The first 200 lines.
THE UNCANNY COUNTER 2
Berani-beraninya kau menghalangiku
demi bajingan rendahan ini?
Balas dendamku tak berarti?
Lalu, apa arti dari mengampuninya?
Apa yang kudapatkan dari memaafkan pembunuh Min-ji dan Harta?
Tn. Ma!
Tidak!
Ha-na.
Roh jahatnya makin kuat. Kita harus menangkapnya.
Harus.
Tn. Ma.
Sudah kuperingatkan jangan halangi aku.
Sudah kubilang itu peringatan terakhirku.
Aku memohon kepadamu.
Aku memohon untuk berhenti.
Aku terus memohon.
Sekarang, aku tak punya pilihan lain!
Kau puas sekarang?
Kau merasa lebih baik setelah membunuhnya?
Tidak. Ini baru permulaan.
Para pembunuh Min-ji…
Mereka yang menggerogoti hidupnya…
Dan mereka yang menyiksanya…
Akan kubunuh mereka.
Satu per satu!
Ma Ju-seok mengamuk.
Sudah kuduga.
Memodifikasi ingatan Tn. Park akan ada gunanya.
Ingat,
kau membunuh wanita itu, kan?
Ayo kita ke sana sebelum yang lain datang.
Aku akan makan jalang itu.
Kau akan makan bajingan itu.
Siapa menurutmu pembunuh istrimu?
Apakah Tn. Park membunuh istrimu yang sedang hamil?
Atau Perencanaan & Pembangunan Baekdu yang menyiksa istrimu dua tahun lebih?
Sayangnya, kau belum tahu kebenaran sesungguhnya. Belum.
Kau belum tahu sama sekali.
Kenapa kau percaya bajingan itu?
Kau benar.
Seperti kau bilang…
tak bisa kembali lagi.
Bagaimana rasanya bertemu penyelamatmu yang jadi roh jahat?
Dia mahakaryaku.
Ma Ju-seok.
Bajingan.
Benar.
Bukankah dia roh jahat
yang harus kau bunuh?
Ayolah. Kau membuatku bosan.
Mengerti?
Jangan khawatir.
Aku akan ambil matamu.
Tn. Ma.
Tn. Ma.
Tn. Ma!
Kaulah
yang harus khawatir.
Aku tak sendirian, tidak sepertimu.
Sial!
Ha-na!
Ha-na!
Ha-na!
Hwang Pil-gwang.
- Di mana dia? - Ha-na!
- Ha-na! - Ha-na.
Ha-na!
Ha-na!
- Ha-na! - Ha-na!
Nn. Chu.
EPISODE 7
Kita akhirnya bertemu.
Kau sudah lama tak memakan jiwa.
Pasti menyenangkan.
Kau sudah pegang kendali penuh?
Belum.
Tekad Ma Ju-seok masih terlalu kuat.
Keinginannya untuk balas dendam harus lebih kuat.
Amarahnya harus lebih membara.
Kita harus provokasi dia.
Dengan begitu,
aku bisa melakukan
semua perintahmu.
Nafsu balas dendamnya?
Amarahnya?
Apa?
Ha-na…
akan baik saja, kan?
Tentu.
Su-ho.
Nn. Chu terlalu memaksakan untuk menyembuhkan Ha-na.
Ma Ju-seok.
Dia mampu menaklukkan Counter padahal baru sekali membunuh.
Roh jahat dalam dirinya makin kuat dalam waktu sekejap.
Suara mereka telah menyatu.
Tekadnya membalas dendam memicunya membunuh.
Namun, dia akan korbankan banyak orang tak berdosa.
Tunggu.
Bukankah kita harus beri tahu dia kebenarannya?
Buat dia memercayai kita dan jauhkan dia dari Tn. Hwang.
Tidak. Ma Ju-seok jangan dulu tahu kebenarannya.
Apa?
Jika dia tahu kebenarannya dan menuntut Tn. Hwang,
tak penting siapa yang menang.
Jika kedua roh jahat itu menyatu,
akan muncul roh jahat sempurna.
Roh jahat sempurna?
Roh jahat yang bisa menyerap kekuatan wilayah seperti Counter?
Jika benar, wilayah tak hanya akan menguntungkan Counter.
Wilayah yang dipanggil Mun
bisa menjadi bumerang baginya.
- Jawabannya jelas. - Kau baik-baik saja?
Entah Ma Ju-seok tahu kebenarannya dan mengonfirmasi Tn. Hwang
atau membiarkan Tn. Hwang mengendalikannya saat kerasukan,
kedua situasi itu berbahaya.
Kita harus memanggil mereka segera.
Kini kita benar-benar kehabisan waktu, Mo-tak.
- Terima kasih. - Tak masalah.
Terima kasih.
Tenang. Dia akan baik-baik saja.
Tn. Ma…
termakan tipuan bajingan itu.
Katanya balas dendamnya baru dimulai.
"Baru dimulai"?
Dan mereka yang menyiksanya…
Akan kubunuh mereka.
Dia tak hanya mengincar Tn. Park.
Dia mengincar semua penipu.
Omong-omong, Mun, kau yakin campur tangan Tn. Hwang…
membuatmu tak bisa menangkap Ma Ju-seok?
Luka-luka itu.
Dia mungkin berbeda dengan roh jahat lainnya,
tetapi aku ragu kau lebih lemah.
Apa kau menahan diri…
karena dia rohnya?
Jangan pernah ragu lagi.
Dia roh jahat.
Jadi, kita harus panggil dia…
apa pun risikonya.
Dia orang baik.
Tn. Ma…
Aku selalu percaya tugasku menyelamatkan orang-orang baik dari roh jahat.
Namun…
jika orang baik pun
bisa menjadi roh jahat,
lantas siapa yang kita selamatkan?
Apa…
yang kita lakukan?
HEWAN TAK BERGUNA
KUTUNGGU DI NERAKA
BAEKDU
Sudah kuduga.
Ini bukan tempat menyenangkan bagimu.
Aku yakin kau pasti bertanya-tanya
alasanku membawamu kemari,
apa yang kumau dariku,
dan…
alasanku memilihmu.
Perusahaan itu juga membuatku kehilangan segalanya.
Awalnya, aku ingin membalas dendam kepada mereka yang merenggut semua dariku.
Sama seperti kau.
Namun,
aku tahu ada orang-orang yang menentang itu.
Mereka tak peduli dengan rasa sakitku.
Mereka tak senang aku punya kekuatan ini.
Kau juga akan segera menyadari itu.
Mereka harus mati
jika kita ingin balas dendam.
Mereka bilang kau membunuh istriku.
Bukankah itu alasanku mendesakmu balas dendam?
Kau pasti ingin membunuhku jika benar aku pelakunya.
Kenapa tidak?
Kau keliru.
Mereka hanya ingin kita mati.
Hentikan omong kosongmu.
Katakanlah. Kebenaran apa yang kau ketahui?
Dia masih hidup.
Biang keladi semua masalah ini.
Presdir Baekdu, Lee Chung-jae.
Apa?
Tn. Park, si bajingan itu, mati?
Ya, Pak. Mayatnya ditemukan di kompleks Baekdu.
- Di mana pemakamannya? - Kau akan menghadirinya?
Bagaimana bisa? Aku sudah mati, Bodoh.
Kau lupa aku sudah mati?
Omong-omong, apa namanya Ma Ju-seok?
Dia hebat juga.
Bagaimana dia bisa kabur dari penjara?
Benar. Dia memang luar biasa.
Dia bunuh Tn. Park dua hari setelah kabur dari penjara.
Dia hebat.
Jangan puji dia. Ini buruk bagi kita, Bodoh.
Bagaimana kalau dia tahu tentang kita?
Lupakan. Bereskan Jungjin Sektor Tiga.
Hajar mereka yang menolak menandatangani persetujuan.
Mengerti?
Benar juga.
Kau belum temukan Pil-gwang dan jalang gila itu?
Belum, Pak.
No comments yet. Be the first to leave one.