The first 175 lines.
Alasan kenapa Mimi enggak bisa mati...
karena Mimi sebenarnya sudah mati.
Sudah mati?
Apa maksudmu?
Susah dijelaskan karena enggak paham. Tapi mereka bilang begitu.
Tapi rumor itu juga sudah ada dari dulu.
Kalau dia mati bisa hidup lagi seperti hantu!
Jangan-jangan, kamu hantu?
Mimi, ya, Mimi.
Iya juga, ya.
Apa itu?
Ah, itu bunga daisy.
Daisy?
Namanya bunga daisy, ya!
- Mau lihat, ah! - Tunggu dulu!
Cantiknya.
Iya, benar...
Daisy...
Bunganya lucu, ya.
Baiklah. Mari kita mulai pelajaran sejarah sihir hari ini.
Karena dia sudah mati...
Hari ini, kita akan bahas Sihir Pembangkitan.
Ada yang bisa menjelaskannya?
Lizzy Seiran.
Baik.
Sihir Pembangkitan adalah sihir bangkitkan orang dengan nyawa pengguna.
Sementara yang dibangkitkan akan diberi kehidupan abadi.
Ini adalah sihir terlarang.
Benar sekali.
Sihir terlarang...
Kenapa sihir itu dilarang, ya?
Kalau bisa hidup lagi, bukannya bagus?
Jangan mengobrol sendiri.
Maafkan saya...
Totsuki-san.
Baik!
Apa kamu tahu alasan sihir itu dilarang?
Karena menyedihkan...
Menyedihkan?
Iya.
Tidak bisa mati selamanya itu... sangat menyedihkan...
Benar. Meski jawabannya kurang tepat, tapi itu memang ada benarnya.
Duduklah.
Baik.
Seperti yang sudah dijawab tadi,
sihir ini butuh tumbal nyawa penggunanya.
Makanya sihir ini dilarang ratusan tahun lalu.
Karena pertukaran nyawa adalah hal yang tidak bisa dimaafkan.
Jadi, bagaimana?
Sepertinya dia masih belum sadar... Tapi itu cuma masalah waktu.
Alasan kenapa Mimi enggak bisa mati... karena Mimi sebenarnya sudah mati.
Padahal sudah dibilang jangan bicara...
Terima kasih sudah memberi tahu.
Apa yang mau kamu lakukan?
Tenang saja, biar aku saja yang mengurusnya.
Sheena,
masih belum selesai?
- Iya... - Hop!
Percuma. Di sini cuma dibilang sihir terlarang...
Sihir Pembangkitan...
Ali, Seiran!
Lagi mencari sesuatu?
Iya, ada yang bikin aku penasaran.
Soal Mimi-chan?
Ah, iya...
Panggilan darurat, panggilan darurat.
- Duh! - 1407.
- 1408. - Sheena?
Bagi yang disebutkan, harap datang ke UKS.
Wajahku seketika pucat.
Jantungku terasa mau copot...
"Haruskah aku lari?"
Hal itu sempat terlintas di pikiranku...
Apakah Mimi...
selalu...
Sheena?
Enggak apa-apa.
Aku lapar!
Bisa kamu ambilkan kue dan teh dari Omi-sensei? Nanti kubagi sedikit.
Duh, apa boleh buat, deh.
Anu...
Kenapa aku dipanggil...
Kudengar kamu sudah tahu rahasia Mimi.
Kok bisa?
Jelas, aku ini sensei-mu. Terus, sejauh mana kamu tahu?
"Sejauh mana"...
Entahlah...
Secara garis besar, tebakanmu itu benar.
Kamu menyelidiki Sihir Pembangkitan, 'kan?
Artinya...
Iya, Mimi itu anak yang dibangkitkan lewat Sihir Pembangkitan
ibunya yang melanggar pantangan.
Aslinya, orang bangkitan itu cuma relik masa lalu yang rumit.
Tapi kekuatan sihirnya yang luar biasa, bagai aset negara untuk perang saat ini.
Bertahun-tahun dia sudah ikut perang.
Bahkan Mimi jadi salah satu tujuh misteri sekolah
yang dibicarakan secara turun-temurun.
Masa orang bangkitan itu juga berhenti.
Jadi fisik dan tinggi badannya sama sekali enggak bertambah.
Itu artinya, dia bakal terus jadi prajurit...
Yah begitu lah, selama perang ini masih terjadi.
Itu... Itu terlalu...
Ya sudah, kamu mau gantikan dia ke medan perang?
Kamu dan semua anak di sini, bisa selamat berkat senjata terkuat yaitu Mimi.
Korban jadi minim berkat dirinya, 'kan?
Sensei bilang enggak ada kue!
Dokter pembohong!
Sayangnya, padahal aku mau minum tehnya.
Mimi.
Ayo kita buat kue bersama.
Boleh!
Kami pamit.
- Sheena-chan. - Kue Sheena...
- Iya? - enggak sabar!
Jaga dia, ya.
Baik.
Omong-omong, percakapan tadi itu rahasia negara.
Bakal gawat kalau sampai bocor, loh.
Dadah, Sheena-chan.
Ayo kita pergi!
Benar. Ucapan Fran-sensei memang masuk akal.
Kami bisa bertahan hidup berkat adanya Mimi.
Itulah kenyataannya.
Mau coba?
Boleh?
Hei, Mimi...
Apa kamu akan terus patuh ikut berperang?
Kenapa?
"Kenapa", ya...
Maksudnya, berperang itu hal yang baik, 'kan?
Aku yang belum pernah ikut berperang dan terus-terusan dilindungi,
enggak pantas menyangkal jalan hidup Mimi.
Meski hal itu terasa menyimpang.
Selesai!
Sheena?
Mimi hebat, ya...
Apanya?
Bukan apa-apa, kok.
Hasilnya bagus banget.
Benaran? Kalau yang ini?
Kalau begitu, tempatkan sembilan orang di Titik Kelima
dan lima orang di Titik Keenam dari Kelas 16.
Kira-kira berapa yang akan gugur, ya?
Katanya belakangan ini serangan musuh makin kuat.
Tapi menurut data terkini,
murid yang dilatih sihir tempur lebih efektif daripada prajurit biasa.
Makanya ada desakan kuat dari negara.
Mereka anak-anak, loh.
Meski kurang personel, tapi menyuruh sampai ke garis depan itu...
Makanya, Mimi akan ditempatkan di Titik Keenam.
Jika perang usai lebih cepat,
dia bisa langsung bantu Titik Kelima...
Ujung-ujungnya, kita hanya bergantung pada Mimi, ya?
Hanya itulah satu-satunya cara...
Cuma itu situasinya saat ini.
Meski begitu, ada guru yang seenaknya memonopoli anak itu...
Fran-sensei. Sebenarnya Anda ada rencana apa?
Sampai membiarkan Mimi berbaur dengan murid lain...
Fran-sensei?
Sudah lama enggak dimarahi.
Bisakah kamu bersikap lebih sopan sedikit saja?
Kamu bisa diusir, loh.
Tenang saja.
Mereka masih butuh Sihir Pemulihanku di sini.
Jangan merokok di sekolah.
Masa, sih?
Ya ampun,
sudah membiarkan berbaur dengan murid,
sekarang membocorkan soal dia adalah anak bangkitan.
Mau bagaimana lagi, dianya juga yang keceplosan.
Yah, Sheena-chan bukan orang mulut ember, kok.
Pasti aman, kok.
Aku sudah bilang kalau itu rahasia negara.
Fran-sensei.
Kamu pasti tahu ini akan terjadi, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.