Release info

퍼맨이ㅡ돌아왔다ㅡThe Return of Superman E184 170528 💜
A Commentary by anyhow

Tags

other
Published on: 2022-03-12
Downloads: 34
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Bimbingan orang tua disarankan untuk pemirsa di bawah 12 tahun"

Ayo kita pergi.

Bukankah kamu suka taoge, Seung Jae?

Ya.

Bukankah kamu juga suka bayam?

Ya. / - Keluarga Seung Jae

telah tiba di festival sayuran gunung.

Hei, Seung Jae. Ayah lapar. Bagaimana jika kita makan di sini?

Ini sebuah kedai.

Kedai? / - Silakan masuk.

"Silakan masuk, Tuan Muda Seung Jae"

Halo.

Kami pesan masing-masing satu.

"Mereka langsung pesan makanan begitu duduk"

"Seung Jae menggambar di atas tiket masuk"

"Menyanyikan lagu tradisional"

Astaga. Siapa itu?

Salam, Tuan Muda.

Sungguh suatu kehormatan bertemu dengan Tuan di sini.

Astaga.

Kami dua pengemis kelaparan.

Kami tidak punya uang. / - Tidak. Jangan menangis.

"Tidak. Jangan menangis"

Tidak. / - Tidak, kami tidak menangis.

Kami hanya sangat lapar. / - Ya. Kami lapar.

Apa kamu juga lapar, Seung Jae? / - Ya.

Aku juga lapar.

Berhentilah menangis.

Kami tidak punya uang untuk makan.

Apa yang harus kami lakukan? / - Ini.

Apa itu? / - Ini.

"Dia memberi mereka tiket yang tadi sudah digambari"

Terima kasih banyak.

Boleh kami minta tanda tanganmu?

Aku punya pulpen. / - Baiklah.

"Dia menangis"

Astaga. Aku juga jadi ingin menangis.

Tidak. Jangan menangis.

Baiklah. / - Aku tidak menangis.

"Makin banyak mereka bicara, hati Seung Jae makin terenyuh"

Tenanglah. Jangan menangis.

"Memeluk pengemis malang"

Kenapa kamu menangisi pengemis?

Sudahlah. Kami baik-baik saja. / - Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa. / - Kembalilah kepada ayahmu.

Kami baik-baik saja. Kami akan pergi dengan pemberianmu.

Kami hanya perlu uang. / - Apa mereka menangis?

Apa tadi itu menyedihkan?

"Dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari para pengemis"

Apa tangisan mereka menyedihkan?

Astaga.

Kami tidak menangis.

Benar. Itu hanya karena kami lapar.

Apa itu menyedihkan?

Apa? / - Aku ingin memberi mereka..

Apa? / - Aku ingin memberi mereka...

"Apa yang ingin dia berikan?"

"Apa?"

Aku ingin memberi mereka makanan. / - Baiklah.

Kamu ingin memberi mereka makanan?

Dia bilang ingin memberi kalian makanan.

"Makanlah dan jangan kelaparan"

"Ini lucu sekaligus menyedihkan"

Katakan kepada mereka, "Belilah makanan yang enak."

Kumohon, jangan kelaparan. Aku akan beli makanan enak.

"Kumohon, jangan kelaparan. Aku akan beli makanan enak"

Paman akan membelinya sendiri. / - Katakan yang ayah tadi katakan.

Ini untuk Paman.

Terima kasih. / - Terima kasih banyak.

Tolong jangan menangis.

Kamu juga jangan menangis, ya? / - Baiklah.

Kami akan pergi. Sampai jumpa. / - Ayo kita pergi.

"Setelah selesai, mereka pergi"

"Dia melihat mereka pergi"

Paman.

"Dia memanggil mereka saat mereka pergi"

Mulai sekarang jangan menangis lagi.

Paman tidak akan menangis. / - Sampai jumpa.

Katakan "Sampai jumpa." / - Sampai jumpa.

Jangan menangis dan kelaparan. / - Selamat tinggal.

"Dia hanya bisa menatap mereka"

Belilah makanan dengan uang itu.

Tentu saja. / - Baiklah.

Sampai jumpa.

"Dia menatap dengan setia dan sabar"

Duduklah. Kamu bisa duduk sekarang.

Mereka akan pergi membeli makanan enak.

Dia sangat murah hati.

Tampaknya Seung Jae punya rasa empati yang besar.

Aku akan memasak dan memberi mereka makanan.

"Sebelumnya, Seung Jae harus makan"

Ini enak. Rasanya enak, bukan?

"Seung Jae makan dengan lahap berkat para pengemis malang"

"Ji Yong juga makan dengan lahap"

Mataharinya terlalu panas. Ayah rasa kulitmu makin hitam.

Biar aku yang melakukannya.

Baiklah, Seung Jae. Pakai krimnya.

"Seung Jae tahu cara merawat diri"

Ya, bagus.

Pakai lagi.

Seung Jae tahu kini tahu cara merawat ayahnya.

Ji Yong belajar lebih banyak tentang Seung Jae setiap harinya.

"Pantulan wajah tampannya membuatnya senang"

The Return of Superman, episode 184.

"Kamu Adalah Orang Paling Sulit Yang Pernah Ada".

Ke sini, Seung Jae.

"Ke mana mereka berikutnya akan pergi?"

Kami punya hal yang istimewa... / - Halo.

Namanya Ko Seung Jae. / - Halo, Seung Jae.

Ya. / - Tunggu sebentar. Ini celemeknya.

Ini untuk si kecil.

Kenapa tiba-tiba mereka mendapatkan celemek?

Lihat. Baca judulnya.

Di sini tertulis, "Ayah Adalah Raja Memasak".

"Ayah Adalah Raja Memasak".

Mau ke sana bersama ayah? / - Ya.

Apa yang sebaiknya ayah masak?

Bakso. / - Bakso?

Seung Jae suka sayuran liar, tidak seperti kebanyakan anak lain.

Orang bilang tunas fatsia adalah rajanya sayuran musim semi.

Aku ingin memakainya

untuk membuat bakso spesial buatanku.

Inilah pria yang bercita-cita menjadi koki kompeten,

Ko Ji Yong.

Ayo. / - Baik, Pak.

Dan asistennya yang menggemaskan, Ko Seung Jae.

Kami akan ambil karcis masuknya. Silakan masuk.

"Para peserta mulai masuk"

"Ji Yong dan Seung Jae juga masuk"

Kalian akan diberi waktu 1 jam.

Mari... / - Memasak.

Baiklah, silakan mulai memasak.

Kompetisi dimulai dengan suasana tegang.

Para peserta sibuk menyiapkan bahan-bahan.

"Ji Yong mulai dengan merebus air"

Sementara itu, dia sibuk mengatur strategi.

Seung Jae, tolong cuci sayuran ini di sana.

Tolong cuci sayurannya, mengerti?

Tunggu dan cuci semua sayurannya.

"Dia bisa dipercaya mencuci wortel dan bawang bombai"

Aku sudah mencucinya.

Seung Jae, kamu yang terbaik.

"Dia mencuci sayuran lainnya tanpa diminta"

Aku sudah mencucinya.

Benarkah? Anak pintar. Kamu melakukannya dengan baik.

Seung Jae, kamu tahu apa ini?

Ini. / - Ya. Tunas fatsia.

Astaga. Jawabanmu benar.

Aku akan membuat bakso dengan tunas fatsia.

Dengan tunas fatsia? / - Ya.

Seung Jae, pegang ini.

Apa itu sisir? Kamu memasak dengan itu?

Kami sedang membuang kepala taoge.

Astaga.

Dia membuang kepala taogenya dengan sisir.

Untuk membuang kepala taoge? / - Tunggu, Seung Jae.

Kamu bukan memakai sisir dari rumah, bukan?

Tentu saja tidak. Itu baru.

Mereka memulai dengan baik.

Karena ini sebuah kontes yang melibatkan anak-anak,

kerja sama tim sangatlah penting.

"Anak-anak juga harus berpartisipasi"

Seung Jae, tolong ambilkan ayah dua butir telur.

Baiklah.

"Sang asisten koki membantu dengan rajin"

"Dia menjatuhkan telurnya"

"Dia segera mengambilnya kembali"

"Itu sangat alami"

Permisi. Telur yang ini sudah pecah.

"Dia berlari kembali untuk mengambil telur baru"

Terima kasih. Anak pintar.

"Sayang jika telur ini dibuang"

"Dia mulai memasak dengan telur pecah"

Kamu pintar sekali, Seung Jae.

Kita harus tambah lagi.

"Seung Jae memilih bahan dengan saksama"

"Apa yang akan dia pilih?"

"Seluruh bawang putih"

Aku membawa semuanya.

Hei.

"Ji Yong terkejut"

"Ini campuran spesial telur dan bawang putih"

Bukankah aku pintar?

Apa yang sedang kamu buat, Seung Jae?

Aku sedang membuat kue.

"Selamat ulang tahun, Selamat ulang tahun"

"Selamat ulang tahun, Na Hyun sayang"

"Dia persembahkan kue bawangnya kepada Na Hyun"

Selamat. / - Hidangan pertama sudah selesai.

"Pada saat itu, hidangan pertama diserahkan"

Sekarang, sisa waktu kita sekitar 10 menit lagi.

Apa yang sedang Ayah lakukan?

"Ji Yong masih sibuk mengiris"

Sepertinya kita melupakan sesuatu.

Astaga. Aku lupa dagingnya.

"Ada lagi yang terlupa"

"Tenggorokan Ji Yong mulai kering"

Sang asisten, Seung Jae, datang untuk menyelamatkan.

"Anak yang patuh ini membawakan ayahnya air"

"Dia bahkan memberinya langsung"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left