The first 163 lines.
ku tak ingin semuanya mati terbunuh
I don't want nobody to get killed
ku kan menyertaimu, karena persiapanku sudah matang
I'll come and get you, I am always ready to fight
jadi jangan kaubawa seluruh tanggung jawab yang hanyutkan kita
so don't take all of the blame, we were all swept away
jangan pula kaupikul beban seperti biasanya
don't take all the weight, you always do
pasti ada suatu hal yang berada di luar kendalimu
there will always be something you cannot control
yang kan kita lewati, seiring datangnya penyelamatan dirimu
we will overcome, your salvation has begun
kekacauan pun tutup peringatan dan cahaya
no signs, no lights such a mess all over
jangan lepaskan harapanmu
don't kill your hopes
kau pun sadarkan siapa yang kubutuhkan
you make me realize who I need
tunggulah ku di sana, walau mereka terkadang berubah
I'll be there hold on, they'll change you somehow
sekarang, di manakah gerangan dirimu?
so where are you now?
kan kutemui dirimu saat fajar
I'll reach you by dawn
kala bayangan muncul
the shadows appear
dan ilusi terlahirkan
illusions are born
malaikat kegelapan yang kautemui tanpa sengaja
the fallen angels you run with don't know
mengubah rasa sakit jadi kemanusiaan dalam diri kita
it is our pain that makes us all human after all
hancurkan jajaran foto cokelat tua
torn old sepia photographs show
di mana panggilan menyeruak penuhi dunia rapuh kita yang berharga
our fragile precious world, must discard it, respond to the call
Reuni Teman Lama
Reuni Teman Lama
Kau...
Yu?
Kenapa kau diam saja?
Segera kutuk dan bunuh dia secepatnya, Yu!
Cepat lakukan!
Tapi...
Bocah tolol!
Memang apa maumu?
Kenapa kau tak membunuhnya?
Tapi, dia...
Oi, kau tak apa-apa?
Tak perlu sok khawatirkanku!
Perhatikan musuh-musuhmu, Bocah Ingusan!
Sekarang kita sedang bertempur!
Yubodoh, apa maksudnya tadi?
Harusnya tadi kau bisa membunuhnya!
Kenapa kau tak mengutuknya?
Yu, sebenarnya ada apa?
Yu.
Mika.
Keluargaku satu-satunya
berada di sisi para vampir.
Mika! Itu benar kau, 'kan?
Mika.
Mika!
Kau benar-benar Mika?
Yu.
Pertemuan yang amat mengharukan sekali
dengan Yuichiro Hyakuya tersayang yang lama tak kaujumpai.
Momen seperti ini pasti sudah kauimpi-impikan sejak lama.
Tapi, tak kusangka takdir memang pertemukan kalian.
Aku bahkan hampir teteskan air mata.
Lalu, apa yang mau kaulakukan?
Para manusia keparat itu mungkin sudah manfaatkan Yu kesayanganmu.
Tentu, akan kuselamatkan dia.
Dari tangan manusia yang keji dan kotor itu?
Ya.
Tapi, dia sendiri juga manusia.
Manusia selamanya takkan bisa berdampingan dengan vampir.
Ah, bagaimana kalau begini?
Seperti yang Krul lakukan padamu,
aku akan ubah Yu kesayanganmu jadi-
Sekali saja menyentuhnya, kubunuh kau.
Aku hanya bercanda, kok.
Jarang sekali emosimu tersulut begitu.
Bagaimana kalau aku membantumu?
Akan kutangani manusia-manusia yang lain,
sehingga kau bisa selamatkan tuan putri tersayangmu itu.
Yu, ternyata kau punya teman, ya.
Wajar, karena kebaikan hatimu.
Justru karena itu.
Karena kebaikanmu itu, mereka manfaatkanmu.
Keserakahan manusia itu, bahkan lampaui ikatan yang kausebut teman.
Bagaimana kalau kita lakukan sekarang?
Mari kita bunuh manusia-manusia keparat ini, kecuali Yu tersayangmu.
Kudengar keberadaanku dibutuhkan?
Moyang Ketujuh.
Oh, Crowley.
Sudah kutunggu-tunggu dari tadi, lo.
Dia kan...
Aku hanya ambil jalan memutar sedikit.
Apa kau temukan sesuatu yang menarik?
Tapi, karena kau sudah di sini, artinya bersenang-senangnya sudah berakhir.
Teman-teman, mari kita berburu ternak.
Tangkap Unit Pemusnah Vampir hidup-hidup,
dan jadikan mereka ternak.
Boleh juga.
Sial, satu lagi bangsawan muncul.
Habislah kita.
Semuanya, bersiap mundur serempak!
Ha?
Tu-Tunggu sebentar!
Keluargaku...
Keluarga terakhirku, Mika, masih ada di sana!
Kenapa? Kenapa kita harus mundur?
Jadi, kau lebih suka semuanya mati di sini?
Yu!
Yu.
Kita tak punya pilihan.
Mundur!
Pertahankan formasi kalian dan mundur ke barisan pertahanan kedua!
Mau lari ke mana?
Berpencar!
Kau...
Apa yang kaulakukan, Yu?
Kau
yang waktu itu!
Yu!
Bocah tolol!
Letkol?
Gesit juga. Tapi sayang, masih kurang pengalaman.
Dan taring singa yang terluka akan tumpul di medan perang!
Letkol Guren!
Minggir.
Cukup sampai di situ, Manis.
Tak kusangka, rupanya kau juga bisa pasang muka begitu.
Mito.
Jangan khawatir.
Sepertinya mereka berusaha sekuat tenaga untuk tahan kita tetap di sini.
Kita harus habisi mereka dulu.
Enak sekali bicaramu.
Kalau bisa semudah itu habisi mereka, kita pasti sudah bersantai di markas sekarang.
Menyerah saja.
Takdir kalian hanyalah jadi ternak bagi kami.
Dengar, 'kan?
Fokus!
Apa yang kaulakukan?
Segera berdiri!
Ma-Maaf.
Wah, kita bertemu lagi.
Kali ini kalian takkan kubiarkan lari.
Guren!
Di belakangmu!
Pertama, aku akan cicipi-
Tak perlu semarah itu.
Aku hanya bercanda sedikit.
Mika.
Yu, tinggalkan segalanya dan pergilah bersamaku.
Pergi? Maksudmu apa?
Lagian, kenapa kau bisa bersama dengan vampir itu?
Sudahlah!
Yu!
Jangan alihkan perhatianmu dari lawan.
Hoi, tunggu sebentar!
Apa maksudmu, Mika?
No comments yet. Be the first to leave one.