The first 122 lines.
CERITA ORISINAL WEBTOON SWEET HOME KARYA CARNBY KIM DAN YOUNGCHAN HWANG
SWEET HOME
Kubilang belum saatnya!
Kapan kita membunuhnya?
Kumohon.
Jangan lakukan apa-apa.
Kau bisa istirahat.
Biar aku yang urus.
Awas!
Keluar.
Maaf aku terlalu lama.
Bukan salahmu.
Ini…
pilihanku.
Aku berniat mati bersama ayahku.
Maaf.
Aku membuat…
monster lain.
Tidak masalah.
Aku akan mengurus semuanya.
Mereka bisa kukembalikan.
Aku…
akan mati, bukan?
Aku lega.
Sekarang aku bisa pergi
menemui ibuku.
Pergilah.
Tolong pergi…
dan bunuh ayahku.
Ada yang berbeda.
- Nanti… - Kita bicara nanti.
Apa yang dia lakukan?
Tunggu apa lagi?
Ayo pergi.
Apa ini aman?
Kita tidak punya pilihan.
- Kau masuklah dahulu. - Benar, masuklah dahulu.
Kenapa selalu dari aku…
Astaga.
Ayo masuk.
Satu per satu.
Jangan berhenti.
Kau tidak bisa lewat.
Monster tidak bisa lewat.
Kau tidak bisa lewat.
Ada apa?
Masuklah.
Kubilang masuk.
Kenapa?
Kau tidak bisa lewat?
Berengsek!
Tak usah mencoba begitu keras, Monster.
Mundur.
Kurang ajar!
Kau kemari untuk membunuhku?
Mati kau.
Biar kita semua mati bersama!
Mati!
Kau tak apa-apa?
Ayo!
Cepat!
Ayo.
Cepat!
- Kau bagaimana? - Tak bisa kutahan lagi.
- Cepat pergi! - Pergi! Cepat!
- Pergi! - Berengsek!
Ayo.
Pegang tanganku.
Cepat!
Bedebah itu.
Dia sangat gigih.
Bersembunyilah.
Bersembunyilah, Berengsek.
Dia tidak akan mati dengan cara itu.
Akan kubunuh tiap kali dia pindah.
Sampai kapan?
Kau akan melawannya tiap kali dia masuk ke tubuh lain?
Itu tidak akan berakhir.
Lalu apa?
Kau punya cara lain?
Aku.
Dia butuh tubuh.
Aku akan menyerahkan tubuhku.
Begitu dia ambil alih,
aku akan tetap di dalam api sampai dia terbakar habis.
Jadi, kau akan mati bersamanya?
Sudah kubilang. Aku tidak bisa mati.
Aku tidak percaya.
Cha Hyun-su.
Mari akhiri di sini.
Kau harus tetap hidup.
Sudah saatnya menghentikan semua ini.
Dia tahu persis apa kelemahanmu.
Jangan menahanku kali ini.
Biar aku saja.
Itu bukan Sang-wook.
Dari awal, ini urusanku.
Tidak bisa.
Jika kau diambil alih,
akan lebih sulit membunuhnya.
Benar.
Kalian berdua
tidak akan pernah bisa membunuhku.
Tidak akan pernah.
Apa-apaan ini?
Aku benci tubuh ini!
Keluar kau!
Keluar!
Keluar dari kepalaku!
Jika aku mati, kau juga mati.
Kau juga tidak mau mati.
Aku tahu kau tak mau mati!
Bukankah itu sebabnya kau masih di sini?
Kau tidak mau mati!
Jangan lakukan ini.
Tidak.
Paman Sang-wook.
Dia masih hidup.
Tidak!
Tidak!
Semua milikku terbakar.
Tak ada yang tersisa.
No comments yet. Be the first to leave one.