The first 200 lines.
yadi films
Bangunlah, tukang tidur.
- Kita sudah sampai. - Hentikan, Caroline.
- Jess. - Sayang.
Waktunya bangun.
Maaf, Ny. Biven. Kukira tadi Caroline.
- Kita sudah sampai? - Ya, Kita sudah sampai.
Terima kasih sudah mengantar, Ny Biven.
- Kau yang terbaik. - Sama-sama, Jess.
Tunggu.
- Kenapa? - Kalian sudah bawa tiketnya?
Uang?
Baiklah ma. Tak perlu menelfonku saat aku tiba disana ...
... Karena kufikir tak akan ada sinyal disana.
- Aku janji akan mengabarimu saat aku tiba disana. - Kau janji?
Aku janji.
- Tunggu dulu. - Apa?
Apa kau tidak melupakan sesuatu?
Tidak, Aku yakin sudah membawa semuanya.
Aku bukan pergi ke zona perang.
Kita akan bertemu lagi setelah liburan berakhir.
Aku sayang kamu.
Aku sayang kamu juga.
- Sampai jumpa. - Terima kasih lagi
- Tolong jaga Caroline. - Jangan khawatir. Aku akan menjaganya.
Selamat bersenang-senang, gadis-gadis.
- Mohon perhatian,bus dari Merced ke danau Tahoe ... - Pergilah.
... Akan berangkat sepuluh menit lagi.
- Aku tak tahu bagaimana kau melakukan itu? - Aku tak punya pilihan.
Aku senang aku bukan anak tunggal, Aku tak yakin bisa melakukan semua perhatian itu.
Percayalah padaku, Andai aku bisa memilih, Aku ingin sekali memiliki seorang Kakak atau adik.
- Sepertinya itu memang hobinya atau sesuatu. - Aku tahu.
LOKET PEMBAYARAN
UTARA DANAU TAHOE
- Apa yang kau lakukan? - Kemarilah kesini.
Perhatian semua penumpang.
Ini merupakan panggilan terakhir bagi semua penumpang yang ingin berangkat menuju danau Tahoe.
Bus akan berangkat beberapa menit lagi.
- Apa yang kau lakukan? - Aku bersumpah benda itu sudah kumasukkan ke dalam sini.
Kau bilang sudah memasukannya tadi malam.
Coba periksa di kantong yang kecil.
Berikan padaku.
Mohon perhatian. Bagi semua penumpang yang ingin pergi ke festifal musik ...
... Jangan lupa tiket anda khusus waktu ekstra disana.
- Kenapa? - Kejutan.
Tidak ada tiket busnya.
- Jadi bagaimana kita bisa pergi? - Santai.
Aku masih memiliki tiket festifal.
Ini dia?
- Baiklah, ayo kita beli tiket busnya. - Tidak, tunggu sebentar.
Aku punya perjalanan yang lain menuju ke festifal.
Santai saja.
Felicia dan Adam akan datang menjemput kita.
Mereka akan tiba disini lima menit lagi.
Apa? Kau tahu sendiri kan ibuku tidak akan mengijinkan aku berjalan dengan mereka?
- Aku tidak bisa mengatakan ini padanya. - Kau bisa mengatakannya padaku.
Seperti yang kau tahu, lebih baik...
Kukira kau akan terkejut.
Ayolah, ini akan jauh lebih menyenangkan
DILARANG BERHENTI
Apa yang mereka katakan?
Apa yang mereka katakan?
Perlihatkan padaku.
Jadi bagaimana sekarang?
Maafkan aku.
Ayolah.
Kita coba cari kendaraan lain.
Ayo.
- Halo kau supir bodoh. - Aku tidak menyangka dia berdiri ditengah jalan.
- Kau hampir saja membunuhnya. - Maaf.
Apa yang kalian lakukan disini? Apa kalian butuh tumpangan?
- Mereka memberi kita tumpangan. - Tidak, Telefon saja ibumu.
Lihat saja mereka. Mereka benar-benar ramah.
Kau ingin bersenang-senang?
- Ya. - Mantap.
Aku Fred. Yang ini si ganteng Thomas.
Kau tahu...
Cowok-cowok itu benar-benar manis.
Lihat dirimu.
Dia benar-benar seperti ...
...orang indian.
Mungkin.
Apa kau buta?
Aku tidak tahu. Mungkin.
Ngomong ngomong apa kau ingin kita berkencan dengan mereka.
Apa untungnya bagiku?
Tidak ada.
Terserah deh.
TERIMA KASIH
Kau mau koka koka?
Kau baik-baik saja?
Memutar diwaktu tiga jam terakhir? ide yang bagus ngomong-ngomong.
Itu benar-benar keren.
Kita punya mobil keren dan dua gadis seksi.
Jadi apa yang kau ingin aku tanyakan ke mereka?
Tidak jadi.
- Kau sudah siap? - Ya, Aku siap.
Kau kelihatan cantik.
Ini dia.
- Chip kentang. - Aku butuh KTPmu untuk itu.
Kau membeli minuman itu untuk menambah stamina.
- Tidak juga. - Kau yakin?
Kupikir orange jus lebih enak dan harganya juga setengah dari itu.
- Kami tak butuh yang lain. - Sayang sekali...
Bung, seperti yang dia bilang, kita baik-baik saja?
Semuanya $ 25.50.
Dimengerti, pusat. Kami akan tiba disana 10-12.
Simpan kembaliannya.
Kau yakin?
Ini dia.
Apa kabar pak petugas.
Semua unit tolong dengarkan ...
Semuanya akan baik-baik saja. Jangan khawatir.
- Kau cantik sekali. - Terima kasih.
Kau memuji diri sendiri.
Pelan-pelan dong.
Tak perlu tergesa-gesa.
- Kufikir kau akan menyukainya. - Ya.
Tapi tidak disini.
Saat kita tiba di hotel kita akan mengunci diri kita berdua.
Jangan bodoh.
- Kubilang hentikan. - Jangan malu-malu.
Kau akan menikmatinya.
Tinggalkan aku sendiri.
Menyingkirlah darinya.
Jess, Bangun.
Bangunlah
Caroline, bangun.
Kau baik-baik saja?
Aku tak bisa merasakan kakiku.
Kurasa terjadi benturan dipinggangku.
Aku takut.
Seseorang akan menemukan kita dan memberikan kita pertolongan.
Tapi bagaimana jika tak ada yang akan menemukan kita?
Seseorang akan datang.
Aku janji padamu sesorang pasti datang.
Bisakah kau melepaskan sabuk pengamanku?
Biar ku lihat.
Sebelah sana.
Awas, Jess, lenganmu.
Ini tersangkut.
Darah dan pecahan kaca dimana-mana.
Aku tidak bisa berposisi seperti ini terus.
Jess, kita harus pergi dari sini sebisa mungkin...
Aku tidak tahu kakiku bisa bergerak atau tidak.
Dimana dia?
Dimana Fred?
Aku tidak tahu.
Sepertinya dia terlempar keluar jendela.
Coba bangunkan Thomas.
Apakah dia baik-baik saja?
Aku tidak yakin.
sepertinya dia baik-baik saja.
Aku tidak yakin dengan apa yang aku lakukan.
Tunggu.
Tubuhnya hangat.
Kalau dia mati, tubuhnya pasti dingin kan?
Oke, jadi dia masih bernafas?
itu bagus. jadi dia baik-baik saja kan?
Baiklah.
Tunggu sebentar.
Aku tidak bisa membuka jendelanya.
Yang ini juga.
Sepertinya aku melihat seseorang.
Tapi aku tidak yakin.
- Apakah fred? - Aku tidak tahu. mungkin.
Aku akan coba memecahkan kaca dengan lenganku.
Dasar bodoh.
Ini semua salahnya.
Apa itu?
Itu...
Itu HP ku.
Tunggu, dimana itu?
Diluar sebelahmu.
Itu ibuku.
Dia mungkin cemas, karena aku belum menghubunginya.
Kau bisa meraihnya dari sini.
Aku tidak bisa.
Apa semuanya baik-baik saja?
Ya.
cepatlah.
Ide bagus.
Sini biar kucoba.
Ayo, kau bisa.
Sedikit lagi.
Jendela ini sangat menghalangi.
Ini pasti berhasil.
- Telfon polisi. - Itu tombol telfon balik.
- Apa yang kau lakukan? - Aku akan menelfon balik ibuku.
- Dia akan menolong kita. - Tidak.
Ibu, tolong kami. Kami mengalami kecelakaan.
- Kami tidak bisa keluar. - Mobilnya terbalik.
- Bu, hallo? - Hai, aku tidak bisa menghubungimu.
- Itu pesan suaranya. - Mohon tinggalkan pesan.
Bu, kau sedang bicara dengan Caroline.
Kami mengalami kecelakaan. Mobilnya terbalik. kami terjebak.
Di mobil sport warna hitam. Tolong.
Tolong kami.
BATERAI KOSONG
Dia tahu kita dalam bahaya. Dia akan datang.
No comments yet. Be the first to leave one.