The first 200 lines.
Aku mendengar tentang Kev.
-Kau tak tahu yang sebenarnya terjadi. -Tidak?
Kau tak menembak dan membunuh adikku?
Kev juga keluargaku dan aku tak punya banyak sisa.
Kita bisa selesaikan masalah ini sekarang.
Kane akan menggunakan koneksinya memulai 10 kilogram seminggu.
Jadi, kau membuatnya menghasilkan uang untukmu sekarang?
Membuat dunia berputar.
Kau memercayainya?
Pada akhirnya, dia hanya ingin menjaga keluarganya.
Aku ingin membeli langsung darimu.
Franklin tahu soal ini?
Tidak.
Franklin adalah jawabannya.
Pada akhirnya, hanya dia yang bisa menjatuhkan musuhmu.
Akan ada pernikahan.
Kau memberi semua orang LSD?
Kau tak bisa menjadi gangster dan pria berkeluarga.
Pada akhirnya, kau akan menghancurkan kami.
Kau hanya bisa menawarkan kebohongan.
Dilumuri madu.
Kau pikir kau harus membunuhku nanti.
Tapi sebelum itu, aku akan membunuhmu.
Hanya ada satu hal yang perlu kau tahu.
Begitu kau menekan tombol itu, tidak ada jalan kembali.
Kau benar. Seharusnya aku mendengarkan.
Seharusnya aku memperlakukanmu seperti rekan. Ini belum terlambat.
Sudah terlambat.
Aku harus mengikuti jalanku sendiri sekarang.
Hei.
Bagaimana keadaanmu?
Bagaimana jika kau?
Kovatch sangat ingin bicara denganmu.
Mungkin kau mau jelaskan padaku dahulu apa yang terjadi di sini.
Kami mendapat informasi bahwa kokaina dijual di tempat biliar,
jadi kami datang untuk memeriksanya.
Mereka tiba-tiba mulai menembak.
Sial, ada polisi!
-Lalu bagaimana kau berakhir di belakang? -Salah satu dari mereka lari.
Aku peringatkan berhenti berkali-kali.
Sial!
Dia memegang pistol.
Dia berbalik untuk menembak.
Lalu...
11-99. Perez tertembak!
Aku ulangi, Perez tertembak!
Saat itu aku melihatnya.
Baik.
Kovatch pasti ingin mendengar itu darimu.
Lalu kau harus ke kantor, memberikan pernyataan resmi.
Hei, pria di belakang.
Dia selamat?
Dia hampir tidak bertahan.
Aku bawa dia ke King.
Siapa?
Ya.
Ya, suruh dia naik.
Terima kasih.
-Apa kabar? -Apa kabar?
Selamat datang.
Astaga.
Lihat tempat ini.
Aku sudah lama ingin mengundangmu.
Aku menghubungimu sepanjang pagi.
Ya.
Aku tak bisa tidur.
Pikiranku berpacu.
Aku merasa seperti dipahat.
Aku sebenarnya merasa cukup baik.
Pergi ke rumah, menuangkan minuman.
Melihat matahari terbit di atap.
Akhirnya aku tahu harus bagaimana.
Lalu aku mendapat kabar polisi datang ke tempat biliar.
Tiga orang Kane tewas. Kane di ruang operasi.
Mau tebak siapa dia?
Dia membohongi kita.
Dia bilang aman.
Tapi diam-diam menyerang mereka di belakang kita.
Kau ingin aku melakukan apa, Lee?
Apa?
Kau ingin aku melakukan apa?
Berteriak dan menjerit?
Menembaki kelab?
Berperang dengan Louie dan Jerome? Polisi?
Ada yang benar dan ada yang salah, dan ini salah.
Kane mencoba membunuh kita.
-Jerome dan Louie membalas. -Kita bersepakat dengan Kane.
Itulah yang benar di dunia kami.
Aku tak bilang senang dengan semua itu.
Tapi ada hal lain yang lebih penting bagiku.
Seperti apa?
Seperti bertahan hidup.
Bertahan hidup untuk merawat bayiku yang belum lahir.
Tidak berperang dengan keluargaku.
Aku tidak bisa memerintahmu lagi seperti kepada Jerome dan Louie.
Ini kali pertama.
Tapi aku tak mau mati jadi martir.
Tidak, kau akan keluar dari sini.
Di griya tawangmu di Wilshire.
Dengar,
jika kau mencoba membuatku merasa bersalah, bukan begitu caranya.
Jika kau ingin melawan ini, silakan.
Tapi aku tidak terlibat.
Kau bahkan tidak buka, ya?
Kau sangat cantik.
-Apa itu semua yang kau inginkan? -Ya.
Semua itu dan air mancur LSD cokelat.
Mungkin Skully.
-Ya. -Ya.
Mungkin dia.
Keadaan bisa berakhir sangat kacau.
Ya. Tapi ternyata tidak.
Mungkin itu pertanda baik.
Kabar tentang Kane mungkin sudah tersebar sekarang.
Aku tahu.
Aku memeriksa penyerantaku pagi ini.
-Lalu? -Lima lolos dari Leon.
Andai kita bisa tetap di ranjang seharian.
Kita bisa.
-Benarkah? -Ya.
-Kita bisa. -Mari tetap di ranjang seharian.
Ya.
Astaga.
Tidak.
Masalah ini harus ditangani.
Begini saja.
-Aku akan menelepon ke bawah. -Ya?
Perpanjang masa kita menginap sampai Rabu sebelum perjalanan.
Lalu kita kembali ke sini nanti malam.
Aku menyukainya.
Kau akan memberitahuku kita mau ke mana?
Kau akan segera tahu dalam beberapa hari.
Kau hanya suka melihatku gelisah, itu saja.
Aku sangat mencintaimu.
-Aku mencintaimu. -Aku suka saat kau mengatakan itu.
Katakan lagi.
-Kau menyukainya? -Ya.
Ada lagi yang perlu aku ketahui?
Tidak, semuanya ada di sana.
Seperti kataku.
Lalu info soal kokaina yang kau dapatkan?
Informasi buruk, bukan?
Biasa terjadi.
Ya?
Masuk.
Aku perlu mengambil setabung darah, Detektif.
Kau serius?
Saat ini, kau diskors,
menunggu hasil penyelidikan Provos atas penembakan dan hasil tes ini.
Jadi, kau menyuruh kami bersih-bersih,
dan tiba-tiba kau peduli bagaimana caranya?
Seorang petugas polisi tewas dan aku ingin tahu alasannya.
Atau hanya aku?
Karena aku bukan pria Selatan setinggi 188 cm dengan rahang persegi.
"Ya, Pak, tidak, Pak, menyemir sepatumu untukmu, Pak?"
Aku menyemir sepatuku sendiri.
Lalu aku membersihkan diri.
Seharusnya kau melakukan hal yang sama.
Berengsek dengan ini.
Aku mau perwakilan serikatku.
-Aku ingin pengacaraku. -Jika menolak bekerja sama,
maka ada tuntutan pidana yang menyertai pemecatan.
Sementara itu, berikan pistol dan lencanamu, Detektif.
Baik.
Aku tahu kau tak mau mendengarnya,
tapi aku mengerti alasan Louie melakukan itu.
Hal yang benar, cara yang salah.
Siapa yang meracuni seluruh pernikahan?
Bagaimana jika aku tetap di sana, makan stroberi?
Aku bahkan enggan memikirkannya.
Kau bisa meneleponku.
Jika kondisimu buruk.
Kita sudah bicara.
Berbincang panjang lebar.
Apa yang kita bicarakan?
Hei, kau mau pergi dari sini?
Keluar kota?
Aku ingin menjernihkan pikiran.
Apa yang kau pikirkan?
Kau mencukur janggutmu.
Mengingat semalam, aku pikir akan membantu mengubah penampilanku.
Aku berpikir hal yang kau katakan lebih dekat dengan kebenaran.
Aku dibius.
Aku takut. Aku masih takut.
Maaf.
Kau tahu harus takut apa, Cissy?
Apa yang CIA akan lakukan pada putramu jika aku tidak membantumu.
Karena saat mereka selesai dengannya, mereka akan membunuhnya.
Itu fakta.
Saat ini kau berpikir punya dua pilihan buruk.
Tapi aku satu-satunya harapanmu untuk menyelamatkan Franklin.
Ana memberitahuku seperti apa kau saat dia merekrutmu.
Sendirian.
Putus asa mencari pria yang pergi selamanya.
Baiklah. Aku tak perlu diingatkan soal itu sekarang.
Kurasa perlu.
Kurasa kau harus menyingkirkan alasan kekanak-kanakan ini
jika kau ingin punya harapan membunuh Teddy.
-dan mengeluarkanmu dari sini hidup-hidup. -Tunggu sebentar.
Selain memberatkan putraku sendiri,
No comments yet. Be the first to leave one.