The first 161 lines.
ku tak ingin semuanya mati terbunuh
I don't want nobody to get killed
ku kan menyertaimu, karena persiapanku sudah matang
I'll come and get you, I am always ready to fight
jadi jangan kaubawa seluruh tanggung jawab yang hanyutkan kita
so don't take all of the blame, we were all swept away
jangan pula kaupikul beban seperti biasanya
don't take all the weight, you always do
pasti ada suatu hal yang berada di luar kendalimu
there will always be something you cannot control
yang kan kita lewati, seiring datangnya penyelamatan dirimu
we will overcome, your salvation has begun
kekacauan pun tutup peringatan dan cahaya
no signs, no lights such a mess all over
jangan lepaskan harapanmu
don't kill your hopes
kau pun sadarkan siapa yang kubutuhkan
you make me realize who I need
tunggulah ku di sana, walau mereka terkadang berubah
I'll be there hold on, they'll change you somehow
sekarang, di manakah gerangan dirimu?
so where are you now?
kan kutemui dirimu saat fajar
I'll reach you by dawn
kala bayangan muncul
the shadows appear
dan ilusi terlahirkan
illusions are born
malaikat kegelapan yang kautemui tanpa sengaja
the fallen angels you run with don't know
mengubah rasa sakit jadi kemanusiaan dalam diri kita
it is our pain that makes us all human after all
hancurkan jajaran foto cokelat tua
torn old sepia photographs show
di mana panggilan menyeruak penuhi dunia rapuh kita yang berharga
our fragile precious world, must discard it, respond to the call
Pemusnahan Dimulai
Pemusnahan Dimulai
Ini dia.
Stasiun Omotesando
Mungkin, kita bisa menang kalau kalian mampu manfaatkan Mestika Pengutuk dengan baik.
Tapi kalau bisa, aku tak ingin ada yang terluka.
Karena itu, jangan bertindak sendiri-sendiri.
Tak akan.
"Kemenangan yang sempurna". Justru itu yang paling keren.
Nah, saatnya kita mulai.
Berdasarkan informasi, di sana nanti akan ada tujuh vampir.
Jumlahnya melebihi kita.
Karena itu, kita akan sergap mereka di siang hari,
di saat mereka kemungkinan sedang tertidur.
Karena itu, tetap jaga formasi, lindungi yang lain dan jangan bergerak sendiri-sendiri.
Ini...
Pakaian ternak.
Ayo.
Kita akan langsung menuju lantai B3 tempat mereka berada.
Padahal vampir-vampir itu tak di sini, tapi kenapa mereka masih tetap bertahan?
Karena di luar hanya ada monster buas yang berkeliaran.
Nyawa mereka di sini dijamin oleh para vampir itu.
Dengan darah mereka sebagai gantinya, ya?
Karena itu, kitalah yang akan selamatkan mereka.
Ah!
Semuanya, bersiap untuk menyerang!
Mulai!
Sebelum mereka panggil rekan yang lain-
Ternak keparat!
Bagaimana rasanya dibunuh oleh peliharaanmu sendiri, Vampir?
Matilah.
Dasar.
Bego!
Berapa kali kubilang jangan bertindak seenaknya sendiri?
Aku tak seenaknya sendiri.
Vampir itu tak bersenjata.
Dan juga, aku tunggu perintahmu untuk mulai serangan.
Kau sendiri, jangan mengeluh terus saat di medan-
Bagus!
Inilah saat yang kutunggu-tunggu
selama empat tahun!
Tolol! Mana mungkin ayunan sebesar itu akan mampu-
He-Hebat sekali kekuatannya.
Aku tahu kalau dia kuat karena difavoritkan oleh letkol Guren,
tapi tak kusangka sampai sekuat ini.
Hebat sekali, Yu!
Tapi, masih tak ada apa-apanya dibanding aku.
Ha?
Kalau begitu, coba tunjukkan kemampuanmu.
Mau ajak ribut, ya?
Belum pernah lihat dunia kiamat kalau aku serius, oi?
Coba tunjukkan!
Pasti kutunjukkan!
Sudah, sudah!
Mereka berdua...
Mana? Katanya mau?
...adalah murid kesukaan letkol Guren,
para pembuat masalah yang tak pernah akur.
Mungkin karena itu letkol menunjukmu melatih mereka.
Kalian jangan senang dulu!
Masih ada lima musuh yang tersisa, tahu!
Mereka datang.
Kita mulai.
Mitsuba!
Delapan vampir?
Apa maksudnya ini?
Informasinya tak cocok-
Informasi?
Informasi dari siapa?
Lagi pula, ini demi balas kebaikan kalian.
Jadi, kalian manfaatkan anak-anak...
Manusia itu makhluk yang keji, ya.
Mereka rela khianati rasnya sendiri, hanya demi keselamatan keluarga yang disayangi.
Jangan!
Aku sudah tamat!
Kalian mundurlah!
Jangan memaksaku ulangi kata-kata yang sama!
Aku takkan tinggalkan teman-temanku lagi!
Sekarang, aku akan
menyelamatkanmu!
Pergi!
He-Hentikan.
Hentikan!
Kumohon hentikan!
Ternak keras kepala.
Berhasil!
Barusan, kalian bilang apa?
"Manusia itu makhluk yang keji"?
"Mereka rela khianati rasnya sendiri, hanya demi keselamatan keluarga yang disayangi"?
Kalian benar-benar tahu siapa kami.
Ya, manusia akan selalu lakukan sesuatu demi keluarganya.
Kami rela bohongi siapa pun.
Menjadi setan atau iblis pun, tak jadi masalah.
Kalau itu yang kalian sebut keji,
maka matilah dan takutilah kekejian kami, Vampir!
Rekan kita yang satu ini memang menyusahkan.
Kalau begitu, kita lakukan saja. Dengan orang-orang ini...
...kita bisa melakukannya.
Sepertinya, vampir-vampir ini hanya dilengkapi dengan senjata kelas dua.
Tapi, jumlah mereka lebih banyak.
Dari awal kita juga sudah tahu, 'kan?
Lalu, bagaimana?
Kita mulai, operasi pemusnahannya.
Begitu, ya? Syukurlah.
Aku...
Aku minta maaf!
Gara-gara aku,
semuanya jadi...
Kau hanya berusaha lindungi teman-temanmu. Itu saja.
Ta-Tapi...
Kau lakukan hal yang benar,
karena itu jangan minta maaf.
Setelah diselamatkan dalam situasi genting, sang gadis menatapnya dengan penuh gairah.
Tanpa disadari, mereka berdua ditakdirkan untuk-
Tak jatuh cinta! Dasar!
Apa-apaan sikapnya itu?
Kenapa dia selalu begitu?
Sewaktu kecil, Yu dibesarkan sebagai tahanan di kota vampir.
Tapi, suatu hari...
Apa benar yang dikatakan Shinoa?
Apa kau tinggalkan teman-temanmu yang berada di kota vampir?
Itu bukan urusanmu.
Tak perlu usik masa laluku.
Tunggu!
Kau... Meski aku tak punya hak untuk berkata seperti ini,
No comments yet. Be the first to leave one.