bung, ini bukan locker perempuan.
Siapa yang membawa sebuah kamera ke locker laki-laki.
Astaga. Singkirkan itu dari wajahku.
Itu menjijikkan. Tak ada yang mau melihatnya.
Temanku akan menjadi super star./ Ya.
Apa kau serius?
Kenapa kau tidak tetap di booth saja.
Aku sudah ke booth, bung. Kamera di booth payah.
Itu sebabnya aku memakai kameraku. Lagipula, aku sudah latihan.
Ayolah. Kau bisa belanja. Kau bisa ke Home Ec.
Kau memakai celana tanggung, bro. Ayolah.
Reese. Celana tanggung, bung.
Berhenti berjalan. Akan kutemukan kau, Reese.
Hei, Big Shot. Berpakaianlah, ayo.
Itu Nn. Shannon.
Kau masih bersuami, Nn. Shannon?
Sampai jumpa./ Aku juga mencintaimu.
Cassidy!
Ryan, ayolah.
Cassidy. Apa yang kau lakukan?
Sudah kubilang jangan main-main dengan kamera ini. Ini bukanlah mainan.
- Diam. - Jangan suruh aku diam.
Jadi, seperti apa rasanya menjadi anggota drama.
Rasanya seperti jalang, kau bercanda?/ Wah!
Apa? Jika aku tahu akan ada syarat drama aku akan.../ Aku menyukainya.
Maksudku. Aku harus bersama dengan wanita paling tidak menarik,
Aku terlambat berlatih setiap hari./ Hei, Ryan, bagaimana kabar drama?
Bagaimana kabar drama?/ Bagaimana rasanya berkumpul dengan semua teman baru drama-mu.
Setidaknya aku tidak bermulut besar. Dasar bodoh.
Ryan, apa kau mencoba membela teman dramamu./ Yah, maksudku ibumu.
Big Shot./ Ya, pelatih?
Halo, latihan./ Ya, Ryan.
Ayolah, Big Shot.
Halo yang disana./ Ada beberapa temanmu disana.
Mereka bukan temanku.
Pegang ini. Pegang kamera ini, bung.
Perhatikan ini.
Astaga.
Baiklah./ Oh tidak.
Kena, kena./ Oh.
Owh...
Carilah pelatih.
Kerja bagus./ Kaulah sang jalang.
Tepat di kepala, bung.
David, bagaimana kabarmu?/ Ada apa?
Kerja lembur malam ini?/ Kau tahu itu.
Waktunya liburan, huh./ Kau dapat menebak itu juga.
"The Gallows"
Dan inilah para pemain di tahun 1993.
Sama bodohnya seperti yang sekarang.
Dan itulah dia.
Charlie Grimille.
Aneh sekali bahwa mereka masih memajang fotonya disini.
Jangan lupakan kostummu.
Chris. Matikan ponselmu, tolong.
Ruangan drama sama seperti teater, itulah aturannya./ Baiklah.
Dan para MorF akan digantung.
Tak ada ponsel, paham?
Tak ada ponsel.
Baiklah. Dengar. Mata kedepan, semuanya.
Pementasannya besok malam, prosesnya sudah dipersiapkan jauh hari.
Tidak selalu mudah. Benarkan, Pfeifer?
Terutama dengan pihak sekolah tapi kita bisa melewati hal itu.
Tapi... Kurasa kita akan baik-baik saja.
Pfeifer, kau ada beberapa kata yang ingin diucapkan, silahkan./ Ya.
Tentu saja dia ada sesuatu yang ingin diucapkan.
Terima kasih, teman-teman.
Pertama-tama, Aku ingin kalian melihat program-nya.
Sudah selesai, dan sama seperti di tahun 1993.
Astaga./ Terima kasih, Britney.
Terima kasih teman-teman karena telah membantuku membuat kegiatan ini terjadi.
Kita bekerja begitu keras, kita telah memiliki waktu yang indah.
Aku merasa bangga menjadi bagian dari The Gallows.
Aku tak sabar melihatnya selesai.
Begitu juga aku.
C'est fini.
Terima kasih, teman-teman./ Terima kasih, Pfeifer.
Asisten direktor kita, Pfeifer Ross, semuanya.
Dan apa yang kita ucapkan?
Terus semangat, Reese.
Terima kasih, teman-teman. Ayo.
Belakang panggung.
Jules, Tn. BHS./ Apa kabar, temanku.
Lihat ini
Apa yang kau lakukan disini?/ 2 Karakter favoritku.
Petani nomor 5, algojo.
Apa kalian ikut dalam kelompok?
Kurasa aku akan tepuk tangan atau semacamnya./ Itu dia.
Jika pelatih dapat melihat kalian sekarang, kalian akan dikeluarkan dalam sekejap.
Ya, singkirkan kamera itu dari wajahku./ Ini kelas tukang perintah.
Mereka sungguh tahu barang-barang ini./ Sudah seperti haloween saja disini.
Ya, pastinya./ Ayo pakai untuk pesta.
Oh. Apa yang kita punya disini?
Topeng apa ini?/ Itu kostum algojo yang lama.
Terlihat seperti sampah./ Seseorang memberitahu kami untuk tidak menyentuhnya.
Apa si kutu buku drama bilang padamu untuk tak menyentuhnya?
Kurasa dia bilang begitu padaku.
Tapi kemudian aku tak mendengarkannya karena aku begitu kuat.
Dan dan Mark, bisakah kalian bersiap-siap./ Sialan.
Ryan./ Ya.
Apa yang kau lakukan?/ Bukan apa-apa.
Aku tahu kau tidak serius tentang drama ini./ Memang.
Maaf. Tidak, aku akan serius.
Ini penting bagi banyak orang./ Benar.
Jadi tunjukkan sedikit rasa hormat didalam teater, paham?/ Baiklah.
Paham?/ Ya.
Terima kasih.
Ya, benar sekali.
Lihatlah dia dengan kepar itu.
Dasar bodoh.
Aku tak apa./ Apa yang kau lakukan?
Entahlah. Hanya mencoba melewati drama ini.
Apa yang kau lakukan?/ Apa?
Oh, Aku Charlie. Aku mati.
Oh.
Oh. Aku punya sebuah trik untuk kalian. Lihat.
Lihat ini.
No comments yet. Be the first to leave one.