The Mob

The Mob (龙虎制霸)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Mob (2023)
A Commentary by aites

Tags

other
Published on: 2025-06-05
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Shanghai, 1928.

Gedung Dongsheng

Beraninya kau datang ke sini

untuk mati hari ini?

Siapa yang akan mati

masih belum pasti.

Aku akan mengambil nyawamu.

Aula...

Aula Tongming.

Zhou Fang.

Aku kira kau tidak berani datang.

Mengapa kau yang datang?

Setelah bertarung denganmu,

utangku sungguh akan tuntas.

Apa lagi yang kau tunggu?

The Mob.

Tiga Bulan Lalu.

Lompat.

Lompat.

Ke kiri.

Lompat.

Lompat.

- Kemenangan kecil bukanlah kemenangan. - Kemenangan besar barulah kemenangan

Berhenti.

Nomor satu menang.

Dua banding enam.

Sudah menang.

Bertaruh lima.

Bertaruh lima.

Kakak seorang diri?

Sampai jumpa.

Cepat pergi.

Cepat, pergi.

Ayo, pergi.

Zhou Fang.

Cara Bos Zhao melayani tamu

sungguh istimewa.

Lin Hai.

Kau berani mencari masalah di tempatku?

Kau terlalu membanggakan dirimu.

Kau hanya seekor 'anjing' yang dipelihara Zheng Longde.

Lalu, kau yang dikejar oleh 'anjing' ini,

termasuk apa?

Bunuh dia.

Bunuh dia.

Aku...

Maaf sobat.

Carilah kesempatan untuk pergi.

Tidak berkaitan denganmu.

Masih ada bala bantuan?

Pukul dia juga.

Sakit.

Suruh mereka berhenti jika sakit.

Hentikan.

Semuanya hentikan.

Sakit.

Sakit.

Siapa suruh kalian menyentuhku.

Lin Hai.

Begini.

Aku akan

mengembalikan area yang kurampas dari Asosiasi Longde.

Kita berdamai.

Bagaimana?

Tidak bisa berdamai.

Kedatanganku kali ini,

memang untuk

meminta bantuan kakak.

Saudara Chuanyi.

Guanzhong mengalami kemarau selama dua tahun ini.

Kedatanganmu ke Shanghai kali ini,

pasti demi hal ini, bukan?

Silakan Anda minum teh.

Kak Zhou.

Musibah tahun ini

lebih buruk dari tahun lalu.

Asosiasi Longde kembali

bermasalah dengan Zhao Lin

karena urusan area kekuasaan.

Begini saja.

Aku pribadi akan menyumbang 20.000 yuan.

Juga memakai identitas.

Ketua Area Konsesi

serta nama Rong Can sebagai ketua inspektur, untuk menyumbang

masing-masing sebanyak 20.000 yuan.

Kak Zhou.

Aku mewakili warga Guanzhong berterima kasih padamu.

Saudara Chuanyi tidak perlu begini.

Kejayaan warga

adalah tanggung jawab setiap orang.

Juga sudah seharusnya

jika aku bisa sedikit membantu saudara sekalian.

Saya tidak bisa membalas kebaikan.

Jika ada yang dibutuhkan kelak,

silakan Saudara Zhou katakan.

Kakak.

Aku pamit dulu.

Zhou.

Antarkan Saudara Chuanyi.

Silakan kemari.

Fang.

Kau semakin tidak tahu aturan.

Kemari.

Ayah, minum teh untuk meredakan emosi.

Tidak perlu.

Berantakan sekali.

Menyuruhmu kemari hari ini untuk bermain?

Hanya menyumbang saja,

untuk apa meninggikan Ketua Area Konsesi dan Rong Can?

Kau...

Sudah kukatakan berkali-kali.

Menghormati orang lain berarti menghormati diri sendiri.

Jalan di dunia bisnis ini,

disusun selangkah demi selangkah seperti ini.

Telingaku sudah sering mendengarnya.

Lihat adikmu ini.

Sudah berusia 20 tahun lebih,

hanya tahu bersenang-senang setiap hari.

Fang.

Rapat Asosiasi besok,

kau harus datang.

Aku tidak mau.

Kakak.

Baru datang sudah ingin kabur?

Membosankan.

Aku mau berkeliling.

Tidak boleh.

Yue!

Tunggu di sini.

Ikut ayah masuk nanti.

Ternyata kau adalah Tuan Muda Keluarga Zhou.

Mau apa?

Tidak bermaksud lain.

Terima kasih atas bantuanmu kemarin.

Jelas-jelas kemampuanmu hebat,

tapi malah bersiasat.

Sering kali,

keberanian tidak bisa menyelesaikan masalah.

Banyak omong.

Ini berarti kau tidak cukup kuat.

Tuan Muda Zhou Kedua pasti tidak terkalahkan.

Bisa mencariku jika ada masalah kelak.

Aku berutang padamu.

Tidak perlu.

Mengapa Zheng Longde belum tiba?

Sudah berapa lama ini?

Sudah kaya.

Dia untung banyak dari hasil menjual opium.

Jangan katakan lagi.

Arak ini...

Mobil siapa yang ada di depan?

Bisa diparkir dengan baik tidak?

Tahu aturan tidak?

Paman.

Paman.

Aku terlambat.

Seharian ini.

Tata altarnya.

Sepuluh larangan Asosiasi.

Larangan pertama, menipu guru dan membunuh leluhur.

Larangan kedua, berkomplot dan melawan negara.

Larangan ketiga, tidak setia.

Larangan keempat, mengkhianati perjanjian.

Larangan kelima, menjadi kaki tangan musuh.

Larangan keenam, meremehkan senior.

Larangan ketujuh, melakukan kriminalitas.

Larangan kedelapan, sembarangan membunuh warga.

Larangan kesembilan, bersikap tidak hormat.

Larangan kesepuluh, berkonflik internal.

Aturan adalah yang terpenting dalam dunia bisnis.

Kita melakukan usaha di luar,

perselisihan tidak terhindarkan.

Tapi, Longde,

kenapa kau menindas adik Zhao Lin

tanpa alasan yang jelas,

juga merampas area kekuasaannya?

Ini merusak aturan

dan tidak menghormati semuanya.

Zhao Lin yang mencari masalah lebih dulu.

Omong kosong.

Zheng Longde.

Kau melukai tangan adikku.

Sungguh cukup kejam.

Sudah bagus tidak dibunuh.

Dasar bocah tengik.

- Katakan lagi. - Zhao Lin.

Aku yang melanggar aturan.

Bukan urusan Paman Long.

Siapa kau?

- Kau berhak bicara? - Coba katakan lagi.

Jika demikian,

kau bersedia bertanggung jawab untuk hal ini?

Benar.

Aku tidak setuju.

Menuang teh,

harus tujuh puluh persen.

Ibarat menjadi manusia,

harus menyisakan 30 persen ruang.

Karena ada yang bertanggung jawab,

maka kita lakukan sesuai aturan.

The Mob subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Mob

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left