The first 200 lines.
Seoul 2012 Pertemuan Alumni SMA Kwang An
Credit DramaFever
Bagaimana jika bayimu lahir seperti serangga keriput?
Bayiku akan sangat cantik.
- Cantik sekali! Hidungnya begitu mancung. - Wajahnya sangat cantik.
Wajahnya pasti besar jika dia mirip dengan Si-won.
Syukurlah dia memiliki wajah ayahnya.
Matanya sama dengan ayahnya. Kau bisa langsung tahu siapa ayahnya.
Lihat bahunya! Dia punya bahu Si-won.
Aku tak melihat apa-apa. Dimana bahunya?
Apa kau kira kita bisa melihat sesuatu? Kita hanya ingin membuat dia senang.
- Begitu. - Ini. Aku kembalikan.
Berikan pada ayahnya.
Ini, Ayah.
Jawab Aku 1998
November 1998 Busan
Informasi SD Nasional
Halo? Ya, sudah selesai. Buka yang kedua.
Baiklah.
Aku tak bercanda. Aku serius.
Aku menyukai Si-won. Dia mungkin seperti anak kecil bagimu, tapi aku tak melihatnya seperti itu.
Jangan menangis. Aku tak bisa membesarkanmu.
Apa kau tidur?
Kau begitu memanjakannya. Bagaimana jika kita membesarkannya saja?
Tidak, aku akan memberikannya pada seseorang.
Apa kau mau pergi? Temanku akan segera datang.
Aku akan membeli buah ke pasar.
Aku sudah memesan Chinese food dan menata meja.
Kalau makanannya datang, taruh saja disana.
Beritahu mereka aku akan membayar saat mereka mengambil piring kosong.
Kita perlu tissue. Sudah habis.
- Oke, aku mengerti. - Bye.
Gaya rambut apa yang kau inginkan?
Aku mau potongan rambut Lee Ui-jung di "Three Men, Three Women".
Rambut spiky itu? Kenapa?
Apa pacarmu memiliki alis yang tebal dan hitam seperti Song Seung-hun?
Tidak, pacarku jauh lebih tampan.
- Bagaimana denganmu? - Aku mau gaya rambut Bada.
Rambutmu lebih panjang darinya.
Aku ingin gaya rambut yang mirip dengannya.
Cantiknya!
Bisakah aku melihat lipstik yang itu?
Tolong yang "After a thousand years"!
Aku mau yang "Ice Ice Smoky"!
Maaf.
- H.O.T. memiliki 3 album? - Ya.
Aku membelinya untuk keponakanku.
Wow.
Kita harus makan sebelum makanannya jadi dingin.
Apakah kakakmu yang membayar ini semua? Dia hebat sekali.
Kita tak pernah melihatnya. Karena itu dia mentraktir kita hari ini.
Wow. Hebat!
Ngomong-ngomong, dimana kakakmu? Apa kita perlu menunggunya?
Tidak, dia hanya keluar untuk membeli sesuatu.
Saat dia kembali, kalian akan terkejut.
Kenapa? Dia tak mirip denganmu?
Tidak, dia mirip denganku. Terutama matanya.
Lalu kenapa kami akan terkejut?
Apakah kami mengenalnya?
Wow, kau pintar sekali.
- Halo. - Halo.
Hai. Aku tak tahu kau akan datang juga.
Kenapa kau mengundangnya?
Aku tak tahu kau dan Yoon-jae itu dekat.
Kami kira kalian tak menyukai satu sama lain.
- Duduklah, Pak. - Oke.
Tidak nyaman sekali...
Kudengar kau mengundurkan diri.
Semua murid perempuan menangis, katanya mereka tak mau ke sekolah lagi.
Benarkah?
Pak, kudengar kau kaya sekarang. Benarkah itu?
Kaya? Kata siapa?
Ayahku bekerja di bank dan programmu dijual mahal.
Semua orang di sekolah mendengar kau sudah jadi orang kaya.
Yah, aku masih belum sekaya itu.
Jika aku mendapatkan banyak uang, aku akan membelikan jas untuk kalian semua.
- Wow. - Kalian adalah murid terakhirku.
- Kami akan selalu menyayangi dan menaatimu. - Aku juga.
Kalian bisa berterima kasih padaku dengan hal lain.
Hak-chan, berikan padaku video pornomu yang paling dahsyat.
Aku tak ada kerjaan di malam hari.
Apa yang kau bicarakan?
Yoon-jae memberitahuku. Bukankah kau menjualnya?
Ada apa? Saat aku seumuran kalian, aku selalu menikmati porno.
Sekarang, kalian bisa menontonnya dengan video. Dulu, kami hanya punya buku atau majalah.
Hak-chan, bawakan itu besok.
Aku akan mengambil air.
Aku akan membunuhmu. Mati saja. Mati.
Kakakmu lama sekali.
Dia sudah datang.
Hey!
Kami datang!
Hey!
Kami datang!
Lee Ui-jung dan Bada?
Aku harus menampar kalian berdua.
Apa kalian membayar untuk gaya rambut itu?
Kau terlihat cantik. Gaya itu populer sekarang.
Lihat mata mereka dan katakan itu.
Hak-chan, bagaimana penampilanku?
Cantik. Rambut itu cocok denganmu.
Benarkah? Apakah sebaiknya aku mempertahankan gaya rambut ini?
Terserah kau saja.
Apa ini? Apa kau jujur?
Kau terlihat cantik apapun yang kau lakukan.
Hey...
Ya ampun.
Oh, kau disini! Yoon-jae, apa kau mengundangnya?
Aku tak tahu kalian dekat.
Aku setuju.
Yoon-jae, dimana kakakmu? Sepertinya aku tak bisa menemuinya hari ini.
Kurasa dia akan pulang terlambat.
Apa yang mereka bicarakan? Kau masih belum memberitahu mereka?
Kurasa mereka mirip. Bagaimana menurut kalian?
Kalian itu bodoh sekali. Beritahu mereka.
Aku tak punya kesempatan untuk mengatakannya.
- Apa kau perlu tissue? - Aku akan mengambilnya.
- Kakak? - Kakak?
Dia kakakku. Yoon Tae-woong.
- Benarkah? Kau serius? - Aku perlu air.
- Benarkah? - Ya, dasar bodoh.
Bukan Seo Tae-woong? Dia kakakmu?
Aku perlu air!
Episode 9 Benang Takdir
Sayang, dimana gunting kukunya?
Bukankah ada di bawah TV?
Tidak ada.
Coba cari dulu, harusnya ada disana.
Aku semakin tua... Mungkin aku perlu membeli kacamata baca. Aku tak bisa melihat!
Aku tak tahu foto ini ada disini.
Lama tak bertemu, Joon-hyuk.
Kau masih terlihat muda, tapi aku sudah begitu tua...
SMA Jaeil Kwangju Pemukul no.4 Sung Dong-il
1968 Kwangju
Berhenti menatapku!
Diam.
Jika kau menggunakan dialek Busan disini, kau takkan diperlakukan dengan baik.
Sejak kapan kau menggunakan dialek Kwangju? Kau baru saja pindah kemari.
Aku tak bisa tinggal disini jika aku tak memakainya! Diamlah.
Ngomong-ngomong, apa kau melihat nomor 24 disana?
Lelaki yang mirip gorila itu? Ya.
Berikan ini padanya! Nomor 24!
Bukan pria kurus sebelahnya.
- Kenapa tidak kau saja! - Aku malu!
Bagaimana denganku?
Lagipula kau akan kembali ke Busan setelah liburan berakhir.
Jika dia menolakku, aku tak bisa tinggal disini.
Apa kau harus melakukan ini?
Aku jatuh cinta pada pandangan pertama.
Dia bisa jadi adalah jodohku...
Berapa harganya?
Darimana dia berasal?
Aku yang berolahraga, tapi kau yang makan!
Apa kau ada pertandingan besok?
Ujian fisik Angkatan Udara akan segera datang.
Pemain bisbol bukan satu-satunya yang harus menjaga tubuh.
Pilot juga harus menjaga kesehatan tubuhnya!
Ini kau sebut menjaga kesehatan?
Makan 4 ramen dalam sehari?
Kau begitu gendut. Pesawatnya mungkin tak bisa terbang!
Diam! Aku sedang makan!
Aku keringetan!
Yoon Joon-hyuk
Terima kasih.
Siapa tahu orang segendut dirimu bisa masuk angin di bulan Mei?
Apa itu?
Ini milikmu.
- Apa katamu? - Kubilang, ini milikmu!
Apa kau dari Jepang?
Itu bukan urusanmu. Ini untukmu!
Temanku sangat menyukaimu.
Apakah badanmu mengecil? Aku tak mengerti seleranya...
Pokoknya, aku sudah memberikannya padamu!
Tak ada yang bisa dimakan...
- Tada! - Ya ampun!
Ayah, apa aku terlihat cantik?
Apa yang kau lakukan pada wajahmu?
Ada apa dengan rambutmu? Dan bibirmu?
Ya ampun. Satu untai apa itu?
Ayah, ini sedang populer! Gaya rambut paling populer akhir-akhir ini.
Ubah rambutmu sebelum aku mengambil gunting dan memotong rambutmu!
Jika aku meminta 100 dolar padamu, apa kau akan memberikannya padaku?
Ya, jika kau memotong rambutmu.
Tidak!
Aku tak tahan denganmu.
Anak anjing! Lucu sekali!
Apa kau sungguh memberikannya padaku?
Ya. Kurasa kau akan membesarkannya dengan baik.
- Darimana kau mendapatkannya? - Aku membelinya.
Itu adalah hadiah, tapi aku tak bisa memberikannya.
Kenapa?
Begitulah.
Aku menamakannya Yoon-jae, tapi kau bisa mengubahnya kalau kau mau.
Yoon-jae? Begitu... Dia memang mirip denganmu.
Aku tahu. Karena itu aku membelinya.
Yoon-jae, aku akan mengurusmu!
- Ganti namanya! - Aku tak mau! Aku menyukainya.
Ubah namanya, bodoh!
Aku tak mau! Aku harus pergi. Sampai jumpa.
Bocah itu...
No comments yet. Be the first to leave one.