The first 200 lines.
Brought to you by D-Fansubs D r a m a F a n s u b s
Translate Indo by Kacok
Aku pergi ke ke makam yang disana.
Kalian cari dengan teliti di daerah sini.
Ya.
Aku tak akan memintamu apa yang terjadi atau
mengapa kau melakukan ini,
tapi aku memintamu untuk hidup.
Jika mati lebih baik daripada hidup, tetap, hiduplah.
Tetap hidup itu lebih baik.
Hidup dan menyesal, hidup dan menderita.
Aku...
Aku...
Aku...
Tidak apa-apa.
Semuanya baik-baik saja..
Semuanya akan baik-baik saja sekarang.
Bo-Ra, Bo-Ra!
Bo-Ra, Bo-Ra.
Ketua Oh! Cepat kesini!
Terima kasih.
Bo-Ra.
Ayah.
Ini salahku, salahku.
Jangan lakukan itu lagi.
Maaf, aku sungguh minta maaf.
Tidak apa-apa, tidak apa-apa.
Mari jangan hidup seperti ini.
Dunia ini begitu besar, namun hanya ada kita berdua.
Ayo berhenti menyakiti satu sama lain.
Dan... kau juga harus melupakan orang itu.
Tidak melupakan dia selamanya,
tapi sampai kalian bertemu lagi.
Kau bisa, kan?
Sekarang kaulah satu-satunya keluargaku.
Tapi tetap hiduplah,
Tetap hidup itu lebih baik.
Ibu.
Mulai sekarang, tak peduli seberapa marahnya Bo-Ra, aku akan menanggungnya.
Bo-Ra terlalu menyedihkan.
Ya, ya.
Bo-Ra pasti sangat kesepian dan sedih melakukan hal seperti itu.
Setidaknya kita bersikap baik padanya.
Sini dan cicipi ini.
Bo-Ra, kau sudah bangun?
Apa itu kau yang meletakkan lili itu ke dalam gelas?
Oh, itu, Aku melakukannya! Aku melakukan hal yang benar, kan?
Itu cukup baik, tapi, Park Deuk-Nam,
Aku bilang jangan menyentuh barangku!
Dan jepitan apa yang ada di rambutmu?
Ini, jepitan ini? Kau memberinya padaku kemarin
Kau pasti pernah dengar, mutiara di leher babi, benar?
Bagi kau yang memakainya itu terlihat kuno,
Lebih baik buang saja ke tempat sampah.
Bibi, aku tidak sarapan.
Kau, kau!
Ibu
Batalkan semua yang aku bilang tadi.
Aku tidak bisa baik padanya. Gadis nakal.
Apa?
Mutiara di leher babi?
Ah, tekanan darahku!
Tapi kupikir lebih baik begini.
Ini mirip seperti Bo-Ra.
Hei, sini, cicipi ini.
Oppa.
Oppa!
Menghindar!
Pinggir, Pinggirt! Jab, Jab!
Kaki kiri pertama!
Mengapa kau terkena pukulan sangat banyak?
Hei!
Kau apa aku pelatihnya?
Juga, Dong-Pil sedang latihan, mengapa kau berteriak pada Deuk-Gu?
Apa Deuk-Gu ikut kompetisi?
Jika kau tidak ada kerjaan, pergi dan belilah minuman.
Cepat!
Ada apar?
Apa Han Deuk-Gu ada di dalam?
Kau bahkan tak kenal aku, mengapa kau begitu kasar?
Hei.
Mengapa kau mencari oppa ku?
Jadi artinya dia di dalam.
Supir Yoon.
Ya.
Bawa semuanya masuk.
Ya.
- Ayo, cepat masuk. - Oke.
Ah, orang... sombong!
Ah, Apa aku harus...
Apa ini?
Oh, apel.
Banyak vitaminnya.
Hei, bawa ini ke kamarku.
Aku dengar ini yang atlet suka ketika kau memberi mereka makanan.
Jadi aku membawa beberapa daging dan apel.
Jika tidak cukup, bilang padaku, aku akan mengirim lebih banyak.
Kau tidak perlu melakukan ini.
Kau masih tetap penyelamatku,
Aku tidak dapat membiarkannya pergi begitu saja.
Ah, apa ini daging... daging Korea?
Itu daging Korean.
Hei Seung-Ri, apa ini benar daging Korea?
Mengapa kau bertingkah seolah belum pernah makan daging ini?
Apa kau baru pertama kali melihat daging Korea?
Ya, ini pertama kalinya sejak aku lahir.
Cepat, hidupkan api.
- Ini, Cepat bawa dan panggang. - Apa yang dia maksud tentang penyelamat?
Apa yang dia bicarakan?
Terima kasih atas hadiahnya, tapi aku tidak bisa menerimanya.
Mengapa?
Kau tidak suka?
Apakah aku harus mengirim yang lain?
Bukan itu.
Aku merasa itu terlalu berlebihan bagiku.
Maaf, aku kembalikan saja.
Ini cara yang aku tahu untuk mengucapkan rasa terima kasihku.
Ini satu-satunya cara yang membuat aku merasa lebih baik.
Jadi terima saja.
Kau harus menerimanya.
Bo-Ra.
Terima kasih.
Aku akan memakannyal.
Kau... tahu namaku?
Tentu saja aku tahu.
Kau dipanggil Bo-Ra, Kim Bo-Ra.
Mengapa?
Kau merasa tidak enak jika aku tidak memanggil nona Bo-Ra?
Bahkan jika kau tidak memanggil namaku begitu, orang lain tetap memanggilku nona.
Jadi kau tak usah khawatir, tuan Han Deuk-Gu.
Namanya kuno sekali, Deuk-Gu, apa Deuk-Gu?
Jadi, dia anak president?
Apa yang dilakukan gadis yang memiliki banyak uang itu bisa menjadi tidak bahagia dan mencoba bunuh diri?
Mungkin... dia bermaksud begitu untuk merayu oppa Deuk-Gu?!
Hei, pikirkanlah.
Wanita itu sangat populer di kalangan para lelaki.
Aku dengar dia punya keahlian untuk merayu lelaki.
Dia tipe orang yang datang ke setiap pesta dan menikmati dirinya sendiri.
Pendeknya, dia seseorang yang benar-benar menikmati hidupnya dan hidup seperti yang dia mau.
Apa?
Hidup seperti yang dia mau?
Ah, Mengapa gadis seperti itu mendekati oppa Deuk-Gu?
Mendekatinya?
Ah, aku terlambat.
Aku harus melakukan sesuatu sebelum Deuk-Gu bergerak
Ah, aku satu-satunya orang yang tau nomor hp nya.
Kau tahu nomor hp nya?
Halo.
Ada apa?
Apa kau ingin makan malam disini?
- Apa kau akan pulang atau... - Hei, Park Deuk-Nam.
Aku bilang, jika tidak penting, jangan menelponku.
Aku akan makan malam sendiri, di sisi lain, kau harus makan lebih banyak.
Aku matikan.
Ah Bo-Ra, Bo-Ra.
Apa?
Temanmu menelpon ke telepon rumah.
jadi aku bilang kau berada di sana.
Teman? Siapa?
Ah, aku tidak tahu.
Teman?
Ah!
Hey, jadilah lebih jantan!
Maaf.
Kau tahu aku, kan?
Jangan banyak bicara. Pertama, minum.
Apa yang akan kau lakukan?
Kau tidak mau cerita?
Kita minum dan siapa yang menang akan mendapatkan oppa ku.
Sekarang kau tahu?
Oppa yang kau bicarakan adalah Han Deuk-Gu?
Ya, mengapa bertanya?
Mengapa?
Tidak percaya diri.
Jika kau tidak berani, lalu menyerahlah mendapatkan oppa ku.
Tidak, tidak apa-apa.
Aku akan melakukannya.
Tapi kita harus mengganti aturannya sedikit.
Bukan siapa yang menang mendapatkan Han Deuk-Gu,
Tapi yang kalah harus merelakan dia sepenuhnya.
Apa bedanya yang ini dengan yang tadi?
Jelas beda.
Aku tidak tertarik pada oppa Deuk-Gu sepertimu.
Jadi jika aku menang, aku tidak dapat apa-apa, kan?
Jika aku menang, kau harus merelakan Han Deuk-Gu. Mengerti?
Baik.
Ayo lihat siapa yang akan menang.
Hyung, rasa daging Korea sangat luar biasa.
Hei, cepat pergi dan beli soju, cepat!
Anak itu.
Makan yang banyak.
Daging Korea sangat lezat.
Jadi kau beritahu dia nomor hp nya?
Ya, aku sudah memberitahunya.
Mengapa kau memberinya?
Kau tahu apa yang dia bilang?
Hei, jangan khawatir.
Apa kemungkinannya anak presiden setuju bertemu Seung-Ri?
Aku tidak tahu apakah dia akan pulang dengan marah. Kau tidak perlu khawatir.
Tapi Deuk-Gu...
No comments yet. Be the first to leave one.