The first 200 lines.
Dedicated to Encoder nItRo
Ismailia, Mesir, Terusan Suez January 1939
Kau...
...sangat beruntung, Lucia.
Laki-laki?
Aku melihat dia dalam cahaya yang besar.
Namanya...
...ditulis...
...dalam surat menyala.
Jojo?
Ayo lihat.
Kau akan memiliki seorang adik.
- Claude, saatnya! - Siap?
Ayo, Hassan!
Cepat.
Mama.
Hassan, cepat.
Cepat, anak-anak!
Kemarilah.
Biar kulihat.
Kau harus mencuci tanganmu. Papa akan segera pulang.
Tampanku Claude!
Selamat malam, Tn. François.
Assalamu'allaikum, Hassan.
Selamat malam, Aimé.
Disinilah Rudolph Valentino.
Sayang.
Istriku membohongiku dengan King of Hearts.
- Calissons! - Dari "Roy René."
Straight dari AS. Barenton bawa mereka.
Anak-anak?
Mereka belajar dengan tenang dikamar mereka...
...sepanjang malam.
- Aku tak mau. - Ayolah. Kemudian!
Tidak, ini gambarku!
Selamat malam. Apa harimu menyenangkan, tuan?
Sangat menyenangkan. Terima kasih, anak-anak.
Aku peringatkan padamu Lain kali kau harus menyapikannya.
Jadi, Claude.
Apa kau sudah berlatih Violinmu?
Cukup, maksudku?
Aku pikir begitu.
Mainkan untukku?
Apa yang ingin kau dengar, papa?
Ismailia ke Barracuda. Apakah mungkin kita menempatkan pertama untuk masuk?
Nama kapal dan muatan.
Apa yang membuatmu menyukai terusan Suez?
Apa nama kapal itu? Aku tak bisa melihatnya.
Kemarilah kesini.
Yang pertama adalah kapal Liberty.
Datang dari pelabuhan Said. Dia membutuhkan 15 menit.
Tanker besar itu dari Alexandria.
Disini.
Dia membutuhkan 40 menit.
Saat kau tumbuh besar, kau akan bekerja untuk perusahaan juga.
July 1956, 10 tahun kemudian.
Putra Mesir mengambil alih terusan.
Terusan ada ditanah Mesir.
Terusan adalah miliki Mesir.
Semoga Tuhan membimbingmu agar sukses,
dan kedamaian menyertaimu.
Semua barang berharga!
Tidak cincinku!
Cepat!
Naikan semua!
Cepatlah, Claude.
Hassan, ikutinlah denganku!
Bawa cincin ini, itu milikmu.
Aku akan menjaganya dekat dihatiku.
Sembunyikan mobil sampai kami kembali
Aimé!
Kapten, ini tugasmu untuk melindungi rumah kami.
Lihat itu biadab!
Apa yang kau tunggu?
Kemana kita pergi saat ini?
Aku tidak tahu. Ke saudarimu di Monaco.
Suaminya akan mencarikan kami penginapan.
Dia akan kembali segera.
Ini hanya untuk beberapa minggu. Semuanya akan berhasil.
Ini.
Monaco, 1957 Satu tahun kemudian.
Jujur, Claude, ini ide buruk.
Kau tahu Tumbas, tapi tidak Snare Drum...
Terus kenapa?
Apa?
Kita akan lihat.
Begitu lama, kau akan dengar dari kami.
Berikutnya.
Ada sisa makanan.
Setelah itu, tak ada roti dan minyak untuk kita.
Aku mengikuti audisi untuk band radio rumah.
- Kau? - Sebagai seorang drummer.
Dan?
Mereka menerimaku.
Aku akan dibayar.
Papa, bukankah itu bagus?
Dan magang bankmu?
Aku tidak bercanda. Mereka mempekerjakanku.
Berapa banyak mereka membayar gajimu?
500 Francs.
Itu tidak banyak, tapi itu cukup membantu.
Aku meminta rendah agar bisa mendapatkan pekerjaan.
Aku mulai bekerja besok.
Besok adalah waktu kembali ke Bank.
Jojo membawakan kita apel.
Aku hanya mampir.
Claude sudah mendapat kerja sebagai drummer.
Ingin aku membusuk dijendela teller itu?
Aku lebih suka menikmati apa yang kulakukan.
Aku berkeringat darah dan air mata untuk pendidikanmu.
Adikmu sudah menikah.
Menikahlah.
Tapi kau butuh pekerjaan tetap.
Aku tak ingin punya anak pengamen.
- Tapi Papa... - Pembicaraan selesai!
Jangan.
Tidakkah merasa lapar? aku lapar, dan mama juga.
Apa yang kita lakukan? Mengandalkanmu?
Kau tidak bisa bertahan berkerja dibar.
Keluar.
Aku tahu, Perancis mengecewakanmu. Ini bukan salahmu, bukan?
Aku tidak malu menjadi orang miskin, hanya tidak melakukan apa-apa...
...untuk membantu kita keluar. Aku tidak akan menyerah.
Kau kembali ke Bank.
Jika kau abaikan, jangan pernah berbicara padaku lagi.
Jangan pernah.
Ayah...
Maafkan aku.
Aku tidak bermaksud begitu.
Kumohon, percaya padaku.
Besok kau harus pergi.
Aku pergi sekarang.
Aimé?
Once I was also seventeen
The world was no place for me
Other kids had nothing to prove
They slip right into a groove
Summers at their country home
The keys to dad's car Just to roam
And mom's purse For an easy loan
Some have it all at seventeen
I was a stranger in their eyes
They had Vespas, I was despised
When I'd go for a swim
With my dog down by the docks
They'd chase me laughing Down the block
I'd come home my elbows bloody
You learn what courage means
At seventeen
Dia anakku!
On the wide uptown avenues
I saw my chances were few
If I was going to make it
I'd have to clench my teeth And take it
Throwing stones against the wind
I had a giant's dreams
I became strong and lean
At seventeen
Ayah.
Anakmu disini.
Aku lakukan ini untukmu.
Kau hilangan uang ganti rugi perusahaan! Apa yang tersisa untuk ditaruhkan?
Kau berbohong. Kau tak bisa dipercaya.
Aku akan menang, Claude. Aku merasakan itu. Aku beruntung!
Haruskah kita menghitungnya?
Percaya pada Chouffa mu.
Kita akan berhasil, kau akan melihatnya.
Tidak seperti itu.
Selamat malam. Namaku Claude François.
Tn. Frosio cukup berbaik hati membiarkan ku sendiri dengan Tumbas kesayanganku...
...untuk menyanyikan kepada kalian sebuah lagu.
Aku memilih lagu masa kini :
"Don't Fool Around."
Don't fool
Don't fool with my heart
Believe me,
It's my most fragile part
If you must
Find solace
In my laughing eyes
Which see only you!
Maestro, aku sudah katakan padamu ini akan berhasil.
Suatu hari nanti aku akan membuat rekaman.
Tentu kau bisa, bung. Jangan lupa untuk mengirimkan ku satu.
Yang ditandatangani, tolong.
Kau baik-baik saja?
Apa maksudnya?
Kau memberikan ku harapan.
Kau yakin?
Dia memberikan rhythm disegalanya.
Bahkan di lagu melow.
Sinatra!
Bergaya Amerika. Kelas satu!
Serempak!
Dan 1, dan 2,
dan 1, 2, 3, 4...
Bagus!
Berputar!
Benar!
Dan geser!
No comments yet. Be the first to leave one.