Iron Ladies Roar

Iron Ladies Roar

Download Indonesian Subtitle

Release info

Iron Ladies Roar DVD
A Commentary by dananjaya34

Tags

DVD
Published on: 2015-08-12
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Mereka tampil dengan luar biasa.

Aku merasa bangga pada tim kita.

Hei, perhatikan permainan di depan. Bukan waktunya berdandan.

- Kita menang? - Benar.

- Menang? - Jangan buka mulut terlalu lebar.

Jangan bergerak.

- Berikan padaku. - Tadi kau memarahiku.

- Kau tahu cara memakainya? - Tentu saja, aku sudah ahli.

- Kau yakin? -Aku yakin.

Perhatikan tanganmu,

Kau tidak apa-apa? Gusinya pasti langsung kaku.

Sini. Patah.

Mui, kau mempelajari sesuatu dari pertandingan ini?

- Tentu saja. - Bagus.

Kenapa bagian belakang kosong?

Berkumpul. Tim 2 berkumpul dulu di sana.

Cepat. Bawa ke sana.

Kalan sudah siap? Kita akan berlatih kombinasi.

Aku akan memberi servis, oke?

Konsentrasi.

Pukul dengan keras.

- Kau, - ltu dia Mui.

-Apa kabar? - Kau kapan pulang?

-Ada apa? - Tidak ada apa-apa.

- Keadaan di rumah baik-baik saja, kan? - Kau sendiri bagaimana?

Baik, semuanya baik-baik saja di sini. Oke, sampai nanti.

Sampai nanti.

Mui, kau benar-benar disayang ibumu.

Kalian harus ikut aku ke daerah rumahku.

Baiklah.

Harap jaga sikap kalian di sana.

Baik.

Halo, sudah lama aku tidak kemari.

- Permisi, aku mau belanja. - Dari mana saja kau?

Aku sibuk bekerja.

Kenapa lama sekali?

Padahal badanmu besar.

- Daganganmu sepi? - Jangan di sini.

Para kios-kios yang lain menjelek-jelekkan barang daganganmu.

Semuanya berkomplot melawanmu.

Kembali kemari, dasar pengecut,

-Apa kabar? - Tempat ini sepi sekali.

Jangan bicara macam-macam.

- Lihat kelakuannya. - Memangnya kenapa?

Dia menjelek-jelekkan barang daganganmu.

Beraninya keroyokan kalian,

Kemari kau.

Mereka benar-benar kejam. Benar-benar tidak adil.

Kenapa aku diperlakukan seperti ini?

Sakit sekali.

Kau sengaja menjauhkan pelangganku? Kau menjelek-jelekkan daganganku?

Bukannya kau yang melakukan hal yang sama?

Mui tadi bilang padaku.

- Diajuga mengatakan hal yang sama. -Apa yang kau katakan?

Kalian semua ingin aku pergi dari sini.

Kita sama-sama dagang, tolong bersaing dengan sehat.

- Mui yang bilang padaku. - Mui bilang padamu?

Mau ke mana kau?

Halo.

- Kalian mengagetkanku. - Kami mencarimu dari tadi.

Tidak ada waktu, mari kita kabur.

Halo, semalat malam.

Tidak apa-apa, mereka teman-temanku.

Siapa dia? Tampan sekali.

Jangan macam-macam, dia klienku.

- Kau tidak keberatan, kan? - Tidak.

- Mari kita ke kamarmu? - Oke.

- Kalian sudah lama di sini? - Kami baru saja datang.

Bagus, tunggu saja sebentar lagi.

Aku ada urusan sebentar.

-Ada urusan apa? - Kami ingin bicarakan sesuatu denganmu.

- lkut kami sebentar. - Baiklah, aku akan siap-siap.

Baik.

- Halo? - Halo, Man.

Ada apa, Mui?

Kau sedang sibuk atau tidak?

-Aku ingin bicarakan sesuatu denganmu. - Nanti saja, aku sedang ada urusan.

Man?

Ada apa lagi?

-Aku ingin bicara sebentar. - Nanti saja telepon lagi.

Tunjukkan kartumu.

- Bukakan pintunya? - Kenapa harus aku?

Baiklah.

Selamat malam.

Polisi,

Dan pemenang dari kontes waria ini adalah...

Nomor 20.

Beri tepuk tangan yang meriah.

Mari kita dengarkan pembicaraan dari sang pemenang.

Harap ucapkan sesuatu pada para penonton.

Mari, silakan.

Tes, tes.

-Aku malu. -Astaga.

Kita lanjut saja ke juara kedua, nomor 15.

Harap bicara sesuatu pada para penonton.

-Aku... - Silakan.

Terima kasih atas dukungannya.

Dia benar-benar manis.

Lanjut ke urutan ketiga, nomor 8.

Meskipun tampangnya sedikit menyeramkan.

Terima kasih, aku senang bisa berdiri di sini.

Semoga komunitas kami bisa dihargai.

Terima kasih.

Pan, Pan.

Man.

- Mui meneleponmu tidak? - Kau juga?

Pan, sudah kubilang jangan bawa teman ke belakang panggung.

- Memangnya kenapa? - Kau harus bersikap profesional.

- Kami hanya saling menyapa sebentar. - Tetap tidak boleh.

-Aku minta maaf. - Baiklah.

- Besok datang tepat waktu. - Baiklah, aku pulang dulu.

Sudah selesai, kan?

- Biar aku yang gantikan dia. - Kau mau?

Kau dengar, kan?

Dan pemenang utama malam ini adalah...

Nomor 8, beri tepuk tangan.

Selamat kepada sang pemenang.

Pemenang akan mendapatkan mahkota yang cantik ini.

Tolong pakaikan di kepalanya.

Salah, mahkotanya saja.

-Alasnya tidak perlu. - Seharusnya aku yang menang.

Kau keberatan?

Tidak.

Jadi demikian acara malam ini.

Sepertinya ada yang tidak setuju.

Tolong bantu dia berdiri.

Nu.

Kami dari tadi menontonmu.

Tidak perlu dipikirkan. Kau jauh lebih cantik dibanding mereka.

Benarkah?

Tentu saja, mereka memang buta.

Terima kasih, aku tahu kalian hanya ingin menghiburku.

Kami punya berita baik untukmu.

lkut kami sebentar.

Baiklah.

- Tar. -Ada apa, ibu?

-Ada temanmu. - Man, apa kabar?

Mui akan membentuk sebuah tim.

Benarkah? Kau serius?

Tar, apa yang kau lakukan? Kenapa kalian berpegangan tangan?

lni namanya salaman gaya anak muda.

Permisi.

lbu, ada apa dengan anakku?

Tidak ada apa-apa. Kau masuk saja.

Pan.

Dengar...

Diam,

Mui, kami sudah lama tidak bertemu.

Halo.

Kalian tahu kenapa kalian kupanggil kemari, kan?

Kita akan membentuk tim voli khusus untuk para waria.

- Halo. - Tunggu.

Chat,

Chat, sudah lama sekali.

Kau baik-baik saja?

Halo.

- Siapa dia, Chat? - Pacarku.

- Benarkah? - Halo.

Yang benar, Chat?

Dasar kau.

Beraninya kau merebut Chat dari kami.

Chat tidak cocok denganmu.

Lebih pantas aku jadi pacarnya.

Maksudmu aku, kan?

Sudah, sudah. Mari kita bermain voli.

- Chung. - Kham.

Halo.

-Akhirnya sampai juga. - lni mereka?

- Kalian sudah menunggu lama? - Ya, kami akan antar kalian.

Salam.

Mari kita berangkat.

Mari kita antar mereka.

- Cepat, nanti kita tertinggal. - Maaf, kami sedang merasa senang.

Ayo.

Chung sepertinya orang yang baik.

Dia akan membantu kita.

- Kau sudah kenal lama dengan Kham? - Kami sudah berteman dari kecil.

- Dari kecil? - Benar.

Sungainya indah sekali.

Tempat ini benar-benar indah.

Kita pasti bisa berlatih dengan baik di sini.

Semangat.

- Lapangan sudah kosong, kan? - Sudah.

Halo, tampan.

ltu mereka.

Baiklah.

- Yakin ini mereka? - Mereka datang bersama Chung.

Enak.

- Chung, - Bi,

Salam.

- lni semua teman-temanmu? - Benar, Bi.

Selamat datang di sini. Yang mana yang bernama Mui?

Aku.

- Salam kenal. - Salam kenal.

- Pimpinan memanggilmu. - Baiklah.

Sepertinya dia baik.

Kalian tunggu saja di sini dulu, oke?

- Baiklah. - Semangat.

Siapa mereka?

- Kenalanmu? - Benar.

Iron Ladies Roar subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left