The first 189 lines.
Hari yang Indah oleh Ben Wu
~ Episode 08 ~
Aku berjanji padamu. Kita bisa mempertahankan hubungan seperti ini.
Tapi aku mohon padamu.
Bisakah kau tidak memperlakukanku seperti ini?
Fobia. Aku akan baik-baik saja selama aku meminum obatku.
Kau tidak bisa terus meminum obat seumur hidupmu bukan?
Kalau ada obat
yang dapat menyelesaikan masalah antara Yuan-An dan aku,
maka itu akan bagus.
Apa kau hamil?
Kak Ching-Ching, kalau aku memang ingin mengambil Yuan-An,
apakah aku hanya akan mengambilnya darimu saja? Kalau kita melupakan fakta bahwa kau tidak bisa punya anak,
bahkan kalau kau bisa pun, kau bukan sainganku.
Ketika kau sedih,
aku bisa berada disisimu.
Melihatmu hidup bahagia
sudah cukup bagus untukku.
Aku selalu ingin memberitahumu,
aku menyukaimu.
Aku benci bagaimana kau membohongiku.
Tapi sebenarnya, aku juga sudah membohongi diriku sendiri.
Aku sungguh tidak bisa tidak mempedulikan kenyataan bahwa kau berselingkuh.
Kita yang dulu saling jatuh cinta
tidak ada lagi sekarang.
Perasaan selama delapan tahun ini
adalah yang paling indah dan baik.
Terima kasih sudah mencintaiku.
Apakah aku boleh memesan satu cangkir kopi yang dibuat oleh teman baikku?
Nenekku sering memberitahuku,
"Ah Tsan, tidak peduli apapun yang dikatakan orang-orang,
apa yang kau pikirkan adalah yang paling penting."
Tapi itu terdengar egois bukan?
Ibuku meninggal ketika aku masih sangat muda.
Ayahku, seorang pria, membesarkanku sendirian.
Itu sangat sulit.
Jadi aku memberitahu diriku sendiri
aku harus menurut dan independen.
Aku tidak ingin ayahku atau orang lain mengkhawatirkanku.
Tidak heran kau punya kepribadian seperti itu sekarang.
Untuk alasan yang sama, aku selalu sangat ketat terhadap diriku sendiri.
Untuk mencapai tujuanku,
aku haru bekerja keras dan melakukan perencanaan dengan baik.
Tapi setelah mengalami semua ini, aku memikirkannya kembali.
Mungkin aku tidak perlu berpikir mengenai
apa yang harus kulakukan untuk setiap hal kecil.
Kurasa kau sudah terlalu keras pada dirimu sendiri untuk waktu yang sangat lama.
Kau harus memperhatikan apa yang hatimu ingin lakukan
bukan memikirkan apa yang seharusnya kau lakukan.
Kurasa sangat penting untuk membuat dirimu sendiri bahagia.
Wanginya sangat enak.
Itu "racikan khusus teman baik".
Terima kasih.
Banyak sekali yang harus dilakukan untuk membuat secangkir kopi.
Untuk membuat secangkir kopi ini memerlukan waktu yang lebih banyak
dan proses yang lebih rumit.
Tapi kalau aku ingin meminumnya, aku akan melakukannya.
Aku tidak takut akan sulitnya membuat itu, ataupun waktu untuk menunggunya.
Aku akan menunggu berapapun waktu yang dibutuhkan.
Cepat minumlah. Rasanya tidak akan terlalu enak kalau sudah dingin.
Kita hanya minum kopi. Jangan berpikir terlalu banyak.
Itu benar. Kenapa harus berpikir terlalu banyak.
Sangat menenangkan.
Apa yang kau lakukan?
Apa?
Aku tidak tahu di mana Kak Ching-Ching pergi.
Dia tidak menyimpan barang-barangnya.
Kupikir aku akan membantunya mengaturnya.
Jangan sentuh barangnya.
Dia akan marah.
Aku hanya ingin membantunya menyimpan barang-barangnya.
Mengapa mereka harus disimpan?
Aku hanya berpikir ketika merapihkan,
Kamar Kak Ching Ching yang lebih besar dariku.
Boks bayi cocok sekali di sini.
Dan kita bisa membeli boks dan barang-barang bayi dulu.
Aku cenderung khawatir begitu mudah.
Jika aku tidak mempersiapkannya lebih awal, maka aku mungkin akan merasa stres dan kikuk nanti.
Bagaimana jika aku mengalami depresi pasca melahirkan?
Mungkin kami bisa tukar kamar?
Kenapa? Apakah kau tidak enak badan?
Duduk sebentar.
Merasa lebih baik?
Aku juga tidak tahu kapan Ching-Ching akan kembali.
Lalu kenapa kau tidak pindah dulu disini?
Benarkah aku bisa melakukannya?
Bagus!
Tempat tidur ini begitu besar dan lembut.
Ayo! Bersulang!
Semuanya, bersulang! Kalian telah bekerja keras!
Bersulang! Bersulang!
Aku yakin Kak Kai-Ting tidak akan mengecewakan semua orang.
Dia tidak hanya menyelamatkan pekerjaan kita, tapi juga memberikan kenaikan 10%!
Hidup Kak Kai-Ting!
- Hidup! - Oke. Oke.
Ini juga hasil kerja keras semua orang.
- Aku tidak bisa melakukannya sendiri - Itu juga benar
Kak Kai-Ting, kau sangat rendah hati.
Bahkan aku juga ingin pindah ke departemenmu.
Tenggorokanku... sedikit... tidak nyaman hari ini.
Kak Li-Sha juga sangat baik padaku, aku tidak bisa meninggalkanmu!
Baiklah, aku benar-benar perlu mengucapkan terima kasih kepada Wakil Presiden Li-Shamu dengan benar.
Karena dialah aku mampu mengatasi kendala ini.
Tolonglah, Wakil Presiden Li-Sha kami adalah Ratu Negosiasi.
Hidup Sang Ratu!
Kau terlalu banyak menonton drama periode!
Kau bagus dalam melakukan slogan "hidup"!
Pasti karena kaulah ratunya! Tapi malam ini adalah malam pesta.
Semuanya, silahkan minum dan makan!
- Lakukan semaumu! Kalian harus menghabiskan makanannya! - Minum sesuka kalian.
Apa? Apa kau takut ditertawakan karena terlalu banyak berciuman?
Aku tidak hanya pandai berciuman, tapi juga pandai menyuapkan kue ke orang!
Mati kau!
Tidak bisa! Ini baju baru!
- Mati kau! - Ini masih baru!
- Menyenangkan jika masih muda! - Mereka sangat menakutkan!
Melihat mereka sangat bahagia,
Aku sangat ingin melupakan bahwa Presiden
mendapat potongan gaji karena tidak memenuhi tugasnya.
Sepertinya kita akan mengalami kesulitan.
Terima kasih telah mendukungku.
Aku tidak bisa membiarkanmu mendapatkan semua perhatian,
dan menjadi pahlawan seorang diri.
Bersulang.
Kudengar kau dan Tse-Shan putus.
Kau baik-baik saja?
Baik.
Bagaimana dengan Su Tsan?
Apa yang sedang kau lakukan?
Bahkan orang buta pun bisa melihat bahwa dia menyukaimu.
Kenapa kau tidak bersama dia?
Memanfaatkan pria baru untuk mengganti yang lama akan membantumu pulih lebih cepat.
Ini tentu saja bukan karena aku punya pria cadangan sehingga aku putus dengan Tse-Shan, oke?
Dan aku tidak ingin segera memasuki hubungan berikutnya.
Kualifikasinya sangat bagus.
Jika kau tidak bersamanya, kau akan menyesalinya.
Itu juga bukan takdirku. Aku tidak akan memaksanya.
Dan aku telah menyadari
di dunia ini tidak ada yang disebut "Jodoh".
Dan tidak ada yang disebut orang yang tepat dan juga yang disebut orang yang salah.
Hanya ada saat ketika kau merasa bahwa kau tepat
bahwa kau akan bertemu orang yang tepat
Jadi... aku juga tidak ingin jatuh cinta begitu cepat.
Aku ingin menyesuaikan situasiku sendiri dengan sebaik mungkin.
Putus benar-benar membantu orang tumbuh.
Kau semakin pintar.
Maksud mengatakan itu , sebelumnya aku benar-benar bodoh. Itu kan?
Tapi aku benar-benar perlu berterima kasih kepada Ching-Ching.
Dialah yang mengingatkanku.
Aku ingin tahu apa yang sedang dilakukannya sekarang.
Mari kita telepon dia.
Kau seharusnya membiarkannya tenang sendiri.
Dia butuh sendirian.
Oh ya. Hadiah apa yang diberikan Ching-Ching padamu?
Aku harap suatu hari nanti, kau bisa memberi kunci ini
pada orang yang bisa membuka hatimu.
Pasti tidak akan ada orang seperti itu.
Sama sepertimu, aku membuangnya.
Lagi pula, aku tidak akan bisa menggunakannya seumur hidupku.
Baiklah, maka mari kita implementasikan sesuai dengan apa yang kita bahas hari ini.
Lalu kita sudah selesai hari ini.
Maaf.
Halo? Vivian, apa kau memikirkan aku?
Aku memikirkanmu. Bagaimana bisa tidak?
Aku? Aku tidak melakukan apapun.
Kau? Kau sedang apa?
Malam ini?
Baiklah. Jika kau meminta, aku akan selalu punya waktu.
Baiklah, aku-
Nona, maafkan aku.
David punya janji temu malam ini.
Lain kali buat janji temu terlebih dahulu.
Eh?
Aku ingin berkencan denganmu.
Tidak mau?
Apa kau mengatakan bahwa kau telah berubah pikiran dan ingin menjalin hubungan denganku?
Apakah tidak boleh?
Menjadi wanita berarti memiliki hak istimewa semacam ini untuk berubah-ubah.
Baiklah, aku akan menemanimu.
Baik, jadi kau mau mengajakku ke mana?
Jangan seperti pria lain.
Makan. Menonton film. Minum kopi. Pergi ke motel.
Membosankan.
Sejujurnya, mereka yang rela meluangkan waktu untuk
menikmati kopi dan menonton film bersamamu sudah lumayan sopan.
Sebagian besar seperti ini: Begitu selesai makan, dia terburu-buru
untuk mendapatkan uangnya kembali untuk membeli makanan dengan bergegas pergi ke hotel.
Jadi, kau seperti mereka juga?
Aku tidak serendah itu.
No comments yet. Be the first to leave one.