Selena   Chef - Second Season

Selena Chef - Second Season

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

SELENA CHEF S02 COMPLETE HBO
A Commentary by MarBot
retail from HBO-GO. Belum disinkron-kan versi manapun. | Open Donasi https://trakteer.id/botg/tip

Tags

other
Published on: 2021-08-17
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jadi, bagaimana perasaan Kakek tentang musim kedua?

Aku kembali.

Menurutmu seharusnya ada musim kedua?

Dia sangat manis dan menggemaskan. Bagaimana mereka bisa menolak?

Dan itu nenekku.

Bersemangat?

- Tunggu saja. - Tunggu saja.

Baiklah, Selena. Kami siap untukmu.

Hai, Sayang.

Hei, aku Selena.

Apa ini menyala? Ya.

Seperti yang semua orang tahu, aku bukan koki terbaik.

Tapi aku murid yang hebat. Bisa dibilang begitu.

Bagian favoritku. Cek.

Aku tidak akan berhenti berusaha untuk menjadi lebih baik.

Astaga.

- Kau butuh bantuan? - Tidak.

Jadi, aku kembali ke dapurku untuk diajari koki-koki terbaik.

- Kau bisa? Mau Kakek bantu? - Kurasa begitu.

Mereka di rumah, aku di rumah...

Dan kini, kami akan membuat makanan bersama secara terpisah.

Selena and... Bukan Selena and Chef.

Kau bisa.

Selina dan Curtis, rekam satu.

Kita mulai lagi.

Semoga aku tak menghanguskan apa pun.

Musim kedua, Sayang.

Hei, Curtis? Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu juga.

Hari ini, aku belajar dari Curtis Stone...

Koki bintang Michelin yang mengasah keahlian di Australia dan London...

Sebelum membuka tiga restoran hebat di LA...

Yaitu Maude, Gwen, dan Picnic Society.

Kini, kau bisa lihat bagaimana aku menjadi muridnya.

Ini temanku, Raquelle.

Hai, Curtis!

- Apa kabar? - Aku Raquelle. Salam kenal.

Salah satu sahabatku.

Tapi aku penggemar beratmu dan aku sangat bersemangat.

Kau suka dihukum.

Kau disuruh-suruh pada episode yang kutonton.

Kau kembali untuk meminta lebih?

Aku menyukainya.

Semua akan baik-baik saja. Bersabarlah, ya?

Aku ingin tahu apa yang akan kau ajarkan hari ini.

Aku tahu saat ini gila.

Sulit mengundang tamu...

Dan berkumpul dengan orang-orang...

Tapi salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah piknik.

Jadi, aku sudah kirim keranjang piknik.

- Ya, indah sekali. - Yang kusadari di musim pertama...

Adalah tidak ada yang mengajarimu memasak steik sempurna.

Akan kutunjukkan cara memasak steik yang sempurna.

Kita akan mengubahnya menjadi roti lapis steik yang lezat.

Juga pai jeruk nipis Meksiko...

Yang bisa dimasukkan dalam stoples kecil.

Itu makanan piknik yang enak, juga tak ada yang lebih lezat...

Daripada roti lapis steik dengan keripik garam dan cuka.

Aku suka itu.

Kita akan lakukan beberapa hal sekaligus.

Sudah siap?

- Ya. - Kau terlihat sedikit gugup.

Ya, bagaimana kau bisa menyadarinya?

Ini seperti hari pertamaku masuk sekolah.

Ini pasti hebat.

Baiklah, mari mulai dengan dadih untuk pai jeruk nipis Meksiko.

Baiklah.

Yang akan kau butuhkan adalah air panas.

Ambil panci kecil dan isi dengan air...

Karena kita akan memasak dadih ini dengan api yang sangat kecil.

Baiklah.

Yang kau lakukan adalah ambil mangkuk seperti ini.

Lalu taruh di atas panci.

Baiklah.

Di mangkukmu, masukkan secangkir gula.

Baiklah.

Empat telur dan dua pertiga cangkir sari jeruk nipis Meksiko.

- Baiklah, ini garamnya. - Garam?

Bukan, seharusnya gula. Warnanya putih dan seperti tepung.

- Jadi, apa yang kau cari? - Aku mencari gelas ukur.

Aku suka betapa rapi dapurmu...

Hingga kau tidak bisa menemukan gelas ukur.

Tidak apa-apa.

Ini bukan garam. Ini memang gula.

Astaga, kupikir itu garam.

Awal yang agak berat. Ayo.

Baiklah, ambil secangkir gula dan masukkan ke mangkukmu.

Pecahkan empat telur di sana. Itu dia.

- Jangan masukkan cangkangnya. - Tidak.

Selanjutnya peras air jeruk nipis.

Kau butuh dua pertiga cangkir.

Jadi, jeruk nipis Meksiko lebih manis daripada jeruk nipis biasa.

- Kau mau aku membantumu? - Ya.

- Aku suka pisaunya. - Bukankah ini hebat?

Seperti pisau disko.

Seseorang dari musim lalu...

Membuat akun Instagram bernama Pisau Selena.

Akan kau lakukan dengan tangan?

Aku akan mengirimkanmu alat pemeras untuk liburan ini.

Aku curang.

Kita bisa masukkan ke mesin pembuat jus, bukan?

Nenek, bisa bantu?

- Hai. - Kita amatir, Selena.

Aku tahu. Ini cukup memalukan.

- Terima kasih, Nenek. - Sama-sama.

Apa jeruk nipisnya muat di mesin pembuat jus?

Jangan tertawakan aku, Curtis.

Ini yang kita butuhkan, Sayang. Lihat.

Ada dua.

- Ya, kau punya. - Dan alat pemeras. Jauh lebih mudah.

Kapan kau pindah dari Australia ke Amerika?

Aku sudah di sini selama sekitar 14 tahun.

Aku datang untuk berlibur, lalu tidak pernah pergi dari sini.

Keren sekali.

Kau selalu tahu bahwa kau ingin menjadi koki?

- Ya, karena aku suka makan. - Ya, aku juga.

Itu alasanku melakukan acara ini.

Kau seperti, "Aku ingin belajar dan membuat acara TV. Kenapa tidak?"

Itu sangat pintar.

Terima kasih. Astaga. Apa yang kau lakukan?

- Astaga. - Hai, Curtis.

- Senang bertemu denganmu. - Itu kakekku.

- Apa kabar, Kakek? - Senang bertemu denganmu.

Kau tidak tahu apa yang kau lakukan, bukan?

- Tidak. - Aku sedikit kesulitan.

- Kau ingin aku melakukannya? - Ya, bisa bantu?

Hei, Linds. Mau bertemu Selena?

Memanggil istriku untuk menyapa.

Kau akan cukup lama berada di sini.

Aku sarankan kau minum anggur.

Ada yang mengatakan anggur?

Hai, Kalian!

- Hai, Ibu. - Hai, Selena.

Kami sangat bersemangat. Kakek penggemar berat suamimu.

Aku juga penggemar dia.

- Kau mau minum? - Tentu saja.

Biar kuambilkan gelas.

Tepat dua pertiga.

Ya, tuangkan air jeruk nipisnya...

Dan kau bisa mengocoknya di atas panci tim...

Untuk memberi sedikit panas.

Atau kau bisa langsung memanaskannya di panci.

Tapi jika kau melakukan itu, telurnya bisa terlalu matang.

- Baiklah. - Ini, Sayang.

Nenek baru saja berbisik...

"Bukankah menyenangkan jika ada pria yang bisa memasak?

Kakek tidak pernah memasak untukku."

- Tapi Kakek mencuci piring. - Itu bagus.

- Aku memasak, dia membersihkan. - Baiklah. Jadi, Selena...

Selagi mengocok, minta orang lain mengambil mentega.

- Mau Kakek yang mengocoknya? - Kita akan memotong...

- Ya. - Sebanyak 10 sendok makan.

Jadi, mentegamu sebesar ini?

Ya, itu dan tambah sedikit.

Potong menteganya...

Lalu setelah dadih mulai agak kental, kau bisa masukkan menteganya.

- Makin kental sekarang. - Baiklah, ambil mangkuknya.

Dan bawa kembali ke dekat talenanmu.

Syukurlah ada asisten koki, bukan?

Ya. Papa bisa menaruhnya di sini.

Aku penasaran, apa kau pernah memasak untuk Curtis?

Kami punya dua anak lelaki...

Dan anak-anak kami lebih suka masakanku.

Itu membuat semua hal di dunia ini terasa indah, tahu?

- Ya. - Ya.

Setelah menteganya meleleh, tuangkan ke stoples.

Kami memberimu itu. Jadi, mungkin sepertiga.

- Ini pasti... - Astaga.

- Sangat enak. - Pasti rasanya lezat.

Astaga, aku memakannya sekarang.

Selanjutnya, ambil semua stoples itu...

Dan masukkan ke kulkas.

Rapikan sedikit.

Jangan terlalu rapi sampai kau merapikan mise en place .

- Benar. - Istriku punya kebiasaan luar biasa.

Begitu aku mulai menyiapkan sesuatu...

Dia datang, mengambilnya, lalu pergi...

Dan menaruhnya kembali di kulkas. Aku berpikir, "Ke mana perginya?"

Itu baik sekali.

Baik sekali, bukan?

Tidak baik jika bahan itu yang kau butuhkan.

Kau perlu produk itu.

Lucu sekali.

Bagaimana kalian tahu bahwa kalian berjodoh?

Pada kencan pertama?

Aku terlambat 45 menit untuk kencan pertama kami.

Aku lupa.

Aku duduk di sofa menonton The Housewives .

Aku berkata, "Astaga, kencannya malam ini!"

Dia masuk ke bar dan aku di sana dengan segelas rose.

Dia bilang ke bartender, "Aku pesan Oban, tanpa es."

Lalu kubilang, "Seseorang meninggalkan rose di sini.

Aku tidak yakin itu milik siapa. Aku pesan yang dia pesan."

Lalu pada kencan ketiga, dia membuatkan mousse cokelat wiski.

Tapi dia ingat aku suka wiski itu, lalu saat itulah aku mengetahuinya.

Astaga. Itu manis sekali.

Lalu dalam setahun, kami membeli rumah...

Punya bayi, dan sebagainya.

- Manis sekali. - Masamu akan tiba.

- Nenek bilang, "Masamu akan tiba." - Baiklah. Jadi...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left