The first 200 lines.
SUB BY Paskalis Damar -- Antlers INDOFILES SubsCrew
Dia hampir memasuki usia setengah baya...
...dan tinggal di sebuah bungalo di Woodland Avenue.
Dia selalu duduk di kursi goyang...
...dan mengisap rokok setiap sore...
...ketika istrinya telah selesai bekerja...
...dan mengabarkan bahwa kedua anak mereka baik-baik saja.
Anak-anaknya tahu tentang kakinya...
...rasa geli oleh kumisnya saat mengecup mereka.
Mereka tidak tahu pekerjaan ayahnya dan kenapa mereka sering pindah rumah.
Bahkan mereka tidak tahu nama asli ayahnya.
Dia terdaftar di buku alamat penduduk dengan nama Thomas Howard.
Dia pergi kemanapun tanpa dikenali...
...makan siang dengan para pedagang dari Kansas...
...mengaku sebagai peternak atau penanam modal barang dagangan...
...seorang kaya raya dan santai yang hidupnya merakyat.
Dia memiliki dua bekas luka tembak yang belum sembuh, satu di dadanya...
...dan yang satu di pahanya.
Dia kehilangan ujung jari tengah tangan kirinya...
...dia sangat waspada, supaya sisa mutilasi itu tidak terlihat.
Dia memiliki kelainan mata yang disebut "kelopak mata berbintik"...
...yang menyebabkannya sangat sering berkedip...
...seolah dia mendapati segala ciptaan lebih sedikit daripada yang ia terima.
Ruangan selalu terasa lebih panas jika ia sedang di dalamnya.
Hujan turun lebih deras.
Jam melamban.
Semua suara menjadi lebih keras.
Dia menyebut dirinya pengikut setia dan gerilyawan kaum selatan...
...dalam perang sipil yang tak berkesudahan.
Dia tidak tak pernah menyesali semua perampokan, dan 17 pembunuhan yang pernah dilakukannya.
Dia terlihat saat musim panas di Kansas, Missouri...
...pada tanggal 5 September tahun 1881...
...dia berusia 34 tahun.
Kau cukup... Kau cukup menyelipkannya di sini, tepat di lengan bajumu...
...dan jika kau sudah siap, tinggal kau goncangkan saja.
Seperti itu. Kau goncangkan agar keluar.
Mary Todd Lincoln, istri diktator itu, berteriak histeris saat bulan purnama.
anak buah Presiden mengikatnya dengan kawat yang kusut...
...menyingkirkannya agar tidak mengganggu suaminya.
Sudah pernah dengar cerita tentang istri presiden konfederasi, Jefferson Davis?
- Belum. - Belum pernah.
Beliau mengerjakan tugasnya dengan istrinya.
- Ya Tuhan, aku bercerita pada anak kecil. - Tidak, aku paham, aku paham, aku paham.
Presiden Konfederasi memahami kebutuhan istrinya dan memenuhinya...
...dengan segala kepiawaian dan kemurahan hatinya.
- Charley, kau meludahi sepatuku. - Maaf. Maaf, maaf, Jesse.
- Bersihkan. - Ku bersihkan... Ku bersihkan.
Sedangkan Abraham Lincoln mungkin membiarkan istrinya berbelanja sepuas hati.
- Pemborosan saja. - Dengan uang yang diambil dari kita.
Makanan!
Aku rasa kegilaan mengalir dalam darah keluarga Lincoln.
Kau benar soal ini.
Sungai... Kau terjun ke sungai.
- Makanan! - Jangan malu-malu, Dick.
- Sepotong daging lagi. - Jika kau sering menipu...
Ada lemak babi yang lezat untukmu.
Permisi.
Sepertinya aku telah berjalan tanpa arah dan mengganggumu.
Siapa kau?
Bob Ford.
Saudaranya Charley?
Ya.
Aku berbohong ketika mengatakan aku kebetulan sampai sini.
Aku memang mencarimu. Aku terlalu canggung untuk mengatakannya dari awal.
Sanak saudaraku menganggap aku ini bodoh...
...karrena penampilan lusuhku ini, sebaliknya aku menganggap diriku...
...sebagai bawahan James bersaudara.
Aku berharap jika aku dapat menemuimu di tempat ini, jauh di dalam hutan...
...Aku dapat meperlihatkan seberapa luar biasanya aku.
Aku percaya bahwa aku ditakdirkan untuk suatu hal besar, Tuan James.
Aku memliki kemampuan yang tak terlihat dari luar.
Kau beri aku kesempatan. Akan ku selesaikan tugas apapun itu. Aku berani jamin.
Hey, Dick, apa benar kau meniduri wanita Indian?
Ayo, ceritakan. Aku selalu ingin bisa bercinta dengan wanita berkulit merah.
Baiklah, Charley...
...ada perasaan aneh yang menghampirimu ketika...
...bercinta dengan perempuan yang pernah menguliti orang.
Ada bunyi menggelegar keluar dari kemaluannya...
...seolah-olah mereka pernah melahirkan seorang anak...
...yang menyerupai binatang buas. - Terdengar seperti apa?
Seperti suara kemaluan yang menggelegar, Charley. Aku tidak tahu.
Bukan.
Mereka memiliki kemaluan yang sangat berisik seolah-olah...
...mereka menggunakannya sebagai pelana untuk membawa bermacam-macam barang.
Ayolah, bagaimana rasanya? Terasa nikmat kah?
Ayo, mengaku saja lah.
Aku menyukaimu, Charley.
Aku juga menyukaimu, Charley.
Tapi...
Kau biasa-biasa saja, Tuan Ford.
Kau sama saja seperti anak ingusan lain yang berdandan dulu sebelum berpetualang.
Berharap menjadi penembak jitu seperti di buku cerita anak kecil.
Sebaiknya kau urungkan saja niatmu...
...karena kau tidak berbakat, nak.
Maaf jika kau menurutmu begitu...
...aku percaya saja akan pendapatmu.
Sebagai bekalku menjadi penembak jitu, aku punya pistol Colt milik kakek Paterson...
...dan sabuk pinjaman untuk menaruhnya.
Selain itu aku juga punya hasrat akan hal-hal besar.
Aku harap dengan bergabung denganmu, aku bisa meraih itu semua.
Baiklah, apa yang harus ku katakan?
Jadikan aku kaki tanganmu malam ini.
Kaki tangan?
Agar kau bisa mengamati keberanian dan kecerdasanku.
Aku tidak tahu apa yang ada di pikiranmu...
...tapi semakin banyak kau berbicara, kau mebuatku semakin gelisah.
Baiklah, aku harap kau jangan dekat-dekat denganku, mengerti?
Kau mengerti?
- Baiklah, maafkan aku... - Kenapa kau tidak pergi? Pergilah.
Baik.
Aku pernah bercinta dengan seorang gadis, bukan perempuan Indian.
Dia sangat manis.
Dia memiliki rambut pirang seperti...
Oh, seperti apalah itu.
Seperti rambut yang berkilauan di bawah sinar mentari?
Ya. Ya. Seperti itu.
Kau... Kau pandai berbicara.
Kau bisa menyembunyikan apapun dalam kosakata.
Mungkin kau dan aku bisa menuliskannya surat, dikirim lewat pos?
Yang harus kau lakukan, Ed...
...cukup tebak saja yang ia butuhkan dan tarik perhatiannya.
Gadis ini memiliki pekerjaan yang khas.
- Khas? - Kami hanya pernah bertemu sekali.
Dia...
Dia takut akan petir, lalu datang dengan setengah mabuk...
...dan memelukku begitu saja.
Dia juga memberiku harga yang pas.
Oh, begitu. Itu baru khas.
Ya, benar, dia pernah bercinta dengan pria lain juga...
...tapi apa yang dia katakan padaku...
...tidak mungkin dikatakannya kecuali dia bersungguh-sungguh.
Kekasihku bersumpah hanya akan menikahiku
dan tak ada seorang pun mampu mengubah pikirannya.
Apapun yang dikatakan wanita pada kekasihnya, tak akan bisa ditolak
Meskipun hanya dituliskan pada air yang mengalir dan udara bebas.
Ya Tuhan, bagus sekali. Ayo kita tulis itu untuknya.
Tidak.
Puisi tidak menarik bagi pelacur.
Apa kabar?
Terlambatkah untuk mengucapkan selamat ulang tahun padamu?
Dari mana kau tahu?
Kau akan terkejut akan semua yang ku ketahui.
Aku juga punya wewenang di Gerombolan James.
Benarkah?
Kakakmu, Frank dan aku baru saja berbincang-bincang hangat.
Kami mengobrol tentang ini dan itu, di sana.
Ada banyak bahan obrolan yang menghibur...
Ya Tuhan, kau tahu apa yang kurang dari rebusan ini?
Pangsit?
Mie.
Kau makan sedikit mie rebus dan arlojimu akan berdetik semalaman.
Pernah tahu seorang wanita di Fayette? Menyedot mie lewat hidungnya.
- Di Fayette? - Sepertinya belum pernah.
Belum pernah dengar tentangnya?
Di sana ada kanal yang belum pernah kau bayangkan.
Aku tidak suka bertele-tele...
Aku tidak peduli siapa saja yang bergabung denganku. Tidak pernah peduli.
Oleh sebab itu orang bilang aku orang yang ramah.
Ku dengar kau dan anak ini baru saja berbincang-bincang.
Anak buahmu masih harus mengangkat tumpukan kayu, bedebah.
Sebaiknya kau suruh mereka ke sana.
Gerombolan James telah melakukan 25 perampokan bank, kereta, dan kereta barang...
...sejak 1867 sampai 1881.
Tapi selain Frank dan Jesse James...
...seluruh anggota asli gerombolan itu sekarang telah mati atau pun dipenjarakan.
- mataku Seluruh jiwaku dan segalaku
Segala dosa ini, tak terampuni
Segalanya telah tertanam di hatiku.
Maka untuk perampokan terakhir mereka di Blue Cut...
...dua bersaudara itu merekrut para pencuri kecil dan orang udik...
...yang terpilih dari lereng sekitar.
Sesuai jadwal, Buck!
Matikan semua lentera!
Lihat orang-orang bodoh itu. Mereka bisa jatuh dan menembaki sesamanya menjadi wanita.
Jika begitu, aku akan mencarikan mereka suami.
Menyebar!
Tahan tembakanmu!
- Awasi dia! - Turun.
Tahan tembakanmu, dasar bodoh!
Tahan tembakanmu!
Biarkan aku masuk.
Buck! Nak!
Buck, lewat sini!
Apakah gembok itu bisa menahan mereka?
Ku rasa tidak.
Ayo. Ayo.
Jangan sok pintar, ataupun sok berani, kalian.
Halo, nak! Apakah ini semua untukku?
Seperti hari natal saja di sini.
Hey, sobat.
Tidak keberatan jika aku melihat-lihat?
Sampah. Bukan.
Bukan.
Ada yang berharga di sini?
Bisa jadi.
Buka brankas itu.
Lakukan!
- Kau tak perlu memukulnya. - Ya. Mereka harus diyakinkan.
Mereka punya aturan perusahaan, Aku punya aturan kejam
...dan beginilah kami melakukan segala sesuatunya.
No comments yet. Be the first to leave one.