The first 200 lines.
"Suasana musim semi sudah terasa"
"Jae Seok muncul di Pulau Nodeul"
Ini cuaca musim semi sungguhan.
"Dia memasuki kedai dengan gambar gimbap"
Apa ini?
"Kosong"
Apa ini?
"Tidak ada siapa pun selain Jae Seok"
"Kali ini kedai camilan?"
"Dia melihat sekeliling, tidak tahu apa-apa"
Terjadi lagi.
"Apa yang kulakukan?"
"Melihat sekeliling"
Kenapa tidak ada orang lain?
"Berkedip"
Makanan di sini tampak lezat.
"Menu gimbap yang menggugah selera"
Kali ini, mereka tidak akan tiba-tiba
menyuruhku membuat gimbap, bukan?
"Dia tiba-tiba teringat pada 'Ramyeon of Life'"
"Dia hanya berpikir akan menjaga kedainya sebentar"
"Bagaimana aku bisa membuat ramyeon di sini?"
"Kali ini, pasti ada sesuatu..."
Apa ini...
Ada orang di sini? Halo.
"Dia melihat seorang staf"
Kamu diberi instruksi?
"Dia mencoba mengobrol dengan staf"
Tidak?
Ada yang ingin kamu berikan kepadaku?
- Tidak. - Tidak?
- Tidak. - Benarkah?
Baiklah.
Tidak ada orang lain...
Apa ini?
Ini benar-benar...
"Keheningan ini meresahkan"
Aku tidak akan bingung lagi.
Ini sudah sering terjadi.
"Dia sudah sering bingung"
"Dia sering mengalami"
"Situasi yang tidak terduga"
"Ini bukan peristiwa baru"
Aku akan menunggu. Seseorang akan meneleponku
atau sesuatu akan terjadi.
Kami terbiasa secara tiba-tiba berada dalam pengejaran.
"Kamu dikepung."
"Masuk ke mobil yang ada di depanmu,
jemput anggota dan tiba di tempat dalam waktu yang ditentukan."
"Suara yang diubah melekat dalam ingatannya"
Kami sering melakukannya di Pulau Nodeul.
"Melihat pemandangan sambil mengingat kembali"
"Sangat menyebalkan"
Kenapa tidak ada yang memberitahuku?
"Telepon berdering"
- Halo? - Aku kemari untuk bekerja.
Apa yang terjadi, Kim Tae Ho?
Belum ada yang memberitahumu?
Apa maksudmu?
- Kami menawarkan waktumu - Ya?
di aplikasi barang bekas.
Apa?
Waktumu ditawarkan di aplikasi jual beli.
"Jae Seok akan membantu mengurus permintaanmu"
Kenapa kamu menawarkan waktuku di aplikasi?
Astaga, ini benar-benar...
"Jual Beli Barang Bekas"
"Aplikasi jual beli barang bekas kini sedang tren"
"'31 Persen Pengguna Ponsel Punya Aplikasi Jual Beli Barang Bekas'"
"'Aplikasi Nomor Satu adalah Platform untuk Jual Beli Barang Bekas'"
"Di aplikasi itu, kita tidak hanya bisa menjual barang"
"Kita juga bisa menjual hal lain seperti informasi dan jasa"
"Ada yang mau makan denganku? Khusus perempuan"
"Mencari seseorang untuk mengambil boneka di atap"
"Akhirnya, bonekanya terselamatkan"
"Inilah gaya hidup baru masa kini"
Kenapa kamu menjual waktuku di aplikasi?
Aku berhak menghabiskan waktuku. Kenapa kamu menjualnya di aplikasi?
- Astaga. Aku harus bagaimana? - Jadi...
Kamu ingin aku melakukan apa?
Entahlah.
Astaga. Hei!
Kamu menyebalkan.
Di mana kamu sekarang?
- Halo? - Halo?
Di mana kamu sekarang?
Aku sedang bertelepon.
Astaga.
Kamu pikir aku bertanya karena tidak tahu?
Di mana kamu sekarang? Secara fisik, di mana kamu?
Di mana tubuhmu sekarang?
Agar kamu lebih mudah bergerak,
lihat tempat parkir itu.
Aku memarkir kendaraan kecil yang sederhana di sana.
"Menghela napas"
"Kamu bisa melihatnya, bukan?"
Baiklah. Aku mengerti. Sampai jumpa. Akan kututup teleponnya.
Baiklah. Semoga harimu menyenangkan.
"Bergumam"
Astaga. Ini sangat menyebalkan.
Astaga. Aku harus pergi ke mana?
"Tujuan dan apa yang akan dia lakukan belum diputuskan"
Astaga, panas sekali.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
"Hangang-ro, Yongsan-gu"
Ada permintaan.
Dekat dari sini.
Apa? Apa ini?
"Tanpa mengetahui apa yang sedang menantinya"
Entahlah. Terserah. Aku tidak tahu.
"Dia berangkat terlebih dahulu"
Aku harus pergi terlebih dahulu.
"Bisakah kamu melakukan ini untukku?"
"With Yoo"
Sudah lama aku tidak mengendarai mobil ini.
Kamu tahu?
"Dia senang melihat mobil itu"
Astaga. Mobil ini...
"Dia menuju ke Yongsan-gu, sesuai alamat yang tercantum"
Astaga, apa lagi sekarang?
Aku harus pergi ke mana?
Alamatnya cukup dekat. Tempat apa ini?
Aku harus mengangkut barang?
"Klien mungkin tidak tahu Jae Seok akan datang"
Baiklah. Ayo.
"Dari Pulau Nodeul ke Yongsan-gu"
Begitu rupanya. Yongsan.
- Kamu sudah dekat dengan tujuan. - Apa?
Aku menuju ke restoran barbeku? Apa yang terjadi?
Kamu sudah dekat dengan tujuan. Panduan GPS sudah berakhir.
"Dia tiba di restoran"
"Di mana aku?"
Benar ini tempatnya.
"Tampak seperti restoran barbeku biasa"
Tapi... Benar ini tempatnya?
Halo.
Pak.
Apa kamu...
Kamu membutuhkanku?
Aku juga tidak tahu apa yang kulakukan.
Waktuku...
Seseorang membeli waktuku.
- Kamu tidak membutuhkanku? - Tidak.
Tidak?
"Jika pemiliknya tidak menghubungiku"
Tunggu.
Halo.
Halo.
"Memberi hormat"
Begini...
"Kaget"
- Ya? - Apa kamu...
Kamu membeli...
"Saling mengamati dengan cara yang aneh"
- Karrot? - Apa?
Kamu dari Karrot?
"Apa itu?"
"Kurasa dia adalah Yu Jae Seok"
"Meski dia dari Karrot"
"Pria ini tidak tahu Jae Seok yang akan datang"
- Karrot? - Karrot?
Karrot?
Karrot?
- Karrot. - Karrot.
"Apa yang kalian berdua lakukan?"
Barbeku...
Barbeku?
- Hidangan barbeku... - Barbeku Karrot?
- Barbeku? - Ya.
Aku ingin makan barbeku.
Itulah permintaanku.
- Kamu ingin makan barbeku? - Ya.
"Bingung"
Kurasa kamu yang seharusnya kutemui.
"Aku tidak tahu Jae Seok akan datang"
Begitu rupanya. Kamu ingin makan barbeku?
"Tertawa"
Begitu rupanya. Jadi, aku di Karrot sekarang?
Ya.
"Aku ingin makan daging, tapi tidak bisa makan sendirian"
"Anggota staf menghubunginya untuk mengatur pertemuan"
"Ya! Bagus! Aku makan banyak, jadi, aku lebih suka makan dengan pria"
"Ya, aku juga pria. Aku juga makan banyak. Jangan khawatir!"
"Bagus. Bisakah kita bertemu di sebuah restoran di Yongsan?"
"Aku tahu suatu tempat. Bagaimana dengan tempat ini?"
"Bagus! Aku akan tiba dalam 15 menit"
"Tapi staf hanya memberikan alamatnya kepada Jae Seok"
- Maafkan aku. - Baiklah.
"Mereka berdua bingung"
- Aku tidak menghubungimu. - Begitu rupanya.
Mereka tidak memberiku informasi apa pun tentang pertemuan ini.
Mereka hanya memberiku alamat ini.
Aku datang kemari karena mereka menyuruhku.
- Kamu butuh teman makan. - Ya.
Duduklah. Apa tidak masalah jika aku makan bersamamu?
- Kamu tidak keberatan? - Tidak.
Baiklah. Senang bertemu denganmu.
- Aku Yu Jae Seok. - Ya. Halo. Aku Kim Ki Chan.
- Ki Chan. - Ya.
"Mereka akan makan barbeku pada pertemuan pertama"
No comments yet. Be the first to leave one.