Release info

ㆍ살인자의-쇼핑목록-The-Killer's-Shopping-List-E04-NEXT-VIU
A Commentary by Kim_Ji-rim
WEB-DL [Runtime 01:02:45]

Tags

other
Published on: 2022-05-06
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dua, dua, tiga, empat,

lima, enam, tujuh, punggung dan perut.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

Dua, dua, tiga, empat,

lima, enam, tujuh, putar.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

Dua, dua, tiga, empat,

lima, enam, tujuh, dayung.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

Di mana Sayuran?

Ada yang ditelepon?

Aneh sekali.

Biasanya dia tidak pernah terlambat.

Haruskah aku meneleponnya?

Ya, telepon dia.

Tidak. Kita tunggu sampai waktunya membuka toko.

- Maaf aku terlambat. - Hei.

Astaga.

Ada apa? Kamu sakit?

Aku tidak bisa tidur sama sekali.

- Seseorang mengikutiku saat pulang. - Apa?

Energi di sini tidak bagus.

Lantas? Kamu baik-baik saja?

Ya. Aku berteriak dan dia lari.

Wajahnya. Kamu melihat wajahnya?

Aku hanya melihat bayangannya, bukan wajahnya.

Kamu yakin dia mengikutimu?

Kapan kali pertama kamu melihatnya?

Kamu tahu toserba di jalan utama, bukan?

Sejak di sana.

Mulai sekarang, aku akan mengantarmu pulang.

Tidak perlu. Aku baik-baik saja.

Kamu tidak baik-baik saja.

Antar dia pulang untuk sementara waktu.

Segera hubungi polisi jika melihat orang mencurigakan.

Baiklah.

Kamu pasti takut.

Cobalah untuk tenang.

Hei.

Kamu menjatuhkan ini.

Terima kasih.

Kukira aku menghilangkannya lagi.

Terima kasih.

Astaga. Siapa itu?

Astaga. Ada yang kamu curigai?

Bagaimana hal seperti ini bisa terjadi?

- Apa? - Tunggu.

"Swalayan MS"

Ada apa? Di sini dingin.

Hati-hati dengan Ikan saat mengantar Sayuran pulang.

Ikan? Kenapa?

Dia tidak suka ikan?

Astaga.

Aku hendak membeli sashimi karena kami pasti lapar.

- Apa maksudmu? - Apa?

Maksudku, Ikan pegawai kita. Hati-hati dengannya.

Begitu rupanya. Kenapa?

Jika dia yang mengikuti Sayuran, segera hubungi aku.

- Jangan berusaha menangkapnya. - Kenapa?

Dia juga menyukainya?

"Juga"?

- Dia punya pengagum? - Tidak.

Maksudku, banyak orang menyukainya.

Banyak pelanggan kita menjadi pelanggan tetap karena dia.

Sekarang, ada penguntit juga.

- Bukan kamu, bukan? - Apa? Apa maksudmu?

Dia sudah menikah.

- Kamu tidak menyukainya, bukan? - Tidak mungkin.

Apa mengantarnya pulang itu aneh?

Kamu mau ikut juga?

Bukankah kamu harus menutup toko hari ini?

Ya, benar.

Astaga. Tidak mungkin dia, bukan?

Tapi kenapa aku merasa...

Benar. Dia menyukainya.

Apa?

Daging menyukai Sayuran.

Semua orang kecuali kamu tahu, bahkan Sayuran.

Apa?

Kamu mengingat banyak hal.

Kenapa melewatkan yang ada di depanmu?

Dia sudah menikah.

Tidak boleh menyukai wanita yang sudah menikah.

"Dia tidak boleh menjadi objek cintamu"

"Tapi mencintainya"

Astaga. Kamu bodoh sekali.

"Swalayan MS"

Tetap saja, dia sudah menikah.

Bukankah menyukai wanita yang sudah menikah itu ilegal?

Atau tidak?

Halo.

Sayuran!

Akan kuhancurkan semuanya!

Apa yang kamu lakukan?

Aku menelepon dari Swalayan MS.

Seorang buronan melempar batu ke jendela dan pecah.

Bukan. Aku bukan buronan!

Aku tidak bersalah.

Jadi, mereka membebaskanku.

Semua ini salahmu.

Hidupku hancur!

Soal uang yang kutabung dengan susah payah,

aku harus menghabiskannya untuk membayar denda!

Entah bagaimana krediturku menemukanku.

Mereka semua melacakku dan mendatangiku.

Semua ini salahmu!

Kenapa itu salahku? Kamu menjalani hidup yang salah!

Ini salahmu.

Andai kamu berpura-pura

seolah tidak ada masalah

dan mengabaikannya saat pertama kita bertemu,

semuanya tidak mungkin terjadi!

Kamu merasa bekerja untuk bank?

Kamu yang mencetak uang?

Andai kamu bungkam, semua pasti baik-baik saja.

Hidupku hancur karenamu!

Kamu menyerang ibuku!

Petugas Do, tenang.

Tenang.

Kenapa mereka membebaskannya tanpa peringatan seperti ini?

Lihat! Dia langsung ke swalayan untuk mengganggu mereka.

Menurut Detektif Choi, tersangkanya orang lain.

Tidak bisa begini.

- Aku harus ke swalayan. - Hei.

Ada laporan dan kita bertugas. Periksa laporannya dahulu.

Unit Patroli 11.

Ada yang bisa menangkap anjing telantar

di dekat Apartemen Jinsong?

Semua orang bertugas. Hanya kita yang bisa.

Segera tangani ini, lalu periksa keadaan Dae Sung. Setuju?

Astaga. Anjing sialan.

Petugas Do. Aku tahu kamu dijuluki Gila,

tapi jangan mengumpat ke radio.

Bukan, maksudku anjing itu.

Anjing telantar itu sangat besar hingga mengancam warga.

Aku akan menangkap anjing itu secepatnya.

Kenapa harus

swalayan kami?

Andai kamu pergi ke swalayan lain,

itu tidak mungkin terjadi.

Andai kamu tidak muncul di hadapanku,

aku juga bisa menjalani hidup normal.

Kenapa kamu datang ke swalayan kami?

Kenapa melakukan itu di depanku? Kenapa harus aku?

Karena kamu...

Lihat? Sekarang, sifat aslinya terlihat.

Lihat kepalaku.

Bedebah ini mencoba membunuhku.

Dia berpura-pura baik.

Andai kamu tidak terlibat, tidak mungkin ada yang terjadi.

Tidak akan ada masalah, Berengsek.

- Astaga. - Astaga.

Pak. Pergilah.

- Pergilah selagi kuminta baik-baik. - Sial.

Camkan ucapanku.

Aku akan membuatmu menebus perbuatanmu.

Akan kuhancurkan swalayan ini.

Akan kubakar swalayan ini dan bunuh diri.

Tunggu saja!

Dasar gila!

"Swalayan MS"

Jangan menyakiti siapa pun.

Seperti katamu, kamu tidak ingat

kamu hampir mati hari itu?

Jadi, dia tidak berbohong, bukan?

- Bawa dia. - Baik.

Tenanglah.

- Aku akan kembali. Camkan ucapanku. - Ayo.

Aku akan membunuhmu.

Rupanya benar kamu hampir membunuh pria itu.

Serta benar bahwa kamu

menangkap pria yang hampir kamu bunuh

dan bersikeras dia pelakunya, bukan?

Itu pembelaan diri.

Aku akan menyelidiki kebenarannya.

Sebelum itu, aku ingin menanyakan sesuatu.

Di mana kamu dan apa yang kamu lakukan

selama perkiraan waktu kematian

Kwon Bo Yeon dan Lee Kyung A?

Astaga. Kamu sangat besar dan menakutkan.

Astaga.

Kamu sudah kembali.

"Kantor Polisi Unheng"

Kami menelepon pemiliknya.

- Mereka segera datang. - Baiklah.

Kenapa penguntit itu mengusik anak anjing yang malang ini?

Ayolah, A Hee.

Mereka sudah menangani Lima Dolar?

Lima Dolar?

Kudengar dia mengganggu orang-orang di swalayan.

Halo?

Detektif Choi melakukan apa?

Kamu sudah tahu?

Kamu tahu tersangka barunya adalah Dae Sung?

Astaga. Begini,

awalnya aku tidak percaya.

Penguntit ini, Lima Dolar, dan Detektif Choi.

Aku akan membunuh mereka semua.

Hei. A Hee!

"Polisi Pekerja Keras"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left