The first 200 lines.
"Episode 18"
Ini rumahmu?
Ya, aku tinggal di griya tawang di atap,
Griya tawang?
Di atap, - Aku mengerti,
Masuklah, - Aku akan mengantarmu pergi,
Aku tidak akan tersesat, Masuklah,
Kalau begitu, selamat malam,
Tampaknya dia orang yang baik dan berhati ramah,
Ini panas,
Ini memulihkan kesadaranku,
Kamu tidak boleh sadar, Kita harus minum lagi,
Aku tidak bisa, Aku sudah selesai,
Kita harus bekerja besok, Ayo kita akhiri,
Di mana Dong Jin?
Dia pergi ke toserba dan belum kembali,
Hai,
Kenapa kamu kembali dari toserba dengan tangan kosong?
Apa kamu tidak membeli apa pun? - Kamu minum terlalu banyak,
Bukankah kamu harus pulang kepada istrimu yang hamil itu?
Jangan, hentikan,
Mimpi buruk itu kembali,
Tenanglah, - Ada masalah apa?
Mari jangan bicara omong kosong,
Tae Yang,
Selamat atas pekerjaan barumu, Aku bersungguh-sungguh,
Meskipun itu hanya layanan masyarakat,
kamu harus diberi selamat, Tae Pyung,,
Kamu bekerja sekarang?
Aku tidak sempat memberitahumu,
Aku bekerja di Meesa Apparel,
Meesa Apparel? - Ya,
Tae Yang, biar kuberi tahu soal Dong Jin,
Istrinya keluarga pemilik Meesa, Atau harus kubilang "mantan"?
Itu masa lalu,
Bukankah kamu menikahi putrinya Pimpinan?
Itu sebabnya aku merasakan aura pebisnis kaya
sejak kali pertama bertemu dengannya,
Benarkah?
Kamu masuk tim mana?
Tim TF Luar Ruangan,
Meesa Apparel akan meluncurkan produk luar ruangan?
Ya, Pak Min Hyo Sang memutuskannya begitu dia menjadi CEO,
Aku harus pulang,
Hati-hati, - Hati-hati,
Aku baik-baik saja, - Kamu menari,
Aku baik-baik saja, Di mana tasku?
Kemasi apa yang kita beli, Ayo minum di rumah,
Ayo,
Aku tidak terkejut dia amat marah,
Kenapa aku merasa mual dan mengalami mimpi itu?
Semua ini terjadi karena itu,
Aku belum gila,
Kamu bau alkohol,
Apa kamu minum?
Kapan lagi aku akan minum jika bukan di hari seperti ini?
Aku merasa pusing,
Kita bisa mencoba memiliki anak lagi,
Jangan terlalu sedih, Ayahnya Piggy,,,
Maksudku, Sayang,
Aku tidak sengaja melakukannya,
Aku juga terkejut dan sedih,
Bisa-bisanya kamu membayangkan dirimu hamil?
Aku terlalu cepat menyebarkan kabar,
Aku menyesalinya, Sungguh,
Untuk menunjukkan bahwa kamu menyesal,
sebaiknya jangan sentuh aku selama enam bulan,
Mulai lagi, - Aku bersungguh-sungguh kali ini,
Jika kamu menyentuhku, aku benar-benar akan,,,
Itu jahat, tapi baiklah,
Aku tidak akan menyentuhmu sampai kamu memohon, Tenang saja,
Aku tadinya ingin menyerah
dan melanjutkan hidup,
Dia membuatku terlalu berharap,
Ibu tidak percaya ini,
Itu untuk apa?
PIkiran dan stres ini membuatku sakit kepala,
Ini berfungsi lebih baik dari dugaanku,
Kini aku paham kenapa Ibu selalu memakainya di kepala Ibu,
Ibu penasaran kenapa Malaikat Kematian tidak memanggilmu,
Aku tidak peduli jika dipanggil,
Tidak ada yang menahanku,
Jangan bilang begitu kepada ibumu,
Aku patah semangat untuk hidup,
Bagaimana bisa?
Karena si Jaket Kulit pindah?
Ibu bilang sendiri akan mengizinkan
Jun kembali ke sini jika dia melunasi
uang 30,000 dolar itu,
Dia tidak akan pernah melunasinya meskipun langit runtuh,
Jangan berharap,
Jika dia tidak bisa, akan kulakukan,
Apa lagi sekarang?
Dong Jin, itu kamu,
Kukira itu Ibu,
Apa kamu sakit?
Aku hanya sakit kepala?
Apa ini?
"10,000 dolar"
Berikan ini kepada Ibu, tapi jangan bilang ini dariku,
Dong Jin,
Aku tidak ingin kalian bertengkar karena hal ini,
Ini menyebalkan,
Terima kasih, tapi aku tidak bisa menerimanya,
Ambil saja, Aku tidak akan minta diganti,
Aku yang mengacau, jadi, aku harus membereskannya,
Aku tahu kita bersaudara,
tapi aku tidak bisa menerima uang sebanyak ini darimu,
Kubilang tidak apa-apa,
Terima kasih, Dong Jin,
tapi aku sungguh tidak bisa menerimanya,
Lain kali, saat aku meminta bantuanmu
karena aku amat membutuhkannya, bantulah aku saat itu,
Aku menelepon untuk memintamu mencarikan suami,
Untuk Dong Sook, tentu saja,
Ya, dia masih langsing dan cantik,
Dia lebih cantik dari kebanyakan gadis,
Aku tidak minta banyak hal,
Pria pekerja keras yang bisa menyokong keluarganya sudah cukup,
Seseorang yang akan memperlakukan Da Jeong seperti anak sendiri,
Benarkah?
Apa ada seseorang?
Berhenti!
Siapa kamu dan kenapa kamu keluar dari kamar mandiku?
Tunggu, kamu pria yang datang mencari Pak Oh Chang Soo saat itu,
Halo lagi,
Kenapa kamu ada di sini?
Karena masalah pribadi, aku butuh tempat tinggal selama beberapa hari,
Kamu kenal aku, jadi, izinkan aku, - Tidak bisa,
Apa dia tinggal di kamarmu?
Satu hal mengarah ke hal lain, Maafkan aku soal ini,
Usir dia sebelum bosku tahu,
Kalau tidak, kamu juga akan diusir,
"Gosiwon Damai"
Apa kamu punya tempat tinggal?
Aku harus pergi ke mana lagi selain sauna 24 jam?
Apa ini?
Belilah sup untuk sarapan,
Aku akan baik-baik saja,
Terima kasih, Tae Yang,
Aku tidak akan pernah melupakan ini,
Itu tidak seberapa,
Semangat, - Sampai jumpa,
"Gosiwon Damai"
"Nona Min Hyo Won"
Kenapa dia menelepon malam-malam begini?
Halo? - Kamu di mana sekarang?
Di rumah, - Apa kamu benar-benar di rumah?
Apa kamu tidak minum-minum dengan wanita?
Benar atau tidak
aku minum-minum dengan wanita,
itu kehidupan pribadiku, bukan?
Kenapa kamu terus menanyakan kegiatanku di waktu luangku?
Aku bukan ingin tahu,
Aku hanya menelepon untuk menanyakan laporan yang kamu kerjakan,
Baiklah, Aku akan menyelesaikannya, mandi, dan tidur,
Jujurlah, Kamu tidak ada di rumah, bukan?
Apa kamu di bar? - Tidak,
Kalau begitu, aktifkan kameramu,
Aku akan meneleponmu lagi, - Aku lelah dan ingin tidur,
Kenapa dia peduli soal aku ada di bar atau tidak?
Dia aneh,
Jangan ditutup, Halo? Tae Yang,
Dia pasti
pergi minum-minum dengan wanita,
Ini amat menyebalkan,
Ibumu ingin menemuimu, - Ada apa?
Kamu putri Ibu satu-satunya,
Apa kamu tidak peduli saat ibumu sendiri sakit?
Aku sedang menelepon,
Dengan siapa? Kang Tae Yang itu?
Jangan berlebihan,
Sudah kubilang dia hanya bawahanku,
Dia tipe pria yang amat kubenci,
Kamu tidak akan berubah pikiran? - Tidak akan,
Kalau begitu, katakanlah,
Kenapa dia tipe pria yang amat kamu benci?
Dia lumayan tampan,
Ibu juga merasa begitu? - Ya,
Dia tampak amat baik dan juga sopan,
Dia tampak lebih baik daripada kebanyakan pria,
Ibu juga merasa begitu,
Matanya amat indah saat dia tersenyum,
Dia sepuluh kali lebih tampan saat tersenyum,
Ibu benar, Kamu berpacaran, - Tidak!
Lalu kenapa kamu bilang senyumannya indah?
Aku hanya menjawab pertanyaan Ibu,
Secara objektif, dia tampan, tapi dia bukan tipeku,
Jangan coba-coba berubah pikiran,
Sudah kubilang tidak akan,
Kamu tidak sesakit yang kuduga,
Kudengar istri Pimpinan Grup Gwangan
tidak ingin menjadi besan karena masa lalumu,
Kukira kamu akan masuk UGD sekarang, tapi tidak,
Apa kamu ingin menyulut api?
TIdak semua istri pimpinan setara,
Jangan bermimpi untuk memanjat tangga sosial mana pun,
Carikan Hyo Sang istri yang pantas dia dapatkan,
Dasar wanita penyihir,
Ada masalah apa?
No comments yet. Be the first to leave one.