The first 200 lines.
Kau suruh dia mengikutiku sejak kita berpisah.
Apa kau psikopat?
Kenapa kau melakukan ini?
Aku melakukan semua ini karena aku mencintaimu.
Jika aku tak bisa bahagia, orang lain tidak boleh bahagia.
Jika aku tidak bimbang,
jika aku lebih tegas,
aku tidak akan mengambil keputusan yang salah.
Ibu tak benar-benar mencintainya.
Aku hanya hasil dari kesalahan mereka.
Apa aku harus menyerah
dan menjadi pengecut sepertimu?
Dan bersikap tak bermoral sepertimu?
- Aku tidak bisa. - Tarn.
SEBELUMNYA
Aku sudah punya banyak teman.
Tapi sekarang,
aku menginginkanmu.
- Selamat ulang tahun! - Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun, Nut.
Kami membuatkanmu kue.
SELAMAT ULANG TAHUN, NUT
Hiasan apa yang kau inginkan di kuemu tahun ini?
Aku ingin pelangi.
Tolong pakai warna ini, Bu.
Itu tampak sulit.
Kalau begitu, kau harus membantu ibu.
Baiklah.
Kau laki-laki. Kau seharusnya tidak suka pelangi pastel.
Itu konyol.
Kau harus mengajarinya membedakan benar dan salah.
Jangan memanjakannya.
Nut.
Kita pilih pola baru saja.
Bagaimana dengan laut?
Nut.
Pola apa yang kau inginkan di kue ulang tahunmu?
Apa saja boleh, Bu.
Bisa tolong masukkan sepotong ke kotak?
Aku ingin temanku mencobanya.
Tentu.
Lihat kegiatan yang kau lakukan.
Kau tidak tahu cara melakukan kegiatan jantan?
Mungkin terlambat hampir 20 tahun.
Tapi ibu tetap ingin melakukan ini untukmu.
Ibu mungkin membuat kesalahan di masa lalu.
Tapi ketahuilah…
kau bukan salah satu dari kesalahan itu.
Kau adalah hadiah bagi ibu.
Selamat ulang tahun.
Ya.
Aku tidak terlambat, bukan?
Selamat ulang tahun, Nut.
Semoga kau bahagia.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Ayo masuk.
Mungkin terlihat agak tua,
tapi bukankah itu mirip bonekamu yang hilang?
Ya, benar.
Aku tak mengira akan menemukan boneka beruang
yang mirip dengan bonekamu.
Kurasa aku beruntung.
Apa kau tahu
aku berusaha sangat keras untuk menemukannya?
Aku berusaha keras.
Hal yang sama juga berlaku
untuk perasaanku kepadamu.
Aku tahu
bahwa kita belum lama saling mengenal.
Mungkin terlalu dini bagiku
untuk mengatakan ini.
Tapi aku tidak bisa membiarkan waktu berlalu lagi.
Di hari pertamaku bekerja,
kau memarahi para pemabuk itu untukku.
Kau tampak sangat keren.
Aku menjadi penggemarmu setelah hari itu.
Meski kau berpura-pura tidak peduli,
mengabaikanku,
dan wajahmu tampak bingung,
hatimu dipenuhi kehangatan
dan aku tidak bisa menahan cintaku kepadamu.
Aku tidak tahu cara terbaik untuk menyatakan perasaanku,
jadi, aku membelikanmu hadiah istimewa ini.
Terima kasih banyak
atas hadiah istimewa ini, Prib.
Namun, tidak peduli semirip apa boneka beruang ini dengan yang lama,
aku tidak bisa menerimanya.
Prib.
Kau tahu aku tidak merasakan hal yang sama.
Aku mengerti.
Aku tahu
aku tak bisa mengubah pikiranmu.
Aku hanya ingin menunjukkan
betapa seriusnya perasaanku.
Tidak apa-apa
jika perasaanmu berbeda.
Tidak apa-apa
jika kau tak mencintaiku.
Aku tak apa-apa.
Prib.
Aku datang untuk mengucapkan selamat ulang tahun.
Semoga kau bahagia.
Meski aku tak bisa menjadi orang itu untukmu,
- kita masih bisa… - Berhenti.
Aku tahu apa yang akan kau katakan.
Kau akan mengatakan
bahwa aku bisa menjadi adikmu, bukan?
Bisakah?
Aku belum siap sekarang.
Tapi akan kucoba.
Prib.
Mau kuantar pulang?
Tak apa-apa.
Aku datang ke sini sendiri.
Aku juga bisa pulang sendiri.
Aku akan baik-baik saja.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Aku baik-baik saja.
Kau tidak baik-baik saja.
Kau makan barbeku dengan boneka beruang.
Kau yakin tidak apa-apa?
Aku lapar.
Dan aku sedih.
Aku lihat dia memeluk boneka beruang
dan tersandung di depan restoran,
jadi, aku meneleponmu.
Prib.
Akan kau apakan boneka beruang itu?
Aku akan menyumbangkannya.
Nut tidak menginginkannya.
Tapi aku yakin seseorang akan menginginkannya suatu hari nanti.
Baiklah.
Semangatlah. Kelak seseorang akan menginginkanmu.
Benar, bukan?
Aku cantik, baik, dan manis.
Ditambah, aku punya waktu untuknya.
Kenapa tidak ada yang menginginkanku?
Kenapa aku sangat sial?
Aku selalu berakhir di zona pertemanan.
Prib, belahan jiwamu mungkin orang asing.
Orang asing dari dunia lain.
Menjadi temannya
lebih baik daripada menjadi orang asing.
Benar.
Kau lebih baik menjadi temannya.
Ikatannya akan bertahan lebih lama.
Kalian sedang menghibur atau mengejekku?
Aku menghiburmu.
Aku mencintaimu.
Makan ini.
Ini akan membuatmu diam.
Panas.
Aku juga mencintaimu, Pak.
Tunggu, apa?
Dasar bajingan licik.
Berhenti.
Kau boleh minum,
tapi jangan muntah seperti waktu itu.
Sedang apa, Nut?
Ini…
Aku merekam momen ini sama sepertimu.
Kau merekamnya?
Berarti aku juga harus ikut.
Terima kasih
telah mengadakan pesta ulang tahun untukku.
Kau menyukainya?
Ya.
Kau suka pestanya
atau suka aku?
Trik murahan.
Itu…
Aku suka keduanya.
Bagaimana boneka beruangnya?
Kau tidak menyukainya?
Tidak.
Itu membuatku takut.
Bagaimana bonekanya bisa sangat mirip?
Tapi sebenarnya
warnanya,
mata,
dan aromanya berbeda.
Dan yang terpenting,
tak begitu hangat untuk dipeluk.
Itu sebabnya kau tidak menyukainya.
Ya.
Terlepas dari kemiripannya,
boneka beruang itu tidak tergantikan.
Bagaimana
jika itu aku?
Apa aku cukup untuk menggantikan boneka beruangmu?
Kau adalah kau.
Kau tidak bisa menggantikan siapa pun.
Saat kau bertanya apa yang kuinginkan
untuk ulang tahunku,
aku tak bilang apa-apa.
Itu karena
aku sudah memilikimu.
Tetaplah di sisiku…
dan jangan ke mana-mana.
No comments yet. Be the first to leave one.