Release info

Ep 16 What Happened in Bali
A Commentary by iamklopers
IDFL.me

Tags

other
Published on: 2015-12-07
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kang In-Wook

Lupakan.

Jung Jae-Min.

Bisa kita bicara sebentar?

Episode 16

Aku peringatkan kau jangan mengasihi orang lain dengan uangmu.

Tinggalkan Soo-Jung.

Atau aku akan membunuhmu.

Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Hei, bangun.

Minum obat.

Aku tidak pernah melihatmu sakit sebelumnya.

Hidup sungguh membuatmu tersiksa.

Beraninya mereka memukulmu seperti itu!

Uang membuat mereka berbuat sesuka hati atau apa?

Kenapa kau diam saja? Kau lawan juga!

Dan kau meninggalkan semua pakaian baru disana.

Ponselmu juga!

Aku merasa kasihan pada Jung Jae-Min itu.

Bagaimana dia bisa jatuh cinta padamu?

Hei, kau mau kembali kesana?

Kau mungkin tidak apa, karena kau disini.

Aku yakin kau tahu itu tidak akan mudah dari awal.

Maksudku, kau tidak membencinya, kan?

Kenapa kau tidak hajar dia? Karena hasrat cinta?

HASRAT MEMBARA

Aku mulai syuting hari ini.

Benarkah?

Ayo keluar makan malam saat aku digaji.

Semoga berhasil.

Aku buat sup. Kau harus makan nanti.

Terima kasih.

Aku tidak bisa menikah denganmu.

Jadi aku tidak mengharapkan kau menyukaiku.

Cukup.. aku menyukaimu.

Itu saja.

Aku merindukanmu juga.

Dia tidak jawab?

Tidak.

Aku akan biarkan dia hari ini. Tapi dia tidak datang.

Apa ibumu sudah sedikit tenang?

Perlu waktu buatnya.

Benar.

Kurasa dia sedikit terganggu dengan menodai dirinya seperti itu.

Young-Joo ah.

Ya.

Apa itu dia?

Dia pasti sangat baik.

Ketua jarang mengundang orang lain untuk makan malam di rumah.

Aku mengerti yang dirasakan Jae-Min.

Aku mengerti kenapa dia menyewa tempat buat wanita itu.

Ibu.

Aku sungguh tidak memberitahumu.

Karena aku mau membiarkannya saja.

Dan tidak ingin menghancurkan hidup seseorang.

Pria itu mendekatiku karena uang sejak kuliah.

Kurasa aku harus meminta bantuan ibu sekarang.

Aku tidak tahu dia ada di sekitar aku dan Jae-Min begitu lama.

Dia tidak pernah berhenti mengancamku sejak kami putus.

Singkatnya saat aku masih belum dewasa.

Pergi ke Jakarta agar aku mengakhiri ssegalanya.

Dia menghubungiku setelah tahu pertunanganku.

Aku pun berencana membatalkan pernikahan.

Karena aku takut keluargaku akan mencari tahu tentangnya.

Dan gambar aku dan dia yang ibu lihat...

Dia membawaku paksa malam itu dan...

Omo.

Kau menangis.

Berhenti menangis.

Maaf.

Kasihan kau.

Apa yang kau mau aku lakukan buatmu?

Aku tidak yakin.

Apa yang harus dilakukan?

Baiklah.

Aku akan mengurusnya.

Terima kasih, bu.

Berhenti menangis. Kau merusak wajah cantikmu.

Ya. Ini galeri.

Salah sambung.

Kenapa aku mendapat telepon begitu di pagi hari ini?

Panggil orang lain dan suruh kerja disini.

Panggil dia sekarang.

Ya, bu.

Apa yang membuat Jae-Min begitu lama?

Pak, anda bertanya soal Kang In-Wook waktu itu.

Saya memperhatikannya tapi saya tidak yakin.

Apa maksudmu?

Saya rasa lebih baik anda bertanya ke eksekutif direktur.

Apa kau bilang?

Mereka bekerja di beberapa proyek rahasia.

Kemampuan saya untuk mencari tahu itu sangat terbatas.

Maaf.

Dan ibu anda mencari anda.

Ketua Choi menghubungi nomor anda beberapa kali juga.

Kurasa anda harus menjawab telepon mereka.

Sedikit sulit buat saya untuk terus membiarkan telepon mereka.

Bilang ke mereka aku tidak ada.

Ya, pak.

Halo.

Um, apa yang membawa anda kemari?

Kenapa?

Aku tidak boleh mampir?

Bukan begitu.

Silahkan duduk.

Dua cangkir teh.

Ya, pak.

Aku mau lupakan semua itu.

Tapi waktu adalah segalanya untuk hal-hal seperti itu.

Itulah sebabnya aku kemari.

Kau tahu yang kumaksud, kan?

Apa yang kau lakukan?

Huh?

Pernikahanmu.

Kau mau menikah atau tidak?

Itu lagi kupertimbangkan.

Kalau begitu jangan menemui wanita itu lagi.

Aku sudah membuatnya mengerti.

Dia tidak akan pernah mendatangimu lagi.

Kali ini, ibumu dan aku yang akan bertanggung jawab.

Kau ada waktu buat makan siang, kan?

Sudah kubilang Young-Joo akan mampir.

Ibuku jadi sangat ramah.

Dia tidak mau kau mengecewakannya lagi.

Lee Soo-Jung tidak datang bekerja hari ini.

Dia tidak menjawab ponselnya.

Dia tidak tinggal di tempatmu lagi, kan?

Bahkan setelah yang terjadi. Kenapa kau bertingkah bodoh?

Kau tahu berapa banyak orang yang tersakiti karenamu?

Lee Soo-Jung juga.

Dia berusaha hidup.

Kau terus memberinya harapan palsu.

Dia pasti kebingungan.

Kau pikir kami tidak tahu kalau kau menyembunyikannya di suatu tempat?

Bagaimana hidupnya?

Kau mencintainya atau apa?

Aku tidak peduli kau bersama wanita lain.

Tapi kau harus menerima akibatnya.

Dan jangan main-main dengan wanita lain lagi.

Itu membuatku tersinggung.

Ada apa?

Terima kasih buat saranmu.

Akan kupikirkan.

IBU

Baiklah, pergi! Pergi kalau kau mau pergi!

Aku tidak akan menahanmu.

Lee Soo-Jung!

Soo-Jung ah!

Lee Soo-Jung.

Kau demam.

Tetap disini.

Jangan kemanapun.

Dinginnya!

Dingin.

Kenapa kau lakukan ini?

Diamlah.

Ini cara terbaik untuk menurunkan panasmu.

Kau tidak mempelajarinya di sekolah?

Dingin!

Tahan. / Dingin!

Jangan bergerak!

Lee Soo-Jung!

Kenapa kau keluar dari rumahnya?

Bukankah aku sudah peringatkanmu?

Jadi?

Pergilah.

Whoa.

Jangan pernah datang kemari lagi.

Pergi!

Ingat perkataanku.

Lee Soo-Jung milikku.

Jangan ikut campur.

Karena itu kau membuatnya menderita?

Kenapa dia harus melalui semua itu sendiri?

Dia wanita miskin. Berhenti mempermainkannya dengan uangmu.

Ada apa?

Kau sakit?

Kenapa kau kemari?

Ayo bicara di tempat lain.

Bicara saja disini.

Aku mau bilang. Maaf.

Kau tidak salah.

Kau sudah sangat baik padaku.

Aku sangat berterima kasih.

Bagaimanapun, maaf.

Tidak perlu.

Aku juga minta maaf, buat perkataanku.

Aku yang bodoh.

Dan tidak seorangpun tahu tempat itu.

Jadi kau bisa gunakana kapanpun kau mau.

Dan ini.

Aku akan menghubungimu.

Kenapa kau minta maaf, dan apa yang diterima kasihkan?

Kau tidak perlu tahu.

Ini.

Terima kasih buat hari ini.

Buat apa?

Karena merawat wanita miskin yang dipermainkan oleh uang.

Kau tidak capek?

Tidak.

What Happened in Bali subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for What Happened in Bali

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left