I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

나혼자 산다 I Live Alone E248 180615-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 248 [VIU Ver.] "Sung Hoon : The man whose time has stopped

Tags

other
Published on: 2018-06-16
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Suatu hari yang hujan di bulan Juni"

Halo. Sung Hoon.

Lama tidak jumpa. - Halo, Kotoran Sung Hoon.

Kamu bahkan memakai warna kotoran.

Tapi...

Senang bertemu denganmu. Aku sangat merindukanmu.

Aku merasa seperti sedang bertemu sepupuku

saat liburan. - Benar.

Gaya berpakaianmu begitu banyak berubah.

Aku tadi terkejut bertemu dengannya di lift.

Kupikir kamu sudah dapat agensi.

Kamu pikir dia dapat agensi. - Ya. Aku serius.

Dia dapat perusahaan Dhalsim. - Bergabunglah denganku.

Dia artis pertama.

"Bersinar"

Kita sebenarnya sudah lama tidak bertemu Henry.

Henry sedang syuting film. - Benar.

Dia tidak sedang di Korea, bukan? - Dia sedang di Tiongkok.

Apa ada yang tetap berhubungan dengannya?

Dia tidak bisa dihubungi. - Aku tidak bisa menghubunginya.

Dia menunjukkan tubuhnya padaku

dan bertanya apakah wanita akan menyukainya.

Tiba-tiba? - Ya.

"Pesan yang dikirimkan Henry kepada Kian84"

"Kian84 menjawab..."

"Bagaimana denganku?"

Dia berolahraga untuk peran raja.

Dia begitu bugar. - Ya. Dia berolahraga.

Kita buat panggilan video saja? - Baiklah.

Kamu juga bisa menyapanya.

Ya. Kalian akrab. - Ya.

Aku tidak yakin dia akan menjawab.

Dia mungkin sibuk. - Dia menjawab.

"Henry menjawab"

Kemarilah.

Astaga. Henry. - Henry.

Henry.

Sung Hoon. - Kamu bisa melihatku?

Sung Hoon. Halo.

Henry.

Ibu. - Ini Ibu.

Ibu.

Ibu!

Bagaimana kabarmu?

Astaga. Putraku terlihat begitu kurus.

Ibu, lihat.

Dia menunjukkan itu lagi. - Kenapa tunjukkan itu kepada kami?

Astaga. Putraku telah menjadi orang dewasa.

Keren.

Henry, jangan terlalu dipaksa.

"Tertawa kecil"

Henry, kamu benar-benar berperan sebagai raja?

Tidak bisakah kamu melihat ini sekarang?

Apa kamu raja karena perutmu berotot?

Ini yang dipakai raja. - Sungguh?

Kian84 telah menjadi bergaya. Lihat.

Rambutnya ditata. - Lihat.

Rambutku ditata. - Bagaimana menurutmu?

Mengagumkan. Kamu kini manusia.

Hei, perhatikan bahasamu.

Kian84. - Ya?

Apa kamu suka aku?

Tiba-tiba? - Kamu rindu padaku?

Aku memang rindu padamu. - Kamu rindu padaku?

Maukah kamu datang jika memenuhi tenggat waktu lebih awal?

Tenggat waktu... Aku akan berusaha sebaik mungkin.

Kamu bisa memenuhi tenggat waktu di Tiongkok.

Ya. Kamu harus pergi. - Ya.

Sendirian? Kita semua harus pergi bersama.

Kian84... - Bilang ya saja dan tutup telepon.

Baiklah. - Baiklah.

Ajak Si Eon bersamamu.

Aku akan mengajak Si Eon. - Baiklah.

Sampai jumpa. Kami akan pergi jika bisa.

Sampai jumpa. - Tetaplah sehat.

Tunggu.

Dia melakukan itu lagi.

Baiklah.

Hati.

"Henry tidak berhenti bersikap menggemaskan"

"Tetaplah sehat, Henry"

Kamu harus pergi ke Tiongkok, Kian84.

Kenapa hanya aku?

Aku tidak bisa pergi. Aku akan syuting drama mulai besok.

Aku juga tidak bisa pergi. - Tidakkah kamu mau bertemu Henry?

Aku mau. - Kalau begitu, pergilah.

Mari luangkan waktu.

Semoga perjalananmu menyenangkan.

"Apa kita akan melihat videoku sekarang?"

"Pria yang waktunya telah terhenti"

"Pria yang waktunya telah terhenti."

"Dia sedang tidur menghadap Wilson"

Tunggu. Apa itu?

Ada apa? - Tunggu. Apa itu?

Apa kamu bugil? - Apa kamu bugil?

Kenapa kalian tidak menutupi mata kalian?

Kami hanya menutupi mulut. - Hanya mulut.

Karena aku tidak tahu aku akan bilang apa.

"Bergerak-gerak"

Apa itu matras pemanas?

Matras pemanas saat cuaca panas? - Itu menjadi permadani

di cuaca seperti ini.

Tunggu.

Apa menurutmu aku bodoh? - Tidak.

Dia tidak bersih-bersih. - Tidak.

Dia tidak bersih-bersih?

Kenapa ada alat yang terpasang di permadani?

Aku tidak mencolokkannya. Itu tidak menyala.

Karena itu empuk? - Itu berbantal.

Itu menjadi matras pemanas di musim dingin dan permadani di musim panas?

Benar. Jika kamu menunggu beberapa bulan, musim dingin akan tiba.

"Dia berguling di atas permadani itu"

Kenapa semua barangmu di luar?

Ruangan itu kosong sebelumnya. - Ya. Saat itu baik-baik saja.

"Sudah menjadi lebih berantakan daripada setahun lalu"

Semua barangmu di luar.

Astaga. - Apa kamu mengoleksi pakaian dalam?

Dia kolektor pakaian dalam.

Astaga. - Astaga.

Apa yang di atas Wilson itu pakaian dalam?

Rumahku benar-benar berantakan saat aku tinggal di studio.

Aku tidak punya tempat untuk menaruh barangku.

Jika kamu tinggal di rumah kecil, rumahmu berantakan

karena tidak ada tempat untuk menyimpan barang,

tapi jika tinggal di rumah besar, semua berantakan ke mana-mana.

Berantakan ke mana-mana?

Apa maksudnya?

Aku pindah ke studio.

Bukankah itu lebih mudah dibersihkan karena kecil?

Lebih repot ketika besar.

Ini terlihat seperti "How Is that Possible?".

"Ini sarung bantal, bukan pakaian dalam"

"Melempar"

Astaga.

"Lamban"

Aku dapat banyak hadiah meski aku tidak ingin dan lebih banyak barang.

Benar. - Semua makin tidak terkendali.

Astaga. Lihat semua sampah yang menumpuk itu.

"Dia membuka kulkas begitu bangun tidur"

Itulah Sung Hoon. Langsung dari botolnya.

"Dapur juga berantakan"

Tidak ada tempat untuk melangkah.

"Sampah menumpuk"

Kamu terus menumpuknya.

"Kapan semuanya mulai sekacau ini?"

Astaga.

Aku syuting drama selama tiga atau empat bulan.

Kamu tidak bisa bersih-bersih selama beberapa bulan, bukan?

"Dia mengabaikan rumahnya karena syuting drama"

"Dia melipat kotak itu"

Astaga.

Jika dibiarkan saja, itu akan menarik lalat.

Aku harus membuangnya sekarang.

Aku harus membuangnya karena sekarang mulai panas.

"Dia memindah-mindahkan barang seolah sedang mencoba bersih-bersih"

Dia bersih-bersih sekarang. - Benarkah?

Dia bersih-bersih atau sekadar memindah-mindahkan barang?

Aku sedang mencoba bersih-bersih.

Lihat. Dia bersih-bersih.

"Lantai ruang tamu pun terlihat"

Astaga.

Ayo.

Aku akan bersih-bersih. - Ruangan ini juga?

Ini ruang komputerku.

Kuputuskan untuk membersihkannya.

"Dia telah membuat keputusan"

Astaga. Berat sekali.

"Kenapa kamu memindahkan meja komputer itu?"

Aku menerima tempat tidur di kamar tidur utamaku

sebulan yang lalu, tapi aku masih belum mengaturnya.

Ada penyejuk ruangan di kamar yang besar,

tapi di kamar yang kecil tidak ada.

Kuputuskan memasang tempat tidur di kamar yang berpenyejuk ruangan.

Di kamar yang berpenyejuk ruangan. - Ya.

Jadi, aku memasangnya hari ini.

Untuk memasang tempat tidur itu,

aku harus memindahkan komputer ke luar.

Astaga.

"Dia memindahkan komputer untuk memasang tempat tidurnya"

"Dia hanya memindahkan satu meja"

Kamu melakukannya hari ini karena ini hari liburmu.

Agak sulit untuk tidur di malam hari tanpa penyejuk ruangan.

"Kulkas itu kosong"

Astaga. Kulkasnya kosong.

"Hanya ada satu buah semangka, susu, dan yoghurt"

Kamu punya cukup untuk hidup.

Itu cukup untuk seorang pria. - Tentu saja.

Kenapa kamu mengeluarkan itu?

Tiba-tiba? - Saat sedang memindahkan.

Hari itu panas. - Kamu sedang bersih-bersih.

"Hari itu panas"

Tidak ada pisau.

Aku tidak punya pisau besar.

Sulit memotong dengan pisau itu.

Tidak akan mudah dengan pisau kecil.

Setelah kupikir-pikir, aku tidak memasak di rumah.

Orang-orang yang tidak memasak di rumah

tidak punya pisau besar. Mereka hanya punya pisau kecil.

Ini melengkung.

"Pisau kecil itu melengkung"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left