The first 200 lines.
Maafkan aku.
Tolong lebih berhati-hati mulai sekarang.
Tae Woong adalah cucuku yang sangat berharga.
Maafkan aku. Aku sangat menyesal, Pak.
Kakek.
Astaga, apa kamu bersenang-senang?
- Ya. - Syukurlah.
Kamu sungguh menggemaskan. Cium kakek.
Dia Bu Wendy.
Siapa?
Ke mana dia pergi?
Bu Wendy.
Aku ingin memperkenalkannya kepada Kakek.
Benarkah? Kalau begitu, mari temui dia.
Ke mana dia pergi? Tadi aku melihat dia berjalan bersama Tae Woong.
- Aku akan memintanya keluar. - Baiklah.
Astaga.
Tae Woong, apa kamu bersenang-senang hari ini?
Bu Wendy.
Bu Wendy?
Bu Wendy.
Bu Wendy.
Ke mana dia pergi?
Tidak, itu tidak mungkin.
Dia terlihat sangat mirip.
Maafkan aku. Pasti ada hal mendesak. Dia tidak ada di sini.
Benarkah? Baiklah.
Tae Woong, mari kita pergi. Ayo.
Mari kita pergi.
Ayo masuk ke mobil, Tae Woong.
Bagus.
Masuklah.
Di mana kamu tadi?
Kakeknya Tony ingin bertemu denganmu.
Bu, apa pekerjaan kakek Tony?
- Kenapa kamu menanyakannya? - Bisakah kamu memberitahuku?
Maaf, tapi aku tidak bisa memberitahumu informasi pribadi
karena ada kemungkinan diskriminasi.
Apa mungkin dia Presdir Shin dari Grup A One?
Bagaimana kamu mengetahuinya?
Kenapa kamu melakukan ini?
Kamu hanya pencuri.
Kamu hanya penculik yang mencuri anak orang lain.
Aku ibunya Tony. Apa kamu Bu Wendy?
Halo, aku sudah mendengar banyak tentangmu.
Ya, itu benar.
Dia anak yang sangat berharga dan dicintai semua anggota keluarga.
Tolong ajari dia dengan baik.
Itulah yang terjadi.
Ternyata itu kamu.
Kamu adalah
Joon Su.
- Hei, Min Kyung. - Sang Hyuk.
Ada apa?
Kamu bersikap seakan aku harus memiliki alasan untuk meneleponmu.
Aku sibuk. Aku harus kerja.
Apa kamu mengencani seseorang?
Kenapa ada begitu banyak orang ingin tahu kehidupan pribadiku?
Mari tutup saja teleponnya jika kamu akan bicara omong kosong.
Apa kamu siap untuk membayar tunjangan untukku?
Ya, aku akan memberikannya kepadamu. Itu harus.
Aku merasa perlu memberikannya agar aku bisa tenang.
Kapan kamu ingin bertemu? Mari bertemu secepat mungkin.
Tidak, simpan saja dahulu.
Aku akan mengambilnya ketika aku membutuhkannya.
Sebaiknya kamu tidak berkencan dengan siapa pun sampai saat itu.
Akhirnya kamu punya waktu luang hari ini.
Apa Tae Woong pergi ke stadion bisbol dengan kakek ini?
Ya. Permainan dimulai terlambat, jadi, mereka akan pulang terlambat.
Aku merasa sangat santai.
Tepat.
Kita tidak bisa sering bertemu setelah Tae Woong lahir.
Tapi sekarang, kamu bekerja lagi. Kamu pasti merasa segar.
Apa Min Kyung sering datang?
Dahulu dia pasienmu.
Dia belum datang lagi setelah dia bercerai.
Aku melihatnya di TV beberapa kali, dan sepertinya dia baik-baik saja.
Sejujurnya, aku menemuinya beberapa hari yang lalu.
Kenapa?
Ibu mertuaku terus meminta Sang Hyuk melakukan kencan buta,
tapi dia pantang menyerah.
Jadi, aku bertanya-tanya apa dia masih mencintai Min Kyung.
- Dia tidak mencintainya lagi. - Benarkah?
Tentu tidak. Kamu mengenalnya.
Dia tidak akan bercerai jika dia masih menyukainya.
Aku ingin tahu apakah dia mengencani seseorang.
Apa kamu pernah bertanya?
Dia tertarik kepada seseorang, tapi dia ditolak.
Benarkah?
Wanita seperti apa dia?
Aku tidak bertanya sejauh itu.
Tapi kupikir itu terjadi baru-baru ini,
jadi, wajar kalau dia tidak mau melakukan kencan buta.
Aku mendapatkan tanda tangan dari Yang Hyun Jung.
Astaga, kamu pasti sangat bahagia. Apa kamu senang?
Ya, itu sangat menyenangkan.
Dia bersenang-senang dengan cucu Presdir Jung.
Mereka mendukung tim yang sama.
Astaga. Itu bagus, Cucuku.
Aku akan menunjukkan ini kepada Bu Wendy di kelas seni besok.
Omong-omong, apa kamu sudah bertemu dengan Bu Wendy?
Apa?
Tunggu sebentar. Kupikir aku memang melihatnya.
Astaga, jawaban macam apa itu?
Apa maksudmu dengan bilang kamu pikir kamu melihatnya?
Seorang wanita berambut panjang berdiri di samping Tae Woong,
tapi dia menghilang sangat cepat, jadi, kami tidak bertatap muka.
Astaga.
Kamu sungguh tidak perhatian.
Kamu wangi.
Aku suka suara detak jantungmu.
Aku minta maaf
karena tidak mengenalimu.
Aku akan pergi bersekolah, Kakek dan Nenek.
- Baiklah, sampai jumpa. - Baiklah, sampai jumpa.
Selamat bersenang-senang.
Hai, Bu Wendy. Selamat pagi.
Halo.
- Semoga harimu menyenangkan. - Baiklah.
Tony.
Sayang.
Kenapa ibu guru menangis?
Terima kasih
karena tumbuh dengan sangat baik.
Terima kasih banyak.
Ibu tidak percaya bisa melihatmu seperti ini.
Ibu berdoa agar bisa melihatmu.
Apa ibu guru sakit?
Ada yang mengusik pikiran ibu guru?
Katakan segalanya kepadaku. Aku akan membantu ibu guru.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Maaf, tapi menyumbang sperma
kepada wanita lajang melanggar aturan.
Aku tahu bank sperma memiliki aturan seperti itu.
Tapi ini rumah sakit swasta, aku yakin kamu bisa fleksibel.
Aku mungkin lajang, tapi finansialku stabil
dan aku cukup bertanggung jawab untuk membesarkan seorang anak.
Maafkan aku. Sudah kebijakan kami untuk memastikan
seorang anak tumbuh dalam keluarga yang sehat.
"Mari kita bersenang-senang dan menari"
"Lalu berhenti"
"Mari kita bersenang-senang dan menari"
"Lalu berhenti"
Nomor satu.
Mari bertepuk tangan.
Aku paling suka lagu ini.
Aku juga.
Aku rasa kamu ingat
lagu yang biasa kunyanyikan untukmu.
"Begitu tinggi di angkasa"
"Seperti berlian di langit"
Kamu tidur nyenyak saat aku menyanyikan lagu itu.
Itu pasti sangat menyakitkan.
Maafkan aku.
Aku harap kamu cepat sembuh.
"Bintang-bintang bekerlip"
"Di mana kau berada"
Aku bahkan menyanyikan lagu itu ketika kamu sakit.
Aku masih belum melupakanmu.
Aku sangat merindukanmu, Joon Su.
Aku pulang.
Kamu pasti bahagia.
Kamu dapat berdandan dan keluar dari rumah setiap hari.
Hidupmu sungguh penuh kemudahan.
Seorang ibu pengganti melahirkan putramu.
Orang lain di sekitarmu membesarkannya.
Kamu selalu bepergian.
Kamu pasti banyak berbuat baik di kehidupan lampaumu.
Aku tidak melakukan ini untuk bersenang-senang.
Aku bekerja keras demi kemajuan perusahaan.
Ibu masih ingin kamu memeriksa sarapan dan makan malam.
Kamu harus ada untuk memerintah penjaga rumah
agar mereka tetap berperilaku baik.
Kamu tidak mengharapkan ibu memasak untukmu di usia ini, bukan?
Ya, tentu saja. Jangan khawatir.
Dan pastikan kamu melakukan tugasmu sebagai ibunya Tae Woong.
Jangan selalu meminta pengasuh mengantarnya ke sekolah.
Terkadang kamu harus mengantarnya dan menyapa para guru.
Bagus untuk si anak jika pergi bersama ibunya,
bukannya pengasuhnya.
Baiklah, aku mengerti.
Dan kamu sebaiknya pulang saat waktunya Tae Woong pulang.
Jika ibu tahu kamu pulang terlambat,
ibu akan memecatmu dari perusahaan.
Apa kamu mengerti?
Ya.
Itu pasti Tae Woong.
Kemarilah, Tae Woong.
Ayo turun setelah kamu ganti baju. Ibu akan membuatkanmu camilan.
Bu Wendy menangis hari ini.
Kenapa?
Entah. Dia memelukku dan menangis. Dia berterima kasih kepadaku.
- Untuk apa? - Karena tumbuh dengan sangat baik.
Dia bilang dia merindukanku.
Apa? Apa maksudmu? Kamu sangat aneh.
"Rok merah jambuku berkibar"
"Dalam angin musim semi"
Sudah ibu katakan agar jangan menyanyikan lagu itu.
Lagu itu untuk nenek-nenek.
No comments yet. Be the first to leave one.