Release info

바람과 구름과 비 Wind Clouds and Rain E16 200711-NEXT-iQIYI
바람과 구름과 비 Wind and Cloud and Rain E16 200711-NEXT-iQIYI
바람과 구름과 비 Kingmaker:The Change of Destiny E16 200711-NEXT-iQIYI
A Commentary by RuoXi
Ep. 16 [iQIYI Ver.]. Synced for NEXT. Runtime > 01:10:540. Enjoy.... ;). Check out My IG @ruo_xi_ss for subtitles updates ^^. Note : video download link can be check my telegram channel at https://bit.ly/telchan. Sorry if the sub doesn't sync well since I

Tags

other
Published on: 2020-07-11
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 182 lines.

Seluruh negeri akan sakit karena penyakit!

Lepaskan aku!

Kita harus

melindungi tempat ini.

Kita harus mengasingkan mereka ke luar gerbang dan mengarantina mereka.

Teganya kau melakukan ini. Tuan Choi tidak menyebarkan penyakitnya!

[ Bagaimana bisa kau mengirim pasien ke luar gerbang soogoo? ]

[ Aku, Yong Pal-yong, telah menemukan tanah terluas di Hanyang, ]

untuk mengarantina orang-orang ini!

Hore!

Di sini,

berdiri Raja baru!

Aku ingin Choi Chun-jung.

menyakiti hidup orang lain, hidupku...

Jangan ikut campur dalam hidupku!

- Tembak aku! - Bong-ryun!

Apa yang bisa kau lakukan untukku

Pergilah dengan tenang!

Tolong pegang tanganku.

[ Kau harus menerima Heungseon-gun yang baru. ]

[ Putra Heungseon-gun, Jae-hwang, kini menjadi Ikseong-gun dari takhta. ]

[ Dia akan jadi penerus Raja Ikjong Agung dan raja kita berikutnya! ]

Lantas, bisakah kau memata-matai setiap gerakan Guktaegong

dan cari tahu apa yang dia pikirkan?

Aku akan selalu setia pada perintah Ibu Suri.

[ Kau ingin aku menyembunyikanmu sebagai ganti buku asing ]

[ para petinggi juga tidak akan menyukainya. ]

Apa yang terjadi pada tempat itu?

Karena wabah sudah berakhir, kau harus memulangkan semua orang?

[ Nama ini berarti "bersiap untuk perlawanan asing". ]

[ Dimulai dengan orang-orang kita berkumpul di sini, ]

[ Kau sudah menyiapkan semua ini tanpa sepengetahuanku? ]

Kini kita sudah menikah.

Sejak hari pertama kita bertemu sampai hari ini,

tidak, sampai aku mati,

selalu kau,

dan akan selalu kau.

Aku merasakan hal yang sama.

Hanya kau cinta sejatiku.

Terkadang aku takut

betapa besarnya kebahagiaan ini.

Aku takut ini tidak akan bertahan

dan ramalan buruk akan terwujud.

Karena itulah kebahagiaan ini membuatku takut, Tuan.

Jangan takut.

Sampai mati,

aku akan berada di sisimu dan mati di sisimu.

Aku berjanji.

Seperti kunang-kunang yang bersinar di langit malam,

aku akan selalu melindungimu.

Selamat, Ayah.

Terima kasih.

Kuharap Ayah menjalani hidup yang sehat.

Sekarang, mari kita minum!

Ya, selamat!

Selamat datang, Habha.

Silakan duduk di tempatku, Habha.

Tidak perlu.

Bagaimana mungkin aku bisa duduk di kursi kepala keluarga?

[ Youngcho Kim Byung-hak, Menteri Administrasi Internal ]

Tentu saja bisa, Habha.

- Duduklah di kursi utama. - Tidak, tidak apa-apa.

Aku lebih nyaman di sini.

Tidak, itu omong kosong. Kemari, duduklah.

Orang tua sepertiku, merayakan ulang tahun lagi!

Aku telah mengumpulkan semua orang untuk bicara jujur

bersama Tuan Heungseon Daewongun.

Selamat, Tuan.

Kami telah siapkan Man Han Jeon Seok untukmu, Habha.

[ Man Han Jeon Seok, makanan kerajaan Dinasti Qing ]

Ini makanan khas yang sepadan untuk kaisar Dinasti Qing.

Begitukah?

- Selamat menikmati! - Silakan, nikmati makanannya.

Ini lezat!

Benarkah? Aku senang.

Habha!

Habha!

Habha!

Habha!

Ini racun! Mereka meracuni makanannya!

Apa... Racun?

Mereka berencana membunuh Tuan Daewongun!

- Beri kami waktu! - Bawa masuk para pasukan!

Tunggu!

Ayah...

Mundur!

Ayah! Apa yang Ayah lakukan?

Kubilang, mundur!

Jika aku

memakan ini sendiri

dan jika ini benar-benar diracuni,

aku juga pasti akan mati.

Karena masalah kesehatan,

aku ingin mengundurkan diri sebagai perdana menteri.

Tolong terima, Habha.

Pengunduran diri katamu...

Aku baru akan mulai membalas

perlakuanmu kepadaku selama ini.

Aku baru mulai.

Aku sudah tua dan sangat sakit,

Daewongun Habha.

Kumohon izinkan aku

menjalani sisa hidupku dengan tenang.

[ Putramu, Jae-myeon, menggambar ini di rok selir. ]

Sudah bersikap seolah-olah dia Raja!

Tuan! Maafkan aku!

Tentu.

Kuharap kau kesakitan dan amat kesakitan.

Kau akan merasa lebih sakit dalam waktu dekat.

Aku, Lee Ha-eung, tidak boleh mendengar namamu lagi.

Setenang itulah kau harus menjalani hidupmu,

Tuan Haok.

Kau mengerti?

Kau mengerti?

Aku mengerti, Habha.

Penutupan kuil Konfusius harus dihentikan!

Hentikan penutupannya!

Daewongun membunuh Neo-Konfusianisme! Mundur!

Daewongun harus mundur!

Penutupan kuil Konfusius harus dihentikan!

Hentikan penutupannya!

Daewongun membunuh Neo-Konfusianisme! Mundur!

Daewongun harus mundur!

Anda chija.

Kenapa Anda takut kepada rakyat jelata, Raja?

[ Gojong Lee Jae-hwang, Raja ke-26 Dinasti Joseon ]

Jumlah keluhan tertulis yang sangat besar

dan suara hogokgwondang memenuhi dinding istana.

Semuanya membuatku bertanya-tanya apakah aku melakukan kesalahan.

Tuan Daewonwee, tentu saja para pelajar Konfusianisme marah.

Anda menutup semua kuil mereka.

Kuil adalah fondasi Konfusianisme negara kita.

Bagaimana kau bisa menyingkirkan semua kuil?

Tapi, Ibu Suri,

kuil-kuil itu sudah memeras uang dari rakyat kita

terlalu lama. Itu menjijikkan untuk disaksikan.

Aku setuju, sebagian besar orang bersumpah setia pada Konfusianisme.

Raja terdahulu tidak punya pilihan selain bekerja sama dengan mereka.

Apa yang kalian katakan?

Konfusianisme adalah agama resmi kita dan landasan filosofi itu adalah

esensi Dinasti Joseon kita.

Apa yang akan terjadi pada negara kita jika kalian tiba-tiba menghancurkannya?

Jika Anda sangat berbakti pada Neo-Konfusianisme,

beraninya Anda tidak menjaga sopan santun di depan Raja

dan bicara dengan suara lantang!

Ibu Suri, Anda duduk di sana untuk memberi saran kepada Raja.

Kenapa Anda tidak setuju dengan perintah Raja?

Anda tidak pantas bertindak seperti itu!

Apa katamu?

Permisi.

Rumah besar apa ini?

Ini adalah pedagang terkaya Joseon, pusat perdagangan Lee Deok-yoon.

Kenapa dia meminta bertemu denganku?

Apa dia ingin aku meramalnya?

Tidak ada salahnya mengenalnya.

Selamat datang.

Tuan, aku hanya bisa sampai sejauh ini.

Silakan.

[ Lee Deok-yoon Lee, pedagang terkaya Joseon ]

Aku tidak tahu Lee Deok-yoon yang kaya itu wanita.

Kenapa kau memanggilku?

Kau penasaran dengan takdirmu?

Selama wabah itu, putraku yang dalam perjalanan kembali dari Dinasti Qing

jatuh sakit karena penyakit di kedai.

Karena tidak sadarkan diri, dia dibawa sebagai pasien kritis.

Tiba-tiba seseorang membawa putraku dan menyelamatkan nyawanya.

Omong-omong, apa dia diselamatkan oleh Sam Jun Do Jang kami?

Ya, tepat sekali.

Aku hanya melakukan yang seharusnya dilakukan.

Kau tidak perlu berterima kasih kepadaku.

Tidak.

Yang telah kau dan Tuan Putri capai adalah

kehebatan dengan menyelamatkan rakyat dan anak-anak kita.

Aku tidak akan pernah melupakan rasa syukurku kepadamu.

Habha, aku membawa kepala Konfusianisme.

Habha.

Kubawa salah satu pelajar Konfusianisme yang bertanggung jawab atas kerusuhan.

Dia tetua di kuil yang menjaga Mandongmyo.

[ Mandongmyo, kuil untuk mengenang Raja Shinjong ]

Tuan, tolong bacakan banding mereka.

Baik, Habha.

"Konfusianisme adalah dasar pendidikan masyarakat kita

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left