The first 200 lines.
"Apa lihat-lihat, Bangsat?"
"Aku muak dengan ular-ular bangsat
di pesawat sialan ini."
"Bangsat kau… Kau keren. Kau bangsat. Aku keluar."
"Kau mau aku menghancurkan lampumu? Kau mau aku merusaknya, Bangsat?
Lalu kenapa kau rusak adeganku?"
"Makhluk bangsat buruk rupa."
"Ini penghinaan terakhir darimu, Bangsat."
"Bangsat kau! Itu namaku."
"Jangan buang waktuku, Bangsat."
"Bangsat. Kita lakukan saat siaran langsung."
Instrumen terbaik aktor adalah imajinasi mereka.
Tetapi mengumpat…
tak kalah hebat.
Dengan umpatan,
kita bisa memotong, menenangkan, menyenangkan, menakuti, menghina, merayu.
Dari semua umpatan dalam bahasa Inggris,
tak ada yang seluwes "bangsat".
Ia mampu mengekspresikan berbagai macam emosi manusia.
Rasa sakit, keheranan,
hubungan intim ilegal dalam satu silabel.
Bangsat.
Atau katakan seperti ini…
Bangsat!
PENIS REVOLUSI
VULGAR
VAGINA BAHASA KASAR
CABUL SIALAN
Itu tabu paling populer dan memikat yang kita punya.
Tetapi rahasia kekuatan anehnya masih diselimuti misteri.
Hingga saat ini.
Bergabunglah dalam perjalanan mengarungi sejarah,
evolusi, dan dampak kultural dari umpatan.
Mari mulai, Bangsat.
BANGSAT
"Bangsat" adalah umpatan klasik. Melejit jadi nomor satu.
"Bangsat" adalah salah satu kata yang membantu melepas frustrasi.
Sebuah kata yang menyampaikan emosi.
Jika aku hanya punya satu umpatan untuk kubawa ke pulau terpencil,
mungkin itu "bangsat".
Namaku Kory Stamper.
Aku pekamus dan penulis.
Pekerjaanku dulu mendefiniskan kata di kamus Merriam-Webster.
Dan aku mendefinisikan umpatan di antara kata-kata tersebut.
Kau bisa bahasa Inggris, Bangsat?
Aku sangat menyukai kata "bangsat". Ia amat serbaguna.
Kau bisa meletakkannya di mana pun dalam kalimat dan beri sedikit bubuhan.
KEREN BANGSAT
Namaku Ben Bergen dan aku ilmuwan kognitif.
Aku meneliti bahasa.
Kau bisa menggunakan "bangsat" dengan cara apa pun.
Akan kubawa kalian ke neraka, Bangsat!
Selalu "bangsat". "Apa, Bangsat?"
"Dasar anak bangsat." Itu bisa jadi hal bagus.
"Bocah bangsat."
Itu bisa digunakan dalam nomina majemuk, misal "pria bangsat" dan "orang bangsat".
Jika ada yang amat mengesankan, bilang "bangsat".
Jika memakainya satu cara, kau bisa menyinggung orang.
"Bangsat kau, Jack!"
Jika dengan cara lain,
- kau berkawan dan memengaruhi orang. - "Ya!"
Namaku Melissa Mohr.
Aku punya gelar doktor dari Universitas Stanford
dan menulis tentang mengumpat.
Jika kau mendengar orang bilang "bangsat", kata itu punya banyak kekuatan.
Itu bisa diucapkan saat kau kaget.
"Bangsat!"
Itu bisa diucapkan saat kau terkejut.
"Diam, Bangsat!"
"Bangsat" adalah umpatan paling bisa diterima,
tetapi itu tetap yang terburuk dari semua umpatan.
Tetapi dari banyak sekali kegunaannya, "bangsat" ujungnya-ujungnya soal seks.
Jadi, dari mana asal kata itu?
BANGSAT DARI MANA ASAL KATA "BANGSAT"?
Kata "bangsat"
memiliki sejarah panjang yang maknanya tak berkaitan dengan seks.
Beribu-ribu tahun.
Dan mulai sekitar awal abad ke-14,
ia mendapat makna baru yang berkaitan dengan seks.
Dan mungkin dipertahankan
tanpa pernah dilarang
selama sekitar 400 tahun.
Jadi, ada etimologi akronim
bahwa orang mengira kata "bangsat" berasal dari frasa,
"Bersanggama sesuai Izin Tuan Raja."
Gagasannya adalah ketika orang-orang di abad pertengahan menikah,
mereka harus menghadap raja
dan meminta izin untuk berhubungan seks.
Terus!
Aku hampir klimaks!
Hentikan kereta kudanya!
Aku hampir klimaks! Hampir!
Segera hentikan perzinaan ini!
Jika tak punya izin dari raja, kau melanggar hukum.
Tetapi, Tuan Raja, kau sudah mengizinkan.
Baik kalau begitu.
Aku menyatakan keluarga ini telah diizinkan
secara resmi oleh raja
untuk bercinta!
Kisah hebat untuk kata yang hebat.
Itu omong kosong dan tak benar.
Sayang sekali.
Karena kita suka umpatan dengan asal muasal yang menarik.
Kurasa "bangsat" dibuat-buat.
Kurasa seseorang tiba-tiba mengatakan, "Bangsat!"
Dan kawannya berkata, "Itu…
Itu yang sebenarnya kurasakan."
Penjelasan terbaik dari seorang pakar etimologi,
"bangsat" mungkin berasal dari verba bahasa Belanda abad pertengahan,
yang artinya "meninju", "menghantam", "memukul".
BANGSAT KAU
Apa? "Bangsat" artinya "memukul"?
Kau bisa melukai seseorang dengan memukul mereka.
Secara teknis, makna aslinya tetap ada.
Jadi, jika dipukul, wajahku akan bangsat?
Ayah, bicara kepada mereka sulit, kan?
Hentikan, Bangsat!
"Bangsat" jarang muncul dalam bahasa
sebelum tahun 1500-an.
Tetapi ada beberapa penggunaan kata itu dan itu ada dalam nama orang.
Jadi, ada pria bernama John Lefucker.
Yang dikenal sebagai gigolo setempat.
Ada yang bernama belakang Fuckbutter.
Sangat diberkati.
Ada juga Roger Fuckebythenavele.
Apa? Kau gila?
Itu bisa merujuk kepada fakta bahwa dia adalah…
pezina yang kaku.
Tetapi itu bisa juga bermakna perutnya ditinju.
Atau dia meninju perut seseorang.
Soal nama, kau tak begitu paham karena itu cenderung metaforis atau--
Julukan tak dapat dijelaskan jika kau di luar lingkaran tersebut.
Banyak nama belakang dalam bahasa Inggris berasal dari profesi
atau ciri khas tiap-tiap orang.
Jadi, ada Taylor, seorang penjahit.
Ada Miller, seorang penggiling gandum.
Jadi, pada abad ke-13, ada John Lefucker.
Apa profesinya? Apa dia buaya darat pertama?
Ada berapa cara penggunaan kata "bangsat"?
Ada banyak cara untuk membicarakan "bangsat".
Ada pohon keluarga Bangsat,
ketika Pria Bangsat bertemu Wanita Bangsat
dan keduanya bersanggama lalu menghasilkan Anak Bangsat.
Dia tak pernah menikah karena selalu bermain wanita,
tetapi dia punya anak bernama Lelaki dan Gadis Bangsat
dari Brenda si wanita bangsat.
Mereka semua bangsat. Tetapi adik si bangsat,
Paman Bangsat, benar-benar bangsat.
Tetapi dia memasukkan mereka ke wasiat. Jadi, para bangsat ini
punya banyak uang.
Lalu ada silsilah keluarga lain.
Mereka semua bedebah.
"Bangsat" bermakna "seks".
Lalu kau bisa keluar dari situ
dan mengartikannya sebagai tindakan mengacaukan sesuatu
atau "mengacaukan seseorang".
Ini semua bersifat metaforis.
Serta fakta bahwa itu sangat tabu, dan tabu untuk sementara waktu,
Ia seperti Silly Putty-- kau bisa meregangkannya
menjadi makna apa pun yang kau mau.
Di mana lokasi "bangsat" di otakmu?
Ketika kau secara otomatis dan spontan mengumpat,
itu adalah refleks primitif evolusioner.
Umpatan tampaknya hidup di bagian lain otakmu.
Mereka hidup di rubanah ibu otakmu.
Dan aku sering ke bagian otak itu.
Ada lokasi primitif yang lebih dalam, lebih emosional,
dan lebih evolusioner tempat umpatan berasal.
Jauh di tengah otak,
bagian otak manusia yang persis primata lain,
mamalia lain, dan kadal.
Itu bagian yang membuatmu mengumpat ketika jempol kakimu terantuk
atau saat tim futbol favoritmu mencetak gol.
Jika ada hal tragis,
reaksiku akan melibatkan kata "bangsat".
Ketika mengumpat, kau menghasilkan adrenalin.
Itu bagian dari respons melawan atau lari yang sama
ketika orang ketakutan atau marah.
Itu bisa meningkatkan detak jantung si pendengar,
membuat telapak tanganmu berkeringat.
Jika kau lakukan lagi, aku akan menembakmu, Bangsat.
Adrenalin dan darah yang mengalir menuju ekstremitas
membuatnya lebih mudah menahan rasa sakit.
Itu juga alasan yang sama kenapa mengumpat membuatmu lebih kuat.
Misalnya, lima persen lebih kuat dalam menggenggam
saat kau mengumpat dibandingkan tidak.
"Bangsat!"
Ia sangat primitif, sangat universal
hingga beberapa orang paling terkenal dalam sejarah menyalurkan kekuatannya
untuk kata-kata terakhir mereka.
Seperti penulis cerita anak favorit, Roald Dahl.
"Aku akan sangat merindukan kalian.
Sakit, Bangsat!"
Atau pencinta orang-orang jahat, W. C. Fields.
"Bangsat seluruh dunia dan semua orang di dalamnya kecuali kau, Carlotta."
Dan bahkan pejuang kemerdekaan Venezuela, Antonio José de Sucre.
"Bangsat, luka tembak."
Setiap orang yang jatuh dari tebing ucapkan kata terakhir, yaitu "bangsat".
Semua orang yang dimakan hiu juga bilang "bangsat".
Aku tak terkejut.
No comments yet. Be the first to leave one.