The first 170 lines.
Delapan orang telah berangkat ke Houston, USA, untuk ujian seleksi astronot terakhir.
Aku berhasil menggali jalanku sampai ke titik terakhir.
Tapi...
Aku akan naik,
menanjak,
dan meluncur menembus atmosfer
Tujuanku adalah nol gravitasi
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Lambaian orang-orang membanjiri persimpangan
seperti siluet samar yang mereka alirkan dahulu tanpa henti
Bagaimana aku kelihatannya di tengah mereka?
Ku tak tahu
Menyembunyikan tujuanku yang sesungguhnya mati-matian
Kuremukkan alasan-alasan yang tak jelas
Ambisiku ke luar angkasa yang telah ada sejak dulu
lemah dan rapuh
Bagaimanapun caranya aku mengitari globe itu
Aku tak punya rumah tempat 'ku berhenti
Percuma saja menatap ke peta
Aku akan naik,
menanjak,
dan meluncur menembus atmofer
sampai aku bisa melihat seluruh dunia yang ada di bawah
Aku akan teriak
menjerit
dengan hati dari baja
bahwa aku ingin ke nol gravitasi
#23 Bapak, Putra dan Muttaklas
#23 Bapak, Putra dan Muttaklas
Ayah: 45 derajat.
Selamat makan!
Ibu: 90 derajat.
Aku: 22 derajat.
Eh, jatuh.
Kami harusnya merayakan terpilihnya aku ke Houston.
Eh, jatuh lagi.
Mmm, enak!
Selamat, Mu!
Tapi entah kenapa, ibu malah kasih coklat begini.
Ada yang tak beres.
Kalau dilihat porsinya...
Mutta.
Hah?
Maksud ibumu itu
porsi kuemu menggambarkan beban yang kaupikul.
Sudah kuduga.
Karena aku masih pengangguran.
Gaji seorang anak harus lebih besar dari ayahnya!
Ayahmu ini dalam sekali!
Sial.
Aku harus kerja paruh waktu sampai aku pergi ke Houston.
Lebih enak bicara daripada berbuat.
Penjualan Kue Natal!
Sekarang musim dingin.
Kebanyakan lowongannya ditujukan untuk saat Natal.
Tapi kalau aku ambil pekerjaan ini...
Berminat dengan kuenya?
Ayo kuenya.
Lihat, Ta!
Benar jualan kue!
Ya, ada permen yang mirip cerobong asap.
Silakan.
Semoga Natalmu berkesan.
Aku tak mau ambil kerjaan itu.
Tapi ujung-ujungnya...
Pekerjaan yang kudapat lebih parah dari menjual kue.
Apa Anda Sudah Berfoto dengan Sinterklas?
Apa Anda Sudah Berfoto dengan Sinterklas?
Akulah Sinterklas.
Aku tak mau merusak nama baik Sinterklas.
Aku pasti bisa.
Aku akan jadi Sinterklas!
Bukan, tapi Muttaklas!
Ho ho ho, apa keinginanmu, adik kecil?
Aku mau melihat Sinterklas yang asli.
Oh, nanti kukirimkan dia surel.
Baik!
Akan kupotret.
Siap, cis.
Sekarang aku merasa bersalah.
Tak ada pesan masuk.
Sepertinya JAXA belum putuskan kapan kami pergi ke Houston,
karena aku belum dengar dari mereka.
Dan juga,
aku belum dengar dari Kenji setelah dia tak lulus.
Aku tak kuat mengirim surel padanya.
Mungkin Kenji
merasa terpuruk.
Nah, terima kasih atas kerja kerasnya, Nanba.
Besok aku butuh bantuanmu, Sinterklas.
Ini gaji hari ini.
Terima kasih banyak.
5.000 yen?
Sinterklas di dunia ini berat juga.
Senang bertemu, Ayah.
Kacamata Ayah diganti?
Yuuri.
Apa Ayah marah?
Tidak.
Tapi Ayah tak begitu mengerti.
Itu sebabnya aku minta Ayah datang hari ini.
Setelah Ayah lihat kamarku,
mungkin akan mengerti.
Ini...
Kau yang buat ini semua?
Ya.
Selain buku-buku yang Ayah tulis,
Kisah-Kisah Astronot
Pencarian Kehidupan di Luar Bumi
Organisme Luar Angkasa
Bumi Kedua
Kehidupan di Planet Lain
hampir semuanya dengan judul yang sama.
Yuuri.
Apa ini yang sedang kaucari?
Itu Sinterklas!
Ho ho ho, apa keinginanmu, adik kecil?
To-Tolong hilangkan asparagus dari dunia ini.
Ah, baik kalau begitu.
Baik, bersiaplah!
Aku yakin keinginanmu akan terkabulkan.
Benarkah? Bisa hilangkan seledri juga?
Wortel juga.
Cabai hijau dan bayam.
Tomat, brokoli.
Aku capek.
Aku juga masih merasa bersalah.
Ini dia!
Halo?
Halo, maaf lama menghubungimu.
Ini Tsurumi dari JAXA.
Kami sudah memilih tanggal untuk keberangkatanmu ke Houston.
Baik.
Baik.
Aku mengerti.
Sampai jumpa.
E-Emm, Pak Tsurumi.
Ya?
Soal Kenji...
Kenapa bukan Makabe yang dipilih?
Rasanya tak benar kalau aku dipilih tapi dia tidak.
Aku yakin dia merasakan hal yang sama.
Kalian berdua memang teman baik.
Komite terkesan oleh ikatan yang kalian jalin.
Makabe menanyakanku pertanyaan yang sama.
Hah?
Makabe juga terpilih.
Nanba, terima kasih untuk semuanya.
Terima kasih.
Makabe juga salah beranggapan.
Karena kami mengumumkan delapan orang yang terpilih.
Sebenarnya, kami memilih sembilan orang.
Tapi satu ditarik sebelum pengumumannya.
Berdasarkan nilai mereka,
dialah kandidat Tim B yang terbaik.
Aku benar-benar minta maaf.
Pada awal ujian,
aku ragu untuk mengisi berkas itu.
Tapi aku malah ikut-ikutan saja.
Ini mengejutkan.
Sudah kukira kau ingin membawa impian ayahmu.
Ya, karena ayahmu pernah berpartisipasi dalam ujian seleksi astronot tiga kali.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.