The first 200 lines.
Episode sebelumnya dalam Stargate Atlantis.
Di sini Weir. Bagaimana luka Kolonel Sheppard?
Sejenis alien serangga menempel di lehernya.
Sebagian tubuh Ellia, manusia. Sebagian lainnya, serangga Eratus.
Dengan retrovirus kita bisa membuang bagian itu...
...dan menyisakan bagian manusianya.
Ya Tuhan! Dia meminum retrovirusnya!
- Kaubilang itu belum siap. - Belum untuk waktu lama!
- Kau tidak apa-apa? - Ya.
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
m 0 0 l 52 0 l 52 0 l 52 20 l 0 20
Agen Bola Terpercaya
Agen Bola Terpercaya
Agen Bola Terpercaya
Ini tidak perlu, Dok!
Perlu. Tanganmu terluka dan kau kehilangan banyak darah.
Nikmati saja, Kolonel. Aku harus jalan kaki.
- Kau kena serpihan kayu, Rodney. - Ya, serpihan jahat menyakitkan.
Baik, kita periksa lukamu.
Terima kasih. Ini akan sedikit perih.
- Tentu saja. - Tidak perih?
Tidak.
- Aku tahu kau kuat, tapi ini.. - Tapi apa?
- Hilang. - Apa?
Bekas lukanya. Sudah sembuh.
Alih bahasa oleh Alph Abu Abu
- Mungkin bukan luka parah. - Lalu darimana darah itu berasal?
Entahlah. Mungkin terlihat lebih parah dari aslinya.
- Tak kulihat bekasnya sama sekali. - Aneh, padahal sakit sekali.
Yakin kulitmu terluka?
Sangat yakin. Ada banyak darah, mungkin miliknya.
- Itu darah manusia. - Entahlah. Mungkin aku mimisan.
- Itu lelucon, Kolonel? - Percayalah, ini tidak lucu.
Beri setengah hari untuk menguji dan menganalisa darahmu dengan data.
- Kita tunggu hasilnya. - Sebelum itu?
Silahkan pijat bahuku.
- Ya, tawaran menarik, tapi.. - Bekerjalah seperti biasa.
- Katamu kau pelari, kan? - Lucu!
Biasanya aku kalah jauh. Ada apa denganmu?
- Ada apa denganmu? - Air?
Baik, Pecundang. Aku tidak menyebalkan saat kalah.
Ya, kau menyebalkan.
- Oke, satu putaran lagi. - Silakan saja.
Oke, Penggerutu. Aku lari lagi.
Dr Beckett? Coba lihat ini.
- Ini sampel darah Kolonel Sheppard? - Betul.
- Kauperiksa dua kali? - Tentu.
Oke, Kita periksa sekali lagi sebelum memberitahunya.
Baik.
- Lumayan, kan? - Ya, ya.
Kau melakukannya dengan baik.
- Kau rajin berlatih. - Tidak juga.
Kau menunjukkan kemajuan pesat, Kolonel Sheppard.
Panggil aku John saat tidak bertugas.
- Baiklah... John. - Nah begitu.
Ingin dilanjutkan, atau kau..
- Aku tak tahu yang baru terjadi. - Kolonel.
Menarik.
Kolonel Sheppard, melapor ke ruang kesehatan.
- Kau tidak apa-apa? - Dr Beckett sedang menantimu.
Ya.
Berita baiknya, kita sekarang yakin, Ellia tak menyedot umurmu.
- Kita sudah mengetahuinya. - Memang.
Hanya itu berita terbaiknya?
Kau terinfeksi retrovirus serangga Eratus.
Obat yang digunakan untuk menjadikan Ellia manusia.
Maksudmu, obat yang gagal itu.
Ellia terlalu awal memakainya. Obat itu belum siap. Bahkan belum..
- Aku tidak menyalahkanmu, Doc. - Tapi kau benar.
Perubahannya condong pada serangga Eratus daripada manusia dan kau..
- Membenci serangga itu? - Ya.
Ingat, Ellia adalah Wraith. Dan dia mengkonsumsinya dalam dosis besar.
Kita tahu bagaimana tubuh Kolonel akan merespons obatnya?
Entahlah.
Obat ini bukan dibuat untuk manusia. Bukan untuk diberikan pada siapa..
Sudahlah.
Aku tidak tahu bagaimana reaksi tubuhmu.
Menebak saja tak bisa.
Jika indikasinya perasaaku, aku baik-baik saja.
Mungkin saja retrovirus itu sudah hancur oleh sistem tubuhmu.
- Perubahan pada Ellia sangat cepat. - Benar, kan?
- Tapi lukamu sembuh sangat cepat. - Jika ada luka.
Pasti ada! Jika begitu, kau tidak mungkin terinfeksi.
Dia meludahiku berulang kali.
- Jadi kita hanya mengawasinya? - Ya.
- Kau harus periksa setiap enam jam. - Bisa saja.
Mungkin kau harus..
Tunda kegiatan luar planet sampai ini jelas.
- Terima kasih. - Sampai jumpa enam jam lagi.
- Kau lembur? - Tidak juga.
Ya. Aku coba menghapusnya dari sistem utama di Daedalus.
Tapi para kru selalu berhasil mengembalikannya.
Jangan coba memisahkan orang jenius dan permainan komputer.
Bukankah sekarang jadwal penerbanganmu?
Seharusnya begitu, sampai aku dengan yang menimpa Sheppard.
Dia diawasi oleh Beckett.
Jika Sheppard tidak bisa melakukan tugasnya, berarti..
Kapalmu sudah menunggu, Kolonel. Aku tidak mau melibatkanmu.
Novak dan Hermiod sedang memeriksa pendorong FTL.
Mereka khawatir karena kita sering lompat antar galaksi.
Karena itu, kalau perlu, aku punya waktu.
- Oke, akan kupertimbangkan. - Terima kasih.
- Ada catur di situ? - Kebetulan ada.
Kuingatkan, aku adalah ahli strategi militer.
Aku akan coba melawanmu.
- Hei, Dok! Ini Sheppard. - Ya Kolonel.
Kita harus memercepat pemeriksaan pertamaku.
Retrovirus tidak hancur oleh sistem tubuh seperti yang kita perkirakan.
- Kau yakin? - Ya. Bahkan...
...rertrovirus mengubah DNAnya.
Jika dibiarkan, dia akan berubah menjadi makhluk seperti Ellia.
- Berapa lama waktu kita? - Tidak pasti.
- Perkiraan. Bulan? Minggu? - Dalam hitungan hari.
- Oke, apa rencanamu? - Kusuntik dengan penghambat virus.
Obat akan memerlambat retrovirus, tapi menurunkan kemampuan berpikir.
Tapi hanya itu sejauh ini.
Kami mencoba berbagai metode pengobatan, jadi..
Tidak ada waktu untuk mencoba, Carson.
Pasti ada di pusat data Ancient yang bisa membantu mencari obatnya.
Aku tahu Elizabeth. Kami berusaha sebaik mungkin.
Maaf, aku tahu kau sudah berusaha.
Bicaralah padanya.
Dia menutupinya. Kalau jadi dia, aku pasti sangat ketakutan.
Bagaimana keadaanku?
Aku khawatir saat kau diam karena sesuatu.
- Kau akan baik-baik saja. - Omong kosong.
- Aku tidak bohong. - Kaulihat ini?
- Beckett akan mencari solusinya. - Aku sudah menemukannya.
Kau tahu aku merasa seperti siapa? Ford.
- Masalahmu berbeda. - Memang, tapi aku merasakannya.
Aku merasakan diriku berubah dari dalam, seperti Ford.
Itu mustahil.
- Kau khawatir sekali.. - Tidak, tidak. Ini..
Waktu terbaikku adalah saat gigi geraham bungsuku tumbuh.
Aku minum obat tidur selama tujuh hari. Rasanya sama dengan ini.
Harusnya aku kesakitan atau takut. Tapi aku biasa saja.
Itu membuatku takut melebihi apa pun.
- Kita akan mengalahkannya. - Mengalahkannya?
Beckett akan mencari solusinya? Aku akan baik-baik saja?
Kau memang tak bisa basa-basi.
- Ya, maafkan aku. - Tapi kuhargai usahamu.
Tidak! Itu hanya terjadi bila retrovirus melakukan tugasnya.
Aku tidak setuju. Kau tidak melihat apa yang terjadi pada sel tubuhnya.
Yang kulihat adalah betapa salahnya kau.
Kurasa itu bukan pendapatku saja. Jadi, kita lanjutkan.
Tunggu! Ya Tuhan.
Kita semua salah melihatnya.
Ide terbaik kita adalah memperbaiki sistemnya pada tingkat genetis...
...dengan memberikan obat sel punca embrio dalam jumlah besar.
Itu solusi terbaik.
Memberinya bahan genetis manusia akan memerkuat retrovirus.
- Itu penjelasan yang paling mudah! - Ya, ya, aku setuju!
Itu sebabnya kita harus pakai sel punca serangga Eratus.
Apa katamu?
Sel punca serangga Eratus, diprogram dengan RNA manusia,...
...takkan ditolak sistemnya dan diacuhkan oleh retrovirus.
- Kita serang dari dalam. - Tepat.
Seperti peluru ajaib yang menavigasi retrovirus...
...dan memerbaiki sel mutasinya.
Sampel serangga terakhir sudah mati satu tahun yang lalu.
Kita bisa memprogram selnya kalau ada.
Tidak ada waktu membuat gen buatan dalam jumlah besar.
Itu berarti, Bapak dan Ibu,...
...kita akan berburu... telur.
Tidak apa-apa. Duduk saja.
- Bagaimana keadaan Kolonel? - Tidak baik.
- Aku turut bersimpati. - Aku juga.
Tolong gantikan pekerjaan Kolonel Sheppard, hingga..
- Tentu saja. - Sampai dia sehat.
Kalian cukup dekat, bukan?
Kami sudah melewati banyak hal bersama. Iya.
Ada tim terbaik di dua galaksi yang berusaha menyembuhkannya.
Taruhan, pasti berhasil.
Dan jika perlu teman bicara..
Kau bisa segera melakukan tugas tadi?
- Aku bisa. - Terima kasih.
Pusat data Ancient punya banyak informasi tentang serangga Eratus.
Kita tahu planetnya. Mereka bertelur di tempat yang gelap dan lembap.
- Pasti mudah ditemukan. - Oh, tunggu dulu!
Terakhir kita bertemu mereka, kita hampir kehilangan Sheppard.
Bagaimana cara kalian memasuki sarangnya?
Tidak ada pilihan.
Kita butuh sel punca Erratus. Sel punca terbaik, dari embrionya.
Tanpa itu, kita tak bisa menolong Kolonel Sheppard dan dia akan mati.
- Ini opsi satu-satunya? - Waktu juga menjadi masalah.
Kau tidak tahu pasti yang bisa terjadi.
Hanya satu yang pasti, yang terjadi jika kita diam saja.
Kami paham risikonya, Dr Weir.
Aku yakin Kolonel Sheppard juga akan melakukannya untuk kami.
- Izin diberikan. - Aku perlu sejam untuk berbenah.
Baik, bersiaplah! Kita bertemu satu jam lagi.
Lihat! Aku punya teman baru!
- Itu hanya protokol. - Itu jawabanmu untuk semuanya.
Kau terlihat sehat.
Kau tidak istirahat?
Aku menggila di sana, jadi mereka menyuruhku berjalan-jalan.
No comments yet. Be the first to leave one.